cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Tinjauan Jarak Pandang Pada Alinyemen Vertikal Dana Alinyemen Horizontal Pada Tikungan Jalan Sei Rampah – Tebing Tinggi Randolf Flamonia Sitompul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 5 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.046 KB)

Abstract

Ruas Sei Rampah-Tebing Tinggi merupakan sistem jaringan jalan yang penting, yang menghubungkan suatu kabupaten dengan kabupaten lainnya. Untuk itu perencanaan geometrik yang baik meliputi jarak pandang yang aman bagi pengemudi agar dapat dengan aman dan cepat melakukan perjalanan sangat diperlukan guna menghemat biaya operasional kendaraan, waktu perjalanan, dan mengurangi tingkat kecelakaan pada jalan luar kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan jarak pandang pada ruas tersebut untuk dijadikan dasar menentukan kelayakan geometrik jalan luar kota. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan pada daerah yang rawan kecelakaan dengan menggunakan theodolite sebagai alat bantu untuk pemetaan kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alinemen vertikal pada seluruh lokasi yang ditinjau di Desa Firdaus KM 56 Kecamatan Sei Rampah dan Kecamatan Sei Bamban KM 71 tidak memenuhi syarat perencanaan geometrik  sedangkan pada Alinemen Horizontal untuk lokasi Desa Pon KM 65 Kecamatan Sei Rampah dan Kecamatan Sei Bamban KM 71 pada tikungan pertama memenuhi syarat perencanaan geometrik. Untuk tikungan kedua pada Kecamatan Sei Bamban KM 71 tidak memenuhi syarat perencanaan. Untuk mengantisipasi perencanaan yang kurang baik yang dapat menyebabkan kecelakaan  di  ruas Sei Rampah-Tebing Tinggi tersebut perlu dibuat rambu pengurangan kecepatan dan untuk dikemudian hari perlu adanya evaluasi perencanaan geometrik untuk mendapatkan kondisi geometrik yang baik dan benar.   Kata Kunci: Kecepatan Rencana, Jarak Pandang, Alinyemen Vertikal dan Alinyemen Horizontal dan Elevasi Lengkung.
Analisis Dimensi Saluran Drainase Pada Kawasan Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan (Studi Kasus) Ary Haikal Alka Siregar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.196 KB)

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada sistem drainase Kecamatan Medan Tuntungan yaitu setiap tahunnya selalu tergenang air, khususnya pada musim penghujan. Pada sejumlah saluran drainase , baik yang ada dalam lingkungan rumah penduduk maupun saluran induk begitu hujan besar terjadi air meluap keluar dan menggenangi pemukiman dan ruas jalan. Luas genangan banjir 2250 m2, tinggi genangan 20 cm, dan lamanya genangan 3 jam. Dari hasil survei dilapangan didapat data-data saluran drainase eksisting yaitu, untuk drainase primer adalah lebar 1,3 meter, tinggi 1,2 meter dan panjang saluran 1138 meter, untuk drainase sekunder memiliki ukuran yang beragam. Pada penelitian ini digunakan metode Log Pearson Type III dari hasil analisa didapat nilai debit (Q) rancangan untuk kala ulang 2, 5, dan 10 tahun yaitu Q2 = 0,862918777 m/detik, Q5 = 0,862918777 m/detik, Q10 = 0,865310308 m/detik, dari hasil analisa didapat bahwasannya saluran drainase primer sudah tidak mampu untuk menampung besarnya debit curah hujan. Maka dari itu solusi untuk mengatasi masalah banjir ini perlu dilakukannya upaya pemulihan fungsi dan penambahan ukuran penampang drainase agar mampu menampung debit yang lebih besar lagi sehingga tidak terjadi banjir lagi pada saat musim penghujan.Kata Kunci: Drainase, debit, analisis hidrologi, analisis hidrolika.
Analisis Pembangkit Listrik Preferensi Menggunakan Termoelektrik Generator Rasio Kecil Firman Alwi Arif Nasution
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.75 KB)

Abstract

Generator termoelektrik adalah perangkat generator listrik yang mengubah energi panas menjadi listrik energi secara langsung. Penelitian ini menggunakan Peltier TEC1-12706. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan efek perbedaan suhu antara pelat panas dan pelat pendingin dari desain aluminium pada daya yang dihasilkan dari desain dengan peltier yang disusun secara seri. Tiga peltier diatur dalam seri menghasilkan Vmax 3,70 volt, dan daya listrik adalah 0,4107 watt ketika pelat aluminium menyerap panas dari nyala lilin dengan perbedaan suhu antara sisi panas dan sisi dingin 12,00 C dan nilai kalor yang mampu melewati plat aluminium dengan nilai tertinggi 34,9 Kj / detik. Kata Kunci: Generator Termoelektrik, DS18B20, Arduino Uno
Pemanfaatan Serat Ijuk Pada Campuran Beton Dengan Bahan Tambah Viscocrete 3115n Ditinjau Dari Kekuatan Tarik Belah (Studi Penelitian) Togu Rahman Hasyim Lubis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.373 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menaikkan kuat tarik belah dari beton dengan serat ijuk dan dicampur dengan viscocrete 3115N. Dimana serat ijuk dan viscocrete 3115N digunakan sebagai bahan tambah pada campuran beton. Pemeriksaan menggunakan silinder dengan ukuran 30 x 15 cm pada umur 28 hari, dengan nilai slump 60 - 180 mm. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan menggunakan metode dan langkah-langkah berdasarkan praktikum beton dan SNI 03- 2834-2000. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan beton rencana 26 MPa. Adapun persentase dari serat ijuk dalam campuran yaitu 7 %, 8 % dan 9 %, sedangkan untuk viscocrete 3115N digunakan 0,8 %. Dari hasil penelitian ini didapatlah kuat tarik belah beton dengan nilai tertinggi berada pada komposisi serat ijuk 9 % dan viscocrete 3115N 0,8 % yaitu 5,16 MPa untuk umur 28 hari
Analisa Arus Fluida Pada Muffler
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.787 KB)

Abstract

Energi merupakan salah satu kebutuhan dasar sebagai penjamin keberlanjutan kehidupan manusia. Peranan energi sangat penting artinya bagi peningkatan kegiatan ekonomi dan ketahanan suatu negara, sehingga pengelolaan energi yang meliputi penyediaan, pemanfaatan dan pengusahaannya harus dilaksanakan secara berkeadilan, berkelanjutan, rasional, optimal dan terpadu (Undang-Undang RI No. 30/2007 tentang Energi). Aliran fluida yang melingkupi sebuah benda secara penuh akan menimbulkan tegangan pada benda tersebut, baik tegangan normal maupun tegangan geser. Tegangan normal disebabkan karena adanya tekanan dari fluida, sedangkan tegangan geser timbul akibat adanya viskositas fluida. Jika kita tinjau pada aliran dua dimensi, aliran yang mengalir secara horizontal akan menimbulkan gaya drag atau gaya hambat karena arah dari gaya ini berlawanan dengan arah aliran, sedangkan aliran yang mengalir secara vertikal menimbulkan gaya lift atau gaya angkat. Prinsip kerjanya sendiri dengan membalikan dan meredam sebagian dari gelombang suara melalui dinding-dinding muffler, sehingga gelombang tersebut akan saling meredam. Terdapat tiga jenis muffler untuk mendapatkan suara yang berbeda-beda yaitu, chambered (ruang pemisah atau pembatas), straight through, twin pass double tail pipe. Bahan material muffler sendiri terbuat dari bahan metal yang dibentuk sedemikan rupa, tanpa adanya kemampuan untuk menghasilkan gerakan, gesekan maupun getaran.Penelitian ini bertujuan untuk merancang goemetri exhaust system yang dapat memberikan aliran fluida yang merata pada katalitik converter dan agar tekanan balik yang terjadi pada header tidak melebihi atau kurang dari 10 % tekanan kerja sistem. 
Analisis Keseimbangan Tanah Menggunakan Metode Elemen Hingga Dengan Tubular Pile Dan Steel Combined Wall Nurul Wahidah Siregar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.561 KB)

Abstract

Area fase 1 merupakan lokasi yang jenis tanahnya relatif lunak. Maka dalam perencanaannya hanya mengandalkan daya dukung friction (selimut tiang) saja. Salah satu konstruksi penahan tanah adalah sheet pile atau biasa disebut dengan turap. Dinding turap adalah dinding vertikal relatif tipis yang berbentuk pipih dan panjang, biasanya terbuat dari material baja atau beton yang berfungsi untuk menahan tanah, penahan tebing galian, reklamasi tanah, perlindungan tepi sungai, bendungan serta juga berfungsi untuk menahan masuknya air ke dalam lubang galian. Digunakan tipe combined wall merupakan gabungan dari Tubular Pile / Steel Pipe Pile (SPP) dan Hat type sheet pile, dipasang sepanjang perbatasan fase 1 dan terminal petikemas Belawan (TPK Belawan) dan searah dengan arah ombak air laut dengan panjang 28 m. Memiliki peran untuk meminimalisir keruntuhan tanah dan combined wall di desain dengan pendekatan terhadap kontur dasar laut untuk menahan limpasan air sehingga tidak terjadi sedimentasi yang tinggi. Gaya yang bekerja pada combined wall hanya gaya tekanan tanah lateral. Dalam penelitian ini, akan menganalisis stabilitas combined wall dengan menggunakan metode elemen hingga (FEM) dan limit equilibrium (LEM). Pemodelkan 3 tipe combined wall dengan desain hat type sheet pile yang berbeda untuk mengetahui nilai deformasi dan angka kemanan ketiga pemodelan pada yang digunakan tersebut. Dengan metode elemen hingga mendapatkan hasil deformasi sebesar 11.99 cm, 12.24 cm, 5.93 cm dan nilai angka keamanan sebesar 2.481, 2.480, dan 2.462. Sedangkan metode limit equilibrium didapatkan nilai deformasi sebesar 2.42 cm, .54 cm, dan 6.56 cm, serta nilai angka keamanan sebesar 2.6, 2.34 dan 2. Deformasi dan safety factor dipengaruhi oleh nilai kekakuan normal dan momen inersia.Kata Kunci: Deformasi, Elemen Hingga, Angka Keamanan.
Analisis Unjuk Kerja (COP) Mesin Pengkondisian Udara (AC) Dengan Penambahan Alat Penukar Kalor Tipe Helical Coil Bersirip Sebagai Pemanas Air Dana Setiawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.285 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk memperoleh nilai unjuk kerja (COP) mesin pengkondisian udara (AC) dengan menggunakan penambahan alat penukar kalor tipe helical coil bersirip sebagai pemanas air. Pengumpulan data yang bertujuan untuk menghitung unjuk kerja (COP) dari mesin pengkondisian udara (AC) tersebut. Pengujian dilakukan selama 60 menit dengan interval mencatat data setiap 5 menit dengan 3 variasi suhu berbeda yaitu: 16°C, 18°C dan 20°C. Dari hasil pengujian diperoleh nilai unjuk kerja (COP) AC dengan pemanas air pada 3 variasi suhu berbeda yaitu: 1,843, 1,858 dan 2,081. Sedangkan pada AC tanpa pemanas air yaitu: 3,053, 2,964 dan 3,071. Dapat disimpulkan bahwa unjuk kerja (COP) pada AC dengan pemanas air cenderung mengalami penurunan pada menit ke-5 sampai menit ke-25, sedangkan pada menit ke-30 sampai menit ke-60 pada AC dengan pemanas air mulai stabil. Terdapat perbedaan pada AC dengan pemanas air dari AC tanpa pemanas air yaitu, kenaikkan kerja kompresi yang tinggi, penurunan efek refrigerasi, penurunan kalor yang dibuang oleh kondensor dan naiknya daya kompresor. Maka diperoleh rata-rata nilai unjuk kerja (COP) pada AC dengan pemanas air ini sebesar 1,927. Sedangkan nilai unjuk kerja (COP) dari AC tanpa pemanas air sebesar 3,029. Nilai unjuk kerja (COP) tertinggi didapat pada variasi suhu 20°C baik untuk AC dengan pemanas air maupun AC tanpa pemanas air.
Desain Penyaring Air Siap Minum Dengan Pemanfaatan Tenaga Surya Untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat Desa Terpencil Adam Harun Al Rasyid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.044 KB)

Abstract

Air bersih merupakan salah satu syaratuntuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, namun ada desa-desa terpencil yang saat ini masih belum mendapatkan pasokan air bersih seperti yang dialamin oleh desa Tiga Juhar. Tidak hanya air bersih desa Tiga Juhar masih mengalami kekurangan fasilitas penerangan, akibat tidak terjangkaunya fasilitas listrik negara. Hal ini yang melatar belakangin penelitian ini, guna menyelesaikan permasalahn yang dihadapin masyarakat. Adapun rumus penelitian ini adalah merancang filtrasi air siap minum berbasis tenaga surya. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa Berdasarkan dari hasil perhitungan dari kedua beban yaitu pompa Ro dan UV dapat ditentukan tegangan maksimum dari pompa Ro dan UV sebesar 27 volt pada pukul 09,00 dengan arus keluaran sebesar 1,30 Ampere. Bedasarkan hasil pengukuran kedua beban pompa Ro dan UV dapat bekerja secara efektif dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB Jadi untuk nilai daya rata-rata yang dipakai pada saat kedua beban digunakan dari jam 09.00 sampai pukul 16.00 sebesar 33,50 Watt  Kata Kunci : PLTS, Filterasi Air, Pompa Ro, Ultraviolet.
Pengaruh Penambahan Abu Bonggol Jagung Dan Silica Fume Terhadap Penguatan Lentur Beton Muhammad Azizi Surbakti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.851 KB)

Abstract

Pesatnya kegiatan pembangunan pada bidang konstruksi sangat mempengaruhi perkembangan dunia teknologi bahan bangunan. Terutama di bidang konstruksi, pemakaian beton yang cukup besar memerlukan usaha-usaha untuk menciptakan beton berkarakteristik dengan bahan baku yang berlimpah, mudah didapat, dan biaya yang murah. Indonesia dalam beberapa periode sedang giat-giatnya membangun berbagai infrastuktur, mulai dari gedung sebagai fasilitas publik hingga jalan raya sebagai penghubung antar daerah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu bonggol jagung dan Silica fume terhadap kuat lentur beton. Beton direncanakan dengan fc 27 dengan perbandingan limbah abu bonggol jagung sebanyak 3%, 5%, dan 7% dari berat agregat halus dan Silica fume sebanyak 3% dari berat semen. Pengujian sampel pada umur 28 hari, untuk mengetahui kuat lentur dengan mengkonversi dari hasil kuat tarik belah beton. Berdasarkan dari hasil penelitian didapat kuat tarik belah yang optimum yaitu pada komposisi campuran 7% abu bonggol dan 3% Silica fume ialah sebesar 3,91 Mpa. Sehingga pada campuran tersebut didapatkan kuat lentur dari konversi kuat tarik belah ialah sebesar 5,36 Mpa.
Analisa Unjuk Kerja Charging Model Yx 1224-2 Pada 2 Tipe Baterai Aki Muhammad Rizqi Tri Ananda Sutikno
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 6 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.815 KB)

Abstract

Manfaat dari pemakaian charging aki 10A ini adalah dapat mengisi daya baterai sehingga baterai yang diisi dapat menyimpan cadangan energi saat dalam keadaan membutuhkan energi listrik.tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis selisih keluaran tegangan dan frekuensi pada chareing aki yang memiliki 2 kondisi yaitu kondisi normal dan kondisi strong serta menampilkan bentuk gelombang keluaran dari charging aki tersebut. Penelitian ini berlangsung di laboratorium fakultas teknik program studi teknik elektro. Dari pengambilan data pada charger menggunakan alat ukur osiloskop dan multimeter yang dibebani dengan baterai aki basah 12v-5Ah, dan baterai aki kering 12v-5Ah sebagai beban dan alat yang diuji. Di dapatkan hasil pengukuran dari charger tanpa beban selisih tegangan antara kondisi normal dan strong sebesar 1,35V dan selisih frekuensinya sebesar 3.3kHz. rata-rata tegangan antara kondisi normal dan strong sebesar 14,8V dan rata-rata frekuensi sebesar 8,25kHz.  Kata Kunci : Charger Aki, baterai Aki (Accu), gelombang keluaran. 

Page 2 of 27 | Total Record : 266