cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Simulasi Pelat Lantai Beton Dengan Menggunakan Serbuk Kulit Rajungan Sebagai Bahan Pengganti Agregat Halus Muhammad Azmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.987 KB)

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara berkembang terus melakukan pembangunan disegala bidang. Di dalam perencanaan desain struktur konstruksi bangunan, ditemukan dua bagian utama dari bangunan, yaitu bagian struktur dan nonstruktur. Pelat lantai beton pada bangunan bertingkat merupakan bagian struktur yang terpasang mendatar dan berfungsi sebagai tumpuan / berpijak bagi penghuni di atasnya. Banyak penelitian memanfaatkan material dari berbagai bahan limbah. Salah satunya Serbuk kulit rajungan, pengujian ini memodifikasi pelat lantai beton dengan serbuk kulit rajungan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari model pelat lantai yang menanggung gaya aksial dengan menggunakan pemodelan metode elemen hingga. Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini adalah informasi tegangan akibat beban yang bekerja dan deformasi yang terjadi pada pelat lantai, yaitu untuk mengetahui kemungkinan lokasi kerusakan pada pada pelat lantai. Hasil simulasi diketahui bahwa pada beban sebesar 40000 N akan terjadi deformasi sebesar 0,40153 mm dan stress sebesar 2,3604 Mpa, sedangkan kehancuran pada pelat lantai adalah sebesar 2,45 Mpa . Dimana fc’ 15,6 Mpa dari hasil pengujian di laboratorium. Artinya pelat lantai ini belum mengalami kehancuran pada saat beban 40000 N. Pengujian ini dapat menunjukkan bahwa simulasi pelat lantai menggunakan serbuk kulit rajungan dengan pelat lantai mampu menahan gaya aksial.
Pengaruh Gerbang Tol Binjai-Semayang Terhadap Kinerja Ruas Jalan Kilometer 12 Diski (Studi Kasus) Surya Pradana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.339 KB)

Abstract

Transportasi merupakan bidang kegiatan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia disebabkan kebutuhan akan manusia untuk melakukan pergerakan dengan tujuan yang berbeda-beda. Analisa Dampak Lalu Lintas merupakan serangkaian kegiatan kajian mengenai dampak lalu lintas dari pembangunan pusat kegiatan, pemukiman, dan infrastruktur yang hasilnya di tuangkan dalam bentuk dokumen hasil analisis dampak lalu lintas (Teknik, 2019). Pemilihan moda merupakan suatu tahapan proses perencanaan angkutan yang menentukan proses pembebanan perjalanan atau mengetahui jumlah (dalam arti proporsi) orang dan barang yang akan menggunakan atau memilih berbagai moda transportasi yang melayani suatu titik asal tujuan tertentu, demi beberapa maksud perjalanan tertentu pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh yang ditimbulkan oleh aktivitas pintu gerbang tol Medan-Binjai dan mengetahui kinerja ruas lalu lintas pada ruas jalan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Volume lalu lintas (Q), Kapasitas (C), Derajat Kejenuhan (DS). Kapasitas jalan menggunakan 5 variabel yaitu kapasitas dasar (C), factor penyesuaian lebar jalan, (FCw), factor penyesuaian pemisah arah (FCsp), factor penyesuaian hambatan samping (FCsf), dan factor penyesuaian ukuran kota (FCcs). Sedangkan Derajat Kejenuhan (DS) menggunakan 2 variabel yaitu volume lalu lintas (Q) dan kapasitas (C). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai DS tahun 2017 untuk ke 2 ruas jalan masih dikatergorikan arus pada kondisi stabil. Kemudian hasil analisa kapasitas jalan menurut PKJI 2014 didapat hasil C = 1449 smp/jam dan untuk hasil volume lalulintas pada jam sibuk didapat pada hari Sabtu di jam 07.00-08.00 dengan 812 smp/jam. Selanjutnya nilai derajat kejenuhan pada Jalan Kilometer 12 DISKI berdasarkan hasil perhitungan adalah 0,47. Kata Kunci: Kapasitas Jalan, Volume Lalu Lintas, Gerbang Tol.
Pengaruh Analytical Hierarchy Process (Ahp) Pada Pemilihan Moda Trasportasi Penumpang Antara Mini Bus Dan Bus Trans Metro Deli Di Kota Medan (Studi Kasus) Siryuna S
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.223 KB)

Abstract

Aktivitas pergerakan antara Lapangan Merdeka menuju Tembung merupakan pergerakan yang cukup padat karena merupakan jalur lintas darat yang menghubungkan beberapa kota. Pergerakan antara kedua kota tersebut dapat dilayani oleh beberapa moda transportasi Bus dan Mini Bus. Bus lebih banyak diminati oleh pelaku perjalanan karena faktor keamanan, kenyamanan, waktu tempuh dan pelayanan yang diberikan cukup baik. Mini Bus yang memiliki mobilitas yang mudah dan intensitas keberangkatan yang menyebabkan moda ini juga banyak diminati oleh penumpang. Dengan kondisi ini semua pilihan diserahkan pada pengguna jasa yang mempertimbangkan harga, waktu keberangkatan dan pelayanan. Metode yang digunakan dalam menganalisa adalah metode analytical Hierarchy Process (AHP). Dari hasil analisa uji sensitivitas diketahui bahwa persentase minat masyarakat moda tertentu dengan hasil 61% penumpang akan memilih Bus Trans Metro Deli, dan sebanyak 39% memilih Mini Bus(RMC). Variabel yang paling mempengaruhi probabilitas pemilihan moda adalah keamanan, kenyamanan, harga, dan waktu keberangkatan.Kata Kunci: Pergerakan, transportasi, metode Analytical Hierarchy Process (AHP).
Tinjauan Kapasitas Panel Surya 410 Wp Pada Sistem Lemari Pembeku Hariyadi Adha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.115 KB)

Abstract

Di zaman kita, negara maju dan berkembang semakin banyak menggunakan energi terbarukan seperti panel surya, di mana pasokan listrik tidak dapat diandalkan, sehingga panel surya diperlukan untuk pendinginan alternatif. Panel surya merupakan klaster sel surya yang dapat menyerap sinar matahari sehingga dapat menghasilkan data pengujian dari panel surya sebesar 410 wp pada freezer dengan mencari data intensitas cahaya matahari untuk mendapatkan tegangan dan arus untuk mengetahui output yang dihasilkan panel surya. Kebutuhan energi dunia saat ini sangat meningkat, terutama dengan munculnya negara-negara industri besar. Fakta menunjukkan bahwa konsumsi energi meningkat seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi dan peningkatan jumlah penduduk. Pada penghujung hari, analisis arus tegangan dan arus telah mencapai tegangan maksimum 36,1 volt dan arus maksimum 9,25 ampere. Sedangkan untuk perbandingan daya yang dihasilkan, keluaran daya maksimum dan uji intensitas cahaya maksimum adalah pada pukul 13.00 WIB 333.925 Watt/m² Dan intensitas cahaya matahari yang menyertainya adalah 342.341 Watt/m². Sehingga mendapatkan waktu optimum solar panel pada pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB. Kata Kunci: panel surya, tegangan, arus, intensitas cahaya matahari, daya, dan waktu optimal.
Analisis Perbandingan Shear Connector Pada Balok Komposit Serly Dwi Afrina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.751 KB)

Abstract

Struktur baja dalam suatu bangunan masih memerlukan komponen beton dalam pembangunan gedung bertingkat contohnya pelat lantai. Pelat lantai yang dihubungkan dengan balok baja menggunakan penghubung geser (shear connector) menghasilkan struktur komposit. Pada struktur komposit terdapat gaya geser horisontal yang timbul selama pembebanan. Gaya geser yang terjadi antara pelat beton dan balok baja akan dipikul oleh sejumlah penghubung geser (shear connector) sehingga tidak terjadi slip pada saat masa layan. Untuk mendapatkan penampang yang sepenuhnya komposit penghubung geser harus cukup kaku sehingga dapat menahan gaya geser yang terjadi. Adanya penghubung geser menyebabkan balok baja dan beton diatasnya bekerja secara integral. Fungsi utama dari elemen-elemen penghubung untuk membantu meneruskan gaya-gaya yang ada di titik hubung dari suatu elemen struktur ke elemen strukturlainnya sehingga timbul gaya geser padabaut. Analisis yang digunakan didasarkan pada Tata Cara Perencanaan Struktur Baja UntukBangunanGedungmenurutSNI03-1729-2019,PerencanaanStrukturBajadengan Metode LRFD.Tahapan analisis data yaitu berupa perencanaan dimensi baja pada balok struktur baja menggunakan perangkat lunak (ANSYS). Penghubung geser (shear connector)memberikanpengaruhterhadapelemenbalokbaja,dalammenahangayageser yang terjadi antara balok baja dan pelat beton. Balok Baja dan pelat beton yang tidak dihubungkan dengan penghubung geser memiliki tegangan yang lebih besar karena elemen profil dan plat belum menyatu sehingga tegangan yang dihasilkan masih bersifat sendiri- sendiri. Dari setiap variasi diambil nilai tengah dari hasil output tegangan sehingga didapat diameter 19x100 sebagai stud yang ekonomis untuk variasi diameter dengan jarak 360 mm. Dek baja (steel deck) berfungsi sebagai bekisting permanen untuk pengecoran beton, sekaligus menjadi tulangan positif pelat beton itu sendiri yang berperilakusebagaipelatsatuarah.Darisetiapvariasidek yangdiambiladaberapabagian deck yang di gunakan yaitu sky deck 3 dan sky deck4.
Analisa Besaran Energi Pada Saluran Distribusi Jaringan Tegangan Rendah Di PT. PLN (Persero) ULP Medan Baru
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.787 KB)

Abstract

Energi listrik tidak dapat dilepaskan dari aktivitas sehari-hari baik dalam aspek ekonomi dan sosial. Hal ini menjadikan listrik sebagai kebutuhan utama bagi pelanggan. Susut energi listrik dapat ditemukan di berbagai tempat pada jaringan tenaga listrik, mulai dari pembangkitan, transmisi, sampai dengan jaringan distribusi kepada pelanggan. Kondisi ini dapat diartikan sebagai rugi-rugi energi yang dihadapi PT. PLN (Persero). Salah satu faktor yang dapat mengakibatkan susut energi adalah beban pelanggan dengan parameter kepadatan beban sebesar 12,06 A memberikan pengaruh sebesar 55% terhadap susut energi. Susut energi terjadi di PT. PLN (Persero) ULP Medan Baru pada bulan mei sebesar 416.642,08 kWh setara dengan 1,65 % dari total energi yang dihasilkan, nilai ini berada dalam toleransi Standar PLN (SPLN) D3.002-2 2008 yang menyatakan bahwa susut energi boleh terjadi dengan nilai maksimal 5% s.d 10%. Susut energi yang terjadi tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada kualitas layanan pada PT. PLN (Persero). Sehingga efisiensi jaringan tegangan rendah di PT. PLN (Persero) ULP Medan Baru pada bulan mei 2020 sebesar 98,35% dimana nilai ini dalam toleransi standar PLN (SPLN) D3.002-1 yang menyatakan nilai efisiensi harus berkisar antara 90% s.d 100%. Dimana efisiensi jaringan tegangan rendah di PT. PLN (Persero) ULP Medan BAru sangan baik, semakin nilai efisiensi mendekati 100% maka semakin baik pula jaringan tegangan rendah tersebut. 
Analisis Bahan Tambah Abu Sekam Padi (ASP) Dan Serat Sabut Kelapa (SSK) Dengan Mekanik Modulus Elastisitas Beton Serat Alami Mariadly Rizky Abdillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.965 KB)

Abstract

Seperti yang kita ketahui bahwa beton sangat lemah dalam kuat tarik tidak hanya kuat tarik saja yang menjadi permasalahan, tetapi nilai modulus elastisitas juga sangat mempengaruhi dalam kekuatan beton itu sendiri, dalam penelitian ini abu sekam padi dan abu serat sabut kelapa digunakan sebagai bahan tambah dalam adukan beton. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen di laboratorium dengan membuat benda uji silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. setelah melalui tahap perawatan selama 28 hari. Variasi penambahan abu sekam padi dan serat sabut kelapa sebagai bahan tambah campuran beton direncanakan dengan empat variasi yaitu 0%, 10%, 20% dan 30% untuk abu sekam padi dan 0.3% untuk serat sabut kelapa, serta digunakan dua factor air semen yaitu 0.40 dan 0.45 untuk mengetahui hasil yang lebih optimal, jumlah benda uji yang dibuat sebanyak 18 buah benda uji untuk pengujian modulus elastisitas dan kuat tekan. Dari hasil pengujian modulus elastisitas beton serat, nilai maksimum di dapatkan pada campuran variasi abu sekam padi 10% + serat sabut kelapa 0.003 pada FAS 0.40 sebesar 25231 MPa dengan kuat tekan beton serat maksimum di dapatkan pada campuran variasi abu sekam padi 10% + serat sabut kelapa 0.003 pada FAS 0.45 sebesar 30.4 MPa, namun nilai yang dihasilkan masih dibawah beton normal. Kata Kunci: Beton serat, self compacting concrete, abu sekam padi, serat sabut kelapa.
Desain Blower Sentrifugal Berbahan Komposit Bagus Rinaldi Afif
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.232 KB)

Abstract

Bagaimana membuat suatu blower sentrifugal menggunakan bahan komposit. Pembuatan blower sentrifugal menggunakan bahan serat kaca dan resin pada proses pembuatan. Metode pembuatan blower sentrifugal dengan menggunakan bahan komposit pada proses cetakan tertutup (closed mold processes). Bertujuan untuk membuat, menganalisa dan mengetahui efisiensi blower sentrifugal dengan menggunakan bahan komposit. Terciptanya blower berbahan komposit dengan putaran impeller sebesar 1367 Rpm, 2773 Rpm dan 4752 Rpm dengan kecepatan angin yang dihasilkan pada setiap putaran impeller sebesar 13,8 Km/h, 17,0 Km/h dan 19,3 Km/h menghasilkan daya motor sebesar 33,3 Watt, 51,2 Watt dan 60,9 Watt.Kata Kunci : blower, komposit, pendingin udara.
Analisa Rancangan Kekuatan Bahan Pada Model Lengan Excavator Dengan Menggunakan Software Solidwork Basyaruddin B
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 5 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.311 KB)

Abstract

Excavator memiliki beberapa besar mekanisme kerja diantaranya mekanisme kerja dari lengan excavator yaitu mekanisme kerja boom, arm, dan bucket. Untuk mengetahui kekuatan dari pada bahan lengan excavator tersebut dapat dilakuakan dengan berbagai cara salah satunya dengan menggunakan simulasi software seperti solidwork. Program solidwork memiliki keunggulan dalam proses analisis material yang hampir mendekati sama dengan material aslinya sehingga sangat sesuai untuk menganalisis kekuatan bahan lengan excavator. Sehingga penulis mencoba merancang sebuah model lengan excavator untuk kemudian menganalisis kekuatan bahannya dengan mengguanakan software solidwork. Berdasarkan uraian diatas penulis menguraikan permasalahan yang terjadi dalam pengujian kekuatan bahan pada material lengan excavator menggunakan simulasi software solidwork 2016, yaitu tegangan dan regangan yang dihasilkan. Pengumpulan data pada analisa spesimen boom, arm, dan bucket excavator menggunakan software solidwork 2016. Dari hasil penelitian dengan melakukan proses simulasi Force sebesar 441 N pada setiap spesimen model lengan excavator dengan software solidwork 2016 untuk mencari tegangan dan regangan, diperoleh hasil sebagai berikut ; simulasi pada lengan excavator tebal pelat 5 mm berbahan Cast Iron ( SN ) dengan Hasil dari simulasi tegangan (stress) maksimum pada boom sebesar 1.804e+007 N/m2 , pada arm sebesar 6.925e+008 N/m2 , dan pada bucket sebesar 1.175e+009 N/m2 . Hasil displacement maksimum pada boom sebesar 1.164e-001 mm, pada arm sebesar 3.350e+000 mm, dan pada bucket sebesar 2.113e+001 mm, serta Hasil dari simulasi regangan (strain) maksimum pada boom sebesar 9.515e-005 N/m2 , pada arm sebesar 3.571e-003 N/m2 , dan pada bucket sebesar 7.352e-003 N/m2 .  Kata Kunci: model lengan excavator, boom, arm, bucket, Program Solidwork. 
Tinjauan Kecepatan Aliran Pada Sudu Turbin Angin Savonius Type U Dan Type Helix Ebit Susandri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 6 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.056 KB)

Abstract

Energi angin merupakan salah satu energi yang ramah lingkungan, sumber energi yang berlimpah dan dapat diperbaharui sehingga sangat berpotensi untuk dikembangkan. Potensi angin diIndonesia pada umumnya memiliki kecepatan angin yang potensial sehingga turbin angin berfungsi merubah energi angin yang potensial menjadi energi kinetik angin menjadi energi mekanik berupa putaran poros, dengan Sudu merupakan salah satu bagian dari turbin angin yang memiliki fungsi menerima energi kinetik dari angin dan merubahnya menjadi energi gerak putar pada poros penggerak, bersumber dari kecepatan aliran angin yang merupakan udara bergerak dari tekanan tinggi ke rendah, dan dapat menghembus kecepatan aliran angin dan menyebabkan turbin angin, sudu turbin angin berputar yang dapat memutarkan generator untuk menghasilkan daya listrik yang konstan untuk menghasilkan daya listrik maksimal, dapat dijadikan sebagai bahan kajian kecepatan aliran angin. Adapun tujuan penelitian adalah menganalisa kecepatan aliran angin yang terjadi terhadap sudu type –U dan type heliks pada turbin angin savonius, dan penelitian ini menggunakan alat uji windtunnel sehingga dapat menganalisa pada kecepatan aliran angin 3 - 5 m/s yang menghasilkan data pada turbin angin sudu type Heliks dengan kecepatan angin 3 m/s menghasilkan daya listrik sebesar 0.0406 Watt, 4 m/s menghasilkan daya listrik sebesar 0.286 Watt dan 5 m/s menghasilkan daya listrik sebesar 0.378 Watt, untuk hasil pengujian pada turbin angin type U dengan kecepatan aliran angin 3 m/s menghasilkan daya listrik sebesar 0.080 Watt, 4 m/s menghasilkan daya listrik sebesar 0.369 Watt dan 5 m/s menghasilkan daya listrik sebesar 0.1102 Watt. Dari hasil diatas dapat membuktikan bahwa turbin angin savonius type U menghasilkan daya tertinggi pada kecepatan angin 5 m/s sebesar 0.1102 Watt.  Kata Kunci : Kecepatan Aliran, Turbin Angin, Sudu Turbin, Type U, Type Helix.

Page 4 of 27 | Total Record : 266