cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Analisis Pengerjaan Tutup Knalpot Menggunakan Serat Ampas Tebu Fhandymas Abdullah Rasyid Nasution
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.316 KB)

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam industri telah mendorong peningkatan dalam permintaan terhadap material komposit. Perkembangan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam industri mulai meyulitkan bahan konvensional seperti logam untuk memenuhi keperluan aplikasi baru. Komposit adalah suatu sytem yang tersusun melalui pencampuran dua material atau lebih yang berbeda, dalam bentuk dan komposisi material yang tidak larut satu sama lain.pada umumnya bahan komposit adalah bahan yang memiliki beberapa sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh masing-masing komponennya.dalam pengertian ini sudah tentu kombinasi tersebut tidak terbatas pada bahan matriknya.Setelah dilakukan pembuatan spesimen uji impact menggunakan bahan komposit serat ampas tebu, resin, katalis, mirror glaze dan bahan tambahan lainnya.ini maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut :1. Semain rendah energi impact yang dihasilkan maka jenis perpatahan yang terjadi akan semakin getas.2. Semakin tinggi energi impact yang dihasilkan maka jenis perpatahan yang terjadi akan semkin ulet.3. Pengujian impact ini dilakukam untuk menguji ketangguhan suatu spesimen terhadap pemberian beban secara tiba-tiba melalui tumbukan.4. Spesimen 1 : a. Luas penampang : 220 mm2 b. Energi yang diserap Joule : 4,100320329 Joule: . Energi pada luas penampang : 0,018637819 Joule / mm2 :5. Spesimen 2 a. Luas penampang : 220 mmb. Energi yang diserap : 14,75234990 Joule. Energi pada luas penampang: 0,067056135 Joule / mm2 : 6. Spesimen a. Luas penampang: 220 mm2 b. Energi yang diserap: 17,187900140 Joule c. Energi pada luas penampang: 0,078126818 Joule / mm2 .Kata Kunci: Komposit, serat ampas tebu, tutup knalpot pengujian impact.
Impak Abu Sekam Padi Sebagai Pengganti Semen Dan Jenis Serat Sabut Kelapa Sebagai Bahan Tambahan Slump Flow Dan Kuat Tekan Beton Self Compacting Concrete Dengan Fas Yang Berbeda Asya Rizky Ila Utami
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.176 KB)

Abstract

Dalam era globalisasi manusia dituntut untuk mampu beradaptasi dengan teknologi yang semakin canggih, termasuk dalam dunia konstruksi. Produksi semen dengan bahan dasar utama klinker yang mampu menghasilkan gas karbondioksida untuk seluruh dunia dan serat sabut kelapa yang tidak mampu diolah dengan baik sehingga menghasilkan produksi sampah yang cukup besar. Perkembangan pembuatan beton cukup pesat salah satunya yaitu pada pembuatan beton serat. Dewasanya hal tersebut diaplikasikan dengan metode SCC (Self Compacting Concrete). Maka dari itu, dilakukan pengembangan material dengan menggunakan abu sekam padi (ASP) sebagai bahan pengganti sebagian semen yang diberikan 10% dari berat semen, dan penambahan variasi serat sabut kelapa (SSK) untuk meninjau karakteristik pengaliran yang dilakukan dengan slump flow test serta nilai kuat tekan dari beton tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan memperhatikan empat variasi campuran yaitu: 0%, 0,003%, 0,005%, dan 0,007% serta digunakan dua faktor air semen yaitu 0,40, dan 0,43 untuk mengetahui hasil yang lebih optimal. Hasil pengujian dari slump flow test menunjukkan penurunan sebesar 3,64% dari variasi II variasi IV yang disebabkan oleh abu sekam padi dan serat sabut kelapa menyerap air cukup tinggi sehingga beton tersbut menjadi mengental. Pengujian kuat tekan beton menghasilkan kuat tekan optimum pada variasi 0% untuk kedua fas. Hal ini terjadi karena variasi I (0%) tidak terdapat campuran abu sekam padi dan serat sabut kelapa yang mampu meningkatkan kuat tekan beton.Kata Kunci: Beton serat, self compacting concrete, abu sekam padi, serat sabut kelapa.
Rancangan Sudu Type-U Dan Type Heliks Sebagai Pembangkit Listrik Energi Terbaharui Pada Prototype Turbin Angin Savonius Abdissalam A
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 5 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.467 KB)

Abstract

Seiring dengan lajunya perkembangan teknologi informasi maka otomatis tuntutan terhadap penggunaan teknologi mutlak sangat diperlukan. Adapun salah satunya wujud teknologi yang sekarang sedang berkembang pesat adalah CAD (Computer Aided Design) atau desain berbantuan komputer. Perancangan adalah suatu proses yang bertujuan untuk mengambarkan bentuk atau sketsa gambar. Autocad merupakan sebuah program CAD yang sangat terkenal dan familiar, Sudu merupakan salah satu bagian dari turbin angin yang memiliki fungsi menerima energi kinetik dari angin dan merubahnya menjadi energi gerak (mekanik) putar pada poros penggerak, angin yang menghembus menyebabkan turbin tersebut berputarmaka diperlukan suatu rancanganyang sesuai dan yang potensial. Maka dari itu untuk mendesain sudu type U dan type Heliks menggunakan software autocad. Perancangan sudu type U dan sudu type heliks yang ditentukan spesifikasi ukuran sudu berdiameter 270 mm, tinggi 340 mm, dan poros dengan tinggi 340 mm, berdiameter 6 mm. Dari hasil perancangan bahwa dapat disimpulkan perancangan sudu type U dan sudu type heliks dengan menggunakan software autocad bekerja dengan maksimal seperti yang ditunjukan pada hasil perancangan. Kata Kunci: Perancangan, AutoCad, Sudu Type U, Type Heliks, Turbin Angin.
Daya Keruntuhan Terhadap Gempa Berulang Pada Srpm Baja ( Literatur ) Zukri Aulia Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.488 KB)

Abstract

Gempa bumi merupakan fenomena alam yang disebabkan oleh adanya pelepasan energi regangan elastis batuan pada litosfir. Tidak jarang gempa datang secara berulang (gempa susulan) terkhusus wilayah Indonesia yang merupakan wilayah zona gempa. Oleh karena itu diperlukan struktur bangunan yang mampu meminimalisir resiko kerusakan akibat gempa terkhusus gempa yang datang secara berulang yang memberikan energi lebih besar dibandingkan dengan gempa tunggal. Pada tugas akhir ini direncakan sebuah struktur dengan 4 lantai yang dimodelkan terhadap 1 jenis penskalaan rekaman gempa yaitu pensekalaan MCE untuk analisis nonlinier. Dari hasil analisis yang di dapatkan dari hasil memodelkan struktur baja dengan kondisi tanah lunak (R8) terhadap gempa tunggal dan gempa berulang yang didapatkan nilai Incremental Dynamic Analysis nilai IDR dari gempa berulang lebih besar dari pada gempa tunggal, pada gempa tunggal memiliki nilai RSA(T1) = 1 mendapatkan nilai IDR = 0,114 dan pada gempa berulang memiliki nilai RSA(T1) = 1 menapatkan nilai IDR = 0,145. Hasil analisis juga menunjukan nilai probabilitas (CP) = 5%, (LS) = 2,5% dan (IO) = 0.7% yang diperoleh gempa berulang selalu memerlukan nilai RSA(T1) yang lebih besar dari pada gempa tunggal untuk mencapai kondisi mendekati keruntuhan.sedangkan nilai probabilitas 10% memerlukan nilai RSA(T1) yang lebih besar dari pada gempa berulang untuk mencapai kondisi keruntuhan.Kata Kunci : Incremental dynamic analysis, probability of collapse, baja.
Kajian Nilai Waktu Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Wahyu Khoir Nasution
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.329 KB)

Abstract

Dewasa ini perkembangan mobilitas seseorang cenderung membutuhkan waktu yang lebih singkat, dimana waktu adalah komoditi yang tidak dapat dihemat ataupun disimpan sehingga bagi setiap orang waktu merupakan hal yang sangat penting. Nilai waktu perjalanan adalah jumlah uang yang disiapkan seseorang untuk dibelanjakan atau dikeluarkan agar menghemat satu unit waktu perjalanan. Pengurangan waktu perjalanan dapat mengubah porsi keuntungan yang cukup besar. Oleh karena itu, digunakan pendekatan nilai waktu untuk mengkonversi keuntungan tersebut dalam bentuk uang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai waktu persatuan waktu dari mahasiswa fakultas ekonomi umsu selama perjalanan menuju kekampus. Metedologi dalam penelitian ini ialah untuk menganalisis nilai waktu digunakan metode stated preference, kemudian untuk menganalisa nilai waktu perjanan mahasiswa digunakan model regresi linier berganda, kemudian menganalisa perhitungan nilai waktu dianalisa menggunakan metode sensitivitas.  Kata Kunci: nilai waktu, waktu perjalanan, waktu, uang.
Analisa Balok Beton Bertulang Dengan Variasi Sudut Tu-langan Sengkang Miring Terhadap Pengaruh Lendutan Dan Kekuatan Geser Namun Diameter Tulangan Tetap Sama (Studi Literatur) Padli Mardiansyah Tampubolon
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.48 KB)

Abstract

Balok merupakan salah satu bagian elemen struktur yang berfungsi menerima beban yang ada. Karena dibebani, komponen struktur tersebut pasti memiliki reaksi terhadap beban yang bekerja, contohnya saja balok beton bertulang, jika dibebani maka akan mengalami lendutan yang besarnya tergantung dari besarnya beban yang diberikan dan material balok beton bertulang itu sendiri. Tugas akhir ini menyajikan hasil analisa 4 buah perbedaan tulangan sengkang geser yang memiliki dimensi beton yang sama yaitu 300 mm x 470 mm dan memiliki luas tulangan yang sama namun variasi sudut sengkang berbeda yang meliputi sengkang normal, sengkang dengan sudut 45 derajat, 55 derajat dan 65 derajat. Pada jarak sengkang 150 mm pada tumpuan, tegangan geser tertinggi terjadi pada BS45 sebesar 0,26306 MPa atau 0,26% lebih tinggi dibandingkan dengan BN. Deformasi terbesar terjadi pada BN yaitu sebesar 0,033635 mm. Tegangan lentur tertinggi terjadi pada BS45 yaitu sebesar 0,46182 MPa atau 0,10% terhadap BN. Pada jarak sengkang 200 mm pada tumpuan, tegangan geser tertinggi terjadi pada BN sebesar 0,26381 MPa, Deformasi terbesar terjadi pada BN 0,033673 mm dan tegangan lentur tertinggi terjadi pada BS45 0,46221 MPa atau 0,065% lebih tinggi dibandingkan dengan BN
Pengaruh Lengkung Kereta Api Pada Kecepatan Kereta Api Di Jalan Pokok Bambu Kec. Beringin Lintas Medan Araskabu (Studi Kasus) Haris Rinaldi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.68 KB)

Abstract

Kereta api adalah sarana transportasi berupa kendaraan dengan tenaga gerak, baik berjalan sendiri maupun dirangkaikan dengan kendaraan lainnya, yang akan ataupun sedang bergerak di rel. Kereta api merupakan alat transportasi massal yang umumnya terdiri dari lokomotif (kendaraan dengan tenaga gerak yang berjalan sendiri) dan rangkaian kereta atau gerbong (dirangkaikan dengan kendaraan lainnya). Kebutuhan pemeliharaan jalan rel dijalur lengkung dapat berupa pemeliharaan rutin terhadap struktur jalan rel kereta api yang mungkin mengalami penurunan kualitas akibat beban lintas kereta api. Dalam hal ini penulis mengambil judul Evaluasi Pengaruh Lengkung Kereta Api Terhadap Kecepatan Kereta Api Di Jalan Pokok Bambu Kec. Beringin Lintas Medan - Araskabu. Tujuan dan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui seberapa besar kemiringan lengkung di jalan Pokok Bambu Kec. Beringin lintas Medan Araskabu, yaitu 64 mm berbanding sesuai dengan radiusnya, dan untuk mengetahui kecepatan kereta api saat melintasi di jalur lengkung lintas Medan-Araskabu pada kecepatan maximum kereta api 55 km/jam dan kecepatan minimum 50 km/jam pada jalur saat melintasi dijalur lengkung lintas Medan-Araskabu. Kata Kunci : Kereta Api, Lengkung, Kecepatan.
Pengaruh Daya Tarik Beton Akibat Penambahan Superplaticizer Viscocrete 8670-Mn Dan Bahan Tambah Abu Sekam Padi (Studi Penelitian) Diky Juwanda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.303 KB)

Abstract

Beton merupakan bahan yang bersifat getas dengan kuat tarik yang rendah. Kekuatan tarik belah digunakan dalam mendesain elemen struktur beton untuk mengevaluasi ketahanan geser beton dan menentukan panjang penyaluran dari tulangan. Banyak jenis abu sekam yang dapat digunakan pada campuran beton diantaranya abu sekam alami dan serat sintetis, contoh serat alami adalahabu sekam padi, abu sekam batu bata, dan lain-lain. Abu sekam padi seperti halnya abu sekam alami dari padi memilliki kerapatan rendah, harga relative murah dan konsumsi energy rendah, serta dapat menetralkan CO2 dan memproduksi O2 tiga kali lebih banyak dari tanaman lainnya. Sika Viscocrete-8670 MN adalah bahan campuran zat additive yang berfungsi untuk mengurangi kadar air dan untuk mempercepat pengerasan beton dan kelecekannya tinggi, campuran semen terkonsentrasi yang dirancang khusus untuk meningkatkan mutu dan kekuatan suatu bangunan. Tujuan dari penelitian mengetahui hasil tinjauan nilai kuat tarik belah beton dengan bahan tambah serat bambu 5%, 10% dan 15% dan Sika Viscocrete-8670 MN sebesar 0,8% dari berat semen. Sampel pengujian beton yang digunakan adalah silinder dengan ukuran 15 x 30 cm3 sebanyak 16 benda uji. Pengujian dilakukan dengan menguji tentang pengaruh penambahan Serat Bambu terhadap nilai kuat tarik belah beton pada umur 28 hari. Nilai rata-rata kuat tarik belah beton yang diperoleh sesuai dengan variasi adalah BN (2,58 Mpa), ASP 5% (1,91 Mpa), ASP 10% (1,80 MPa), ASP 15% (1,70 MPa).Kata Kunci: Serat Bambu, Sika Viscocrete-8670 MN, Kuat Tarik Belah.
Pengaruh Faktor Keberhasilan Konstruksi Pada Desain Pembangunan Rumah Sakit Regina Maris Kota Medan M Aprillia Suhiro
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.719 KB)

Abstract

Definisi keberhasilan proyek atau proyek sukses adalah segala sesuatu yang diharapkan bisa tercapai, mengantisipasi semua persyaratan proyek dan memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi semua kebutuhan (Tuman, 1986). Penelitian ini berupa analisa fakor utama yang menyebabkan keberhasilan proyek, dengan menggunakan Variabel Biaya (X1), Waktu (X2), Mutu (X3), K3L (X4) dan Variabel Keberhasilan Proyek (Y). Berdasarkan hasil analisis besar pengaruh faktor biaya lebih banyak berada dipihak kontraktor dengan nilai 3.497 dan waktu lebih banyak berada dipihak konsultan suvervisi dengan nilai 1.286. Besar pengaruh faktor mutu lebih banyak berada dipihak konsultan suvervisi dengan nilai 2.214 dan K3L lebih banyak berada dipihak kontraktor dengan nilai 1.120. Maka dari hasil penelitian pihak yang sangat bertanggung jawab terhadap faktor keberhasilan proyek dengan 4 variabel penelitian adalah Pihak Kontraktor : Biaya (X1) dan K3L (X4), Pihak Konsultan Suvervisi : Mutu (X3) dan Waktu (X2) dan Pihak Owner menjadi penyeimbang harus memantau dan memonitoring semua variabel.Kata Kunci: Biaya, Waktu, Mutu, K3L dan Keberhasilan Proyek
Dampak Lama Penggunaan Minyak Pelumas Terhadap Viskositas Dengan Menggunakan Metode Bola Jatuh Berdasarkan Hukum Stokes Muhammad Agung Laksono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.262 KB)

Abstract

Oli pelumas mesin atau yang lebih dikenal dengan oli mesin atau oli ada banyak macam dan macamnya. Bergantung kepada jenis penggunaan mesin itu sendiri, yang membutuhkan oli yang tepat untuk menambah atau mempertahankan masa pakai dari mesin. Kondisi suatu kendaraan bermotor sangat ditentukan oleh perawatannya, dengan perawatan yang baik, kendaraan akan berada dalam kondisi prima. Perawatan yang relatif sederhana namun sangatpenting adalah penggantian minyak pelumas secara teratur. Penggunaan minyak pelumas yang lama dianjurkan dalam jarak tempuh (5000 km, 10.000 km atau bahkan lebih hingga 20.000 km). Oleh karena itu, kondisi mengemudi tidak sama (mulai, memperlambat, macet di jalan, ngebut, menunggu di lampu lalu lintas, dll), jadi kondisi standar "NORMAL DRIVING" dibuat yang didasarkan pada kecepatan konstan pada kecepatan 45 MPH (70 km/jam). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viskositas (kekentalan) oli yang digunakan pada Sepeda motor Yamaha dengan masa pakai 0 km dan 3000 km. Hasil dari pengujian ini adalah terdapat perbandingan nilai viskositas oli baru dengan jarak bola yang ditentukan, terlihat jelasbahwa pada jarak 40 cm nilai viskositasnya adalah 0,0183. sedangkan perbandingan nilai viskositas dari minyak tua dengan jarak jatuh bola ditentukan, terlihat jelas bahwa pada jarak 40 cm diperoleh nilai viskositas. dari 0,0214. Kata Kunci: Viskositas, Minyak Pelumas, Hukum Stokes.

Page 3 of 27 | Total Record : 266