cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Kajian Experimental Potensi Penyerapan Energi Matahari Sistem Fotovoltaik Di Wilayah Pegunungan Berastagi Ramadani, Rifki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel Surya merupakan alat konversi energi matahari menjadi energi listrik secara langsung menggunakan bahan semikonduktor berdasarkan prinsip efek fotolistrik. Sel surya merupakan lapisan semikonduktor yang memiliki permukaan yang luas dan terdiri dari rangkain dioda. Matahari merupakan energi yang di hasilkan atau dipancarkan dari sumber cahaya.Seperti di ketahui matahari merupakan sumber dari energi penerangan yang paling besar didunia terkadang energi ini juga disebut sebagai energi surya karena sebenarnya sumber dari penerangan berasal dari tenaga surya atau matahari. Teknologi ini sangat berpotensi diterapkan di Indonesia yang mempunyai iklim tropis, tetapi permasalahan utama dari sistem ini adalah ketidak setabilan tegangan arus dan daya yang di hasilkan sangat tergantung pada intensitas matahari yang diterima oleh panel surya. Intensitas radiasi matahari yang di terima oleh panel surya dapat dimaksimalkan dengan cara memasang panel surya, dengan sudut kemiringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyerapan panel surya diwilayah berastagi dengan sudut kemiringan 40 sehingga dari sudut ini bisa diketahui tegangan, arus, dan daya yang optimal. Tugas akhir ini membahas mengenai hasil keluaran panel surya yang meliputi tegangan, arus dan daya yang dihasilkan dari pengujian panel surya diwilayah pegunungan berastagi dengan sudut kemiringan 40˚. Pengujian ini dilakukan selama tujuh hari berturut-turut, Tegangan tertinggi dihasilkan pada pengujian hari kelima yaitu 13,50 Volt, sedangkan arus tertinggi dihasilkan pada pengujian hari ke lima yaitu 1,97 Ampere, dan daya tertinggi juga pada pengujian hari kelima yaitu 26,92 Watt. Maka Berdasarkan hasil dari penelitian, ketinggian wilayah pegunungan Berastagi yang mencapai 1400 Mdpl dan cuaca yang selalu berubah-ubah menjadikan wilayah Pegunungan Berastagi kurang efisien untuk mendapatkan hasil keluaran panel surya.
Evaluasi Fasilitas U-Turn Terhadap Kinerja Arus Lalu Lintas Dengan Aplikasi Vissim (Studi Kasus: Ruas Jalan Kol. Yos Sudarso Di Depan Swalayan Maju Baersama Kota Medan) Irawan, Muhammad Nazli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat modern dimana teknologi berkembang semakin pesat, juga laju pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi sehingga mengakibatkan peningkatan kebutuhan masyarakat akan transportasi. U-Turn adalah salah satu cara pemecahan dalam manajemen lalu lintas jalan arteri kota. U-Turn menimbulkan permasalahan konflik tersendiri dalam bentuk hambatan terhadap arus lalu lintas searah dan juga arus lalu lintas yang berlawanan arah. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh dari gerakan U-Turn terhadap kinerja arus lalu lintas di lokasi jalan Kol. Yos Sudarso Medan. Hasil data yang telah diperoleh di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan mengolah data menggunakan aplikasi VISSIM. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata volume U-Turn lalu lintas adalah 708 kendaraan/jam. Dengan tingkat pelayanan jalan yang bernilai B waktu tempuh rata-rata kendaraan yang melakukan U-Turn 3,34 detik dengan panjang antrian pada saat melakukan U-Turn sebesar 24 meter.
Analisis Pengaruh Limbah Konstruksi Beton Sebagai Pengganti Agregat Kasar Dan Penambahan Serat Daun Nanas Terhadap Kuat Tekan Dan Tarik Beton Nash, Abrar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa tahun belakangan ini perkembangan pembanguan Konstruksi di Indonesia sangat gencar dilakukan. Seiring terus berkembangnya industri Konstruksi maka wacana green construction atau teknologi yang berbasis ramah lingkungan perlahan mulai menjadi alternatif untuk permasalah limbah dari konstruksi dan pemakaian sumber daya alam yang berlebihan. Industri konstruksi ramah lingkungan sangat penting kita gagaskan sebagai menjaga dan juga melestarikan sumber daya alam yang ada dengan mengupayaka limbah sebagai pengganti bahan alam. Di Indonesia limbah konstruksi biasanya tidak di manfaatkan dengan baik, Sehingga potensi untuk mendaur ulang sangat mungkin untuk dilakukan. Perkembangan tanaman buat di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, khusus pada tanaman buat nanas berbanding dengan meningkatnya limbah dari tanaman nanas tersebut dan dapat digunakan sebagai bahan pada campuran beton. Maka dari itu, dalam penelitian ini penggunaan bahan limbah konstruksi beton sebagai pengganti agregat kasar dan penambahan serat daun nanas serta sika viscrocrete-8670 MN. Kuat tekan beton normal berkisar antara 28-60 MPa pada umur beton 28 hari dan kuat Tarik beton relatif rendah kira-kira 10%-20% dari kekuatan tekan beton. Penelitian ini bertujuan menyelidiki karakteristik kekuatan tekan dan kekuatan tarik pada beton normal. Eksperimen yang dijalankan berupa membuat membuat tiga variasi campuran yaitu 5%, 7%, 10% limbah konstruksi beton sebagai pengganti agregat kasar, dan penambahan serat daun nanas sebanyak 0,8% serta menggunakan sika viscrocrete-8670 MN sebanyak 0,8%. Hasil kuat tekan rata- rata tertinggi terdapat pada variasi menggunakan limbah konstruksi beton 10% dan serat daun nanas 0,8% serta sika viscrocrete-8670 MN 0,8% yaitu 31,1 MPa dan kuat tarik rata-rata tertinggi terdapat pada campuran variasi beton normal dan sika viscrocrete-8670 MN yaitu 3,43 MPa. Dan hasil yang dihasilkan sesuai dengan rencana pada kekuatan beton pada kuat tekan sebesar 25 MPa dan kuat tarik sebesar 2,5 MPa. 
Rancang Bangun Axial Flux Generator Magnet Permanen (Afpm) Untuk Meningkatkan Efisiensi Pada Turbin Angin Khadafi, Ahmad Zaky
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk membuat energi yang ramah lingkungan tanpa adanya polusi seperti halnya pembangkit energi yang membutuhkan bahan bakar fosil yaitu batu bara, minyak bumi, gas alam, minyak serpih dan lain sebagainya, yang membuat polusi udara semakin buruk, maka dibutuhkanlah pembangkit energi alternatif.Pada umumnya generator menghasilkan tegangan dengan putaran yang putaran rpm nya cukup tinggi, dan juga membutuhkan arus exciter untuk arus pemicu dalam menghasilkan  tegangan.  Sedangkan untuk energi baru terbarukan yakni PLTA (angin dan air) membutuhkan putaran yang rendah untuk menghasilkan energi listrik dikarenakan kecepatan angin yang tidak stabil kecepatannya dan debit air relatif yang rendah.Untuk memperoleh tegangan yang konstan dengan putaran yang rendah maka dibutuhkan generator  kecepatan  rendah  yaitu  Generator AFPM (Axial Flux Generator Magnet Permanent).Generator Axial Flux Permanen Magnet (AFPM) merupakan generator yang mampu menghasilkan tegangan yang relatif tinggi dengan putaran rendah. Pada penelitian ini penulis merancang generator Axial Flux Permanen Magnet (AFPM) 3 fasa dengan melakukan pengujian variasi putaran tanpa beban dan berbeban. Hal ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dari generator terhadap perubahan nilai tegangan terhadap variasi putaran (rpm). Variasi putaran  yang dilakukan berkisar 100-1000 rpm. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini dengan jumlah lilitan 125 lilitan yaitu pada kecepatan rendah, mampu menghasilkan tegangan dan arus sekitar 0,8 volt, 0,2 amper, pada kecepatan putar 100 rpm dan 27,7 volt, 2,15 amper variasi putaran tanpaada kecepatan 1000 rpm. beban adalah  27,17 volt, Dan efisiensi yang dihasilkan untuk menghasilkan tegangan pada generator ini adalah sebesar 95%.
Perimbangan Maximum Buck-Boost Konverter Dengan Power Point Tracker Pada Solar Charging Control Setiadi, Heri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi listrik merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang kehidupan manusia khususnya negara Indonesia, dengan meningkatnya jumlah penduduk, maka energi listrik yang dibutuhkan akan semakin meningkat, namun ketersediaan energi listrik semakin menipis. Salah satu solusi alternatif untuk mengantisipasi dampak krisis energi listrik ialah dengan memanfaatkan energi matahari. Namun kemampuan PV untuk menghasilkan daya sangat tergantung oleh perubahan intensitas cahaya yang di terima oleh sel surya. Oleh karena itu dengan perkembangan teknologi komponen dan rangkaian elektronika telah mampu menghasilkan sistem penyedia daya tegangan arus searah, yang dihasilkan melalui konversi tegangan DC masukan ke bentuk tegangan DC keluaran yang lebih tinggi atau lebih rendah. Buck-Boost Konverter merupakan salah satu jenis rangkain yang dapat merubah tegangan dari DC-DC yang mempunyai kelebihan yaitu tegangan output dapat diatur lebih besar atau lebih kecil dari tegangan input. Dimana tegangan keluaran dari Buck-Boost Konverter bisa lebih besar atau lebih kecil dari tegangan input adalah dengan adanya saklar elektrik yang akan mengatur arus masuk ke induktor sehingga nilai rata-rata tegangan beban sebanding dengan ratio antara wak tu pembukaan dan wak tu penutupan saklar. Tegangan output dari sistem pengendali ini dijaga sesuai standar tegangan pengisian baterai
Desain Elemen Dan Analisa Sistem Struktur Rumah Sakit Terhadap Kelas Situs Tanah Lunak, Tanah Sedang Dan Tanah Keras Di Kota Medan Utami, Winda Tari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan wilayah Indonesia yang secara tektonis menjadi tempat bertemunya 3 lempeng tektonik dunia menyebabkan Indonesia rawan terhadap bencana alam gempa bumi. Untuk itu desain gedung tahan gempa sudah seharusnya menjadi fokus para perencanaa struktur di Indonesia. Dalam proses perencanaan gedung tahan gempa, salah satu satu faktor yang perlu diperhatikan adalah pengaruh dari lokasi dan kondisi tanah. Peraturan terbaru sebagai acuan dalam perancangan struktur juga perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil desain struktur yang efektif dan aplikatif. Dalam tugas akhir ini terdapat 3 model struktur gedung rumah sakit 5 lantai dengan sistem SRPMK. Model 1 berlokasi di tanah lunak (SE), model 2 berlokasi di tanah sedang (SD), dan model 3 struktur berada di tanah keras (SC). Struktur menggunakan material beton bertulang dengan input beban yang sama pada ketiga model. Berdasarkan hasil analisa menggunakan bantuan program analisa struktur, didapat nilai gaya geser pada model 1 (X= 3766.73, Y= 3766.29), model 2 (X= 3639.54, Y=3639.71), dan model 3 (X= 3834.71, Y=3834.52). Ketiga model telah memenuhi syarat pada analisa perilaku. Berdasarkan analisa dapat dilihat bahwa semakin keras tanah tempat struktur dibangun belum tentu semakin kecil pula gaya gempanya, hal ini disebabkan oleh faktor yang mempengaruhi nilai koefisien respon seismik (Cs), khususnya nilai parameter spektral respons percepatan desain pada perioda pendek (Sds) dan periode 1 detik (Sd1). Meningkatnya gaya gempa akan berpengaruh terhadap kebutuhan kekuatan elemen yang lebih besar pula.
Rancangan Perangkat Pirolisis Sampah Plastik Menjadi Minyak Dengan Reaktor Ganda Harto, Muhammad Nur Ade
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah polutan sampah plastik yang berbanding lurus dengan tidak seimbangnya antara jumlah produksi dengan daur ulang menjadi ancaman serius untuk lingkungan .Pirolisis plastik memiliki potensi untuk mengkonversi segala jenis limbah plastik menjadi bahan bakar kimia dengan proses yang relatif sederhana. Pirolisis merupakan dekomposisi termokimia melalui proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen atau pereaksi kimia lainnya , di mana material mentah akan mengalami pemecahan struktur kimia Menjadi fase gas di dalam sebuah reaktor. Fokus spesifikasi desain akan menggunaan reaktor ganda dan dua buah kondensor dengan destilator tunggal , bahan bakar kimia akan di pisahkan berdasarkan berat jenisnya terhadap air dan bahan pirolisis menggunakan plastik jenis HDPE (high density polyethelene), dari seluruh desain akan di uji simulasi thermal , analisa pemuaian reaktor dengan aplikasi simulasi peraga SolidWorks.
Analisa Pengaruh Kelembaban Tanah Terhadap Tahanan Pentanahan Pada Gardu Induk PT.PLN (Persero) Medan Denai Dengan Metode Fall-Of-Potensial Annisa, Laras Sendi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pembumian sangat berperan penting untuk menjaga keselamatan manusia yang berada di area Gardu Induk maupun diluar area Gardu Induk dari arus abnormal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kelembaban tanah terhadap tahanan pentanahan pada Gardu Induk dan untuk mengetahui pengaruh Tahanan Pentanahan dengan kondisi dua tanah yang berbeda . pemasangan elektroda harus melakukan pengecekan nilai tahanan terlebih dahulu pada kondisi tanah di Gardu Induk tersebut. Kondisi tanah disetiap Gardu Induk mempunyai nilai Tahanan pengetanahan yang berbeda.  Nilai Tahanan yang baik harus mendekati 0 ohm atau di bawah 1ohm . Penelitian ini menggunakan metode tiga titik, dengan menancapkan elektroda batang kedalam tanah. Elektroda batang dapat menghasilkan nilai resistansi yang lebih rendah tergantung pada kedalaman elektroda ditancapkan, dan menggunakan sistem Mesh dan Grid. Pada penelitian ini dilakukan pengujian pada kondisi Tanah Basah dan Tanah Pasir Kerikil Kering. Perhitungan Tahanan Pentanahan ini menggunakan Earth Tester dan Perhitungan manual. Pada kondisi Tanah Basah didapatkan nilai Tahanan Pentanahannya 0,56 ohm. Pada kondisi Tanah Pasir Kerikil Kering dapatkan nilai Tahanan Pentanahannya 1,91 ohm, nilai tahanan pada tanah pasir kerikil kering lebih tinggi dibandingkan kondisi tanah basah. Pada kondisi tanah basah kedalaman yang di uji mulai dari 100-300 cm. Pada kondisi tanah pasir kerikil kering kedalaman diuji dari 100-500 cm. 
Prototipe Sistem Pengontrolan Energi Listrik Hybride (PLTS PLTB) Fahrian, Kevin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pembangkit listrik tenaga angin dan matahari memiliki permasalahan ketersediaan sumber matahari dan angin yang tidak stabil. Salah satu solusi untuk menyelesaikan ketersediaan daya maka pada penelitian ini dimodelkan desain pembangkit hibrid matahari, angin dan yang dilengkapi dengan baterai sebagai penyimpan energi pada saat daya berlebih dan ikut menyuplai energi yang tersimpan pada saat kekurangan daya. Ketersediaan besaran sizing peralatan pembangkit matahari, angin, maupun banyaknya baterai yang dibutuhkan  untuk memenuhi kebutuhan daya. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui prosedur perancangan alat dioperasikan dengan sistem mikrokontroler arduino uno ATmega 328. Dalam metode penelitian ini menargetkan pada perancangan sistem control arduino uno ATmega, sensor tegangan, kemudian menghubungkan sistem control keperangkat lain yaitu relay 5v 2 chanel sebagai perpindahan baterai 1 dan baterai 2. Dari hasil penelitian ini ketika pembagkit  berfungsi untuk menghasilkan daya dan disimpan ke baterai yg memiliki 2 baterai yang satu sebagai cadangan, sensor tegangan memberi signal ke arduino uno Atmega per 3 detik didalam monitor, baterai tersebut dipakai dengan daya tersebut tersisa 10 volt maka relay bekerja sebagai perpindahan (switch) baterai 1 ke baterai ke 2.
Pengaruh Daya Bore Pile Pada Infrastruktur Jembatan Kereta Api Antara Araskabu-Tebing Tinggi Afifa, Rahma Nur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondasi bored pile adalah suatu pondasi yang dibangun dengan cara mengebor tanah terlebih dahulu, baru kemudian diisi dengan tulangan dan dicor. Daya dukung bore pile diperoleh dari daya dukung ujung (end bearing capacity) yang diperoleh dari tekanan pada ujung tiang dan daya dukung gesek atau selimut (friction bearing capacity) diperoleh dari daya dukung gesek Antara bored pile dan tanah disekelilingnya. Penelitian ini dilakukan berdasarkan dari pengujian di lapangan. Pengujian di lapangan adalah penetrasi standar (SPT). Daya dukung pondasi dalam dapat dihitung dengan metode Reese Wreight dan Reese O’Neil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung ultimit tiang bor yang dihitung berdasarkan data N-SPT dengan metode Reese Wreight pada titik BH1 sebesar 3620.6 kn dan pada titik BH2 sebesar 4274.34 kn, sedangkan dengan metode Reese O’Neil pada titik BH1 sebesar 3464,3 kn dan pada titik BH2 sebesar 4380.69 kn. Hasil pengujian Pile Driving Analyzer (PDA) pada titik ABT 1 sebesar 3926.6 dan pada titik ABT2 sebesar 4714.3 kn. Dari hasil analisis perhitungan penurunan dengan metode Vesic didapat besarnya penurunan yang terjadi pada tiang bor tunggal yaitu 0,012 cm, sedangkan penurunan yang diizinkan sebesar 0,08 cm