cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Perancangan Inverter Msw 300watt Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin Saputra, Adrian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

      Dalam penggunaan pembangkit listrik yang menghasilkan tegangan DC, seperti Solar panel (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB), Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH), dan lain-lain. Inverter adalah alat yang penting, inverter adalah alat yang digunakan untuk mengubah tegangan DC menjadi AC. Inverter Modified Sine Wave adalah jenis inverter yang menghasilkan gelombang kotak yang dimodifikasi.Perancangan dilakukan dengan cara input inverter terhubung ke baterai lalu hubungkan cok sambung dengan output inverter agar beban yang diuji gelombangnya dengan mudah untuk diganti dengan beban keluaran yang lain, yang ditampilkan oleh osiloskop bentuk gelombang yang termodifikasi . Hasil dari penelitian menggunakan inverter ini menghasilkan efisiensi tertinggi pada beban induktif sebesar 58,92 % pada beban Blender dan efisiensi terendah sebesar 1,67 % pada beban 5 watt.
Tinjauan Intesitas Prosedur Produk Atap Genteng Berbahan Komposit Fiberglass Ryan, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Genteng merupakan bagian utama dari suatu bangunan sebagai penutup atap, pada zaman dahulu genteng dibuat dari tanah liat yang dicetak dan dipanaskan hingga kering. Fungsi utama dari genteng adalah untuk menahan panasnya matahari dan hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dan mengetahui kuat tarik dan kuat tekan material komposit bertulang fiberglass sebelum digunakan untuk material genteng dengan menggunakan metode tuang dalam cetakan. Pengujian dilakukan pada sembilan benda uji dengan variasi perbandingan komposisi Fiberglass Fiber 25%, 30%, 50%. Kuat tarik maksimum dihasilkan oleh benda uji dengan perbandingan serat fiberglass 30% dan resin 70% dengan nilai kuat tarik rata-rata maksimum sebesar 3,61 Kgf/mm², dan kuat tarik minimum dihasilkan oleh benda uji dengan perbandingan 50% serat fiberglass dan resin 50% dengan nilai kekuatan tarik rata-rata maksimum adalah 2,23 Kgf/mm². Kuat tekan maksimum dihasilkan oleh benda uji dengan perbandingan 25% serat fiberglass dan 75% resin dengan nilai kuat tarik rata-rata maksimum 12,42 Kgf/mm², dan kuat tekan minimum dihasilkan oleh benda uji dengan perbandingan 50% serat fiberglass dan resin 50% dengan nilai kekuatan tarik rata-rata maksimum adalah 9,21 Kgf/mm². Semakin banyak komposisi resin maka semakin keras dan mampu menahan tekanan yang lebih besar, namun daktilitasnya semakin menurun karena komposisi fiberglass yang semakin sedikit, dimana serat fiberglass mampu meningkatkan nilai daktilitas komposit. Spesimen komposit dengan perbandingan 25% fiberglass dan resin 70% memiliki nilai kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan spesimen fiberglass 30% dan 70%, namun nilai kuat tariknya lebih rendah, sehingga acuan dalam pembuatan atap genteng berbahan spesimen komposit adalah 30 %. Fiberglass dan serat 70%.
Analisa Kinerja Pelayanan Kapal Penumpang Di Pelabuhan Laut Sibolga Terhadap Pengguna Jasa Transportasi Laut Sipahutar, Nanda Fildia Purnama
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi Laut merupakan salah satu bagian dari sistem transportasi nasional yang merupakan titik atau node dimana pergerakan barang dan atau penumpang dengan menggunakan moda laut akan dimulai, diakhiri atau transit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pelayanan kapal berdasarkan approach time dan waiting time, mengetahui kinerja fasilitas terminal penumpang pelabuhan dan kinerja pelayanan Pelabuhan Laut Sibolga. Hasil dari analisis perhitungan waiting time rata-rata sebesar 0,15 jam dan waiting time tertinggi sebesar 0,25 jam dan perhitungan approach time rata-rata sebesar 0,15 jam dan approach time tertinggi sebesar 0,25 jam. Dapat dikatakan Pelabuhan Laut Sibolga mempunyai kinerja yang baik. Dengan fasilitas gedung terminal pada Pelabuhan Laut Sibolga saat ini adalah seluas 7.981 m^2 , sudah memenuhi syarat sesuai keputusan mentri perhubungan nomor 52 Tahun 2004 seluas 360 m^2. Berdasarkan nilai BOR Pelabuhan Laut Sibolga adalah 12,27 % yang berarti tidak melebihi dari nilai BOR (Berth Occupary Ratio) yang di sarankan UNCTAD (United Nation Conference on Trade and Development).
Pengaruh Penambahan Serat Kulit Pinang Dan Epoxy Resin Terhadapkuat Tarik Belah Beton Nasution, Bayu Indra Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton serat adalah beton yang cara pembuatannya ditambah serat. Tujuan penambahan serat tersebut adalah untuk meningkatkan kekuatan tarik beton. Penambahan beton pada serat buah pinang keringkan atau di oven dengan suhu 0 C, lalu dipisahkan kulit dan bijinya kemudian serat buah pinang diberai agar tidak bergumpal pada saat terjadi pencampuran lalu serat buah pinang dipotong sepanjang 2 cm, lalu serat buah pinang dicampur sedikit demi sedikit ke campuran beton. Penelitian ini bertujuan mengetahui kuat tarik belah beton optimum setelah dicampur Serat kulit pinang dan Epoxy Resin pada umur beton 7 hari dan 28 hari. Persentase serat kulit pinang yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 0%, 1%, 1,25% 1,50% dengan penambahan Epoxy Resin sebesar 0,8%. Penelitian menggunakan benda uji yang berupa silinder dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, dengan sampel 16 buah beton dan 3 (tiga) variasi yang masing-masing variasi berjumlah 2 sampel. Pengujian yang dilakukan pada campuran beton adalah kuat tarik belah beton. Dari hasil penelitian diperoleh, kuat tarik belah rata - rata beton umur 7 hari dengan serat kulit pinang BN (0%) = 2,86 MPa, BSKP (1%) = 4,56 MPa, BSKP (1,25%) = 3,71 MPa, BSKP (1,50%) = 2,43 MPa. Sedangkan kuat tarik belah rata - rata beton umur 28 hari dengan serat kulit pinang BN (0%) = 2,43 MPa, BSKP (1%) = 2,76 MPa, BSKP (1,25%) = 2,86 MPa, BSKP (1,50%) = 2,54 MPa. 
Analisis Koordinasi Sistem Proteksi Pada Transformator 60 Mva Gardu Induk Glugur PT.PLN (Persero) Arippin, M.Ihsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penyaluran energi listrik, diperlukan kontinuitas pelayanan yang baik kepada konsumen, oleh karena itu diperlukan koordinasi sistem proteksi yang baik agar kontinuitas pelayanan distribusi tenaga listrik dapat terjaga, biasanya pemadaman disebabkan oleh gangguan hubung singkat, jika penyetelan Over Current Relay (OCR) di sisi incoming atau outgoing kurang baik dapat menyebabkan pemadaman total (black out) salah satau upaya yang dilakukan adalah dengan mengevaluasi setting relay proteksi pada Gardu Induk (GI) Glugur sehingga saling terkoordinasi dengan baik dan diharapkan jika terjadi gangguan pada salah satu  penyulang maka tidak akan membawa black out pada penyulang yang lain.Berdasarkan analisis arus hubung singkat yang terjadi pada transformator gardu induk glugur yaitu pada gangguan 1 fasa ke tanah, fasa ke fasa, dan gangguan 3 fasa terbesar yaitu pada lokasi gangguan 1% yaitu sebesar 288,432 A pada gangguan 1 fasa ke tanah, 11402,50 A pada gangguan fasa ke fasa, dan 13196,57 A pada gangguan 3 fasa dan waktu kerja relay berdasarkan setting waktu yang telah ditentukan tidak kurang 0,3 detik bahwa hasil perhitungan dengan syarat waktu masih dalam kondisi yang sesuai sehingga kinerja sistem proteksi juga dikatakan baik karena over current relay dan ground fault relay saling berkaitan satu sama lain dalam hal kinerjanya. 
Analisis Pengelolaan Waktu Dan Anggaran Pada Proyek Peningkatan Kapasitas Ruas Jalan Nasreuhe - Lewak - Sibigo Kab. Simeulue Dengan Metode CPM Dan PERT Sihotang, Lisa Handayani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu proyek konstruksi, Keberhasilan dan kegagalan dalam penyelesaian proyek tergantung dari perencanaan, penjadwalan dan pengendalian proyek yang dilaksanakan secara efektif dan efisien. Namun, sering kali penyelesaian proyek tidak dilaksanakan secara efektif dan efisien sehingga mengakibatkan wak tu penyelesaian proyek terlambat, peningkatan biaya proyek, serta penurunan kinerja. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk menganalisa pekerja yang termasuk pada jalur kritis, mengetahui durasi optimal dan total biaya pelaksanaan proyek peningkatan ruas jalan nasreuhe-lewak -sibigo kab. simeulue dengan metode CPM dan PERT. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap proyek peningkatan ruas jalan ini didapatkan kesimpulan, perbedaan utama nya adalah wak tu penyelesaian yang berbeda bahwasannya dengan menggunakan metode CPM yaitu selama 140 hari dan menggunakan metode PERT yaitu selama 142 hari. Dengan menggunakan kedua metode ini didapatkan jalur kritis pada pekerjaan A, B, G, J, L, N, O, P, Q, S. Berdasarkan jaringan kerja CPM tersebut dilakukan perhitungan percepatan pada jalur kritis total penyelesaian wak tu normal yang selama 140 hari dengan kenaikan biaya pada jalur kritis menjadi Rp 8.758.923.806. Berdasarkan jaringan kerja PERT tersebut dilakukan perhitungan percepatan pada jalur kritis total penyelesaian wak tu normal yang selama 140 hari menjadi 142 hari dengan kenaikan biaya pada jalur kritis menjadi Rp 8.635.558.682. 
Pengaruh Jumlah Lilitan Pipa Kapiler Terhadap Coeficient Of Performance (COP) Sistem Pendingin Ac Mobil Maulana, Aji
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pengkondisi udara (air conditioner) sudah bukan merupakan sesuatu hal yang asing pada masa sekarang ini. Fungsi AC mobil adalah untuk mengkondisikan udara didalam ruangan agar mencapai kondisi udara yang seperti yang diinginkan, jika udara di dalam kabin terasa sejuk maka di saat berkendara akan terasa nyaman. Sistem pendingin kompresi uap adalah sistem refrigerasi yang paling umum di gunakan saat ini, variasi beberapa komponen dapat di lakukan untuk memperbaiki koefisien dari prestasi kerja AC mobil.Dalam hal ini memvariasikan jumlah lilitan pipa kapiler dengan menggunakan refrigerant R134a. Untuk menurunkan tekanan refrigeran cair pada mesin pendingin dari kondensor adalah dengan cara mengatur aliran refrigeran masuk ke dalam evaporator dibutuhkan katup ekpansi sebagai alat untuk menurunkan tekanan aliran refrigran, pada umumnya katup ekpansi terdapat pipa kapiler sebagai bahan lilitannya. Atas dasar tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk melihat jumlah lilitan pipa kapiler terhadap Coefisien Of Performance (COP) dari AC mobil. Pada penelitian ini menggunakan variasi jumlah lilitan dari pipa kapiler, adapun jumlah lilitan dari pipa kapiler sebanyak 8 buah lilitan, 10 buah lilitan dan 13 buah lilitan. Hasil dari pengujian yang di peroleh adalah semakin sedikit jumlah lilitan pada pipa kapiler maka semakin tinggi nilai COP yang di dapat pada AC mobil.
Kajian Pengaruh Banyak Sudu Turbin Terhadap Unjuk Kerja Turbin Pelton Skala Mikro Riski, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin air adalah peralatan konversi energi untuk fluida kerjaair dan salah satu jenis turbin air adalah turbin Pelton. Turbin Pelton adalah jenis turbin air yang digunakan pada air terjun besar karena jenis turbin ini menggunakan nozzle untuk menghasilkan energi listrik yang besar juga. Dalam mencapai kinerja turbin Pelton, sudu memiliki peran penting karenapenggunaan energi air yang ditembakkan oleh nosel ke titik tusukan melingkar adalah dilakukan dua kali, yang pertama adalah energi pancaran air pada sudu-sudu ketika air mulai masuk, dan yang kedua adalah dorongan. air pada bilah ketika air akan meninggalkan pelari. Tujuan umum adalah untuk menentukan efek dari jumlah sudu pada kinerja Turbin Pelton. yang spesifik tujuannya adalah (1) untuk mendapatkan nilai torsi yang terjadi pada poros. (2) Hitung daya yang dihasilkan oleh kerja Turbin. (3) Menganalisis efisiensi nilai kerja turbin. Metode yang digunakan untuk menghitung daya turbin adalah dengan membaca pergerakan kenaikan beban yang terjadi setelah turbin berputar. Sebelum turbin berputar beban dihitung terlebih dahulu berat awalnya. kemudian setelah turbin berputar perhatikan pertambahan berat beban. Dan amati kecepatan putar turbin saat poros berputar. Dalam hasil tes yang optimal pada jumlah 20 ember dengan putaran = 397,4 Rpm, daya Turbin 45,00Watt, Daya Air = 102,51 Watt, Torsi = 1,082 Nm dan Efisiensi = 43,89%. 
Analisa Pengaruh Arus Tidak Seimbang Terhadap Kerja Motor Crane Di Terminal Petikemas Pelabuhan Belawan Nasution, Muhammad Paisal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan menjadi pintu gerbang penghubung antara satu pulau ke pulau lainnya. Pelabuhan berfungsi sebagai gerbang pertukaran barang maupun manusia yang diangkut kapal laut. proses bongkar muat barang dalam petikemas, Lamanya proses penumpukan petikemas bergantung pada beberapa faktor, salah satunya adalah kualitas dan kuantitas peralatan yang ada. Maka dari itu sejarah Container Crane dimulai. Namun dari berbagai hasil industri pembuatan container Crane belum bisa bergerak secara fleksibel dan sering terkendala diKerja arus listrik pada motor Crane secara tiba-tiba mengalami ketidakseimbangan arus untuk menggerakkan motor Crane. Berdasarkan hasil dari  pengujian yang dilakukan terhadap motor HoistCrane, nilai torsi yang dihasilkan dari pengujian pada motor Hoist Crane sebesar 3,499 N.m. Pada fasa R nilai daya yang dihasilkan naik tidak terlalu siginfikan dengan nilai sebesar 720,35 Kemudian untuk pengujian dengan fasa S nilai yang dihasilkan sebesar 709,18 W, nilai daya yang dihasilkan oleh fasa T sebesar 747,30 W,. Sisi efisiensi motor Hoist Crane yang telah diuji, nilai yang dihasilkan pada pengujian yaitu sebesar 96,71 % Nilai efisiensi yang dihasilkan pada pengujian tidak terlalu membahayakan motor Hoist Crane yang dioperasikan oleh pelabuhan peti kemas Belawan dikarenakan nilai yang diperoleh masih diatas standar yakni sebesar 90%-98% dengan standar pabrikasi sebesar 80% dan nilai tersebut masih layak gunakan untuk motor Hoist Crane beroperasi dengan baik
Pengaruh Arah Sudut Datang Gerakan Tanah Akibat Gempa Terhadap Kerusakan Struktur Bangunan Toko (Studi Kasus) Al Chalif, Fiqhi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismic. Ada dua sesar yang menjadi sumber utama gempa tektonik yaitu sesar geser mendatar (strike-slip) Sumatera, di sepanjang jalur pegunungan Bukit Barisan, dan sesar lipatan (subduction) Sumatera di dasar lautan Hindia lepas pantai barat Sumatera. Dalam penelitian ini, ada 3 model rumah toko (ruko) yang akan dianalisis. Analisis model ini dilakukan dengan cara linier dan non-linier. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui arah sudut yang lemah dari bangunan toko akibat gempa, simpangan antar lantai, simpangan atap, dan pola keruntuhan yang terjadi dari ke tiga model ruko yang terdapat di Kota Prapat. Dari hasil analisis data, dapat diambil kesimpulan:  nilai maksimum untuk simpangan antar lantai dalam analisa nonlinear maupun analisa linear terjadi pada ketiga model untuk semua arah sudut datang. Serta analisis pola keruntuhan, rata-rata elemen yang mengalami sendi plastis pertama kali pada ke tiga model ruko yang ditinjau terjadi di kolom dasar. Yang mengakibatkan terjadinya soft story pada ke tiga ruko tersebut.