cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Pengaruh Kelayakan Dermaga Terhadap Kapasitas Kapal Aceh Hebat 1 Ditinjau Dari Segi Dermaga Dan Pelayanan Pelabuhan Feri Simeulue Cut Putri Masyithah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.847 KB)

Abstract

Pelabuhan Feri Simeulue merupakan salah satu pintu gerbang transportasi laut di Kabupaten Simeulue yang melayani arus penumpang dan barang yang berasal dari Labuhan Haji, Meulaboh dan Aceh Singkil ataupun sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan karakteristik pelabuhan yang sesuai dengan kapal, mengetahui tingkat pelayanan yang diberikan oleh pelabuhan feri Simeulue, serta mengetahui fasilitas luas terminal penumpang sebesar 840 M2 di pelabuhan feri Simeulue. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Deskriptif, yaitu penulis berusaha untuk mendeskripsikan kondisi pada lokasi penelitian. Dari hasil analisis dapat disimpulkan dengan panjang kapal 69,06 meter dan lebar 15,10 meter, panjang dermaga yang dibutuhkan adalah Lp 134,06 meter 70 meter, namun dimensi dermaga tetap dikategorikan layak sebab hanya memiliki satu tambatan dan hanya dapat melayani 1 kapal saja. Berdasarkan nilai BOR yang didapatkan, tingkat pemakaian dermaga yaitu sebesar 0,54% masih sangat dibawah nilai BOR maksimum, yang artinya pertambahan panjang dermaga tidak perlu dilakukan. Terminal penumpang pada Pelabuhan Penyebrangan Sinabang merupakan terminal penumpang domestic Kelas C, yang ukurannya tergolong kecil dan kapasitas tampung penumpang per keberangkatan/kedatangan maksimal sebanyak 250 penumpang, namun dengan ukuran 840 M2 dikatakan layak dan fasilitas sudah memadai.Kata Kunci: Pelabuhan, Tambatan, BOR, Terminal Penumpang
Studi Kasus Plts Pematang Johar Terhadap Perbandingan Buck Dan Buck-Boost Converter Pada Photovoltaic Yoanda Anziru
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.104 KB)

Abstract

Penggunaan Photovoltaic saat ini mulai di minati, baik digunakan pada rumah sendiri maupun program pengabdian bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena mempunyai beberapa kelebihan seperti ramah lingkungan, perawatan yang mudah, serta ketersediaan energi matahari yang tidak ada habisnya. Dalam penggunaan Photovoltaic dibutuhkan alat sebagai catu daya yaitu Converter DC – DC. Dalam penelitan ini akan digunakan modul Converter tipe Buck dan Buck – Boost yang berperan sebagai pengatur tegangan dan arus yang di hasilkan panel surya agar dapat di gunakan pada pengisian baterai. Daya rata – rata tertinggi pada Buck Converter sebesar 89,58 Watt, dan daya rata – rata tertinggi pada Buck – Boost Converter 59,11 Watt. Saat melakukan pengisan menggunakan Buck Converter mampu melakukan pengisan dengan waktu 4.33 jam. Sedangkan pengisian menggunakan Buck – Boost Converter dengan Waktu 4 jam. Selisih waktu 33 menit.  Kata Kunci : Photovoltaic, Buck Converter, Buck – Boost Converter.
Perbandingan Pemakaian Air Kapur Serta Pengaruh Penambahan Sika Fume Terhadap Ketahanan Beton mutu tinggi (Studi Penelitian) Irgi Ilham Sani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.733 KB)

Abstract

Penelitian ini mencoba menggunakan bahan tambah berupa sika fume yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dan kuat tekan beton. Selain itu, dalam usaha untuk menghasilkan mutu beton yang lebih baik digunakan air kapur sebagai air campuran adukan beton. Pada penelitian ini menggunakan sika fume sebesar 10% dari berat semen, sedangkan air kapur yang digunakan berasar dari perendaman kapur tohor yang dilarutkan dengan air. Dimensi benda uji silinder 15 x 30 cm. Rancangan campuran menggunakan metode SNI 03-2834- 2000. Setiap variasi dibuat 2 benda uji, sehingga jumlah keseluruhannya 16 buah benda uji. Perendaman 28 hari air tawar setelah itu direndam dalam air sulfat dengan lama perendaman 28 hari. Pengujian yang dilakukan yaitu uji kuat tekan beton. Hasil kuat tekan optimum pada perendaman air tawar 28 hari terjadi pada beton dengan campuran air tawar + sika fume 10% yaitu sebesar 26,24 Mpa. Setelah direndam air sulfat pada perendaman 28 hari reaksi beton terhadap sulfat sudah berpengaruh terhadap perubahan kuat tekan beton. Reaksi terlihat pada rendaman sulfat 28 hari tetapi perubahan penurunan kuat tekan rata-rata yang terjadi masih relatif stabil sehingga terjadi keseimbangan antara pengembangan kekuatan beton dengan pengurangan luasan pada zona rusak yang rusak oleh asam sulfat. Namun pada beton normal dengan lama perendaman asam sulfat 28 hari menghasilkan niali kuat tekan rata-rata lebih rendah dari pada beton normal dengan lama perendaman air tawar 28 hari. Hal ini menunjukkan bahwa beton normal memiliki ketahanan yang lemah terhadap larutan asam sulfat dibandingkan dengan bahan tambah sika fume. Hasil tersebut menunjukkan bahwa reaksi asam sulfat menyebabkan semen terlarut dan terkikis.
Analisa Kuat Tahan Beton Menggunakan Bahan Tambah Abu Sekam Padi Pada Lingkungan Sulfat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.787 KB)

Abstract

Penelitian ini mencoba menggunakan bahan tambah berupa abu sekam padi yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dan kuat tekan beton. Selain itu, dalam usaha untuk menghasilkan mutu beton yang lebih baik digunakan viscocrete 3115 N sebesar 1% sebagai bahan tambah kimia pada adukan beton. Pada penelitian ini menggunakan viscocrete 3115 N sebesar 1% dari berat semen, sedangkan abu sekam padi yang digunakan terdiri dari beberapa variasi yaitu 3%, 7% dan 10% dari berat semen. Dimensi benda uji silinder 15 x 30 cm. Rancangan campuran menggunakan metode SNI 03-2834- 2000. Setiap variasi dibuat 2 benda uji, sehingga jumlah keseluruhannya 16 buah benda uji. Perendaman 28 hari air tawar setelah itu direndam dalam air sulfat dengan lama perendaman 28 hari. Pengujian yang dilakukan yaitu uji kuat tekan beton. Hasil kuat tekan optimum pada perendaman air tawar 28 hari terjadi pada beton dengan campuran abu sekam padi 10% + viscocrete 3115 N 1% yaitu sebesar 26,59 Mpa. Setelah itu pada rendaman air sulfat pada perendaman 28 hari. Hasil kuat tekan optimum juga terjadi pada beton dengan campuran abu sekam padi 10% + viscocrete 3115 N yaitu sebesar 25,56 Mpa. Reaksi beton terhadap sulfat sudah berpengaruh terhadap perubahan kuat tekan beton. Reaksi terlihat pada rendaman sulfat 28 hari tetapi perubahan penurunan kuat tekan rata-rata yang terjadi masih relatif stabil sehingga terjadi keseimbangan antara pengembangan kekuatan beton dengan pengurangan luasan pada zona rusak yang rusak oleh asam sulfat. Namun pada beton normal dengan lama perendaman asam sulfat 28 hari menghasilkan niali kuat tekan rata-rata lebih rendah dari pada beton normal dengan lama perendaman air tawar 28 hari. Hal ini menunjukkan bahwa beton normal memiliki ketahanan yang lemah terhadap larutan asam sulfat dibandingkan dengan bahan tambah abu sekam padi dan viscocrete 3115 N. Hasil tersebut menunjukkan bahwa reaksi asam sulfat menyebabkan semen terlarut dan terkikis. 
Analisis Perbandingan Paving Block Berbahan Limbah Botol Plastik Dan Paving Block Standard SNI Yang Di Gunakan Untuk Jalan Rahman Hendarto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.364 KB)

Abstract

Melihat banyaknya masyarakat yang selalu mengkonsumsi produk minuman yang dikemas dalam botol plastik, sampah dari botol plastik juga semakin banyak, bahan dari botol plastik merupakan bahan yang sulit terurai, dibutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun agar plastik dapat terurai sempurna. Daur ulang limbah botol plastik sangat diperlukan guna mengurangi limbah botol plastik agar nantinya limbah botol plastik tersebut tidak mencemari lingkungan. Mendaur ulang limbah botol plastik menjadi paving block merupakan salah satu solusi untuk mengurangi limbah botol plastik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat paving block untuk limbah botol plastik dan menganalisis perbandingan kuat tekan paving block berbahan limbah botol plastik dengan paving block yang digunakan untuk jalan raya. Ada 2 variasi paving block limbah botol plastik yaitu limbah botol plastik PET = 70% dan 30% pasir, dan limbah botol plastik PET = 50% dan 50% pasir, kuat tekan paving block akan dibandingkan dengan kuat tekan kekuatan paving block untuk jalan (portland cement paving block). Acuan pengujian ini mengacu pada SNI 03-0691-1996. Paving block diuji dengan menggunakan uji tekan. Hasil pengujian paving block limbah botol plastik diperoleh 43,73 Mpa dari spesimen 1 yang merupakan campuran 70% limbah botol plastik dan 30% pasir, dari hasil tersebut dapat tergolong kategori A dan dapat digunakan untuk jalan dan sepeda motor dan 17,57 Mpa dari spesimen 2 merupakan campuran 50% limbah botol plastik dan 50% pasir, dari hasil tersebut dapat digolongkan kategori B dan dapat digunakan untuk tempat parkir dan 70,30 MPa spesimen paving block semen portland hasilnya adalah diklasifikasikan sebagai kategori A yang digunakan untuk jalan.Kata Kunci: Uji Tekanan, Paving Block, Limbah Botol Plastik PET (Polyethylene Terephthalate) Dan Pasir Sungai.
Analis Gaya Tekan Mesin Pembentukan Logam Pada Pembuatan Tutup Mangkuk Dengan Bahan Alumunium Menggunakan Instrumen Load Cell Habibullah Manullang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.48 KB)

Abstract

Pada proses manufaktur memiliki macam-macam proses diantaranya proses gaya tekan. Gaya tekan adalah gaya yang di berikan oleh bidang pada benda yang arah gaya tekan normal tegak lurus terhadap bidang. Metal forming adalah proses pembentukan logam dengan menggunakan gaya tekan untuk mengubah bentuk dan ukuran dari logam yang di kerjakan agar sesuai dengan benda kerja yang di inginkan (pembentukan logam) di bagi menjadi beberapa jenis, salah satunya deep drawing. Deep Drawing merupakan proses pengerjaan logam yang di gunakan untuk membentuk lembaran atau plat menjadi suatu produk pembentukanya dengan melakukan penekanan terhadap bagian dari bakalan (blank) dengan sebuah penekan (punch) kedalam rongga cetakan (die) sampai terjadi aliran material masuk kedalam cetakan. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisa gaya tekan yang terjadi. Adapun cara penelitian ini menggunakan deep drawing, serta menggunakan software arduino dengan sensor load cell sehingga dapat menganalisa karakteristik dari aluminium dengan variasi ketebalan 0,5 mm dan 0,6 mm. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa perubahan pada ketebalan dinding tutup mangkok yang diakibatkan tekanan dan cetakan memiliki celah yang semakin berbeda akibat ketebalan spesimen yang besar. Pada cetakan punch dan die semakin tebal spesimen maka celah cetakan akan mengecil serta tekanan yang di berikan terhadap spesimen  akan semakin besaar dan sebaliknya pula.
Analisis Peninjauan Daya Listrik Tenaga Surya Jenis Polikristal Dengan Monokristal Terhadap Output Inverter Pure Sinus Wave Mujahir Baho
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.957 KB)

Abstract

Inverter merupakan sebuah alat yang dapat merubah tegangan searah (DC) menjadi bolak-balik (AC). Inverter yang baik untuk digunakan dalam pemakaian sehari-hari adalah inverter Pure Sine Wave, dimana inverter tersebut sudah menghasilkan gelombang keluran sinusoidal atau gelombang yang setara dengan PLN. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan selama empat hari diketahui bahwa pada panel surya monokristal, peneliti memperoleh nilai rata-rata berdasarkan perhitungan yaitu Dari perhitungfan secara keseluruhan diketahui rata-rata tegangan, arus dan daya pada panel surya monokristal yaitu tegangan 19,87 Volt, arus 1,92 Ampere, dan daya 30,36 Watt. Pada Inverter yaitu rata-rata tegangan 244,5 Volt, arus 2,39 Ampere, dan daya 469,76 Watt, sedangkan pada rata-rata tegangan, arus dan daya pada panel surya polikristal yaitu tegangan 18,66 Volt, arus 1,86 Ampere, dan daya 25,37 Watt.dan pada inverter yaitu rata-rata tegangan 231,9 Volt, arus 2,24 Ampere, dan daya 418,36 Watt.  Kata Kunci: Panel Surya Monokristal, Polikristal, Inverter. 
Pengaruh Pemodelan Panel Zone Terhadap Collapse Margin Ratio Srpm Baja 8 lantai (literatur) Muammar Siddik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.779 KB)

Abstract

Penggunaan material baja untuk struktur bangunan baja bisa mengurangi risiko bangunan hancur saat diguncang gempa bumi dibanding sturuktur beton bertulang, itu dikarenakan tingkat fleksibilitasnya yang cukup tinggi.Indonesia terdapat banyak daerah yang rawan terhadap gempa khususnya Kota Banda Aceh merupakan wilayah yang rentan jika terjadi gempa, sehingga bangunan bertingkat dapat mengalami kehancuran.oleh karena itu perlu dilakukan melalui analisa kinerja keruntuhan untuk mengetahui kapasitas struktur tersebut Pada struktur baja area pertemuan antara balok dan kolom sering terjadi momen lentur dan gaya geser yang disebut dengan panel zone. Pada area ini terjadi pergerakan dan ketidakseimbangan pada penampangnya disebabkan desakan dari gaya-gaya yang bekerja disekitar area panel zone tersebut.Di dalam tugas akhir dilakukan pemodelan struktur dengan 3 jenis pemodelan yaitu, pemodelan centerline, pemodelan panel zone scissor, dan pemodelan panel zone paralelogram. Struktur yang digunalkan adalah SRPM 8 lantai dengan tinggi 32.5 m. Analisa yang digunakan adalah Respon Spektrum sebagai tahap desain dan Respon Riwayat Waktu Linear dan Nonlinear sebagai tahap evaluasi, dengan alat bantu software SAP2000 versi 20 dan RUAUMOKO2D versi 04. Pada struktur bangunan akan dikenakan 20 respon gempa yang sudah diskalakan dengan spectra desain kota Banda Aceh. Hasilnya menunjukkan bahwa struktur dengan pemodelan panel zone scissor memiliki nilai CMR (collapse margin ratio) yang lebih besar sedangkan panel zone centerline memiliki nilai CMR yang lebih kecil, itu mengakibatkan panel zone centerline lebih cepat mendapatkan keruntuhan dari pada panel zone scissor dan panel zone pararelogram.
Unjuk Kerja Cooling Fan Terhadap Temperatur Air Untuk Meningkatkan Kinerja Generator Di PT PLN (Persero) PLTG Paya Pasir Muhammad Fajar Keke Rizki Ananda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 6 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.146 KB)

Abstract

Listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan wajib di setiap rumah tangga, dan dalam memenuhi kebutuhan listrik maka dibangunlah banyak pembangkit listrik di Indonesia, salah satunya ialah PT. PLN (Persero) PLTG Paya Pasir. Pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) menghasilkan listrik dengan menggunakan bahan bakar gas, campuran gas dan udara masuk ke turbin menjadi udara bertekanan tinggi yang digunakan untuk menggerakkan generator sehingga menghasilkan listrik, atau mengubah energi panas menjadi energi gerak sehingga menjadi energi listrik. Temperatur kerja generator tinggi, dimana tekanan juga tinggi (hukum gas ideal) sehingga diperlukan pendingin untuk menghindari over heating. Pendingin generator pada PT PLN (Persero) PLTG Paya Pasir ialah menggunakan cooling tower jenis forced draft cooler. Dimana sistem ini menggunakan hembusan udara paksa. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis kinerja dari cooling fan yang dipakai oleh PT PLN (Persero) PLTG Paya Pasir, dan juga untuk menganalisis kinerja dari generator akibat pendinginan oleh cooling fan. Dimana didapatkan hasil penelitian dengan nilai range rata-rata sebesar 6.27 approach rata-rata sebesar 8.65 , efektivitas rata-rata sebesar 72.6%, kapasitas pendinginan rata-rata sebesar 0.79m3oC/ jam, dan kapasitas penguapan sebesar 1.38m3/jam. Akibat dari pendinginan oleh cooling fan, daya aktif yang dihasilkan oleh generator unit 7 PT. PLN (Persero) PLTG Paya Pasir paling besar pada tanggal 31 desember 2019 dengan temperatur air sebesar 34.25 , yaitu dengan daya aktif 34.1 MW. Dimana ini sudah memenuhi kebutuhan dari PLTG Paya Pasir, dan juga menunjukkan performa dari cooling fan sudah bagus, namun belum memenuhi OEE (Overal Equipment Effectiveness).  Kata Kunci : Kinerja, Temperatur, Cooling Fan, Generator. 
Analisis Nilai Waktu Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan Hadiguna Winata
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.313 KB)

Abstract

Mahasiswa merupakan individu yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi di universitas/perguruan tinggi. Keinginan mahasiswa untuk mengenyam pendidikan karena di latar belakangi oleh cita-cita mereka, mahasiswa mampu bersikap lebih independen dan konsisten. Kenyataan sering membuktikan hanya karna diberi handphone, mendapat uang saku tambahan dan tercukupinya beberapa keperluan material lainnya. Akan tetapi untuk meraih cita-cita tersebut bukanlah hal yang mudah.Banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi, baik dari dalam kampus maupun dari luar kampus, salah satu tantangan adalah nilai waktu. Definisi lain tentang waktu ialah hal yang kita habiskan tergantung suatu keaadan yang kita alami. Defenisi waktu yang berhubungan dengan transportasi adalah biaya real dalam transportasi. Nilai waktu, atau lebih tepat nilai penghematan waktu didefinisikan sebagai jumlah nilai uang yang rela dibayarkan seseorang mahasiswa dalam rangka menghemat satu unit waktu. Penelitain ini bertujuan untuk mengetahui nilai waktu persatuan waktu dari mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Negeri Medan selama perjalanan menuju ke kampus. Metodologi dalam penelitian ini ialah untuk menganalisis nilai waktu menggunakan metode stated preference, kemudian untuk menganalisa nilai waktu perjalanan mahasiswa menggunakan model regresi linier berganda. Kata Kunci: Nilai waktu, Waktu Perjalanan, Uang.

Page 6 of 27 | Total Record : 266