cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Kajian Daya Produksi Alat Berat Pada Garapan Tanah Proyek Irigasi Bendungan Daerah Serdang Di Kabupaten Deli Serdang Bambang Yudayana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.369 KB)

Abstract

Lokasi Bendung Serdang yang direncanakan berada pada koordinat 030 3647,83 LS dan 980 5011,70 BT dan secara administratif masuk wilayah desa Araskabu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan Daerah Irigasi Serdang masuk dalam 3 Kecamatan, yaitu kecamatan Batang Kuis, Kecamatan Beringin dan Kecamatan Pantai Labu. Tujuan dari penggunaan alat berat adalah untuk mempermudah manusia untuk mengerjakan pekerjaannya sehingga hasil yang diharapkan tercapai dengan lebih mudah pada waktu singkat. Manajemen alat berat sangat diperlukan, sehingga dapat melancarkan pekerjaan tersebut. Pekerjaan tanah meliputi 4 tahap pekerjaan, yaitu galian, timbunan, pengangkutan, dan pemadatan tanah. Dimana jenis alat berat yang digunakan di proyek bendung daerah irigasi Serdang untuk pekerjaan tanahnya adalah excavator, dump truck, dozer, compactor. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui waktu siklus, produktivitas per jam, produksi per hari, dan jumlah alat berat yang dibutuhkan pada pekerjaan tanah tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah observasi, wawancara, dan literatur. Jenis data yang diambil adalah data primer dan sekunder. Dari hasil analisis untuk alat berat yang digunakan proyek didapat produktivitas per jam excavator 237,5 m3 /jam, dump truck 63,713 m3 /jam, dozer 32,767 m3 /jam, dan compactor 217,125 m3 /jam. Didapatkan jumlah alat berat yang dibutuhkan; 1 unit excavator, 4 unit dump truck, 2 unit dozer, dan 2 unit compactor.Kata Kunci: Alat berat, Excavator, Dump truck, Dozer, Compactor.
Optimasi Biaya Alat Berat Dengan Metode Time Cost Trade Off Pada Project Pembangunan Terminal Lpg Pressurized 4x3000 Mt Medan-Belawan Narwan Hidayat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 5 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.401 KB)

Abstract

Di dalam perencanaan suatu proyek di samping variabel waktu dan sumber daya, variabel biaya (cost) mempunyai peranan yang sangat penting. Biaya (cost) merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen, dimana biaya yang timbul harus dikendalikan seminim mungkin. Pengendalian biaya harus memperhatikan faktor waktu, karena terdapat hubungan erat antara waktu penyelesaian proyek dengan biaya-biaya proyek yang bersangkutan. Terjadinya keterlambatan pada pekerjaan pemancangan pondasi untuk tangki LPG pressurized Medan-Belawan merupakan kesalahan pengendalian ataupun manajemen biaya. Diketahui biaya awal yang dibutuhkan untuk pengoperasian alat berat hydraulic jack dan service crane pada pekerjaan pondasi tersebut ialah sebesar Rp 1.960.200.000 dengan jumlah total 480 titik dari 4 sub pekerjaan. Kemudian dengan menggunakan metode time cost trade off pada project pembangunan terminal LPG Pressurized 4x3000 MT Medan-Belawan maka hasil analisis diketahui Nilai produktivitas alat berat hydraulic jack (vibratory pile driver) dan service crane pada pekerjaan pondasi di project pembangunan terminal LPG presurrized 4x3000 MT ialah sebesar 0,75% dikarenakan 1 alat HSPD bisa memancang 6 batang tiang pancang dan dalam tempo waktu pekerjaan yang ada di pembangunan tersebut yaitu 8 jam/hari. Kemudian setelah di analisa maka diketahui besarnya biaya yang dibutuhkan dalam penambahan alat untuk pengoperasian pada pekerjaan pondasi tersebut ialah sebesar Rp 1.729.348.000.  Kata Kunci: Produktivitas, HSPD, Manajemen biaya.
Analisa Perkiraan Fondasi Dengan Bentang 80 Meter Tipe Camel Back Truss Atas Jembatan Rangka Baja Andri Fauzi Hasibuan Fauzi Hasibuan Hasibuan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.12 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas perencanaan struktur atas jembatan kereta api tipe camel back truss dengan bentang panjang. Pembebanan yang terjadi pada struktur atas jembatan antara lain beban mati, beban mati tambahan, beban hidup, beban kejut, beban lateral, beban rem dan traksi, beban rel longitudinal, beban angin struktur, beban angin kendaraan, beban gempa, dan beban temperatur. Dari hasil Analisa kombinasi kuat I diperoleh bahwa gaya aksial tekan yang terjadi pada model 1 yaitu 6958,37 kN, model 2 yaitu 6739,26 kN, model 3 yaitu 6725,66 kN dan model 4 yaitu 7153,10 kN. Gaya aksial tarik yang terjadi pada model 1 yaitu 4415,28 kN, model 2 yaitu 3782,63 kN, model 3 yaitu 4876,53 kN dan model 4 yaitu 4041,68 kN. Dengan desain kondisi aman lendutan pada rangka yang terjadi akibat kombinasi daya layan I pada model 1 yaitu 6,47 cm, model 2 yaitu 5,59 cm, model 3 yaitu 8,24 cm dan model 4 yaitu 9,81 cm. Kombinasi daya layan II menghasilkan lendutan pada rangka pada model 1 yaitu 7,93 cm, model 2 yaitu 6,95 cm, model 3 yaitu 10,07 cm dan model 4 yaitu 11,15 cm. Analisa terhadap volumetrik struktur jembatan perlu dilakukan. Volumetrik model 1 yaitu 3096,35 m3 , model 2 yaitu 3142,87 m3 , model 3 yaitu 3249,47 m3 dan model 4 yaitu 39,04 m3 .Kata Kunci: Jembatan kereta api, jembatan bentang panjang, jembatan camel back truss, jembatan baja.
Tinjauan Skala Pelayanan Ruas Jalan Willem Iskandar Kabupaten Mandailing Natal Zaidan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.468 KB)

Abstract

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan di daerah Kabupaten Mandailing Natal sehingga pergerakan lalulintas yang semakin meningkat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari yang menyebabkan tingginya arus lalulintas dan berkurangknya pergerakan lalulintas serta menurunnya kecepatan kendaraan pada ruas jalan yang kemudian dapat menimbulkan penurunan kecepatan di ruas jalan tersebut. Untuk mengetahui dan mengidentifikasi hal-hal yang mempengaruhi tingkat pelayanan ruas jalan, apakah layak dipertahankan pada karakteristik geometrik dan perilaku lalulintas ruas jalan yang ada sekarang ini, diperlukan sebuah analisis tingkat pelayanan dan untuk itu harus dicari penyebab permasalahan yang ada sehingga dapat diketahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab berkurangnya tingkat pelayan pada ruas jalan saat ini. Untuk menentukan tingkat pelayanan ruas jalan pedoman yang digunakan adalah Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Dengan melakukan perhitungan cara manual yaitu dengan menghitung jumlah lalulintas kendaraan pada ruas jalan dengan priode waktu. Data yang telah didapat dimasukkan kedalam formulir UR1, formulir UR-2 dan formulir UR-3. Data yang digunakan adalah jam puncak, yang telah dikalikan dengan satuan mobil penumpang (smp) untuk menentukan kapasitas jalan dan didukung dengan geometrik jalan yang disurvei. Hasil perhitungan dari data yang telah dikumpulkan, maka hasil perhitungan yang didapat pada tingkat pelayanan kinerja ruas jalan berdasarkan kecepatan perjalanan rata-rata nilai dan kapasitas pada ruas jalan Willem Iskandar km 5+000 – km 6+000 Kabupaten Mandailing Natal memiliki tingkat pelayanan B, artinya kondisi arus lalulintas stabil, kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kendaraan lainnya dan mulai dirasakan hambatan oleh kendaraan lainnya. Kata Kunci : Kapasitas, Kecepatan, Indeks Tingkat Pelayan.
Perilaku Keruntuhan Struktur Srpm Baja Akibat Perbedaan Pemodelan Panel Zone (Studi Literatur) Muhammad Dewangga Ramadhan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.307 KB)

Abstract

Penggunaan material baja untuk konstruksi bangunan bisa mengurangi risiko bangunan roboh saat diguncang gempa bumi dikarenakan tingkat fleksibilitasnya yang cukup tinggi. Indonesia khususnya Kota Banda Aceh merupakan wilayah yang rentan jika terjadi gempa, sehingga bangunan bertingkat dapat mengalami kehancuran. oleh karena itu perlu dilakukan melalui analisa kinerja keruntuhan untuk mengetahui kapasitas struktur tersebut Pada struktur baja area pertemuan antara balok dan kolom sering terjadi momen lentur dan gaya geser yang disebut dengan panel zone. Pada area ini terjadi pergerakan dan ketidakseimbangan pada penampangnya disebabkan desakan dari gaya-gaya yang bekerja disekitar area panel zone tersebut. Deformasi yang terjadi terus-menerus sampai titik kritisnya akan menyebabkan robek pada area tersebut, sehingga di perlunya melakukan pemodelan panel zone. Di dalam tugas akhir dilakukan pemodelan struktur dengan 3 jenis pemodelan yaitu, pemodelan centerline, pemodelan panel zone scissor, dan pemodelan panel zone paralelogram. spesifikasi material dan dimensi struktur memiliki tinggi 16.5 m (4 lantai). Analisa yang digunakan adalah Respon Spektrum sebagai tahap desain dan Respon Riwayat Waktu Linear dan Nonlinear sebagai tahap evaluasi, dengan alat bantu software analisa struktur dan RUAUMOKO2D versi 04. Pada struktur bangunan akan dikenakan 20 respon gempa. Hasilnya menunjukkan bahwa struktur dengan pemodelan panel zone scissor memiliki kapasitas struktur yang paling besar dan pemodelan panel zone paralelogram hasilnya sangat mendekati dengan pemodelan centerline.
Tinjauan Eksamen Kanvas Rem Cakram Pada Sepeda Motor Merek Suzuki Tipe Satria Fu Berbahan Cangkang Siput Darma Priadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.941 KB)

Abstract

Bahan yang dipersiapkan dari limbah cangkang siput laut yang ditumbuk dan disaring hingga mencapai tingkat kehalusan mesh 14 dan mesh 32, kemudian dijemur sampai kering kemudian dibentuk kanvas rem dengan perbandingan massa cangkang siput laut terhadap poliester adalah 1:2. Selanjutnya dicetak hingga menjadi kanvas rem sepeda motor dan diuji sehingga menghasilkan dengan sepatu rem dengan mess 14A yang mempunyai laju keausan 6,889 μKg/menit dan mess 32 ada kesamaan antara bahan A dan B dengan laju keausan 10,278 μKg/menit, serta kanvas rem standar 9,0 μKg/menit. Laju keausan rata-rata tertinggi yang diuji selama 60 menit terlihat pada bahan kanvas rem cakram sepeda motor terbesar pada bahan dengan mess 32 disusul dengan bahan standar kemudian bahan standar, sehingga dari pengujian tersebut terlihat bahwa bahan dengan mess 14A lebih tahan jika dibandingkan dengan bahan yang lainnya. Pertambahan suhu pada bahan kanvas rem sesuai dengan lamanya pengereman yang terlihat pada masing tabel pengujian. Semakin lama pengereman suhu akan semakin meningkat pada masing-masing bahan. Dari beberapa pengujian bahan kanvas rem tersebut terlihat grafik suhu tetap meningkat sesuai dengan gesekan yang terjadi antara bahan kanvas rem dan piringan cakrem rem akibat dari tekanan piston pada sistim penegereman.  Kata Kunci: Mesh, tekanan dan laju keausan.
Inspeksi Flexural Beton Dengan Serbuk Kulit Rajungan Sebagai Alternatif Agregat Halus Dengan Balok Sederhana (Studi Penelitian) Miftah Hidayat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.039 KB)

Abstract

Beton merupakan suatu bahan komposit (campuran) dari beberapa material, yang bahan utamanya terdiri dari semen, agregat halus, agregat kasar, air serta bahan tambah lain dengan perbandingan tertentu. Banyak penelitian yang telah mencoba mengganti material yang ada dengan material yang lain untuk mendapatkan beton yang kuat dan ekonomis, Salah satunya adalah serbuk kulit rajungan merupakan limbah yang memberikan peluang usaha yang dapat meningkatkan kualitas dan nilai ekonomis dari limbah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari nilai kuat lentur balok beton terhadap penambahan serbuk kulit rajungan. Variasi serbuk kulit rajungan dalam campuran beton dimulai dari 0%, 5%, 7%, dan 8%. Sampel pengujian dipakai pada balok beton dengan ukuran 10 x 10 x 60 cm3 sebanyak 8 benda uji. Untuk mengetahui nilai kuat lentur beton dilakukan pengujian selama 28 hari. Nilai kuat lentur berdasarkan variasi adalah sebesar Normal (0%) = 39 Mpa; Variasi I (5%) = 43,6 Mpa; Variasi II (7%) = 47,263 Mpa; Variasi III (8%) = 46,116 Mpa. Kata Kunci : Kuat lentur, beton normal, kulit rajungan.
Prosedur Perakitan Alat Pirolisis Sampah Plastik Dengan Reaktor Ganda Riyanto Situmorang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.082 KB)

Abstract

Mengkonversi sampah menjadi bahan bakar minyak menggunakan teknologi pirolisis merupakan pilihan yang sangat prospektif untuk mendaur ulang plastik yang tidak dapat didaur ulang secara mekanis karena pertimbangan keekonomian. Penelitian ini untuk menentukan bahan, menganalisa hasil pembuatan komponen alat pirolisis sampah plastik dan mengevaluasi perbandingan beberapa teknik penyambungan alat pirolisis sampah plastik dalam proses pembuatan alat pirolisis sampah plastik dengan reaktor gandaDalam merancang suatu produk hendaknya dikumpulkan semua informasi tentang persyaratan atau requirement yang harus dipenuhi oleh produk tersebut. Maka untuk itu dapat dibuat suatu daftar persyaratan untuk menjelaskan secara lebih detail spesifikasi produk, sebelum produk tersebut dikembangkan lebih lanjut. Reaktor berfungsi sebagai experimental set-up untuk mendapatkan data sebaran suhu. Reaktor yang dirancang memiliki bagian-bagian utama yaitu tutup reaktor, kondenser, plat unloading pada bagian dasar reaktor yang dilengkapi dengan tongkat pengait, dan pemanas (heater). Pada uji kinerja reaktor, minyak plastik yang dihasilkan akan semakin banyak jika suhu pemanasan semakin tinggi. Pada penelitian ini dihasilkan sebanyak 2115 ml pada suhu 606,2°C. Hasil spesifikasi belum sesuai dengan bahan bakar premium dan solar/biosolar, karena flash point yang terlalu rendah dapat berbahaya jika digunakan dalam mesin dan penyimpanan sedangkan nilai viskositas dan densitas yang terlalu rendah dapat menyebabkan gesekan (abrasive) dalam ruang bakar sehingga mengakibatkan pelumasan yang kurang baik.  Kata Kunci : Pirolisis, Sampah Plastik, Reaktor Ganda.
Pengaruh Penambahan Limbah Abu Cangkang Kelapa Sawit Terhadap Kuat Tarik Pada Beton Dengan Bahan Tambahan Superplasticizer (Studi Penelitian) Muhammad Reja Palepy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.612 KB)

Abstract

Dalam bidang konstruksi, beton merupakan salah satu elemen yang paling mendapat perhatian dan umum digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur di kalangan masyarakat. Berdasarkan buku statistik komoditas kelapa sawit terbitan Ditjen Perkebunan, tahun 2014 luas areal kelapa sawit mencapai 10,9 juta Ha dengan produksi 29,3 juta ton CPO. Salah satu limbah pengolahan minyak kelapa sawit dalam jumlah yang cukup besar adalah cangkang kelapa sawit. Cangkang yang di hasilkan mencapai 60% dari produksi minyak. Cangkang kelapa sawit mempunyai komposisi kandungan selulosa (26,27%), hemiselulosa (12,61%), dan ligin (42,96%). Sebelum menjadi campuran beton cangkang kelapa sawit mengalami proses penggilingan dan pembakaran pada suhu 700 – 800̊C. Abu cangkang kelapa sawit di sini digunakan sebagai variasi dari agregat halus untuk campuran beton. Superplasticizer atau high range water reducer admixtures sangat meningkatkan kelecakan campuran. Penilitian ini bertujuan untuk mempelajari nilai kuat tarik belah beton dari penambahan abu cangkang kelapa sawit sebagai subsitusi pasir dan sika viscocrete 3115N. Dengan variasi penambahan abu cangkang kelapa sawit 0%, 10%, 20% dan 30% dari berat pasir dan sika viscocrete 3115N sebesar 0,8% dari berat semen. Sampel pengujian beton yang digunakan adalah silinder dengan ukuran 15 x 30 cm3 sebanyak 12 benda uji. Pengujian kuat tarik belah beton dilakukan pada umur 28 hari. Nilai kuat tarik yang diperoleh mengalami kenaikan pada variasi 10% dengan nilai (4,74 MPa) dari beton normal dengan nilai (4,60MPa) dan mengalami penurunan pada variasi 20% (3,96 MPa) dan variasi 30% (3,54MPa). Nilai kuat tarik optimum terjadi pada variasi abu cangkang kelapa sawit 10%.
Analisis Kuat Tarik Belah Beton Terhadap Penambahan Bahan Serat Bambu Dan Sika Viscocrete 8670 Mn Tondi Mulia Raja N
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.327 KB)

Abstract

Beton merupakan bahan yang bersifat getas dengan kuat tarik yang rendah. Kekuatan tarik belah digunakan dalam mendesain elemen struktur beton untuk mengevaluasi ketahanan geser beton dan menentukan panjang penyaluran dari tulangan. Banyak jenis serat yang dapat digunakan pada campuran beton diantaranya serat alami dan serat sintetis, contoh serat alami adalah serat bambu, serat daun pandan, serat ijuk, serat serabut kelapa, dan lain-lain. Serat bambu seperti halnya serat alami dari bambu memilliki kerapatan rendah,harga relative murah dan konsumsi energy rendah, serta dapat menetralkan CO2 dan memproduksi O2 tiga kali lebih banyak dari tanaman lainnya. Sika Viscocrete-8670 MN adalah bahan campuran zat additive yang berfungsi untuk mengurangi kadar air dan untuk mempercepat pengerasan beton dan kelecekannya tinggi, campuran semen terkonsentrasi yang dirancang khusus untuk meningkatkan mutu dan kekuatan suatu bangunan. Tujuan dari penelitian mengetahui hasil tinjauan nilai kuat tarik belah beton dengan bahan tambah serat bambu 0,5%, 0,8% dan 1% dan Sika Viscocrete8670 MN sebesar 0,8% dari berat semen. Sampel pengujian beton yang digunakan adalah silinder dengan ukuran 15 x 30 cm3 sebanyak 15 benda uji. Pengujian dilakukan dengan menguji tentang pengaruh penambahan Serat Bambu terhadap nilai kuat tarik belah beton pada umur 28 hari. Nilai rata-rata kuat tarik belah beton yang diperoleh sesuai dengan variasi adalah BN (2,58 Mpa), SBV 0,5% (2,26 Mpa), SBV 0,8% (1,94 MPa), SBV 1% (1,70 MPa). Kata Kunci: Serat Bambu, Sika Viscocrete-8670 MN, Kuat Tarik Belah.

Page 7 of 27 | Total Record : 266