cover
Contact Name
Sri Siti Rochani
Contact Email
srisitirochani@univpancasila.ac.id
Phone
+6281586211762
Journal Mail Official
srisitirochani@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Program Magister Akuntansi Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jalan Raya Lenteng Agung No.56-80, RT.1/RW.3, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan)
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 23391545     EISSN : 24602132     DOI : https://doi.org/10.35838/jrap
Core Subject : Economy,
The JRAP (Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan) provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JRAP accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JRAP focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics: Public Economics, International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems. Tax
Articles 286 Documents
Effect of Tasks Complexity and Visualization on Investment Decision-Making Luciana Spica Almilia; Monica Dira Anas Hartika
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study examines the differences in investment decision-making, as measured by the accuracy, confidence, and calibration levels of investment decisions between participants who receive tasks with different levels of complexity and information visualization. It involved a laboratory experiment among accounting students who had taken or were taking courses in Financial Statement Analysis and Investment and Capital Market Management. The final sample comprised 172 participants who passed the manipulation check and the general accounting knowledge test. A 2 × 2 (within subject) experimental design was used for the analysis: task complexity (high and low) and information visualization (high and low). The results indicate that for nonprofessional investors, the complexity of the task has the most effect on investment decision-making compared to information visualization. Nonprofessional investors obtain information with high visualization, tasks with high complexity can reduce the level of accuracy, trust, and calibration in their decision-making. This is because a nonprofessional investor is more focused on the difficulty of the assignments that must be resolved, and thus, even a high level of information visualization does not help in investment decision-making.
Kepatuhan Wajib Pajak UMKM di Surakarta Selama Masa Pandemi Covid-19 Mahendra Bayu Sata; Yuli Chomsatu Samrotun; Purnama Siddi
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The study aim/goal was to test and analyze compliance of MSME taxpayers in Surakarta during Covid-19 pandemic with variables such as: the tax system, tax knowledge, taxpayer attitudes, tax incentives, tax services, tax audits, tax awareness, and fines and tax penalties. The research population is 17,964 MSME enterprenuer in Surakarta. The technique of sample in this research is random sampling with multiple linear regression analysis as analysis method. The results from this research, the tax system, the attitude taxpayer, and the tax audit was an effect on the compliance of MSME taxpayers in Surakarta during Covid-19 Pandemic. Meanwhile, tax knowledge, tax incentives, tax services, tax awareness, fines and tax penalties hasn’t effect on MSME taxpayer compliance in the city of Surakarta during Covid-19 pandemic, but overall these variables have a stimulant was an effect to taxpayer compliance. Suggestions include in this study: KPP Pratama Surakarta as a state institution is expected to evaluate and improve services and policies in the future, especially those related to taxpayers. In the next research, more varied variables such as tax rates, morality, socialization incentives, and so on can be used. Also as science develops, it is hoped that more accurate research methods can be used. ABSTRAK Penelitian ini tujuannya adalah melakukan pengujian dan menganalisis bagaimana kepatuhan wajib pajak para pelaku UMKM di kota Surakarta saat Pandemi Covid-19 dengan variabel-variabel seperti : sistem perpajakan, pengetahuan pajak, sikap dari masing-masing wajib pajak, insentif pajak yang disediakan oleh pemerintah, pelayanan pegawai pajak/otoritas perpajakan, pemeriksaan atau audit dalam perpajakan, kesadaran pajak oleh wajib pajak sendiri, dan denda dan sanksi pajak. Populasi penelitian adalah sebanyak 17,964 yang mana merupakan pelaku usaha UMKM di Kota Surakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik random sampling serta data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda sebagai metode analisisnya. Kesimpulan yang dapat ditarik dari riset yang telah dilakukan yaitu sistem perpajakan, sikap dari masing-masing wajib pajak, dan pemeriksaan atau audit perpajakan merupakan faktor yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak para pelaku UMKM di Kota Surakarta saat Pandemi Covid-19. Saat Pandemi Covid-19, pengetahuan pajak, insentif pajak, pelayanan pegawai pajak, kesadaran pajak, serta denda dan sanksi perundangan perpajakan tidak mempengaruhi kepatuhan wajib pajakpara pelaku UMKM di kota Surakarta. Akan tetapi, secara keseluruhan variabel-variabel tersebut mempengaruhi secara stimulan terhadap kepatuhan wajib pajak para pelaku UMKM di Kota Surakarta. Saran untuk survei yang dilakukan ini antara lain : KPP Pratama Surakarta selaku lembaga negara diharapkan untuk mengevaluasi dan meningkatkan pelayanan serta kebjiakan di masa mendatang, utamanya yang berkaitan dengan wajib pajak. Untuk penelitian di masa depan diharapkan juga menggunakan variabel lain agar lebih beragam seperti variabel tarif pajak, moralitas, sosialisasi insentif, dan sebagainya. Juga seiring berkembangnya ilmu pengetahuan diharapkan dapat menggunakan metode penelitian yang lebih akurat.
Peluang dan Tantangan Peningkatan Kapasitas Administrasi Perpajakan atas Pemungutan Pajak Restoran di Kota Tangerang Selatan Irmadra Fransiska Ginting; Maria R.U.D. Tambunan
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The largest contribution to South Tangerang revenue comes from local tax. Then, from the total of local tax revenue, restaurant tax has played signficant role. Although the realization of restaurant tax revenue in South Tangerang City has always reached the target even has exceeded the target every year, there have been still problems occured in the tax administration process resulting in less optimal tax revenue. This study aims to analyze the opportunities and challenges of increasing tax administration capacity on restaurant tax collection in South Tangerang City to optimize local tax revenues. This study uses a qualitative approach and qualitative research method. Data collection was carried out by literature studies. The results of the study indicate that the opportunities for increasing tax administration capacity could be undertaken, among others, by conducting socialization; updating licensing procedures; expanding confirmation of restaurant information to the Culture and Tourism Office of South Tangerang City and the application of online food delivery services; with an online restaurant tax collection and payment system. Existing challenges include the lack of personnel to conduct outreach to the field and the lack of personnel communication skills from the Bapenda of South Tangerang City. ABSTRAK Penerimaan pajak daerah merupakan komponen terbesar dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang Selatan. Penerimaan pajak restoran mengambil proporsi besar dalam total penerimaan pajak. Meskipun realisasi penerimaan pajak restoran di Kota Tangerang Selatan selalu mencapai target bahkan melampaui target setiap tahun nya, namun masih terdapat masalah-masalah yang terjadi di dalam proses administrasi pajak restoran yang mengakibatkan penerimaan pajak restoran di Kota Tangerang Selatan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan peningkatan kapasitas administrasi perpajakan atas pemungutan pajak restoran di Kota Tangerang Selatan, dalam rangka mengoptimalkan penerimaan pajak daerah, khususnya pajak restoran di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang peningkatan kapasitas administrasi perpajakan dapat dilakukan dengan melakukan sosialisasi; pembaruan prosedur perizinan; memperluas konfirmasi informasi restoran ke dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang Selatan dan pihak aplikasi jasa layanan antar makanan online; dengan sistem pemungutan dan pembayaran pajak restoran secara online. Tantangan yang ada antara lain kurangnya jumlah personil untuk melakukan sosialisasi ke lapangan dan kurangnya kemampuan komunikasi personil dari Bapenda Kota Tangerang Selatan.
Seberapa Pentingkah Nilai Religiusitas dalam Mengurangi Budaya Penyebab Fraud pada Perusahaan? Rafles Ginting; V. Ananta Wikrama Tungga Dewi
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT It is undeniable that the practice of fraud has become endemic and has spread to all lines of the company. In this study, it has a novelty in the form of a focus on the study from the point of view of religiosity. The method used is qualitative with a phenomenological approach to explore and reveal the deep meaning behind the phenomena that occur. Based on the results of research conducted, it proves that the value of religiosity that is applied and implemented in the company through the religiosity activities that are presented is said to be important in reducing and reducing the number of fraud. In addition, based on the results of interviews with several informants, all of the informants agreed on the role of religious values in reducing the number of frauds and eliminating the culture that causes fraud in companies. ABSTRAK Praktik fraud tidak bisa dipungkiri lagi sudah mewabah dan menjalar kedalam segala lini perusahaan. Dalam penelitian ini memiliki keterbaruan berupa fokusnya pada pengkajian dari sudut pandang religiusitas. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali dan mengungkapkan makna secara mendalam dibalik fenomena yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa nilai religiusitas yang diterapkan dan dimplementasikan dalam perusahaan melalui kegiatan religiusitas yang dihadirkan dikatakan penting dalam menurunkan dan mengurangi angka fraud. Selain itu berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa informan, bahwa semua informan menyetujui terkait peran nilai religiusitas dalam menurunkan jumlah fraud dan menghilangkan budaya penyebab fraud pada perusahaan.
Investigasi Ketaatan Pajak Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap Asas Keadilan, Pemahaman, dan Sosialisasi Perpajakan Gunaasih Sang Ayu Putu Piastini; Ratna Handayani Zendrato
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2022.009.02.17

Abstract

ABSTRACT This study investigated the tax liability of micro, small and medium enterprise (MSME) at Gunungsitoli. The tax payment liability of MSME was measured based on three factors principle justice, socialization, and understanding of tax liability. The data population was collected by questionnaire method from individual MSME at Gunungsitoli. MSME had been registered at the local cooperative agency and small and medium enterprise (MSME) at Gunungsitoli. The sample criteria of the data population were determined by the purposive sampling method. However, there was only 98 respondent that corresponded to the sample criteria and then could be calculated by the Slovin formula. The analysis was conducted by applying the multiple linear regression method. Based on the study literature, three hypothesises were developed and need to be investigated. The hypothesises were (1) tax justice positively affected the tax liability of MSME, (2) tax socialization positively affected the tax liability of MSME, (3) tax understanding positively affected the tax liability of MSME. ABSTRAK Penelitian ini menginvestigasi kewajiban pajak dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di Gunungsitoli. Kewajiban pajak UMKM diukur berdasarkan tiga faktor diantaranya adalah asas keadilan, sosialisasi, dan pemahaman kewajiban pajak. Data populasi dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dari masing-masing UMKM yang ada di Gunungsitoli. Dinas koperasi dan usaha kecil menengah telah mencatat jumlah UMKM setempat. Kriteria sampel berdasarkan populasi data ditentukan melalui metode purposive sampling. Namun dari data populasi yang diperoleh, hanya 98 responden yang sesuai dengan kriteria dan untuk kemudian dihitung menggunakan rumus Slovin. Analisis dilakukan dengan menerapkan metode multiple linear regression. Berdasarkan hasil kajian pustaka, tiga hipotesis dikembangkan dan diinvestigasi. Ketiga hipotesis tersebut diantaranya adalah (1) prinsip keadilan perpajakan berdampak positif pada kewajiban UMKM, (2) sosialisasi perpajakan berdampak positif pada kewajiban UMKM, (3) pemahaman perpajakan berdampak positif pada kewajiban UMKM.
Analisis Dampak Implementasi PSAK 72 Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia Rafrini Amyulianthy; Theresya Indah Rahmat; Mira Munira
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2022.009.02.13

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine how the impact of the implementation of PSAK 72 on the financial performance of manufacturing companies. Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) 72 regarding Revenue from Contracts with Customers. This research was conducted on manufacturing companies in the industrial sector because it was considered as one of the sectors that was significantly affected by the change from PSAK 23 to PSAK 72. The variables used in this study were PSAK 72, Current Ratio, Debt to Asset Ratio, Net Profit Margin, and Price to Earning Ratio. The analysis of this research uses quantitative descriptive analysis techniques with the help of SPSS analysis tools and purposive sampling sampling techniques in industrial sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The research sample companies are 92 companies with an observation period of 2019 – 2020. The results show that the implementation of PSAK 72 has a significant impact on the financial performance of manufacturing companies in the industrial sector and PSAK 72 presents financial statements that are more transparent so that it has a positive impact on investor decision making. as well as companies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak implementasi PSAK 72 terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 72 mengenai Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur sektor industri karena dinilai sebagai salah satu sektor yang terdampak cukup signifikan atas perubahan PSAK 23 menjadi PSAK 72. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah PSAK 72, Current Ratio, Debt to Asset Ratio, Net Profit Margin, dan Price to Earning Ratio. Analisis penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan SPSS dan teknik pengambilan sampel purposive sampling pada perusahaan manufaktur sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan yang menjadi sampel penelitian berjumlah 92 perusahaan dengan periode observasi 2019 – 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PSAK 72 memberikan dampak yang signifikan pada kinerja keuangan perusahaan manufaktur sektor industri dan PSAK 72 menyajikan laporan keuangan yang lebih transparan sehingga memberikan dampak positif dalam pengambilan keputusan investor maupun perusahaan.
Influence of the Board of Directors, Financial Distress, and Tax Risk Management on Tax Avoidance with Capital Intensity as Moderation Jelena Jelena; Budi Chandra
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2022.009.02.19

Abstract

ABSTRACT This research was conducted to determine the number of companies listed on the IDX that had been carried out and the effects presented in the application of tax avoidance. From the study results, there are variables of board gender diversity, board diligence, and board size that have no significant effect, and variables of financial distress and tax risk management bring significant influences between the dependent and independent variables, which are supported by moderating variables. So, the result suggests that companies implementing tax risk management can affect tax avoidance. ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh penerapan penghindaran pajak. Dari hasil penelitian, terdapat variabel board gender diversity, board diligence, dan board size yang tidak berpengaruh signifikan, serta variabel financial distress dan tax risk management berpengaruh signifikan antara variabel dependen dan independen yang didukung oleh variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan manajemen risiko pajak dapat mempengaruhi penghindaran pajak.
Tantangan dan Strategi dalam Proses Implementasi Kebijakan Pajak Karbon Alexander Kevin Tjoanto; Maria R.U.D. Tambunan
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2022.009.02.20

Abstract

ABSTRACT Carbon tax policies have become an important instrument in overcoming climate change in various countries. Indonesia is one country that also uses a carbon tax policy in overcoming climate change. However, the delayed implementation of the carbon tax policy in Indonesia shows that the government faces various challenges in the carbon policy implementation process. This study aims to analyze various factors that can pose challenges in the implementation process of carbon tax policies in Indonesia and strategies that the Government of Indonesia can use to overcome these challenges. This research was conducted with a qualitative approach and data were collected by literature review. The results of this research indicate that the challenges faced by the government in the process of implementing carbon tax policies in Indonesia can be caused by factors of the political system and governance, business and economic influences, and public resistances. These challenges can be overcome by using stepwise implementation strategies and coalition building to support the policy, proper revenue management, and most importantly establishing carbon tax policies as part of the policy mix in order to quickly address climate problems and achieve long-term decarbonization. ABSTRAK Kebijakan pajak karbon telah menjadi instrumen penting dalam mengatasi perubahan iklim di berbagai negara. Indonesia menjadi salah satu negara yang juga menggunakan kebijakan pajak karbon dalam mengatasi perubahan iklim. Namun, implementasi kebijakan pajak karbon di Indonesia yang mengalami penundaan menunjukkan bahwa pemerintah menghadapi berbagai tantangan dalam proses implementasi kebijakan pajak karbon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang dapat memberikan tantangan dalam proses implementasi kebijakan pajak karbon di Indonesia dan strategi yang dapat digunakan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan data dikumpulkan dengan melakukan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi pemerintah dalam proses implementasi kebijakan pajak karbon di Indonesia dapat disebabkan oleh faktor sistem politik dan tata kelola lembaga pemerintahan, pengaruh bisnis dan ekonomi, dan penolakan publik. Tantangan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan strategi implementasi kebijakan secara bertahap dan pembangunan koalisi yang mendukung kebijakan tersebut, pengelolaan pendapatan secara tepat, dan yang paling penting menjadikan kebijakan pajak karbon sebagai bagian dari bauran kebijakan agar dapat mengatasi permasalahan iklim dengan cepat dan mencapai dekarbonisasi jangka panjang.
Strategi Bisnis, Pemanfaatan Insentif Pajak, dan Kepatuhan Wajib Pajak Perusahaan Event Organizer Selama Masa Pandemi Covid 19 Puji Astuti Rahayu; Monica Paramita Ratna Putri; Felisia Felisia; Sandra Faninda
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2022.009.02.22

Abstract

ABSTRACT One of the business sectors affected by the COVID-19 pandemic is event organizer. Some of the government’s support for business are incentives of PPh Article 21, PPh Article 25, PPh Article 22 for imports, preliminary VAT refunds, lower corporate income tax rates, and incentives for MSMEs. The purpose of the study was to determine business strategies to survive in the midst of a pandemic, determine the use of tax incentives, and the level of tax compliance of the event organizer in the city of Bandung. The research uses descriptive methods and the data used are questionnaires and the results of interviews. The results are event organizers have the strength of capital and human resources that can help companies execute online events and produce digital products. Tax incentives are only used by 50% of respondents, the rest do not use them due to loss of information about the latest tax regulations from the Account Representative, no tax socialization given, and not understanding of tax regulations. There is a tax burden borne by the company because it does not take advantage of tax incentives. Regarding tax payer compliance, not all event organizer companies crry out their tax obligations correctly and on time. ABSTRAK Salah satu sektor usaha yang terdampak pandemic Covid 19 adalah penyelenggaraan acara atau dikenal dengan istilah event organizer. Beberapa dukungan pemerintah terhadap bisnis yang terdampak pandemic Covid 19 adalah insentif PPh Pasal 21, PPh Pasal 25, PPh Pasal 22 impor, pengembalian pendahuluan PPN, penurunan tarif PPh Badan, dan insentif bagi UMKM. Tujuan penelitian untuk mengetahui strateg bisnis untuk tetap bertahan di tengah pandemic, mengetahui pemanfaatan insentif pajak, dan tingkat kepatuhan pajak perusahaan event organizer di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan data yang digunakan berupa hasil kuesioner dan hasil wawancara pelaku usaha event organizer. Hasil penelitian bahwa perusahaan event organizer tetap dapat bertahan karena memiliki kekuatan modal dan kekuatan sumber daya manusia yang dapat membantu perusahaan mengeksekusi trend baru dalam bisnis acara daring dan menghasilkan produk digital. Insentif pajak hanya dimanfaatkan oleh 50% responden, sisanya tidak memanfaatkan karena kurangnya infomrasi mengenai peraturan pajak terbaru dari account representative, tidak ada sosialiasi pejak yang diberikan kepada asosiasi perusahaan event organizer di Kota Bandung, dan tidak memahami peraturan perpajakan. Terdapat beban pajak yang ditanggung oleh perusahaan karena tidak memanfaatkan insentif perpajakan. Mengenai kepatuhan wajib pajak, belum semua perusahaan event organizer melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan benar dan tepat waktu.
Pengungkapan Emisi Karbon Terhadap Nilai Perusahan dengan Media Exposure Sebagai Variabel Moderasi Reza Ibnu Bahriansyah; Yoremia Lestari Ginting
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2022.009.02.21

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to analyze the effect of carbon emission disclosure on firm value with media exposure as a moderating variable. Populations in this study are 50 industrial sector companies listed in Indonesian stock exchange on 2019-2020. Samples in this study are 40 companies. The sampling method used in this study is purposive sampling and 80 observation data met the sampling criteria. Data analysis method used in this study is Moderated Regression analysis (MRA) using SPSS 26. The result in this study showed that Carbon emission disclosure had significant and positive impact on firm value. Media exposure is not moderating variable of emission carbon disclosure on firm value. This study expected to be a base of consideration for investors in making investment decisions, in industrial sector company especially. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengungkapan emisi karbon terhadap nilai perusahaan dengan paparan media sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019-2020. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan 80 data observasi memenuhi kriteria sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Moderated Regression analysis (MRA) dengan menggunakan program SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan emisi karbon berpengaruh signifikan dan positif terhadap nilai perusahaan. Paparan media tidak mampu memoderasi hubungan antara pengungkapan emisi karbon terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi, khususnya pada perusahaan sektor industri.