cover
Contact Name
Jumain
Contact Email
jumainmain55@gmail.com
Phone
+6285342117116
Journal Mail Official
jumainmain55@gmail.com
Editorial Address
https://journal.stik-ij.ac.id/index.php/kesmas/Editorial_Team
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ (Indonesia Jaya)
ISSN : -     EISSN : ISSN2722     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) adalah Artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam bentuk wujud pengabdian diri sebagai dosen dalam Tri dharma perguruan Tinggi merupakan alternatif dalam mengkomunikasikan informasi informasi aktual di bidang kesehatan masyarakat khususnya bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat .untuk mempublikasikan berbagai temuan ilmiah ,konsep ,teori dan dedikasi dalam bentuk ilmu pengetahuan yang berlandaskan temuan kasus yang nyata ada di lapangan. Berdasarkan kesepakatan yang disetujui ,Jurnal ilmiah ini diberi nama " Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) yang diterbitkan setiap bulan februari dan september .Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) diperuntukkan bagi praktisi akademis , tenaga kesehatan dan mahasiswa yang berminat dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat
Articles 115 Documents
EVALUASI PROGRAM SURVEILANS DI PUSKESMAS AMPANA BARAT KABUPATEN TOJO UNA-UNA Parmi Parmi; Rosdiana H. Daleng
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.16 KB)

Abstract

Surveilans kesehatan masyarakat memberikan informasi kewaspadaan dini bagi pengambil keputusan dan manajer tentang masalah-masalah kesehatan yang perlu diperhatikan pada suatu populasi. Berdasarkan data Puskesmas Ampana Barat menunjukkan bahwa cakupan program surveilans belum tercapai. Tujuan penelitian ini adalah dievaluasinya program surveilans di Puskesmas Ampana Barat Kabupaten TojoUna-una. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Variabel penelitian ini adalah input, process dan output dari pelaksanaan program surveilans. Data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Analisa data menggunakan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan yang terlibat dalam program surveilans di Puskesmas Ampana Barat berjumlah sebanyak 3 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dari total populasi yang berjumlah 3 orang. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa dari 3 responden pada penelitian ini, semuanya (100%) menyatakan input dalam program surveilans tidak memadai. Lebih banyak responden yang kurang baik dalam kegiatan process program surveilans yaitu 66,7%. Semuanya (100%) menyatakan output dalam program surveilans tidak tercapai. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu dalam evaluasi program surveilans di Puskesmas Ampana Barat Kabupaten TojoUna-Una dilihat dari input tidak memadai, process masih kurang baik dan output tidak tercapai. Saran yaitu penelitian ini diharapkan dapat member masukan bagi pihak Puskesmas Ampana Barat dalam pelaksanaan program surveilans, dan memperhatikan input dan process dalam pelaksanaannya sehinggah menghasilkan output yang diharapkan.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BIROMARU KECAMATAN SIGIBIROMARU KABUPATEN SIGI Subardin AB
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.269 KB)

Abstract

Kesehatan definisi dari World Health Organisation (WHO), adalah suatu keadaan yang sempurna baik fisik, dan sosial tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Adapun jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Biromaru tahun 2016 sebanyak 13.654, tahun 2017 sebanyak 13.759 dan 2018 sebanyak 9.640. Hasil wawancara awal peneliti tanggal 11 Juni tahun 2019 pada lima orang pengunjung di Puskesmas dan dua orang menyatakan merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan di Puskesmas sedangkan tiga orang menyatakan kurang puas dengan pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini diketahuinya kepuasan pasien rawat jalan di puskesmas. Jenis penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah Kualitas pelayanan Kesehatan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas. Jenis data yaitu Primer dan Sekunder. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat denganuji Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien rawat jalan di Puskesmas Biromaru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 43 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan, hubungan antara Tangible dengan Kepuasan Pasien Rawatjalan dengan nilaip-value=0.029 (p-value 0.05). Reliability dengan Kepuasanpasien rawat jalan dengannilai p-value=0.029 (p-value 0.05). Responsivenes dengan Kepuasan Pasien rawat jalan p-value=0.017 (p-value 0.05). Assurance dengan Kepuasan pasienrawat jalan dengan nilaip- value=0.029 (p-value 0.05). Empaty dengan Kepuasan pasien Rawat jalanp-value=0.04 (p- value 0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu adahubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Biromaru Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS TENTANG MUTU PELAYANAN DI PUSKESMAS PANGI KECAMATAN PARIGI UTARA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Sri Purwiningsih
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.279 KB)

Abstract

Puskesmas merupakan pusat pengembangan kesehatan yang memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat.Puskesmas harus memiliki mutu pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas guna memberikan kepuasan pada pasien yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Dari hasil wawancara awal yang peneliti lakukan di Puskesmas Pangi tanggal 21 juni tahun 2019 pada 10 pasien yang datang berobat menggunakan kartu BPJS 3 diantaranya merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan petugas kesehatan dan 7 orang lainnya merasa kurang puas dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk diketahui mutu pelayanan pasien peserta BPJS di Puskesmas Pangi Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini survei deskriptif melalui pendekatan kuantitatif.Jenis data menggunakan data primer dan data sekunder.Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dengan 25 item penilaian dengan skala likert.Analisa data menggunakan analisa univariat.Populasi dalam penelitian ini adalah pasien BPJS yang datang berkunjung di Puskesmas Parigi utara denganbesar sampel menggunakan rumus estimasi proporsi jumlah sampel 43 responden yang diambil secara Accidental Sampling. Hasil penelitian berdasarkanlima dimensi yang dianalisis yaitu tangibles, reliability, ressponsiveness, assurance, dan emphaty. Hasil pengukuran kepuasan pasien peserta BPJS terhadap mutu pelayanan di Puskesmas Pangi Kecamatann Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan keandalan kategori baik dengan persentase 53 %, kategori daya tanggap baik lebih banyak yaitu 60,5 %,kategori empati baik lebih banyak yaitu 56,8 %, kategori jaminan baik lebih banyak yaitu 60,3%, dan kategori bukti langsung baik lebih banyak yaitu 55,8 %. Kesimpulan penelitian ini adalah secara umum kepuasan pasien peserta BPJS tentang mutu pelayanan di Puskesmas Pangi Kecamatann Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong dapat dikatakan dari 5 dimensi dalam kategori baik.Dari Pihak Puskesmas harus dapat Mempertahankan atau bahkan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien Peserta Jaminan Kesehatan Nasional
DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANDERE KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI Imelda Kantohe
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.618 KB)

Abstract

Rendahnya pemanfaatan pelayanan kesehatan masih menjadi masalah utama baik di dunia, Indonesia maupun pelosok-pelosok daerah. Pemanfaatan pelayanan kesehatan tersebut antara lain dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah pengetahuan, sikap, status pendidikan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Pandere, jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Pandere pada tahun 2017 sebanyak 13.144 orang, tahun 2018 sebanyak 12.422 orang dan tahun 2019 dari bulan Januari sampai April sebanyak 2.789 orang.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara pengetahuan, sikap, dan pendidikan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Pandere Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi. Jenis penelitian ini Analitik dengan pendekatan Cross secsional. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu pengetahuan, sikap, pendidikan dan variabel dependen Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan. Jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 2920 KK dan sampel terdiri dari 44 responden. Hasil dalam penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan nilai p value 0,007 < 0,05, ada hubungan antara sikap dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan nilai p value 0,008 < 0,05 dan ada hubungan antara pendidikan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan nilai p value 0,011 < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan pendidikan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Pandere Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi. Saran Diharapkan bagi petugas Puskesmas untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Pandere agar menjadi baik lagi bagi masyarakat sekitar sehingga masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS BIROBULI KOTA PALU Ni Kadek Armini
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.406 KB)

Abstract

Upaya kesehatan diselenggarakan dengan menitikberatkan kepada pelayanan untuk masyarakat luas guna mencapai derajad kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan. Hasil survei pendahuluan tanggal 13 Mei 2020 dengan 11 petugas Puskesmas Birobuli mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Birobuli menurut mereka, disebabkan kurangnya kerjasama lintas sektor, khususnya dalam pelaksanaan posyandu masih kurang dukungan pemerintah setempat serta sistem manajemen pelayanan kesehatan belum berjalan secara baik. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya sistem mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Birobuli Kota Palu. Jenis penelitian deskriptif yaitu menggambarkan dan menginterpretasikan suatu objek yang diteliti. Variabel dalam penelitian adalah mutu pelayanan kesehatan. Jenis data yaitu data primer dan sekunder. Analisis data yaitu analisis univariat. Populasi dalam penelitian yaitu semua pasien yang datang berkunjung ke Puskesmas Birobuli selama penelitian berlangsung. Jumlah sampel adalah 46 orang pasien yang diambil dengan cara accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 46 responden, yang menilai fasilitas fisik baik 76,1% dan yang kurang baik 23,9%. Yang menilai kehandalan baik 50% dan yang kurang baik 50%. Yang menilai daya tanggap baik 73,9% dan yang kurang baik 26,1%. Yang menilai jaminan kepastian baik 60,9% dan yang kurang baik 39,1%. Yang menilai empati baik 69,6% dan yang kurang baik 30,4% Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar pasien yang datang berkunjung di Puskesmas Birobuli menilai mutu pelayanan kesehatan sudah baik. Diharapkan kepada manajemen yang ada di Puskesmas Birobuli dalam hal ini petugas kesehatan dan tim evaluasi dapat melakukan evaluasi terjadwal agar mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan dari pelaksanaan suatu program dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan terutama dalam hal memperbaiki mutu pelayanan kesehatan.
EVALUASI SISTEM PELAKSANAAN PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI PUSKESMAS MARAWOLA KABUPATEN SIGI Lexy Kareba
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.214 KB)

Abstract

Evaluasi dilakukan untuk mengukur keberhasilan suatu kegiatan. Salah satu tujuan dari evaluasi Program KIA adalah untuk memantau perkembangan pelayanan KIA di tempat pelayanan.Kegiatan program KIA di Puskesmas Marawola belum berjalam maksimal. Hal ini terlihat dengan masih tingginya kasus kematian bayi yaitu 19,5 per 1000 kelahiran hidup. Cakupan K4 dan pertolongan persalinan oleh Nakes masih berkisar 93% yang seharusnya mencapai 100%. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya gambaran sistem pelaksanaan program KIA di Puskesmas Marawola Kabupaten Sigi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Variabel dalam penelitian ini yaitu ketersediaan input (sumber daya), proses pengelolaan dan pelaksanaan, serta cakupan hasil (output). Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Analisa data menggunakan analisa univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang bekerja di Puskesmas Marawola. Sampel berjumlah 19 orang bidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan Input (Sumber Daya) untuk Program KIA di Puskesmas Marawola sudah memadai walaupun pencairan pembiayaan sering terlambat serta masih adanya tenaga bidan yang honorer. Proses Pengelolaan dan Pelaksanaan Program KIA di Puskesmas Marawola sudah dilakukan walaupun pengawasan kadang tidak dilakukan dari puskesmas tetapi dilakukan oleh bidan di desa. Cakupan Hasil (Output) Program KIA di Puskesmas Marawola masih belum mencapai target 100%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sistem pelaksanaan program KIA di Puskesmas Marawola Kabupaten Sigi sudah berjalan dengan baik walaupun masih ada kendala dalam pencairan pembiayaan serta program KIA yang belum tercapai. Disarankan kepada pihak Puskesmas Marawola agar dapat lebih koordinasi dengan Dinas Kesehatan dalam hal pencairan dana Program KIA agar tidak terjadi keterlambatan, serta meningkatkan pengawasan dalam pengelolaan dan pelaksanaan program KIA di wilayah Kerja Puskesmas
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP LAYANAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RAJA TOMBOLOTUTU KECAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Niluh Desy Purnamasari
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.247 KB)

Abstract

Kepuasan pasien tergantung pada kualitas pelayanan. Berdasarkan data yang diperoleh dari data kunjungan pasien yang menggunakan BPJS kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Tombolotutu Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong pada bulan Januari-Desember 2017 sebanyak 1833 orang, sedangkan pada bulan Januari - Desember 2018 mengalami penurunan yaitu 1356 orang, dan pada bulan Januari - Juni tahun 2019 adalah sebanyak 874orang.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya tingkat kepuasan pasien terhadap layanan BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Tombolotutu Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini deskriptif. Variabel yang diteliti yaitu: Bukti langsung, daya tanggap, kehandalan, jaminan dan empati. Jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien rawat jalan peserta BPJS yang berkunjung di Rumah Sakit Raja Tombolotutu dengan menggunakan rumus estimasi proporsi dan didapatkan sampel berjumlah 43 orang dengan menggunakan metode acidental sampling. Hasil penelitian menunjukan dari kelima dimensi bahwa dimensi Tangibels (bukti langsung) sebesar 67,9% memberikan nilai puas, Reliability (kehandalan) sebesar 67,4% memberikan nilai puas, dimensi Responsiveness (ketanggapan) sebesar 70,39% memberikan nilai puas, dimensi Empaty (empati) sebesar 73,30% memberikan nilai sangat puas, dimensi dan dimensi Asurance (jaminan) sebesar 73,30% memberikan nilai puas. Hasil penelitian tentang tingkat kepuasan pasien terhadap layanan badan penyelenggara jaminan sosial di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Tombolotutu Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong disimpulakan bahwa Tangibels (bukti langsung), Reliability (kehandalan), Responsiveness (ketanggapan), Empaty (empati)dan Asurance (jaminan) memberikan nilai puas. Saran Diharapkan bagi pihak Rumah Sakit untuk lebih meningkatkan pelayanan yang berkualitas agar harapan yang pasien iginkan sesuai dengan kenyataan yang diterimanya dalam pelayanan tersebut, sehingga pasien merasa puas.
PENGETAHUAN DAN SIKAP PETANI TENTANG PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DALAM PENYEMPROTAN PESTISIDA DI DESA BAMBALO KECAMATAN TOJO BARAT KABUPATEN TOJO UNA-UNA Veni Mornalita Kolupe
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.922 KB)

Abstract

Penyemprotan pestisida yang tidak memenuhi aturan akan mengakibatkan banyak dampak, diantaranya dampak kesehatan bagi manusia yaitu timbulnya keracunan pada petani. Penduduk desa Bambalo sebagian besar bekerja sebagai petani. Data dari Puskesmas Matako bahwa tahun 2017 terdapat 3 kasus petani yang mengalami alergi karena keracunan pestisida, tahun 2018 terdapat 8 kasus mengalami pneumonia. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari petugas penyuluh pertaniaan pada wilayah kerja di Desa Bambalo, Masih banyak petani yang tidak menggunakan APD pada saat melakukan pencampuran dan penyemprotan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap petani tentang penggunaan Alat Pelindung Diri dalam Penyemprotan Pestisida di Desa Bambalo Kecamatan Tojo Barat Kabupaten Tojo Una-Una. Jenis penelitian adalah deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah. Pengetahuan dan sikap. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisa data dengan menggunakan analisis univariat. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kk berjumlah 28 orang. Hasil penelitian menunjukan dari dari 28 petani menunjukan lebih banyak dengan kategori yang mempunyai pengetahuan baik tentang penggunaan APD yaitu 50 % dan kategori terkecil yaitu pengetahuan kurang sebanyak 7,1%. Sedangkan sikap lebih banyak dengan kategori yang mempunyai sikap Baik tentang penggunaan APD yaitu 60,7 % dan kategori terkecil yaitu sikap cukup sebanyak 39,3%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pengetahuan dan sikap petani tentang penggunaan APD di Desa Bambalo Kecamatan Tojo Barat Kabupaten Tojo Una-Una sudah baik. Disarankan bagi petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Matako dan kantor pertanian untuk meningkatkan promosi mengenai pentingnya APD pada petani untuk mencegah keracunan pada pestisida.
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PESAN KESEHATAN PADA BUNGKUS ROKOK DI SMP NEGERI 1 PARIGI UTARA KECAMATAN PARIGI UTARA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Robert V. Pelima
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.05 KB)

Abstract

Rokok adalah hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bentuk lainya yang dihasilkan dari tanaman Nicotiana Tabacuni, Nicotiana Rustica atau spesies lainnya atau sintesisnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau bahan tambahan. Nikotin adalah zat, atau bahan senyawa pirrolidin yang terdapat dalam Nicotiana tabacum, Nicotiana rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang bersifat adiktif dan dapat mengakibatkan ketergantungan. Data yang diperoleh di SMP Negeri 1 Parigi Utara masih ditemukan 90 siswa laki–laki yang kedapatan, dan 1 orang siswi yang kedapatan merokok dari total keseluruhan 301 siswa/siswi di tahun 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap remaja tentang pesan keshatan pada bungkus rokok di SMP Negeri 1 Parigi Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap remaja tentang pesan kesehatan pada bungkus rokok di SMP Negeri 1 Parigi utara. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisa data dengan menggunakanan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah 85 siswa laki-laki. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 29 siswa laki -laki. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah remaja yang mempunyai pengetahuan baik jumlahnya sebesar 86,2%, kurang baik 3,4% dan cukup 10,3%. Untk sikap jumlah remaja yang mempunyai sikap baik sebesar 51,7% dan cukup 48,3%. Kesimpulan dalam Penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap remaja tentang pesan kesehatan pada bungkus rokok sudah baik. Saran diharapkan bagi SMP Negeri 1 Parigi Utara penelitian ini akan menambaha wawasan dan informasi tentang pengetahuan dan sikap remaja tentang pesan kesehatan pada bungkus rokok, serta dapat mencegah berbagai penyakit yang ditimbulkan akibat rokok dan pengaruh- pengaruh negatif lainnya.
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI UPTD PUSKESMAS GADUNG KABUPATEN BUOL Emitriana Emitriana; I Kadek Wartana
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 20 No 2 (2020): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.577 KB)

Abstract

Exclusive breastfeeding is still very low, that is, it has not reached the 80% standard with the number of babies 0-6 months in the Gadung Health Center working area. Given the importance of exclusive breastfeeding in improving the health status of infants and the low coverage of exclusive breastfeeding, which is still far from expectations. This type of research is descriptive research. Research variables include input, process, output in the exclusive breastfeeding program at Puskesmas Gadung, Buol Regency. Data were collected by interview method accompanied by observation. Respondents in this study were 9 health workers who are directly related to the exclusive breastfeeding program. The results showed that there are inputs in the implementation of the exclusive breastfeeding program at Gadung Health Center, namely health personnel, implementation rooms, media and supporting equipment and targets served in the exclusive breastfeeding program, while the operational costs of the exclusive breastfeeding program do not exist The process of implementing the exclusive breastfeeding program at Gadung Health Center is counseling, counseling and IMD. The output in the implementation of the exclusive breastfeeding program at Gadung Health Center was 30.2%, not yet reaching the standard requirement of 80%. It is recommended that the Gadung Health Center be able to improve the performance of employees especially those who handle the Exclusive Breastfeeding Program so that program achievements are in line with the minimum service standards.

Page 2 of 12 | Total Record : 115