cover
Contact Name
Jumain
Contact Email
jumainmain55@gmail.com
Phone
+6285342117116
Journal Mail Official
jumainmain55@gmail.com
Editorial Address
https://journal.stik-ij.ac.id/index.php/kesmas/Editorial_Team
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ (Indonesia Jaya)
ISSN : -     EISSN : ISSN2722     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) adalah Artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam bentuk wujud pengabdian diri sebagai dosen dalam Tri dharma perguruan Tinggi merupakan alternatif dalam mengkomunikasikan informasi informasi aktual di bidang kesehatan masyarakat khususnya bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat .untuk mempublikasikan berbagai temuan ilmiah ,konsep ,teori dan dedikasi dalam bentuk ilmu pengetahuan yang berlandaskan temuan kasus yang nyata ada di lapangan. Berdasarkan kesepakatan yang disetujui ,Jurnal ilmiah ini diberi nama " Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) yang diterbitkan setiap bulan februari dan september .Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) diperuntukkan bagi praktisi akademis , tenaga kesehatan dan mahasiswa yang berminat dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat
Articles 115 Documents
HUBUNGAN ANTARA MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI KAMAR OBAT PUSKESMAS TOAYA KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA David Restu Gunawan; I Kadek Wartana
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 12 No 1 (2012): Jurnal Kesmas, Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.824 KB)

Abstract

In order to quality health services to achieve the desired goals are many things that must be met, namely service officer, the officer attitude, patient waiting times and patient satisfaction are the requirements to be met and be an important strategy that should not be ignored by policy makers in health. The purpose of this study was to determine the relationship between quality of care with the patient’s room satisfaction of health center drugs Toaya Donggala district. This type of study is analytical survey using cross sectional approach. Analysis of data using univariate and bivariate analysis. The number of samples in this study a ttotal of 61 respondents in which the samples used in this study were all patients who received care at the clinic drugs of Toaya Public Health Center when the study conducted by the sampling technique used was accidental sampling. The results showed tha there is a significant association between service officer with the patient satisfaction rate. Service officers have a good chance for 3 times to give satisfaction to the patient. There was a significant association between the attitude of officers to the level of patient satisfaction. Officers hace a good attitude as much as 14 times the chance to give satisfaction to patients. There wasn’t a significant association between waiting time with levels of patient satisfaction. By looking at the results of this study is expected that the dispensary staff at Toaya Public Health centers in order to improve the quality of health services so that patients were satisfied with the services provided.
KEPUASAN PASIEN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT (JAMKESMAS) BERDASARKAN DIMENSI KERAMAHAN DI PUSKESMAS PANTOLOAN KOTA PALU I Kadek Wartana
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 12 No 2 (2012): Jurnal Kesmas, September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.821 KB)

Abstract

Government efforts to help the poor and can not afford to provide health services through Community Health Insurance (JAMKESMAS). Through this Jamkesmas are expected for the poor in particular, can improve their health in order not to lag from other citizens who are better able to meet their needs for bealth. However, all that different from the reality in the field, a lot of poor people who can not get decent health care. The purpose of this research is the relationship between convivial dimension Knowledgeable health with a health card user satisfaction in Pantoloan Health Centers of Palu City.Kind of research is analytic study (cross-sectional). The variable in this study is convivial dimension (independent variable) and patient satisfaction (dependent variable). The data used are primary and secondary data Analysis is this research using univariate and bivariate analysis (chi-square test). The sample in this study amounted to 43 patients a health card. The sampling method by accidental sampling The results of the study showed that the chi-square test statistics obtained value of p=0.011 (p> 0.05) then Ho is rejected which means that there is a significant correlation between patient satisfaction with convivial dimension. Odds ratio of value to note that jamkesmas patients who the convivial dimension are bad have opportunities 7 times ( 95% CI 1.706 to 24.766) to less satisfied than patients who the convivial dimension are jamkesmas good. There was a significant association between convivial dimension to patient satisfaction. It is expected that the Pantoloan Health Center to further enhance the quality of service to patients, especially Jamkesmas patients through customer-oriented services by developing and manufacturing procedures generally friendly, time saving, and uncomplicated.
HUBUNGAN PENGATAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN PERAWATAN PASIEN POST OPERASI KATARAK DI POLI MATA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA PALU Ni Ketut Elmiyanti
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 19 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesmas. Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil observasi dan wawancara peneliti pada pasien dan perawat bahwa pasien kurang mengikuti dengan baik perawatan post operasi katarak yang di anjurkan oleh dokter sehingga terjadi komplikasi mata mulai memerah, terasa nyeri dan penurunan kemampuan penglihatan. Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan antara pengatahuan dan sikap dengan kepatuhan perawatan pada pasien post operasi katarak di poli mata Rumah sakit Umum Daerah Undata Palu Jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan rancangan Cross Sectional. Variable independen yaitu pengatahuan, sikap. Variabel dependen yaitu kepatuhan perawatan pada pasien post operasi katarak. Jenis data yaitu data primer dan sekunder. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji ChiSquare. Populasi dalam penelitian adalah semua pasien post operasi katarak di Poli Mata RSUD Undata Palu, Sampel berjumlah 43 responden. Menggunakan Teknik Accidental Sampling. Hasil analisis menunjukkan, bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawatan pada pasien post operasi katarak di Poli Mata RSUD Undata Palu dengan nilai p=0,00 (<0,05). Serta ada hubungan sikap dengan kepatuhan perawatan pada pasien post operasi katarak di Poli Mata Rumah RSUD Undata Palu dengan nilai p= 0,01 (<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan perawatan pada pasien post operasi katarak di Poli Mata RSUD Undata Palu. Diharapkan bagi RSUD Undata Palu untuk menambah pengetahuan pasien yang sedang menjalani perawatan mata yang baik dan b
PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TENTANG CARING DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DI RUANG PERAWATAN I DAN PERAWATAN II RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TORABELO KABUPATEN SIGI Ni Ketut Elmiyanti
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 18 No 2 (2018): Jurnal Kesmas, September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caring adalah suatu sikap, rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Observasi Di ruang Perawatan I dan Perawatan II RSUD Tora Belo, 6 orang perawat dalam memberikan asuhan keperawatan lebih kepada pengobatan penyakit dan tindakan medis, perawat juga cenderung berfokus pada menulis laporan dan perawat masih sering mengabaikan pentingnya caring. Penelitian ini bertujuan diketahuinya perilaku caring perawat melalui pengetahuan, sikap dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien di ruang Perawatan I dan Perawatan II RSUD Tora Belo Kabupaten Sigi. Jenis penelitian deskriptif. Jenis data yaitu data Primer dan data Sekunder. Variabel penelitian yaitu pengetahuan dan sikap perawat tentang caring dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien. Analisis dengan menggunakan analisa univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksanan di ruang Perawatan I dan Perawatan II, sebanyak 29 orang. Sampel adalah total populasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan mengambil subjek atau klien yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 29 Perawat di ruang Perawatan I dan Perawatan II memiliki pengetahuan baik yaitu 12 orang (41,4%), cukup 10 orang (34,5%), dan pengetahuan kurang baik yaitu 8 orang (24,1%). Untuk Sikap sebagian besar perawat memiliki sikap cukup 11 orang (37,9%,sikap baik 10 orang (34,5%), dan sikap kurang baik yaitu 8 orang (27,6%). Dapat disimpulkan bahwa, pengetahuan dan sikap perawat tentang caring dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien sebagian besar cukup baik. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan untuk semua perawat pelaksana yang berada di ruang Perawatan I dan Perawatan II RSUD Tora Belo agar dapat lebih meningkatkan kualitas caring pada pasien dalam memberikan asuhan keperawatan, selalu menunjukkan kepedulian dan perhatian, serta memberikan semangat terhadap pasien
FUNGSI MANAJEMEN KEPALA RUANGAN DALAM PENERAPAN PATIENT SAFETY Ni Ketut Elmiyanti
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 19 No 2 (2019): Jurnal Kesmas, September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.903 KB)

Abstract

Perawat yang merupakan petugas kesehatan harus dapat mencegah kecelakaan selama perawatan pasien dan menciptakan keamanan bagi setiap pasien (IOM, 2004 dikutip dalam Wise, 2015). Institute of Medicine dikutip dalam Triwibowo (2013) menyatakan bahwa ada beberapa rangkaian pendekatan dalam mencapai keselamatan pasien antara lain menjamin praktik yang aman bagi pasien dengan cara mengimplementasikan sistem keselamatan pada organisasi dimana kemampuan dalam bidang leadership harus ditingkatkan. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa ada hubungan antara fungsi manajemen kepala ruangan dengan penerapan patient safety di rumah sakit. Kepemimpinan yang efektif telah terbukti meningkatkan penerapan patient safety. Kepala ruangan yang mampu menjalankan perannya dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian dengan efektif akan membuat perawat pelasana dapat bekerja bersama-sama dalam sebuah teamwork untuk mencapai tujuan bersama.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA PETUNASUGI KECAMATAN BOLANO LAMBUNU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Ni Putu Windi Diamawati; Subardin AB
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.086 KB)

Abstract

Penyakit diare pada anak masih menjadi masalah global. Dalam hal ini factor ibu berperan sangat pelik, dikarenakan ibu adalah sosok yang paling dekat dengan balita. Namun masih banyak ibu yang belum cukup mampu memberikan penanganan yang baik, hal ini disebabkan pengetahuan tentang penanganan diare sehingga mempengaruhi sikap ibu serta riwayat pemberian ASI Eksklusif. Petunasugi merupakan Desa yang paling tinggi kasus diare diantara Wilayah kerja Puskesmas Lambunu lainnya yaitu tahun 2020 sebanyak 72 kasus dan tahun 2021 dari Bulan Januari-April 27 kasus. Cakupan Pemberian ASI Ekslusif di Desa Petunasugi tahun 2019 sebesar 57,3% dantahun 2020 sebesar 56,6%. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Desa Petunasugi Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel dalam penelitian adalah independen yaitu pemberian pengetahuan, sikap dan pemberian ASI Eksklusif, variabel dependen yaitu diare. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data dengan menggunakan analisis univariat dan bivariate menggunakan ujichi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 54 orang ibu yang terdiridari 27 ibu yang mempunyai balita menderita diare dan 27 yang tidak diare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan dengan diare pada balita nilai p-value = 0,023 (p < 0,05), ada hubungan sikap ibu dengandiare pada balita p-value = 0,006 (p < 0,05) dan ada hubungan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengandiare pada balita p-value = 0,000 (p < 0,05) Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengetahuan ibu, sikap ibu dan riwayat pemberian ASI Eksklusif dengan diare pada balita.Disarankan bagi ibu-ibu yang ada di Desa Petunasugi untuk tetap aktif mengikuti penyuluhan kesehatan yang berkaitan diare agar dapat mencegah penyakit diare agar tidak terjadi pada balita.
PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA TENTANG PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA KOROLOLAMA KECAMATAN PETASIA KABUPATEN MOROWALI UTARA Endit Enrico Mangoli; Matius Paundanan; Sitti Fajrah
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.944 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit epidemik akut yang disebabkan oleh virus yang ditransmisikan oleh Aedes aegypti dan Aedes albociptus.Sampai saat ini pengobatan dan vaksin pencegah virus dengue belum ditemukan, maka pemberantasan penyakit DBD hanya dapat dilakukan dengan memutus rantai penularan penyakit yaitu dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3 M. Pemberantasan Sarang Nyamuk dilakukan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap masyarakat. Data dari Puskesmas Kolonedale untuk Desa Korololama, jumlah penderita DBD pada tahun 2018 sebanyak 2 orang, tahun 2019 29 orang dan pada tahun 2020 sebanyak 40 orang.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinyaPengetahuan dan Sikap Kepala Keluarga tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD di Desa Korololama Kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara. Jenis penelitian adalah deskriptif.Variabel dalam penelitian ini adalahpengetahuan dan sikap.Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.Analisa data dengan menggunakan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah269 KK dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 73 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan responden yang pengetahuannya kurang tentang PSN sebanyak 17,8%, cukup 43,8% dan baik 38,4%. Sikap respoden yang baik tentang PSN sebanyak 8,2%, cukup 54,8% dan baik 37,0% Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap kepala keluarga tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk cukup.Disarankan bagi Pemerintah Desa Korololama dapat mengembangkan lagi upaya-upaya penanggulangan penyakit demam berdarah yaitu dengan cara peningkatan pemberdayaan masyarakat, serta membangun komitmen yang kuat antara pemerintah daerah dengan masyarakat untuk kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamu
PENGETAHUAN DAN SIKAP PETANI PENGGUNA PESTISIDA TENTANG PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI DESA MASARI KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Felix Aldi Yuharson; Fitri Arni; Robert V .Pelima
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.267 KB)

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang mempunyai tanah yang subur dan beraneka ragam hasil pertanian. Pada tahun 2012 di Indonesia terjadi 771 kasus keracunan pestisida pada petani. Berdasarkan studi pendahuluan hasil pengambilan data awal pada bulan April 2021 dari Puskesmas Sumbersari, di Desa Masari pada tahun 2019 terjadi 1 kasus keracunan pestisida pada petani, sedangkan pada tahun 2020 terjadi 2 kasus. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap petani pengguna pestisida tentang penggunaan APD di Desa Masari Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap petani pengguna pestisida tentang penggunaan APD di Desa Masari Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Analisis data dengan menggunakan analisa univariat. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh kepala keluarga petani pengguna pestisida berjumlah 184 KK dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 KK. Hasil penelitian menunjukkan dari 36 responden, lebih banyak responden memiliki pengetahuan yang baik tentang alat pelindung diri yaitu sebanyak 83,3% dan yang pengetahuannya cukup yaitu sebanyak 16,7%. Dari sikap, lebih banyak responden memiliki sikap yang baik tentang alat pelindung diri yaitu sebanyak 44,4%, cukup sebanyak 13,9% dan yang sikapnya kurang baik yaitu sebanyak 41,7%. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pengetahuan pada petani tentang penggunaan APD sebagian besar baik dan sikap lebih banyak yang memiliki sikap baik. Saran dalam penelitian ini adalah bagi kepala desa Masari agar rutin menggalang kerja sama dengan penyuluh pertanian melakukan kegiatan penyuluhan kepada petani.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SISWA SISWI SEKOLAH DASAR NEGERI NUNU DI KECAMATAN SARUDU KABUPATEN MAMUJU UTARA PROVINSISULAWESI BARAT Andri E; Agustinus Talindong; Wahyu
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.043 KB)

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan sesorangmenolong dirinya sendiri (mandiri) di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh peneliti yang ada di sekolah,bahwa sering terdapat sampah bungkus jajanan siswa-siswi di selokan sekolah, kemudian peneliti menanyakan kepada siswa tersebut berapa hari ganti seragam sekolah siswa menjawab baju merah putih dipakai 3 hari yaitu senin, selasa dan rabu tidak berganti. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya perilaku hidup bersih dan sehat siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri Nunu di Kecamatan Sarudu. Jenis penilitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui perilaku hidup bersih dan sehat.Jenis data menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dengan 30 item penilaian dengan pengetahunan, sikap dan tindakan Analisa data menggunakan analisa univariat. Populasi pada penelitian ini adalah keseluruhan siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri Desa Nunu, Kecamatan Sarudu. Sampel dalam penelitian ini semua siswa-siswi kelas VI dengan jumlah sampel 65 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan baik sebanyak (36,9%), pengetahuan cukup sebanyak (29,2%), pengetahuan kurang sebanyak (33,8%), sedangkan sikap baik sebanyak (32,3%), sikap cukup sebanyak (29,2%), sikap kurang sebanyak (38,5%) dan tindakan baik sebanyak (49,2%), tindakan cukup sebanyak (16,9%), tindakan kurang sebanyak 22(33,8) Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengetahuan siswa yang baik tentang PHBS, tetapi sikap siswa terhadap PHBS kurang baik, sedangkan tindakan PHBS yang dilakukang oleh siswa kurang. Saran diharapkan untuk pihak sekolah dapat meningkatkan pembelajaran PHBS, dengan cara mengadakan pelatihan kepada Siswa siswi SDN Nunu Kecamatan Sarud
FORMULASI PEMBUATAN BISKUIT CRACKERS BERBASIS TEPUNG IKAN SIDAT Rosmini; Nani Astria
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Februari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.524 KB)

Abstract

Research has been carried out on the formulation for making crackers biscuit based on eel flour. Problem of low protein content and calcium crackers are supposed to be overcome by the addition or substation of wheat flour with are rich in protein and calcium. Sidat fish with rich in protein and calcium could processed to be flour and applied top processing of crackers : in assumption. This study aims to determine the effect of adding fish meal to the resulting crackers biscuit to determine and the optimal combination variation to produce crackers with good nutritional quality. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 levels, each treatment was carried out 2 replicates. The treatment in this study was in the form of adding eel flour to biscuit processing with various concentrations, namely = 0%, B = 10%, C = 20%, D = 30%, and E = 40% (by weight of wheat flour). Eel based fish meal crackers it was found that B (10% eel flour) was better than the concentration of the addition of other eel flour.

Page 5 of 12 | Total Record : 115