cover
Contact Name
Warseto Freddy Sihombing
Contact Email
asafremel@gmail.com
Phone
+6281361742074
Journal Mail Official
asafremel@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Kampus I : Jalan Pemuda Ujung No. 17 Tarutung Kampus II : Jalan Raya Tarutung-Siborongborong KM 11 Silangkitang Kec.Sipoholon Kab. Tapanuli Utara
Location
Kab. tapanuli utara,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Euangelion
ISSN : 28291948     EISSN : 28071719     DOI : https://doi.org/10.46965/je
JURNAL EUANGELION: Jurnal Euangelion, an electronic journal, provides a forum for publishing the original research articles related to theology studies and education in Christian area and published under LPPM of the Institut Agama Kristen Negeri Tarutung. Journal regularly published twice in one year, in April and October. This journal encompasses scientific work and original research articles, including: • Theology in Practices • Missiology and Contextualization • Religious and Society Studies • Social and Education
Articles 52 Documents
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Di Desa Pearung Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan Elvri Teresia Simbolon; Tio RJ Nadeak; Roida Lumbantobing
Jurnal Euangelion Vol. 1 No. 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.034 KB)

Abstract

Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan program pemerintah sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Perilaku hidup sehat seharusnya ditanamkan sejak dini. Masyarakat di desa Pearung memiliki kendala yaitu belum mengetahui program GERMAS dan kurangnya Sosialisasi tentang program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Selain itu kurangnya fasilitas pendukung yang layak dalam pelaksanaan program GERMAS khususnya pada kebersihan lingkungan dan Penampungan sampah. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi tentang program Germas dan pembangunan bak penampungan sampah di sekitar lokasi sekolah dan di tempat strategis lainnya sehingga memungkinkan siswa dan masyarakat untuk mempergunakan tempat sampah dan membuang sampah pada tempatnya, Sehingga ke depannya diharapkan setelah dilakukan sosialisasi dan pembangunan tempat penampungan sampah diperoleh luaran berupa: Peningkatan kesadaran akan membuang sampah pada tempatnya dan peningkatan kualitas fasilitas pendukung kebersihan lingkungan sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat Pearung dalam membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan penyuluhan tentang GERMAS khususnya kebersihan lingkungan dapat meningkatkan pengetahuan Masyrakat akan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
Gondang Hasapi dalam Liturgi Gereja HKBP Yogyakarta Rowilson Nadeak
Jurnal Euangelion Vol. 1 No. 1 (2021): APRIL
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.655 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gondang Hasapi dalam tata kebaktian Gereja HKBP Yogyakarta tentu saja mempunyai peranan-peranan yang sangat signifikan bagi masyarakat pendukungnya Peranan-peranan tersebut yaitu sebagai pekengkap ritus religi, sebagai media propaganda agama, sebagai hiburan, sebagai pengikat solidaritas sosial, sebagai presentasi estetis, sebagai identitas komunal serta sebagai pengungkapan makna simbolik. Hal tersebut menjadikan ansambel Gondang Hasapi sangat dibutuhkan oleh masyrakatnya. Penelitian ini menggunakan  metode deskripsi analitis, yaitu dengan memaparlan gambaran musik gondang hasapi dalam tata kebaktian Gereja HKBP Yogyakarta dengan Konsepsi- konsepsinya secara utuh menjaga dan menyeimbangkan serta menjaga kelangsungan tradisi bahkan juga setelah kedatangan agama Kristen di tanah ini berberapa adat dan tradisinya melebur dan terinkulturasi secara bersama. Fenomena inkulturasi ini berlangsung dalam berbagai sektor kehidupannya pula dan pada penulisan ini disoroti tentang inkulturasi yang terjadi dalam tataran musik liturgi pada masyarakat Batak urban di Yogyakarta. Kata Kunci: Gondang Hasapi, inkulturasi. Abstract This study aims to find out Gondang Hasapi in the HKBP Yogyakarta Church service, of course, has very significant roles for the supporting community. These roles are as a complement to religious rites, as a medium of religious propaganda, as entertainment, as a binder of social solidarity, as a presentation. aesthetics, as a communal identity and as a symbolic expression of meaning. This makes the Gondang Hasapi ensemble very much needed by the community. This study uses an analytical description method, namely by exposing the image of gondang hasapi music in the worship service of the Yogyakarta HKBP Church with its conceptions as a whole, maintaining and balancing and maintaining the continuity of tradition even after the arrival of Christianity in this land some of its customs and traditions were merged and inculturated in together. This inculturation phenomenon takes place in various sectors of life as well and this paper focuses on the inculturation that occurs at the level of liturgical music in the urban Batak community in Yogyakarta.
Peran Gembala Sidang Dalam Konseling Remaja Priska Manullang
Jurnal Euangelion Vol. 2 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.753 KB)

Abstract

Abstract: This research is about the application of counseling in adolescents. The title of the study is the role of the pastor in youth counseling. The method used in this study is a qualitative method, which is a description of the description obtained from various sources. The results of this study indicate that the general counseling knowledge possessed by the pastor will be more effective if it is adjusted to the biblical concept. The role of the pastor in youth counseling is to facilitate adolescent counseling activities and act as a counselor. The application of the role of the Pastor in youth counseling is to become a professional companion to direct the identity of the youth, to become a more experienced figure who broadens the youth's horizons, with concern, to become a spiritual father or spiritual parent of the youth and to become a motivator for the youth. So the role of the Pastor in adolescent counseling is needed so that the problems faced by teenagers can be handled properly so that they are in a positive situation and so that troubled teenagers do not vent their problems to other people and their environment so that they are not in a negative situation.  Abstrak: Penelitian ini tentang penerapan konseling di kalangan remaja. Judul Penetian ini adalah Peran Gembala Sidang Dalam Konseling Remaja. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu merupakan deskripsi uraian yang didapat dari berbagai sumber. Hasil pembahasan penelitian ini menyatakan bahwa Pengetahuan konseling secara umum yang dimiliki oleh Gembala sidang akan lebih efektif lagi jika disesuaikan dengan konsep Alkitab, Peran Gembala Sidang dalam konseling remaja ialah memfasilitasi kegiatan konseling Remaja dan berperan sebagai Konselor. Penerapan peran Gembala Sidang dalam konseling remaja ialah menjadi pendamping yang profesional untuk mengarahkan jati diri para remaja, menjadi figur yang lebih berpengalaman yang menambah wawasan remaja, dengan kepedulian, menjadi bapak rohani atau orang tua rohani para remaja dan menjadi motivator para remaja. Jadi peran Gembala Sidang dalam kegiatan konseling remaja dibutuhkan supaya masalah yang dihadapi para remaja dapat ditangani dengan baik sehingga berada dalam situasi yang positif dan supaya para remaja yang bermasalah tidak melampiaskan masalahnya kepada orang lain dan lingkungannya sehingga tidak berada dalam situasi negatif.
Pendidikan Anak Usia Dini dalam Domain Pemimpin Gereja Priska Manullang
Jurnal Euangelion Vol. 1 No. 1 (2021): APRIL
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.634 KB)

Abstract

Abstract Early Childhood Education in the domain of church leaders is Early Childhood Education which receives convenience from the domain of church leaders. Early Childhood Education included in the domain of church leaders is formal Early Childhood Education and Non-Formal Early Childhood Education. The basis of this paper is first: The domain of church leaders towards formal Early Childhood Education is in the achievement of quality map instrument standards and child pride standards in child development reports. Second: The domain of church leaders towards non-formal Early Childhood Education is in improving the competence of Sunday school teachers and fundraising or becoming donors in the implementation of Sunday school activities. So formal and non-formal Early Childhood Education is hopeful in the domain of church leaders. Should be, because it is based on biblical teachings, church leaders also hope to be able to smell formal and non-formal Early Childhood Education. Keywords: Early Childhood Education, Church Leaders, domains   Abstrak Pendidikan Anak Usia Dini dalam domain pemimpin gereja adalah Pendidikan Anak Usia Dini yang menerima kemudahan dari domain pemimpin gereja. Pendidikan Anak Usia Dini yang termasuk dalam domain pemimpin gereja ialah Pendidikan Anak Usia Dini formal dan Pendidikan Anak Usia Dini non formal. Dasar dari hasil tulisan ini ialah pertama: Domain pemimpin gereja terhadap Pendidikan Anak Usia Dini formal ialah dalam pencapaian standar instrumen peta mutu dan standar perkemabangan anak dalam laporan perkembanagan anak. Kedua: Domain pemimpin gereja terhadap Pendidikan Anak Usia Dini non formal ialah dalam peningkatan kompetensi guru sekolah minggu dan penggalangan dana atau menjadi donatur dalam pelaksanaan kegiatan sekolah minggu. Jadi Pendidikan Anak Usia Dini formal dan non formal berharap dalam domain pemimpin gereja. Seyogianya, karena didasari ajaran Alkitab, pemimpin gereja juga berharap agar dapat berdomaian terhadap Pendidikan Anak Usia Dini formal dan non formal. Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Pemimpin Gereja, domain
Peningkatan Kualitas Hidup Petani Di Tapanuli Utara Melalui Pembuatan Obat Maag Berbahan Dasar Tanaman Lidah Buaya Yulia K. S. Sitepu; Pesta Sinambela; Adiani Hulu
Jurnal Euangelion Vol. 1 No. 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.685 KB)

Abstract

Abstrak: Lidah buaya atau yang dikenal dengan nama ilmiah Aloe vera adalah tanaman yang mudah ditemui di Indonesia. Tanaman ini dipercaya punya banyak khasiat untuk kesehatan. Tanaman dengan tepi bergerigi itu memiliki tiga lapisan. Lapisan pertama adalah kulit luar yang tebal. Fungsinya sebagai pelindung dan mensintesis karbohidrat dan protein. Lapisan kedua merupakan getah kuning pahit yang disebut dengan lateks. Bagian ini mengandung antrakuinon dan glikosida yang memiliki sifat antioksidan. Sedangkan lapisan ketiga adalah gel jernih yang mengandung 99 persen air. Tanaman ini juga  mengandung asam salisilat yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri serta mengandung vitamin a, vitamin b1, vitamin b2, vitamin b3, vitamin b6, vitamin b12, vitamin c, vitamin e, vitamin asam folik, kolin, vitamin f, mineral kalsium, fosfor, potanium, besi, sodium, magnesium, mangan, tembaga, dan zinc. Dengan kandungan-kandungan tersebut, lidah buaya memiliki beberapa manfaat seperti mencegah penyakit salah satunya yaitu gastritis (Maag) Kata Kunci: gastritis; lidah buaya Abstract: Aloe vera or what is known by the scientific name Aloe vera is a plant that is easily found in Indonesia. This plant is believed to have many health benefits. Plants with jagged edges have three layers. The first layer is a thick outer shell. Its function is to protect and synthesize carbohydrates and protein. The second layer is a bitter yellow sap called latex. This section contains anthraquinones and glycosides which have antioxidant properties. While the third layer is a clear gel that contains 99 percent water. This plant also contains salicylic acid which has anti-inflammatory and antibacterial properties and contains vitamin a, vitamin b1, vitamin b2, vitamin b3, vitamin b6, vitamin b12, vitamin c, vitamin e, folic acid vitamin, choline, vitamin f, minerals calcium, phosphorus, potanium, iron, sodium, magnesium, manganese, copper, and zinc. With these ingredients, aloe vera has several benefits such as preventing disease, one of which is gastritis (ulcer). Keywords:  gastritis; aloe vera
Pengembangan Media Pembelajaran PAK Berbasis Android (MPBA) Kelas X SMA Negeri 2 Tarutung Christofer Samosir; Elsina Sihombing; Liyus Waruwu
Jurnal Euangelion Vol. 2 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.322 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine whether the MPBA developed was feasible to use. This research is research and development that is used to develop or validate products used in learning. The development model used by the researcher is the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model which was modified by the researcher according to the needs to become ADDIED (Analysis, Planning, Design, Development, Implementation, Evaluation, Dissemination). The subjects of this research are one material expert, one media expert, one PAK subject teacher. The feasibility test can be observed in the questionnaire results obtained from testing by material experts with 21 indicators and 4 aspects, then the total score is 81 from a maximum score of 84 in the "very feasible" category with a feasibility percentage of 96.42% from the range X> 81%, testing with one media expert with 29 indicators and 4 aspects, then obtained a total score of 113 out of a maximum score of 116 in the "very feasible" category with a feasibility percentage of 97.41% from the range X > 81%, testing with one PAK subject teacher with 50 indicators and 4 aspects, then obtained a total score of 172 from a maximum score of 200 in the "very feasible" category with a feasibility percentage of 86% from the range X > 81%. Based on the description above, it can be concluded that the Android-based PAK learning media developed with the ADDIED model (Analysis, Planning, Design, Development, Implementation, Evaluation, Dissemination) is considered "very feasible" to be used in learning. Keywords: development; instructional media; android-based     Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah MPBA yang dikembangkan layak untuk digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang digunakan untuk mengembangkan atau memvalidasi produk yang digunakan dalam pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang dimodifikasi oleh peneliti sesuai dengan kebutuhan menjadi ADDIED (Analysis, Planning, Design, Development, Implementation, Evaluation, Dissemination). Subjek penelitian ini adalah satu orang ahli materi, satu orang ahli media, satu orang guru mata pelajaran PAK. Uji kelayakan dapat diamati pada perolehan hasil angket dari pengujian oleh ahli materi dengan 21 indikator dan 4 aspek, maka diperoleh jumlah skor 81 dari skor maksimum 84 dengan kategori “sangat layak” dengan persentase kelayakan 96,42% dari rentang X > 81%, pengujian dengan satu orang ahli media dengan 29 indikator dan 4 aspek, maka diperoleh jumlah skor 113 dari skor maksimum 116 dengan kategori “sangat layak” dengan persentase kelayakan 97,41% dari rentang X > 81%, pengujian dengan satu orang guru mata pelajaran PAK dengan 50 indikator dan 4 aspek, maka diperoleh jumlah skor 172 dari skor maksimum 200 dengan kategori “sangat layak” dengan persentase kelayakan 86% dari rentang X > 81%. Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran PAK berbasis android yang dikembangkan dengan model ADDIED (Analysis, Planning, Design, Development, Implementation, Evaluation, Dissemination) dinilai “sangat layak” untuk digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: pengembangan; media pembelajaran; berbasis-android
Pengaruh Hard Skill Guru Sekolah Minggu Terhadap Murid Sekolah Minggu Remaja di Gereja BKPN Jemaat Faomasi Terasa Duha; Wilson Simanjuntak
Jurnal Euangelion Vol. 2 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.688 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of Sunday School Students, with the hypothesis the there is a positive influence between the Hard Skill and Soft Skills of Sunday School Teachers on the Characterof Youth Class Sunday School Student in the BKPN Church, Sibolga Resor Faomasi Congregation. This research uses descriptive and eferential quatitative methods. The research population was all of the Youth Class Sunday School Students at the BKPN Jemaat Faomasi Church, totaling 40 peaple with a sampel of 40 peaple. The research Instrument was a closed questionnaire, wich was compiled by the research based on the indicators of the research variables. The test questionnairewas conducted on 30 students who were not the research sample and had been tested with validity and reliability tests. The above hypothesis is accepted as true with the following data:1). There is a positive and significant influence between Sunday School teachers’ Hard Skills on the Character of Sunday School Students by 33,29% with Fcount˃Ftable that is 18.79>7.35. Keywords: Hard skill, Sunday School   Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Hard Skill Guru Sekolah Minggu, dengan hipotesis terdapat pengaruh yang positif antara Pengaruh Hard Skill Terhadap Karakter Murid Sekolah Minggu Kelas Remaja di Gereja BKPN Jemaat Faomasi Resor Sibolga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan inferensial. Populasi penelitian adalah seluruh Murid Sekolah Minggu Kelas Remaja di Gereja BKPN Jemaat Faomasi yang berjumlah 40 orang dengan sampel 40 orang. Instrumen penelitian berupa angket tertutup, yang disusun oleh peneliti berdasarkan indikator variabel penelitian. Uji coba angket dilakukan kepada 30 siswa yang bukan sampel penelitian dan telah teruji dengan uji validitas dan reliabilitas. Hipotesis di atas diterima kebenarannya dengan data: 1). Terdapat pengaruh yang positif dan siginifkan antara Hard Skill Guru Sekolah Minggu Terhadap Karakter Murid Sekolah Minggu sebesar 33,29% dengan Fhitung>Ftabel yaitu 18.79>7.35. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat pengaruh positif Hard Skill Guru Sekolah Minggu Terhadap Karakter Murid Sekolah Minggu Kelas Remaja di Gereja BKPN Jemaat Faomasi Resor Sibolga secara sendiri-sendiri karena telah teruji secara empiris. Implikasinya, jika akan meningkatkan karakter murid sekolah minggu, guru sekolah minggu harus menerapkan Hard Skill dalam mengajarkan anak sekolah minggu. Kata Kunci: Hard Skill, Sekolah Minggu
Mendidik Anak Takut Akan Tuhan Muara Sinaga
Jurnal Euangelion Vol. 1 No. 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.813 KB)

Abstract

Abstract: Parents have an important role in fostering children, parents are role models for children in acting in their behavior. Parents play an important role in nurturing children to fear God, love children, educate children to be smart, instill right living, instill a life of justice, instill honest life, nurture children to be smart, instill a wise life, instill a considerate life. Fear of God can lead a person (child) to experience renewal in terms of attitude or behavior to experience renewal of mind. Those who fear the LORD will do His word. Understanding the true concept of fearing God in Proverbs 1:7 can be the basis for parents to educate children in the family. Keywords: educate, proverbs, fear of God     Abstrak: Orang tua memiliki peranan penting dalam membina anak, orangtua menjadi panutan bagi anak dalam bertindak dalam perilakunya. Orang tua berperan penting dalam membina anak untuk takut akan Tuhan, mengasihi anak, mendidik anak agar pandai, menanamkan hidup benar, menanamkan hidup keadilan, menanamkan hidup jujur, membina anak agar cerdas, menanamkan hidup bijaksana, menanamkan hidup yang penuh pertimbangan. Takut akan Tuhan dapat mengarahkan seseorang (anak) mengalami pembaharuan dari segi sikap atau tingkah laku mengalami pembaharuan akal budi. Orang yang takut akan TUHAN akan melakukan firman-Nya. Memahami konsep takut akan Tuhan yang benar dalam Amsal 1:7 dapat menjadi dasar bagi orang tua untuk mendidik anak di dalam keluarga. Kata Kunci: mendidik, amsal, takut akan Tuhan,
Metode Bervariasi Oleh Guru PAK Terhadap Motivasi Belajar Siswa Hotmauly Munthe
Jurnal Euangelion Vol. 1 No. 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.54 KB)

Abstract

Abstract: Students in class often lack motivation to study Christian religious education, it can also be due to boring learning methods. This is indicated by students not paying serious attention, not being diligent in doing assignments, being lazy, noisy during the teaching and learning process, and even not wanting to ask the teacher for material they have not understood. The lack of student learning motivation is influenced by several factors that influence student learning motivation, namely: student goals and aspirations, student abilities, student environmental conditions, dynamic elements in learning and learning, teacher efforts in teaching students ". One of the elements that influence learning motivation is the teacher's efforts in teaching students. This is a challenge for teachers to strive so that students have the motivation to take PAK lessons. Teachers must use various ways to generate student motivation to learn through the application of various methods, because PAK lessons are needed to create human beings who believe and are devoted to God Almighty and have noble character.  Keywords: learning, method, varied Abstrak: Siswa di kelas sering kali kurang motivasi untuk belajar pendidikan agama Kristen dapat juga dikarenakan metode belajar yang membosankan. Hal ini ditandai dengan siswa tidak memberikan perhatian yang serius, kurang tekun mengerjakan tugas, malas, ribut pada saat proses belajar mengajar berlangsung, dan bahkan tidak mau bertanya kepada guru materi yang belum dimengertinya. Kurangnya motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa yaitu: cita-cita dan aspirasi siswa, kemampuan siswa, kondisi lingkungan siswa, unsur-unsur dinamis dalam belajar dan pembelajaran, upaya guru dalam membelajarkan siswa”. Salah satu unsur yang mempengaruhi motivasi belajar adalah upaya guru dalam membelajarkan siswa. Hal ini menjadi tantangan bagi guru untuk mengupayakan agar siswa-siswi mempunyai motivasi mengikuti pelajaran PAK. Guru harus menggunakan berbagai cara dalam membangkitkan motivasi belajar siswanya melalui penerapan metode secara bervariasi, karena pelajaran PAK sangat dibutuhkan untuk mewujudkan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa serta berahlak mulia. Kata Kunci: belajar, metode, bervariasi
Pengembangan Handout Materi Ajar Pemeliharaan Lingkungan Hidup Untuk Anak Sekolah Minggu Usia 8-12 Tahun Di Gereja BNKP Gloria Sibolga Lesnawati Harefa; Lince Sihombing; Simion D. Harianja
Jurnal Euangelion Vol. 2 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : Institut Agama kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.224 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to produce a handout of teaching materials containing appropriate environmental care materials for Sunday school children aged 8-12 years at the BNKP Gloria Church, Kab. Central Tapanuli. This research is a research and development research. The development model used in this study is the Borg and Gall development model which has been modified with six research and development steps, namely information gathering, planning, development stage, expert validation, product testing, and product revision. Based on the validation of expert lecturers on material and Bible interpretation, the Handout of Environmental Care for Sunday School Children Age 8-12 Years that has been developed is feasible to be used/applied to the learning process with validation data meeting the requirements to be suitable for use as learning material as evidenced by 85 ,55% (very good) from experts and 84.44% (very good) from Bible commentators. Then the results of the evaluation of the questionnaire conducted in a small group with respondents as many as 20 Sunday school children with different abilities obtained an average assessment of 4.17 (very good) with a percentage of 83.45% then field trials with 40 children Sunday schools with different abilities, showed the Handout of Environmental Maintenance Teaching Materials with an average score of 4.34 (very good) with a percentage of 86.97%. This indicates that the Environmental Maintenance Teaching Material Handout is very feasible to use. Keywords: handout teaching, Sunday school, environmental, BNKP     Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan handout bahan ajar berisi materi pemeliharaan lingkungan hidup yang sesuai untuk anak sekolah minggu usia 8-12 tahun di Gereja BNKP Gloria Sibolga. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan dari Borg dan Gall yang sudah dimodifikasi dengan enam langkah penelitian dan pengembangan, yaitu pegumpulan informasi, perencanaan, tahap pengembangan, validasi ahli, uji coba produk, dan revisi produk. Berdasarkan validasi dosen ahli materi dan tafsiran Alkitab Handout Materi Ajar Pemeliharaan Lingkungan Hidup Untuk Anak Sekolah Minggu Usia 8-12 Tahun yang telah dikembangkan sudah layak untuk digunakan/diterapkan pada proses pembelajaran dengan data validasi memenuhi persyaratan untuk layak digunakan sebagai materi pembelajaran dengan dibuktikan  dengan  85,55%  (sangat  layak)  dari  ahli dan 84,44% (sangat layak) dari ahli tafsiran Alkitab. Kemudian hasil evaluasi angket yang dilakukan pada kelompok kecil dengan responden sebanyak 20 orang anak sekolah minggu dengan kemampuan yang berbeda-beda didapatkan rata-rata penilaian sebesar 4,17 (sangat baik) dengan persentase 83,45% lalu uji coba lapangan dengan 40 orang anak sekolah minggu dengan kemampuan berbeda-beda, menunjukan Handout Materi Ajar Pemeliharaan Lingkungan Hidup dengan rata-rata skor 4,34 (sangat baik) dengan persentase 86,97%. Hal ini mengindikasikan bahwa Handout Materi Ajar Pemeliharaan Lingkungan Hidup sangat layak digunakan. Kata Kunci: pegembangan handout, sekolah minggu, lingkungan hidup, BNKP