cover
Contact Name
Dewi Ratnawati
Contact Email
jurnalindonesiasosialteknologi@gmail.com
Phone
+62881022226955
Journal Mail Official
jurnalindonesiasosialteknologi@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
ISSN : 27236609     EISSN : 27455254     DOI : 10.36418
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi is a peer-reviewed academic journal and open access to social (Education, Economic, Law, Comunication, Management and Humaniora) and Technology . The journal is published monthly once by CV. Publikasi Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically.
Articles 1,365 Documents
Privacy-Preserving Federated Learning for Stunting Risk Prediction across Indonesian Community Health Centers Rafi Farizki; Rani Santika; Meritorious Autonomous
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i4.9208

Abstract

Stunting remains a serious public-health challenge in Indonesia, and data-driven prediction could help health workers identify at-risk children earlier and target limited resources more effectively. However, maternal and child health data are highly sensitive and are fragmented across many community health centers, and centralizing such records for model training raises privacy, legal, and infrastructural obstacles. This study designs and evaluates FedStunt, a privacy-preserving federated learning framework that trains a shared stunting-risk prediction model across distributed community health centers without moving raw records off site. The framework combines federated averaging with a differential-privacy mechanism based on gradient clipping and calibrated noise, secure aggregation so that the server observes only aggregated updates, and a proximal term to cope with statistically heterogeneous data across sites. Following a design science methodology, the artifact was compared against a centralized model that serves as a privacy-agnostic upper bound and against local-only models trained separately at each site. Evaluation spans discrimination and sensitivity, calibration, fairness across sites, the differential-privacy budget, and communication cost. The results are intended to show whether privacy-preserving federation can approach centralized predictive quality while keeping data local, and to provide a governance-friendly and reusable blueprint for collaborative health analytics in low-resource settings where data sharing is constrained.
Pencegahan Korupsi Dengan Menggunkan Pemberian Pendidikan Anti-Korupsi Di Institusi Pendidikan fenni rosa noni; Kusnanto Kusnanto
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i3.890

Abstract

Korupsi masih menjadi persoalan serius di Indonesia yang menghambat pembangunan ekonomi, mengurangi ketersediaan sumber daya publik, serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah dan sistem hukum. Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang masih berada di bawah rata-rata global menunjukkan bahwa upaya penindakan hukum semata belum memadai, sehingga diperlukan pendekatan preventif melalui pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pemberian pendidikan anti-korupsi di lembaga pendidikan, baik pada jenjang sekolah maupun perguruan tinggi, sebagai upaya pencegahan potensi korupsi. Penelitian menggunakan pendekatan evaluatif dengan pengumpulan data melalui kajian literatur serta survei terhadap siswa, guru, orang tua, dan staf pendidikan untuk mengukur pemahaman dan persepsi mereka mengenai korupsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan anti-korupsi berperan menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, kepedulian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesederhanaan, serta membentuk kesadaran moral dan sikap kritis peserta didik terhadap perilaku koruptif. Disimpulkan bahwa pendidikan anti-korupsi merupakan langkah preventif strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan menolak praktik korupsi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengintegrasian nilai-nilai anti-korupsi ke dalam kurikulum dan budaya akademik secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Pelanggan Provider Biznet di Kota Cirebon Tahun 2023 Rezka Arya Maulana; Muhammad Azmi; Muhammad Dani; Anugrah Akbar Kadewima
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i6.923

Abstract

Persaingan yang semakin ketat di industri penyedia layanan internet menuntut perusahaan untuk tidak hanya menarik pelanggan baru, tetapi juga mempertahankan pelanggan yang telah ada melalui peningkatan loyalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas pelanggan terhadap layanan internet Biznet di Kota Cirebon. Loyalitas pelanggan merupakan aspek penting dalam menjaga daya saing perusahaan di tengah meningkatnya persaingan antarpenyedia layanan internet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas lima pelanggan Biznet dan satu karyawan perusahaan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu kualitas produk, harga, kualitas pelayanan, citra merek, dan kepuasan pelanggan. Kualitas jaringan internet yang stabil, kecepatan akses yang konsisten, serta respons teknis yang cepat menjadi alasan utama pelanggan tetap memilih Biznet. Selain itu, citra merek yang positif dan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi turut memperkuat komitmen pelanggan untuk terus menggunakan layanan tersebut meskipun tersedia berbagai alternatif penyedia layanan internet di Kota Cirebon. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan yang didukung oleh penanganan teknis yang responsif merupakan faktor dominan dalam membangun loyalitas pelanggan. Oleh karena itu, Biznet perlu terus meningkatkan kualitas produk dan layanan, mempertahankan kepuasan pelanggan, serta memperkuat citra merek agar mampu mempertahankan loyalitas pelanggan, meningkatkan daya saing perusahaan, dan menjadi penyedia layanan internet yang terpercaya serta berkelanjutan di Kota Cirebon.
Strategi Peningkatan Kualitas SDM sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) Hengki Handoyo
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i3.1040

Abstract

The aim of this research is to determine strategies for improving the quality of human resources as peacekeepers at the TNI Peacekeeping Mission Center (PMPP TNI). This research uses qualitative methods to explore strategies for enhancing the quality of human resources serving as peacekeepers at the TNI Peacekeeping Mission Center. Through in-depth analysis of relevant texts and contexts, this research reveals the importance of fostering quality leadership and planned human resource development in the context of global peace missions. The research findings highlight the complexity of the challenges faced in implementing this strategy, including the necessity of international collaboration in knowledge and technology exchange. The implications of these findings indicate the need for a holistic and targeted approach to achieve the goal of enhancing the quality of human resources in peacekeeping training. Additionally, it underscores the importance of recognizing that peacekeeping training technology necessitates cross-border collaboration to attain optimal peacekeeping training independence. This research provides valuable insights for policymakers and practitioners in formulating strategies to improve the quality of human resources as part of endeavors to uphold world peace.
Analisis Identitas Komunikasi Generasi Z (Studi Kasus pada Anggota Komunitas Novo Club Batch II) Angelia Revina; Haris Annisari Indah Nur Rochimah
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i6.1132

Abstract

Generasi Z di Indonesia memiliki minat yang tinggi untuk bergabung dengan komunitas atau kelompok daring. Melalui komunitas daring, Generasi Z dapat berinteraksi baik secara digital maupun langsung dengan orang-orang yang memiliki minat serupa, sehingga memudahkan mereka untuk menunjukkan jati diri mereka. Namun, terdapat pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan antusiasme Generasi Z dengan mengeksploitasi ide-ide kreatif mereka. Hal ini berpotensi menghambat upaya mereka dalam mewujudkan dan mengembangkan jati diri yang diinginkan. Oleh karena itu, dukungan komunitas sangatlah penting bagi Generasi Z dalam membentuk jati diri yang mereka harapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis identitas komunikasi Generasi Z yang tergabung dalam komunitas daring Novo Club angkatan II. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas komunikasi yang ditampilkan oleh anggota Novo Club angkatan II sangat beragam termasuk peran sebagai innovator dan selaras dengan karakteristik positif Generasi Z. Mereka mengekspresikan jati diri tersebut baik melalui media sosial maupun interaksi langsung, tecermin dari gaya bicara dan cara berpakaian mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan komunitas berperan penting dalam memfasilitasi generasi Z untuk mengelola dan mengembangkan identitas komunikasi yang autentik di tengah tekanan digital. Implikasi teoretis penelitian ini memperkaya penerapan teori komunikasi identitas pada konteks komunitas daring generasi Z di Indonesia, sedangkan secara praktis, temuan ini dapat menjadi rujukan bagi pengelola komunitas dan generasi Z dalam membangun strategi komunikasi identitas yang sehat dan berkelanjutan.
Fenomena Perilaku Trash-Talking Terhadap Remaja Surabaya: Analisis Kualitatif Azzahra Laily Adindawati; Khodijah Khodijah
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i4.5337

Abstract

Di Surabaya memiliki ciri khas budaya tertentu salah satunya dalam bentuk kosa kata atau Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya. Tidak semua kata yang diungkapkan mengandung makna baik. Trash talking merupakan pengucapan kata kotor yang dilakukan oleh seseorang. Perilaku ini termasuk perilaku negative karena mengandung umpatana, makian, kebencian akan suatu hal, kondisi, dan seseorang. Penelitian ini muncul untuk menemukan trash talking pada remaja di Surabaya. Dimana di Surabaya terkenal dengan Bahasa kasar yang menunjukan makna positif seperti persahabatan, penyemangat, dukungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mencari sumber data menggunakan metode wawancara virtual dengan 5 narasumber yang ditentukan dengan metode purposive sampling dengan syarat remaja yang tinggal di Surabaya lebih dari 3 tahun dan belum menikah. Hasil penelitan menunjukkan terdapat tiga kategori trash talking yaitu kecerdasan meliputi goblok. Hewan yang menjijikkan meliputi anjing,asu,babi,monyet, jangkrik. Umum meliputi jancok, anjay, bangsat. Beberapa hal yang menyebabkn mereka mengeluarkan kata-kata trash talking yaitu mendapati suasana hati yang buruk, kepuasana dalam mengekspresikanemosi negative dan menghadapi teman yang memiliki ketidaksadaran akan kesalahan yang dilakukan. Namun di Surabaya pengucapan trash talking seperti cok,jancok,anjay bisa diartikan positif sebagai bentuk candaan, dukungan dan imbuhan biasa pada saat mengobrol dengan teman satu frekuensi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku trash talking pada remaja Surabaya bersifat kontekstual dan bermakna ganda, yakni bermuatan negatif sebagai pelampiasan emosi sekaligus dapat bermakna positif sebagai penanda keakraban yang menjadi ciri khas budaya bertutur masyarakat Surabaya. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman sosio-kultural dalam menyikapi perilaku berbahasa remaja serta membuka peluang kajian lanjutan dengan pendekatan behavioristik.
Effectiveness of Ecoenzyme from Eucalyptus Leaves Produced by Umkm Lamongan as A Disinfectant Abdillah Juang Airlangga Putra
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i5.8808

Abstract

Hand washing with running water for at least 20 seconds is one of the most effective methods for preventing the transmission of infection-causing microorganisms. However, the increasing use of alcohol-based hand disinfectants as a practical alternative has raised concerns because of adverse effects such as skin irritation, dryness, and dehydration. Consequently, plant-based disinfectants with fewer side effects have attracted growing attention. One potential material is eucalyptus (Melaleuca leucadendra), whose leaves can be fermented into ecoenzyme containing bioactive compounds with reported antibacterial properties. This study aimed to evaluate the antibacterial effectiveness of eucalyptus leaf ecoenzyme produced by Lamongan MSMEs as a hand disinfectant. A simple experimental study with a comparative design was conducted using bacterial swab samples collected from the fingers of three randomly selected Universitas Airlangga students. Antibacterial activity was assessed by comparing bacterial colony counts on Mueller–Hinton agar after treatment with eucalyptus leaf ecoenzyme at concentrations ranging from 10% to 100%. The results showed that none of the tested concentrations significantly reduced bacterial colony counts, indicating limited antibacterial activity against bacteria on the hand surface. It can be concluded that eucalyptus leaf ecoenzyme produced by Lamongan MSMEs at concentrations of 10%–100% does not demonstrate significant antibacterial effectiveness. These findings suggest that optimization of the fermentation process, raw-material composition, and organic-acid content is necessary before the ecoenzyme can be recommended as an alternative organic hand disinfectant.
Teknologi Sebagai Pembentuk Narasi Politik di Dunia Modern Asa Azahria; Happri Novriza Setya Dhewantoro
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i5.8809

Abstract

Di era digital, teknologi telah menjadi faktor utama dalam membentuk narasi politik di berbagai belahan dunia. Perkembangan media sosial dan teknologi digital mengubah cara informasi politik diproduksi, disebarkan, dan diterima masyarakat. Narasi politik tidak lagi didominasi oleh institusi atau media konvensional, tetapi juga dibentuk oleh individu dan kelompok yang memanfaatkan platform digital untuk menyampaikan pesan politik. Perubahan ini menciptakan dinamika baru pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Teknologi digital mempercepat penyebaran informasi politik, memperluas jangkauan komunikasi, serta meningkatkan partisipasi dan mobilisasi masyarakat dalam proses demokrasi. Media sosial memungkinkan interaksi langsung antara aktor politik dan publik sehingga memperkuat keterlibatan warga dalam diskusi dan pengambilan keputusan. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran disinformasi, meningkatnya polarisasi politik, pelanggaran privasi, serta penyalahgunaan data yang dapat mengganggu kualitas demokrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran teknologi digital, khususnya media sosial, dalam pembentukan narasi politik serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang ditimbulkannya. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional bereputasi, kemudian diseleksi dan dianalisis secara tematik menggunakan penalaran induktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital memberikan manfaat besar dalam mempercepat arus informasi, memperluas partisipasi publik, dan memperkuat mobilisasi politik. Di sisi lain, teknologi juga berpotensi memicu disinformasi, polarisasi, dan pelanggaran privasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital, tata kelola platform yang lebih baik, serta regulasi yang mendukung terciptanya narasi politik yang sehat, inklusif, bertanggung jawab, dan berbasis fakta demi memperkuat kualitas demokrasi.
Kombinasi Pendekatan Diminish dan Rebuild dalam Manajemen Krisis di Sektor Transportasi Laut Fadeliyah Ikhwan; Muh. Akbar; Muliadi Mau; Rikha Pratiwi
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i5.8875

Abstract

The maritime transportation sector is highly susceptible to situational crises, such as vessel accidents, which can rapidly damage organizational reputation and erode public trust; effective crisis communication is therefore essential to reputation restoration. This research aims to explore the effectiveness of a combined "diminish" and "rebuild" approach in crisis management in the maritime transportation sector, which often faces reputational challenges due to safety and service incidents. The diminish approach focuses on minimizing negative impacts through strategic communication, while the rebuild focuses on restoring public trust through continuous improvement. This research uses a case study method with a qualitative approach, involving primary data analysis in the form of in-depth interviews with industry players and secondary data from maritime transportation crisis reports in the last five years. The research results show that the combination of the two approaches produces a significant impact in reducing crisis escalation and restoring the company's image more effectively than implementing a single approach. This conclusion provides important implications for the development of crisis management strategies in the maritime transportation sector, especially in the Indonesian context, where issues of safety and public trust are the main focus. This research also recommends the integration of modern communication technology to increase responsiveness in crisis management.
Analisis Pengaruh Pinjaman Luar Negeri, IPM, dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Muhammad Nauval Fadhil
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v7i5.8876

Abstract

Economic growth is a key indicator of national development and is influenced by macroeconomic and socioeconomic factors. This study examines the effects of foreign loans, the Human Development Index (HDI), and inflation on Indonesia’s economic growth using annual secondary data from 1993–2023, comprising 31 observations. The data were obtained from Statistics Indonesia (BPS), Bank Indonesia, and the World Bank. A quantitative explanatory approach was employed using Ordinary Least Squares (OLS) multiple linear regression. Model adequacy was evaluated through classical assumption tests, while hypothesis testing was conducted using t-tests, F-tests, and the coefficient of determination (R²). The findings show that foreign loans have a positive and statistically significant effect on economic growth (p < 0.05), indicating that productive external borrowing supports investment and development. HDI also has a positive and significant influence (p < 0.05), demonstrating that improvements in education, health, and living standards contribute to sustainable economic expansion. Conversely, inflation does not significantly affect economic growth (p > 0.05) during the observation period, although price stability remains essential for maintaining macroeconomic resilience. The model explains a substantial proportion of the variation in economic growth, as reflected by the R² value. However, the presence of autocorrelation indicates a limitation of the OLS model and suggests that future research should apply more robust time-series techniques to obtain more reliable estimates. These findings imply that the government should prioritize the productive allocation of foreign loans, strengthen investment in human capital, and maintain prudent monetary policies to achieve sustainable and inclusive economic growth.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 7 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 11 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 10 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 9 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 01 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 7 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 11 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 8 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 7 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 6 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 12 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 11 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 10 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 09 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 08 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 07 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 06 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 04 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 03 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 11 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 08 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 07 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 05 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 04 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 03 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 01 (2021): Spesial Issue - Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 05 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 04 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 03 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 02 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 01 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi More Issue