cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+6282218560919
Journal Mail Official
intel.edupedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Trajaya, 004/005, Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian journal of teaching and learning
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29620570     EISSN : 29641446     DOI : https://doi.org/10.56855/intel
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Teaching and Learning (INTEL) is a national journal in the fields of: 1. Education 2. Teaching and learning 3. Evaluation 4. Management in formal/non-formal schools
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2022)" : 23 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IX MTS NEGERI 8 JAKARTA DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN ARABIC THEMATIC VIDEO Basnah
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.746 KB) | DOI: 10.56855/intel.v1i1.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan strategi pembelajaran yang efektif dan efisien dalam mengajarkan mata pelajaran bahasa arab bagi siswa kelas IX di MTs Negeri 8 Jakarta dengan cara mengaktifkan siswa pada pembelajaran. Strategi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus dan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sedang untuk mengaktifkan siswa dalam penelitian ini, peneliti menggunakan lembar kerja yang diberikan kepada siswa. Yang menjadi subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IX.3 MTs Negeri 8 Jakarta sedang objeknya adalah mata pelajaran bahasa arab yang diajarkan dengan cara mengaktifkan siswa. Dari penelitian yang diadakan dengan meneliti kondisi awal siswa yang diukur dengan alat tes tertulis dan hasil penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus terlihat adanya peningkatan hasil yang dicapai siswa. Peningkatan penguasaan materi ini mulai dari siklus I siswa yang mencapai ketuntasan 68,9% dari kondisi awal sedang dari kondisi di siklus I setelah dilakukan tindakan pada siklus II siswa mencapai ketuntasan 100%. Dari Hasil penelitian tindakan kelas ini maka peneliti merekomendasikan pada pengambil kebijakan ataupun pelaksana pembelajaran dalam hal ini yaitu pengajar untuk mengajarkan materi pembelajaran dengan teknik mengaktifkan siswa.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS PADA SISWA KELAS VIII.8 MTSN 1 OKU TIMUR MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING Syamsinar
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.209

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan penerapan Problem Based Learning yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar Matematika materi teorema pythagoras. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.8 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 OKU Timur yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes, dan observasi. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar siswa kelas VIII.8 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 OKU Timur pada siswa melalui penerapan Problem Based Learning. Data prasiklus dengan nilai rata-rata kelas 57,92 dengan persentase ketercapaian KKM 36,11% atau 13 siswa tuntas dari 36 siswa. Pada siklus I meningkat menjadi 67,78 atau 19 siswa tuntas (52,78%) tetapi nilai ini belum mencapai KKM 69 yang telah disepakati. Pada siklus II meningkat menjadi 88,89% atau 32 siswa tuntas dengan rata-rata nilai siswa 82,92. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika materi teorema pythagoras sehingga layak untuk diterapkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 OKU Timur.
PENERAPAN ALAT PERAGA "MISKA BILBUL" UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT Elyta Eparlina
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.217

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas VI MI Nurul Huda 02 Keturen Kota Tegal tahun 2019 menggunakan alat peraga miska bilbul. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan observasi untuk mengetahui proses pembelajaran Alat Peraga "Miska Bilbul", observasi untuk mengetahui keaktifan siswa, dan tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan Alat Peraga "Miska Bilbul"adalah sebagai berikut: Tahap 1: Perencanaan, Tahap 2: Pelaksanaan Tindakan, Tahap 3: Pengamatan, Tahap 4: Rewfleksi. Pelaksanaannya dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami perbaikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan dari kondisi awal, siklus 1, dan siklus 2 terus mengalami peningkatan. Pada kondisi awal ke siklus 1 dan ke siklus 2 persentase siswa yang keaktifannya dengan kategori rendah terus mengalami penurunan, yakni 75% - 16.67% - 0%. Sedang yang kategorinya sedang dari 20% - 66.67% - 12.5%. Sedang yang kategorinya tinggi dari 5% - 16.67% - 87.5%. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah dilakukan tindakan. Persentase siswa yang belum tuntas mengalami penurunan dari siklus 1 ke siklus 2 (dari 37.5% menjadi 12.5%. Persentase siswa yang sudah tuntas mengalami kenaikan dari siklus 1 ke siklus 2 (dari 62.5% menjadi 87.5%). Indikator keberhasilan PTK ini adalah, bahwa PTK ini dikatakan berhasil jika persentase siswa yang nilai hasil belajarnya sudah tuntas mencapai minimal 85%. Dari tabel menunjukkan bahwa persentase siswa yang nilainya tuntas sudah mencapai 87.5%, maka PTK sudah berhasil.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DENGAN KEARIFAN LOKAL BUDAYA TRISILAS WISDOM SCALE DI SD/MI Supriadi, jaja; Hilman Jaelani; Dian Permana; Povitasari; Fitri Meidawari; Leni Maulani
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter religius melalui kearifan lokal budaya trisilas wisdom scale di SD/MI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif studi kasus. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan Hasil temuan menyatakan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan local budaya trisilas local wisdom scale sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter religious peserta didik di sekolah dasar Cicalengka X Kabupaten Bandung. Terkhusus, disimpulkan bahwa dengan implementasi kearifan lokal budaya trisilas local wisdom scale peserta didik terbentuk akhlak yang baik,tutur kata yang santun,rajin beribadah,karakter saling toleransi,saling mencintai diantara sesamanya,saling menghargai,dan saling bergotong-royong Kata kunci: Pendidikan Karakter Religius, kearifan lokal budaya,trisilas wisdom scale
PENTINGNYA OTONOMI PENDIDIKAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI INDONESIA Riesca Wachyuppy
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas lebih dalam mengenai konsep, tujuan dan manfaat otonomi pendidikan, serta implementasinya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka, artinya penelitian ini diambil dari beberapa sumber informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otonomi pendidikan merupakan suatu pemberian wewenang, mandat, kepercayaan yang bertanggungjawab dalam pengelolaan pendidikan dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah; dan atau dari Pemerintah Daerah kepada Satuan Pendidikan, baik dari sisi dana, personalia, sarana dan prasarana serta manajemen dan kurikulum pendidikan. Indonesia merupakan negara kepulauan dengan ragam budaya, bahasa, tradisi, suku, dan agama yang memberikan pengaruh signifikan bagi sistem pendidikannya. Melalui otonomi pendidikan dapat meningkatkan efisiensi manajemen dan kepuasan tenaga pendidikan serta menciptakan suatu sistem pendidikan dengan kebijakan-kebijakan yang konkret; sumberdaya pendidikan dapat didayagunakan secara optimal; dapat menggali potensi lokal lebih efektif, dapat mengelola sistem pendidikan yang sejalan dengan kebudayaan setempat, serta partisipasi masyarakat dalam pendidikan meningkat; akuntabilitas juga meningkat; dan pada gilirannya mutu pendidikan dapat terjamin. Peningkatan mutu pendidikan sangat penting dilakukan melalui partisipasi masyarakat, pemberdayaan dan juga peningkatan kapasitas kelembagaan yang berpedoman pada standar nasional pendidikan dan juga prinsip pemerintahan yang baik.
PERAN PENGAWAS MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL MU’MIN JAKARTA BARAT Abdul Khalim Zaini
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.269

Abstract

juan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pengawas dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mu’min Jakarta Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini, penulis juga menggunakan penelitian survey, wawancara dan dokumentasi guna memperoleh data primer mengenai peran pengawas madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mu’min Jakarta Barat. Dengan berdasarkan data yang ada, penulis berupaya menggambar secara sistematis, faktual dan akurat sebagai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Pengawas Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mu’min Jakarta Barat dapat dilihat dari adanya pengawas memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan agar mutu pembelajaran dapat menjadi lebih baik. Tugas pokok pengawas madrasah (satuan pendidikan) adalah melakukan penilaian dan pembinaan dengan melaksanakan fungsi-fungsi supervisi, baik supervisi akademik maupun supervisi manajerial.
KAJIAN FILSAFATI TERHADAP KEMAJUAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI INDONESIA Tiara, Tiara
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.284

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pendidikan dimaksudkan untuk membuat pembelajaran yang efektif dan efisien. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan hakikat digitalisasi pendidikan, pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan, kedudukan teknologi bagi pendidikan dan dampak teknologi bagi pendidikan di Indonesia. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan atau literatur. Literatur yang digunakan yaitu artikel ilmiah yang siterbitkan pada jurnal nasional dan internasional. Artikel yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi yang pesat telah merubah paradigma pembelajaran dari tatap muka di kelas menjadi pembelajaran dengan bergai inovasi yang tidak mewajibkan peserta didik dan pendidik berada dalam satu ruangan. Teknologi dalam pendidikan berperan meyuguhkan pembelajaran menjadi lebih menarik, efisien dan efektif tanpa mengurangi esensi nilai pembelajaran. Teknologi berperan sebagai ilmu pengetahuan dan alat dalam proses pembelajaran.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MADRASAH DI KECAMATAN CIPEDES KOTA TASIKMALAYA DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF MELALUI SUPERVISI KLINIS OLEH PENGAWAS PEMBINA Maryati
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.300

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk dapat mengenali dan mengembangkan potensi siswa tentunya dalam proses pembelajaran perlu pembelajaran yang bersifat aktif. Pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru tetapi berpusat pada siswa dan guru hanya sebagai fasilitator serta pembimbing. Penerapan pembelajaran kooperatif memberikan kesempatan bagi siswa untuk ikut terlibat secara aktif. Dengan demikian, siswa dapat mengungkapkan gagasan, ide, pendapat dan kreatifitasnya sehingga pembelajaranakan lebih menarik Untuk mengatasi beberapa permasalahan di atas adalah melalui supervisi klinis yang dilakukan oleh pengawas madrasah terhadap para guru. Melalui latihan mengajar dengan supervisi klinis tersebut guru dibantu mengembangkan dirinya agar kesenjangan antara tingkah laku mengajar yang nyata dan tingkah laku mengajar yang ideal makin lama makin mengecil. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran kooperatif di MIS Manbaul Ulum dan MIS PUI Darul Ulum Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya berkategori baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan melalui hasil penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai rata-rata 71,35 termasuk dalam kategori cukup, kemudian meningkat pada siklus II mencapai nilai rata-rata 83,70 termasuk dalam kategori baik. Dengan demikian terjadi peningkatan pelaksanaan pembelajaran sebesar 12,35 % dan 2) kemampuan menyusun perencanaan pembelajaran terjadi peningkatan terbukti dari hasil penilaian prasiklus menunjukkan rata-rata 68,82, siklus I mencapai rata-rata 80,78, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 88,68 dengan kategori baik. Peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai sebesar 71,35 dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata sebesar 83,70.
BANGUN MITRA RUKO TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN SD NEGERI KARANGTALUN 2 NGLUWAR TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Siti Maryani
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.303

Abstract

Rumusan masalah pada best practice ini adalah; bagaimanakah proses perencanaan dan hasil serta dampak dari pelaksanaan Bangun Mitra Ruko terhadap kualitas pendidikan di SD Negeri Karangtalun 2? Tujuannya adalah; mendeskripsi proses perencanaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan Bangun Mitra Ruko dan mendiskripsi hasil serta dampak pelaksanaan Bangun Mitra Ruko terhadap kualitas pendidikan di SD Negeri Karangtalun 2. Proses pelaksanaan bangun mitra ruko berjalan dengan baik dan lancar. Hasil dan dampaknya dengan membangun kemitraan antara guru, komite dan orang tua siswa dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SD Negeri Karangtalun 2 Ngluwar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 1 MAN 3 JAKARTA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN STAD Sugiartana
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.316

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA 1 MAN 3 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga tahapan, yaitu (a) plan/perencanaan, (b) do/pelaksanaan, dan (c) see/refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah 36 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Data dianalisis mengggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan rata-rata nilai akhir setiap siklus. Nilai akhir siklus diperoleh dari nilai tugas kelompok dan individu, serta nilai tes tiap siklus. Pada siklus I dilaksanan tes berupa 10 soal pilihan ganda dan 5 soal essay dengan hasil nilai rata-rata 63,77. Pada siklus II dilaksanan tes formatif dengan hasil nilai rata-rata 71,33. Pada siklus III dilaksanan tes formatif diporoleh nilai rata-rata 82,3 dengan prosentase ketuntasan belajar sebesar 87%. Kesimpulan adalah melalui pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA 1 MAN 3 Jakarta mengalami peningkatan.

Page 2 of 3 | Total Record : 23