cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+6282218560919
Journal Mail Official
intel.edupedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Trajaya, 004/005, Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian journal of teaching and learning
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29620570     EISSN : 29641446     DOI : https://doi.org/10.56855/intel
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Teaching and Learning (INTEL) is a national journal in the fields of: 1. Education 2. Teaching and learning 3. Evaluation 4. Management in formal/non-formal schools
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
PENERAPAN METODE ICT MELALUI PEMBELAJARAN INTERPRETATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN QURAN HADIS Ana Rosmalina
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.914 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan pembelajaran yang berbasis ICT pada pembelajaran Qur’an Hadits pada siswa kelas IX.1 MTs Negeri 37 Jakarta. (2) Meningkatkan hasil belajar Qur’an Hadits pada materi hukum bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi, mad lazim mutsaqqal kilmi, mad lazim mukhaffaf harfi dan mad lazim mutsaqqal harfi melalui pembelajaran interpretatif berbasis ICT siswa kelas IX.1 MTs Negeri 37 Jakarta. Untuk membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai, maka diperlukan alat media yang salah satunya adalah penggunaan media ICT dalam pembelajaran. Subyek penelitian adalah siswa kelas IX.1 MTs Negeri 37 Jakarta sejumlah 30 siswa. Pelaksanaan Tindakan meliputi 2 Siklus, yang tiap siklusnya meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan reflleksi. Ketuntasan belajar siswa yaitu dari 13 siswa (43 %) sebelum tindakan, menjadi 19 siswa (63 %) setelah Siklus I dan mengalami peningkatan menjadi 28 siswa atau (93 %) setelah Siklus II. Berdasarkan hasil analisis aktivitas siswa dalam kelompoknya serta hasil belajar siswa dalam pemberian tindakan dengan menggunakan pembelajaran berbasis ICT diperoleh peningkatan baik aktivitas siswa dalam kelompok maupun hasil belajar siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis ICT mampu meningkatkan aktivitas maupun hasil belajar siswa IX.1 MTs Negeri 37 Jakarta.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE READING GUIDE PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS Haryati
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.995 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.195

Abstract

alam perkembangan pendidikan, metode yang digunakan oleh guru harus direnovasi, sehingga metodenya menjadi lebih bervariasi dan peserta didik tidak merasa bosan, sehingga penggunaan metode pembelajaran dapat mempengaruhi pemahaman belajar peserta didik. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana hasil belajar Peserta Didik Kelas VIII MTs Negeri 11 Jakarta pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist melalui penerapan Metode Reading Guide?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik dengan menggunakan metode pembelajaran Reading Guide. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Reading Guide merupakan suatu strategi panduan membaca untuk memahami materi pelajaran yang disiapkan oleh guru dan akan diajarkan dengan waktu yang dibatasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar peserta didik 60% dan rata-rata 67,6. Pada siklus II, proses pembelajaran sudah terpusat pada materi pelajaran. Hal ini terlihat dari kenaikan prosentase ketuntasan belajar mencapai 80%, sedangkan nilai rata-rata peserta didik 72,8. Kesimpulan menyatakan penerapan metode Reading Guide dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas VIII MTs Negeri 11 Jakarta.
DIGITALISASI PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LKPD FUN INTERAKTIF MATERI LISTRIK ARUS SEARAH PADA MAN 2 BANJARNEGARA Lili Maenani
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.373 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.196

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tahap pelaksanaan digitalisasi pembelajaran fisika berbasis LKPD Fun Interaktif pada materi Listrik Arus Searah di MAN 2 Banjarnegara dan bagaimana respon pesrta didik terhadap penggunaan LKPD Fun Interaktif pada materi Listrik Arus Searah di MAN 2 Banjarnegara. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R & D) model 4-D yakni Define, Design, Develomentp, Dissemination. Langkah-langkah pengembangan meliputi: melakukan analisis kebutuhan, mengumpulkan informasi atau data, mengembangkan model, memvalidasi model, merevisi model, menguji coba, merevisi model, menguji coba lebih luas, dan merevisi model akhir. Respon peserta didik terhadap LKPD Fun Interaktif 74% peserta didik menyatakan baik, 23% menyatakan cukup baik dan 3% menyatakan kurang baik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GAME ULAR TANGGA DIGITAL TENTANG MODERASI BERAGAMA DI MAN 2 BANJARNEGARA Ridlo Pramono
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.722 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.197

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan keragaman agama berpotensi menimbulkan konflik antar agama. Sebagai upaya untuk menjawab persoalan tersebut. Moderasi beragama telah digagas oleh pemerintah dengan menerbitkan SK Dirjenpendis No 7272 tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Moderasi Beragama pada Pendidikan Islam. Untuk meningkatkan pemahaman tentang moderasi beragama di MAN 2 Banjarnegara diperlukan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dikembangkan adalah ular tangga digital yaitu MAN2GAMES. Aplikasi ini bersifat edukatif dan open source yang dirancang dengan algoritma dan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam membuat aplikasi MAN2GAMES adalah Java Script, JQuery, HTML (HyperText Markup Language), CSS (Casecading Style Sheet) dan beberapa file mp3 untuk music node nya, library, berserta image nya. Selain bahasa pemograman, aplikasi editor juga dibutuhkan, yaitu Visual Studio Code untuk editor Source Code. Hasil uji media pembelajaran game ular tangga digital tentang moderasi beragama di MAN 2 Banjarnegara menunjukkan hasil kriteria sangat layak pada uji ahli media dan uji ahli materi pada tahap dua. Untuk hasil uji ketertarikan pada peserta didik juga menunjukkan kriteria sangat menarik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SKI MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE WORD SQUARE PADA KELAS V MI AL-FALAH JAKARTA BARAT Sri Solati
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.565 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran dan peningkatan hasil belajar SKI dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe word square. Metode Penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Kemudian menggunakan instrument tes berupa soal post test dan non tes berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa, lembar wawancara dan catatan lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Al Falah Jakarta Barat. Dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas V MI Al Falah Jakarta Barat dengan menggunakan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Word Square. Indikator keberhasilan penelitian ini dilihat dari ketuntasan hasil belajar siswa yang nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70. Dari hasil penelitian dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe word square hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa, dimana nilai rata-rata hasil belajar pra penelitian sebesar 43 dan pada siklus I nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 68 dan mencapai kriteria ketuntasan belajar mencapai 46%. Adapun pada siklus II meningkat lagi dengan nilai rata-rata 84 dengan kriteria ketuntasan belajar siswa mencapai 93%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN KARTU KATA PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS 2 SDLB Imas Rokayah
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.988 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan menggunakan metode permainan kartu kata pada siswa Tunagrahita Ringan kelas 2 di SLB ABCD Mahmud Mahmudah Pasirwangi Garut. Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Model penelitian yang digunakan adalah Kemmis dan Mc. Taggart dengan menggunakan dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini siswa Tunagrahita Ringan di kelas 2 SDLB di SLB ABCD Mahmud Mahmudah Pasirwangi Garut. Objek penelitian ini adalah peningkatan kemampuan membaca menggunakan metode mengeja suku kata dan permainan kartu kata. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca. Peningkatan keterampilan membaca dapat dilihat dari hasil evaluasi tiap siklus. Hasil evaluasi tiap siklus kemudian dibandingkan dengan hasil keterampilan membaca pra tindakan. Peningkatan kemampuan membaca permulaan kata tersebut dapat dilihat berdasarkan persentase yang meningkat dari pra tindakan anak yang berada pada kriteria baik pada siswa Tunagrahita Ringan kelas 2 SDLB di SLB-ABCD Mahmud Mahmudah Pasirwangi Garut setelah dilakukannya penelitian tindakan kelas. Proses pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaa kata pada anak adalah guru melaksanakan mengeja suku kata melalui permainan kartu kata sesuai dengan langkah-langkah permainan yang telah disusun yaitu anak bersama guru membaca buku bacalah cepat membaca jilid 1, dan anak berlomba mencari sejumlah kartu kata sesuai dengan permintaan guru, kemudian anak membaca lembaran suku kata dan kartu kata. Selesai membaca lembaran suku kata dan kartu kata, anak mendapat pujian serta penghargaan berupa permen atau stiker emotion smile. Penelitian ini juga berdampak pada motivasi siswa yang semakin meningkat untuk belajar membaca permulaan kata. Metode mengeja suku kata melalui permainan kartu kata yang digunakan mampu menggairahkan siswa untuk berpartisipasi dalam pembelajaran membaca suku kata, kata dan kalimat sederhana.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS 6 PADA MATERI SEGITIGA DAN SEGIEMAT Muhammad Irsan
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.112 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.200

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis adobe flash professional cs 6 pada materi segitiga dan segiemat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, and Evaluation). Pada penelitian ini, subjek uji coba dalam pengembangan media ini adalah peserta didik kelas VIII SMPS Al-Furqan Ereng-ereng dan beberapa guru matematika. Jumlah peserta didik tersebut sebanyak 24 peserta didik sedangkan jumlah guru sebanyak 3 orang. Adapun Instrumen penelitian yang digunakan dalam pengembangan media ini adalah berupa angket. Angket tersebut diberikan kepada peserta didik kepada peserta didik pada uji coba kelompok kecil. Untuk teknik analisis data dibagi dua, yaitu 1) menganalisis data angket evaluasi ahli media dan ahli materi, dan 2) menganalisis data angket respon guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) langkah-langkah pengembangan sudah sesuai dengan model pengembangan ADDIE, 2) respon positif guru mencapai 92,68%. Nilai tersebut termasuk kedalam kategori sangat positif. Sementara itu, respon peserta didik mencapai 78,82% yang termasuk ke dalam kategori postif.
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS IX A PADA KONSEP PEWARISAN SIFAT DI MTS NEGERI 7 CIREBON Supriati
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.403 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa melalui penggunaan media animasi pada konsep Pewarisan Sifat di kelas IX sebagai suatu upaya perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran. Subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IX A di MTs Negeri 7 Kabupaten Cirebon sedang objeknya adalah media animasi pada konsep Pewarisan Sifat pada mata pelajaran IPA yang diajarkan dengan cara mengaktifkan siswa dalam kelompok yang dengan mengobservasi kemampuan siswa mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, bekerja sama, mengamati media dengan baik, mengerjakan lembar kerja, diskusi, mengemukakan pendapat, dan mendengarkan penjelasan guru. Dari penelitian yang telah dilakukan pada minggu ke-4 bulan Oktober s.d minggu ke-2 bulan November 2018 dengan dua siklus yang masing masing siklus terdiri dari dua pertemuan, terdapat temuan-temuan berikut:1) Kinerja guru meningkat 11,2% pada Siklus I dengan kategori “Baik” kemudian meningkat menjadi 16,2% pada Siklus II, 2) Keaktifan belajar siswa meningkat 1,6% poin antara pertemuan satu dengan dua pada Siklus I, dan peningkata 4,5 poin antara pertemuan satu dengan dua pada Siklus II, 3) Keaktifan siswa meningkat persentase siswa yang tidak merasa kesulitan dalam mengajukan pertanyaan sebesar 22,7%, peningkatan persentase siswa yang merasa tidak kesulitan dalam menjawab pertanyaan sebesar 27,2%, peningkatan kemampuan siswa dalam bekerjasama dalam kelompok sebesar 63,7%, peningkatan pemahaman siswa terhadap materi karena penyajian materi lebih menarik sebesar 54,6%, peningkatan kemampuan siswa mengerjakan lembar jawaban sebesar 68,3%, peningkatan kemampuan siswa dalam berdiskusi dengan teman satu kelompok sebesar 63,6%, peningkatan kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat sebesar 40,9%, peningkatan kemampuan siswa dalam mendengarkan penjelasan guru sebesar 77,4%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas menunjukkan bahwa hipotesis tindakan terbukti, yaitu melalui penggunaan media animasi dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas IX A pada konsep Pewarisan Sifat di MTs Negeri 7 Cirebon. nik mengaktifkan siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 2A Susilah
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.498 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.202

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengerjakan soal-soal latihan pada materi Nilai dan Kesetaraan Pecahan Mata Uang di kelas 2A SDN Mumbulsari 01 Tahun Pelajaran 2021-2022 beserta hasil belajar siswanya. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan ini menggunakan 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati dan merefleksi. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi sebanyak 39 orang yang duduk di kelas 2A. Untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar adalah dengan mengunakan rumus persentase ketuntasan hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa, 1) dengan metode Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal latihan pada pokok bahasan Nilai dan Kesetaraan Pecahan Mata Uang di kelas 2A SDN Mumbulsari 01 Tahun Pelajaran 2021-2022, dan 2) dengan menggunakan metode Pembelajaran Berbasis Masalah prestasi belajar siswa kelas 2A SDN Mumbulsari 01 Tahun Pelajaran 2021-2022 pada pokok bahasan Nilai dan Kesetaraan Pecahan Mata Uang menjadi lebih baik. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata ulangan harian yang semula sebelum diadakan penelitian 42,8 dengan ketuntasan 43% . pada siklus I 69,3 dengan ketuntasan 69% dan pada siklus II 74,3 dengan ketuntasan 74%.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ASPEK PENGETAHUAN PADA TEMA KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TPS Juli Rivasanti
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.277 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.203

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar aspek pengetahuan pada tema kenampakan alam dan buatan melalui penerapan pembelajaran kooperatif model TPS (think pair and share). Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan dua siklus yang mencakup empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Apabila pada siklus pertama hasil belajar siswa secara klasikal sudah tuntas maka pelaksanaan siklus dihentikan, akan tetapi jika hasil belajar siswa secara klasikal belum tuntas maka dilanjutkan pada siklus kedua. Jika pada siklus pertama telah mencapai ketuntasan klasikal yang dimaksud adalah apabila terdapat minimal 70% subjek penelitian yang telah mencapai skor 70 dari skor maksimal 100. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu 1) hasil belajar IPS tema Kenampakan alam dan buatan siswa Kelas 5 semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 di SDN Kemuning Lor 01 pada siklus 2 yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran siklus 1 dengan pembelajaran yang biasa diterapkan di sekolah, 2) ketuntasan belajar siswa di SD pada pembelajaran ilmu pengetahuan sosial dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran yang biasa diterapkan di sekolah, dan 3) retensi pemahaman konsep siswa di SDN Kemuning Lor 01 dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) cukup kuat dibandingkan dengan pembelajaran yang biasa diterapkan di sekolah.

Page 3 of 13 | Total Record : 128