cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+6282218560919
Journal Mail Official
intel.edupedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Trajaya, 004/005, Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian journal of teaching and learning
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29620570     EISSN : 29641446     DOI : https://doi.org/10.56855/intel
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Teaching and Learning (INTEL) is a national journal in the fields of: 1. Education 2. Teaching and learning 3. Evaluation 4. Management in formal/non-formal schools
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Etri Suryanti; Enok Milhah Malihatusolihah; Ilyas Rifa’i; Lina Marlina
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.552 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.204

Abstract

Al-Qur’an adalah pedoman hidup umat Islam. Di dalamnya dijelaskan berbagai petunjuk dan pelajaran dalam segala aspek, bagi umatnya yang berakal. Ia merupakan mukjizat Nabi Muhammad Saw. yang sangat luar biasa. Al-Qur’an dapat menjelaskan hal-hal yang terjadi di masa lampau, masa kini, bahkan masa depan. Penjelasan tentang pendidikan juga tak luput dari pembahasan. Hebatnya, al-Qur’an telah menyinggung tentang pendidikan pada ayat tentang proses penciptaan manusia pertama yang terjadi bahkan sebelum masehi. Hal tersebut yang melatarbelakangi kajian ini. Selanjutnya didapati bahwa pendidikan di dalam al-Qur’an diistilahkan dengan tarbiyah, ta’lim, dan tazkiyah yang masing-masing memiliki kekhasan namun saling berkaitan. Kemudian pendidik, tujuan pendidikan, dan metode pendidikan juga menjadi objek kajian pada artikel ini.
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Agus Hasan
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.28 KB) | DOI: 10.56855/intel.v2i1.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran penggunakan metode Pembelajaran Berbasis Masalah dalam mewujudkan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan serta meningkatkat prestasi belajar pada mata pelajaran Matematika pada Pokok Bahasan Matriks Determinan Operasi Matriks Siswa Kelas XII IPA 3 Semester Ganjil MAN Babakan Ciwarigin Tahun Pelajaran 2021/2022. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada tanggal 15 September s.d 29 Oktober 2021 dengan 2 siklus terdapat temuan-temuan berikut: 1) kinerja guru meningkat sebesar 25 % dari siklus 1 (62,50%) ke siklus 2 (87,50%); 2) aktifitas kegiatan siswa meningkat 30,88% dari siklus 1 (54,41%) ke siklus 2 (85,29%); 3) rata-rata prestasi belajar dari Pra PTK ke Siklus 1 meningkat sebesar 4,74 sehingga rata-rata prestasi belajar pada Pra PTK 74,21 menjadi 78,95 pada siklus 1; dan 4) rata-rata prestasi belajar dari Sikulus 1 ke Siklus 2 meningkat sebesar 1,96 sehingga rata-rata prestasi belajar pada siklus 1 sebesar 78,95 menjadi 80,91 pada siklus 2. Berdasarkan temuan-temuan dalam penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis masalah dapat mewujudkan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan serta dapat meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran Matematika pada Pokok Bahasan Matriks Determinan Operasi Matriks Siswa Kelas XII IPA 3 Semester Ganjil MAN Babakan Ciwarigin Tahun Pelajaran 2021/2022.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS PADA SISWA KELAS VIII.8 MTSN 1 OKU TIMUR MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING Syamsinar
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.209

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan penerapan Problem Based Learning yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar Matematika materi teorema pythagoras. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.8 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 OKU Timur yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes, dan observasi. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar siswa kelas VIII.8 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 OKU Timur pada siswa melalui penerapan Problem Based Learning. Data prasiklus dengan nilai rata-rata kelas 57,92 dengan persentase ketercapaian KKM 36,11% atau 13 siswa tuntas dari 36 siswa. Pada siklus I meningkat menjadi 67,78 atau 19 siswa tuntas (52,78%) tetapi nilai ini belum mencapai KKM 69 yang telah disepakati. Pada siklus II meningkat menjadi 88,89% atau 32 siswa tuntas dengan rata-rata nilai siswa 82,92. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika materi teorema pythagoras sehingga layak untuk diterapkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 OKU Timur.
PENERAPAN ALAT PERAGA "MISKA BILBUL" UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT Elyta Eparlina
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.217

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas VI MI Nurul Huda 02 Keturen Kota Tegal tahun 2019 menggunakan alat peraga miska bilbul. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan observasi untuk mengetahui proses pembelajaran Alat Peraga "Miska Bilbul", observasi untuk mengetahui keaktifan siswa, dan tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan Alat Peraga "Miska Bilbul"adalah sebagai berikut: Tahap 1: Perencanaan, Tahap 2: Pelaksanaan Tindakan, Tahap 3: Pengamatan, Tahap 4: Rewfleksi. Pelaksanaannya dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami perbaikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan dari kondisi awal, siklus 1, dan siklus 2 terus mengalami peningkatan. Pada kondisi awal ke siklus 1 dan ke siklus 2 persentase siswa yang keaktifannya dengan kategori rendah terus mengalami penurunan, yakni 75% - 16.67% - 0%. Sedang yang kategorinya sedang dari 20% - 66.67% - 12.5%. Sedang yang kategorinya tinggi dari 5% - 16.67% - 87.5%. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah dilakukan tindakan. Persentase siswa yang belum tuntas mengalami penurunan dari siklus 1 ke siklus 2 (dari 37.5% menjadi 12.5%. Persentase siswa yang sudah tuntas mengalami kenaikan dari siklus 1 ke siklus 2 (dari 62.5% menjadi 87.5%). Indikator keberhasilan PTK ini adalah, bahwa PTK ini dikatakan berhasil jika persentase siswa yang nilai hasil belajarnya sudah tuntas mencapai minimal 85%. Dari tabel menunjukkan bahwa persentase siswa yang nilainya tuntas sudah mencapai 87.5%, maka PTK sudah berhasil.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DENGAN KEARIFAN LOKAL BUDAYA TRISILAS WISDOM SCALE DI SD/MI Supriadi, jaja; Hilman Jaelani; Dian Permana; Povitasari; Fitri Meidawari; Leni Maulani
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter religius melalui kearifan lokal budaya trisilas wisdom scale di SD/MI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif studi kasus. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan Hasil temuan menyatakan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan local budaya trisilas local wisdom scale sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter religious peserta didik di sekolah dasar Cicalengka X Kabupaten Bandung. Terkhusus, disimpulkan bahwa dengan implementasi kearifan lokal budaya trisilas local wisdom scale peserta didik terbentuk akhlak yang baik,tutur kata yang santun,rajin beribadah,karakter saling toleransi,saling mencintai diantara sesamanya,saling menghargai,dan saling bergotong-royong Kata kunci: Pendidikan Karakter Religius, kearifan lokal budaya,trisilas wisdom scale
PENTINGNYA OTONOMI PENDIDIKAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI INDONESIA Riesca Wachyuppy
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas lebih dalam mengenai konsep, tujuan dan manfaat otonomi pendidikan, serta implementasinya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka, artinya penelitian ini diambil dari beberapa sumber informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otonomi pendidikan merupakan suatu pemberian wewenang, mandat, kepercayaan yang bertanggungjawab dalam pengelolaan pendidikan dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah; dan atau dari Pemerintah Daerah kepada Satuan Pendidikan, baik dari sisi dana, personalia, sarana dan prasarana serta manajemen dan kurikulum pendidikan. Indonesia merupakan negara kepulauan dengan ragam budaya, bahasa, tradisi, suku, dan agama yang memberikan pengaruh signifikan bagi sistem pendidikannya. Melalui otonomi pendidikan dapat meningkatkan efisiensi manajemen dan kepuasan tenaga pendidikan serta menciptakan suatu sistem pendidikan dengan kebijakan-kebijakan yang konkret; sumberdaya pendidikan dapat didayagunakan secara optimal; dapat menggali potensi lokal lebih efektif, dapat mengelola sistem pendidikan yang sejalan dengan kebudayaan setempat, serta partisipasi masyarakat dalam pendidikan meningkat; akuntabilitas juga meningkat; dan pada gilirannya mutu pendidikan dapat terjamin. Peningkatan mutu pendidikan sangat penting dilakukan melalui partisipasi masyarakat, pemberdayaan dan juga peningkatan kapasitas kelembagaan yang berpedoman pada standar nasional pendidikan dan juga prinsip pemerintahan yang baik.
PERAN PENGAWAS MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL MU’MIN JAKARTA BARAT Abdul Khalim Zaini
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.269

Abstract

juan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pengawas dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mu’min Jakarta Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini, penulis juga menggunakan penelitian survey, wawancara dan dokumentasi guna memperoleh data primer mengenai peran pengawas madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mu’min Jakarta Barat. Dengan berdasarkan data yang ada, penulis berupaya menggambar secara sistematis, faktual dan akurat sebagai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Pengawas Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mu’min Jakarta Barat dapat dilihat dari adanya pengawas memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan agar mutu pembelajaran dapat menjadi lebih baik. Tugas pokok pengawas madrasah (satuan pendidikan) adalah melakukan penilaian dan pembinaan dengan melaksanakan fungsi-fungsi supervisi, baik supervisi akademik maupun supervisi manajerial.
KAJIAN FILSAFATI TERHADAP KEMAJUAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI INDONESIA Tiara, Tiara
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.284

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pendidikan dimaksudkan untuk membuat pembelajaran yang efektif dan efisien. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan hakikat digitalisasi pendidikan, pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan, kedudukan teknologi bagi pendidikan dan dampak teknologi bagi pendidikan di Indonesia. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan atau literatur. Literatur yang digunakan yaitu artikel ilmiah yang siterbitkan pada jurnal nasional dan internasional. Artikel yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi yang pesat telah merubah paradigma pembelajaran dari tatap muka di kelas menjadi pembelajaran dengan bergai inovasi yang tidak mewajibkan peserta didik dan pendidik berada dalam satu ruangan. Teknologi dalam pendidikan berperan meyuguhkan pembelajaran menjadi lebih menarik, efisien dan efektif tanpa mengurangi esensi nilai pembelajaran. Teknologi berperan sebagai ilmu pengetahuan dan alat dalam proses pembelajaran.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MADRASAH DI KECAMATAN CIPEDES KOTA TASIKMALAYA DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF MELALUI SUPERVISI KLINIS OLEH PENGAWAS PEMBINA Maryati
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.300

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk dapat mengenali dan mengembangkan potensi siswa tentunya dalam proses pembelajaran perlu pembelajaran yang bersifat aktif. Pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru tetapi berpusat pada siswa dan guru hanya sebagai fasilitator serta pembimbing. Penerapan pembelajaran kooperatif memberikan kesempatan bagi siswa untuk ikut terlibat secara aktif. Dengan demikian, siswa dapat mengungkapkan gagasan, ide, pendapat dan kreatifitasnya sehingga pembelajaranakan lebih menarik Untuk mengatasi beberapa permasalahan di atas adalah melalui supervisi klinis yang dilakukan oleh pengawas madrasah terhadap para guru. Melalui latihan mengajar dengan supervisi klinis tersebut guru dibantu mengembangkan dirinya agar kesenjangan antara tingkah laku mengajar yang nyata dan tingkah laku mengajar yang ideal makin lama makin mengecil. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran kooperatif di MIS Manbaul Ulum dan MIS PUI Darul Ulum Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya berkategori baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan melalui hasil penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai rata-rata 71,35 termasuk dalam kategori cukup, kemudian meningkat pada siklus II mencapai nilai rata-rata 83,70 termasuk dalam kategori baik. Dengan demikian terjadi peningkatan pelaksanaan pembelajaran sebesar 12,35 % dan 2) kemampuan menyusun perencanaan pembelajaran terjadi peningkatan terbukti dari hasil penilaian prasiklus menunjukkan rata-rata 68,82, siklus I mencapai rata-rata 80,78, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 88,68 dengan kategori baik. Peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai sebesar 71,35 dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata sebesar 83,70.
BANGUN MITRA RUKO TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN SD NEGERI KARANGTALUN 2 NGLUWAR TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Siti Maryani
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v1i1.303

Abstract

Rumusan masalah pada best practice ini adalah; bagaimanakah proses perencanaan dan hasil serta dampak dari pelaksanaan Bangun Mitra Ruko terhadap kualitas pendidikan di SD Negeri Karangtalun 2? Tujuannya adalah; mendeskripsi proses perencanaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan Bangun Mitra Ruko dan mendiskripsi hasil serta dampak pelaksanaan Bangun Mitra Ruko terhadap kualitas pendidikan di SD Negeri Karangtalun 2. Proses pelaksanaan bangun mitra ruko berjalan dengan baik dan lancar. Hasil dan dampaknya dengan membangun kemitraan antara guru, komite dan orang tua siswa dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SD Negeri Karangtalun 2 Ngluwar.

Page 4 of 13 | Total Record : 128