cover
Contact Name
Rizki Fadhillah Lubis
Contact Email
rizkylubis@poltekatipdg.ac.id
Phone
+6285270764141
Journal Mail Official
sainti.journal@poltekatipdg.ac.id
Editorial Address
Kampus Politeknik ATI Padang Jalan Bungo Pasang Tabing Padang, 25171 Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri
Published by Politeknik ATI Padang
ISSN : 18297404     EISSN : 26139871     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri merupakan majalah ilmiah yang diterbitkan oleh unit penelitian dan pengabdian masyarakat Politeknik ATI Padang. Jurnal SAINTI terbit secara berkala yakni persemesteran atau 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal SAINTI mempublikasikan hasil karya ilmiah dan pemikiran Dosen dan Civitas Akademika serta praktisi industri
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015" : 13 Documents clear
STUDI OKSIDASI ANETOL HASIL ISOLASI ADAS MANIS (FOENICULUM VULGARE MILL) DENGAN KMnO4 DAN KTF TWEEN 80 Dwimaryam Suciati
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anetol merupakan minyak atsiri hasil isolasi tanaman adas manis (Foeniculum vulgare Mill) yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku sintesis obat disamping peranan lainnya sebagai minyak atsiri pada umumya. Reaktifitas senyawa ini disebabkan karna adanya gugus propenil sebagai substituennya. Reaksi oksidasi pada ikatan rangkap ini merupakan tahap dasar dalam rangkaian sintesis lanjutan menghasilkan berbagai macam obat yang sangat bermanfaat dalam dunia medis. Beberapa oksidator dan KTF telah dikenal dalam bidang sintesis organik. Pada penelitian ini, dilakukan oksidasi anetol menggunakan KMnO4 dengan memanfaatkan kalor yang dihasilkan dan bantuan KTF Tween 80. Reaksi dipantau dengan KLT. Oksidasi anetol ini menghasilkan cairan kekuningan p-anisaldehid dengan rendemen 83,6% dan kemurnian 90,2%. Identifikasi produk yang dihasilkan menggunakan spektrofotometer FT-IR, Spektrometer 1H-NMR dan GC-MS. Kata kunci: anetol, p-anisaldehid, Tween 80, oksidasi.
PENAMBAHAN KUNYIT TERHADAP MASA SIMPAN NUGGET JAGUNG Gustiarini Rika Putri
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.338 KB)

Abstract

Penelitian tentang penambahan kunyit terhadap masa simpan nugget jagung bertujuan untuk meminimalkan mikroba perusak nugget jagung dengan menambahkan kunyit giling dan memperpanjang masa simpan olahan nugget jagung pada beberapa kondisi penyimpanan. Metode dalam penentuan masa simpan nugget jagung adalah Metode Accelerated Shelf Life Test/ASLT dengan persamaan Arhenius, dimana nugget jagung yang telah ditambahkan kunyit giling segar dengan berbagai konsentrasi (0%, 1%, 2%, 3% dan 4%) disimpan pada tiga tingkat suhu yang berbeda, yaitu suhu -15oC, -5oC dan 5oC. Pengamatan terhadap nugget jagung adalah masa simpan dan Total Plate Count. Hasil analisis kerusakan fisik nugget jagung selama penyimpanan dapat diminimalkan dengan penambahan kunyit giling. Hasil analisis Total Plate Count menunjukkan bahwa penyimpanan Nugget Jagung pada suhu -15oC selama 30 hari mampu menekan pertumbuhan mikroba dari 5,0 x 104 cfu/g (tanpa penambahan kunyit) menjadi 2,4 x 104 cfu/g (penambahan kunyit 4 %). Penambahan 4 % kunyit pada suhu -15oC memiliki umur simpan terlama yaitu 68 hari atau 2 bulan 8 hari.
APLIKASI LINEAR PROGRAMMING UNTUK OPTIMASI KEUNTUNGAN PADA UKM PERABOT ON Edo Rantou Wijaya; Rima Sari Rahmadani
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM perabot On merupakan UKM yang sedang berkembang, memiliki masalah untuk mencapai keuntungan maksimal. Keuntungan maksimal dapat diperoleh dengan menerapkan metode optimasi dalam melakukan proses produksi yang memiliki keterbatasan dari sumber daya melalui kapasitas produksi. Metode optimasi yang umum digunakan untuk mendapatkan keuntungan maksimal adalah programa linier (Linear Programming). Keuntungan maksimal melalui linear programming dapat diperoleh dengan menggunakan bantuan aplikasi perangkat lunak POM-QM dengan menentukan jumlah produksi untuk setiap produk yang paling potensial. Pada UKM perabot On produk yang paling potensial adalah pintu dan jendela, berdasarkan pengolahan menggunakan POM-QM untuk kendala menggunakan seluruh bahan baku diperoleh keuntungan maksimal sebesar Rp. 3.000.000,- dengan produksi lima unit pintu dan nol unit jendela. Hasil pengolahan menggunakan POM-QM memberikan jumlah unit produksi per hari dan keuntungan yang berbeda dengan kondisi riil. Penetapan model matematik pada kasus UKM Perabot On harus dikaji ulang sehingga dapat membantu UKM berkembang dimasa datang.
PREPARASI DAN KARAKTERISASI FILM TiO2 UNTUK REAKTOR FOTOKATALITIK FILM TiO2-UV Gusfiyesi Gusfiyesi
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preparasi dan karakterisasi film TiO2 untuk reaktor fotokatalitik film TiO2-UV telah dilakukan dalam penelitian ini. Film TiO2 yang paling optimum didapat saat dipreparasi dari suspensi TiO2 dan amilum dalam aquabidest dengan perbandingan (4 : 1: 25) wt.% yang dicoating dengan teknik screen-printing. Karakterisasi untuk sifat-sifat psikokimia dilakukan dengan XRD, TGA/SDTA, pengukuran Brunauer–Emmett–Teller (BET) dan SEM. Permukaan filmTiO2 yang diperoleh cukup merata ditunjukkan dari hasil analisis SEM dengan catalyst loading 0,0225 g/cm2 dan ketebalan ± 0,3 µm pada permukaan support keramik. Kata kunci: fotokatalitik, immobilisasi, film TiO2
KEMAMPUAN MINYAK ATSIRI DARI BATANG AMOMUM APICULATUM SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI TERHADAP DROSOPHILA MELANOGASTER Addin Akbar
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan minyak atsiri dari batang Amomum apiculatum sebagai insektisida alami telah diuji terhadap lalat Drosophila melanogaster. Uji yang dilakukan meliputi meliputi uji mortalitas, antifeedant dan repelan. Konsentrasi minyak atsiri untuk pengujian berturut-turut adalah 0; 0.1; 0.5; 1 %. Didapatkan persentase mortalitas tertinggi pada hari kelima yaitu 0; 0; 17.80; 35.53 %. Persentase antifeedant berturut-turut berdasarkan konsentrasi adalah 93.81; 94.07; 95.29; 96.61 %. Sedangkan persentase repelan berturut-turut adalah 4.46; 40; 60; 73.33 %. Minyak atsiri batang Amomum apiculatum juga menghambat proses regenerasi lalat, dibuktikan dengan adanya telur dan pupa pada kontrol pada hari ke-5, dan sebaliknya pada media dengan minyak atsiri sehingga dapat dari penelitian ini dapat disimpulkan minyak atsiri batang Amomum apiculatum berpotensi sebagai insektisida alami.
ANALISIS KEHILANGAN MINYAK ( OIL LOSSES) DI STASIUNPRESS PABRIK KELAPA SAWIT M.Taufik Eka Prasada; Nopa Eska
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu produksi minyak sawit dapat dikatakan memiliki efisiensi tinggi jika persentase kehilangan minyak (oil losses rendah. Kendati demikian, persentase kehilangan (oil losses) ini masih belum bisa ditiadakan, karena sangat sulit untuk mencegah terjadinya kehilangan minyak tersebut. Banyak faktor yang mempengaruhi oil losses pada proses pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi CPO. Faktor yang paling menentukan adalah tekanan pada stasiun pengepresan (screw press) dan buah yang tidak masak. Penggunaan tekanan press yang kecil akan menghasilkan kadar oil losses yang besar, sedangkan penggunaan tekanan prees yang besar akan menghasilkan tingginya biji kelapa sawit yang pecah pada stasiun press. Kehilangan minyak dapat diketahui dengan metode ekstraksi dan bahan pelarutnya n-heksan yang dilakukan di laboratorium PT. Bintara tani nusantara,Tbk. Dari tujuh kali percobaan diperoleh persen kehilangan minyak pada pada cake press di stasiun press yaitu 6,57%, 6,59%, 6,63%, 7,29%, 7,56%, 8,56% dan 8,89%. Standar persen kehilangan minyak di pabrik kelapa sawit < 8%. Dari data yang ada maka lima data memenuhi standar yaitu 6,57%, 6,59%, 6,63%, 7,29%, 7,56%, sedangkan dua data tidak memenuhi standar persen kehilangan minyak, yaitu 8,56% dan 8,89%. Kata kunci: cpo, oil losses, cake press
PENAMBAHAN KUNYIT TERHADAP MASA SIMPAN NUGGET JAGUNG Gustiarini Rika Putri
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang penambahan kunyit terhadap masa simpan nugget jagung bertujuan untuk meminimalkan mikroba perusak nugget jagung dengan menambahkan kunyit giling dan memperpanjang masa simpan olahan nugget jagung pada beberapa kondisi penyimpanan. Metode dalam penentuan masa simpan nugget jagung adalah Metode Accelerated Shelf Life Test/ASLT dengan persamaan Arhenius, dimana nugget jagung yang telah ditambahkan kunyit giling segar dengan berbagai konsentrasi (0%, 1%, 2%, 3% dan 4%) disimpan pada tiga tingkat suhu yang berbeda, yaitu suhu -15oC, -5oC dan 5oC. Pengamatan terhadap nugget jagung adalah masa simpan dan Total Plate Count. Hasil analisis kerusakan fisik nugget jagung selama penyimpanan dapat diminimalkan dengan penambahan kunyit giling. Hasil analisis Total Plate Count menunjukkan bahwa penyimpanan Nugget Jagung pada suhu -15oC selama 30 hari mampu menekan pertumbuhan mikroba dari 5,0 x 104 cfu/g (tanpa penambahan kunyit) menjadi 2,4 x 104 cfu/g (penambahan kunyit 4 %). Penambahan 4 % kunyit pada suhu -15oC memiliki umur simpan terlama yaitu 68 hari atau 2 bulan 8 hari.
ANALISIS TINGKAT KESULITAN SOAL UAS PRAKTIKUM BAHASA INGGRIS (LISTENING) JURUSAN MANAJEMEN LOGISTIK INDUSTRI AGRO POLITEKNIK ATI PADANG Rizaldi Sardani; Silvia Indriani
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Listening merupakan skill pertama yang dimiliki seseorang dalam berbahasa. Listening juga merupakan salah satu skill yang diujikan dalam mata kuliah Bahasa Inggris. Banyak mahasiswa Jurusan MLIA Politeknik ATI Padang mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal ujian akhir praktikum listening Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tingkat kesulitan soal ujian akhir praktikum Bahasa Inggris agar dapat dijadikan input untuk perbaikan pengajaran materi kuliah. Hasil penelitian menunjukkan dari 33 buah soal ujian terdapat 15 buah soal yang berada pada rentang 0,76-1,00 dan termasuk soal dengan kategori mudah, 6 buah soal berada pada rentang 0,26-0,75 dan termasuk ke dalam soal dengan kategori sedang, dan 12 soal merupakan soal dengan kategori sulit yang berada pada rentang 0,00-0,25. Secara umum dapat disimpulkan bahwa soal ujian akhir semester praktikum listening jurusan Manajemen Logistik Industri Agro mempunyai tingkat kesulitan 0,53 dan berada pada rentang 0,26-0,75 sehingga termasuk soal dengan kategori sedang
MALEAT ANHIDRIDA SEBAGAI PENGGRAFTING POLIPROPILENA DENGAN INISIATOR BENZOIL PEROKSIDA Tengku Rachmi Hidayani
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh konsentrasi maleat anhidrida (MA) terhadap derajat grafting maleat anhidrida pada polipropilena (PP) dengan inisiator benzoil peroksida (BPO). Reaksi grafting dilakukan dengan teknik pengolahan reaktif dalam internal mixer pada suhu 165oC dengan variasi komposisi (b/b) PP : MA : BPO, 97:1:2, 95:3:2, 92:6:2, 89:9:2, dan 86:12:2 . selanjutnya dilakukan penentuan derajat grafting dengan metode titrasi dan analisa spectra FTIR untuk menentukan adanya grafting maleat anhidrida pada rantai polipropilena. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses grafting maleat anhidrida pada polipropilena dapat terjadi dan perbandingan berat campuran PP:MA:BPO (95:3:2) merupakan derajat grafting tertinggi maleat anhidrida. Kata kunci : Ikat Silang, Grafting Polipropilena, Maleat anhidrida
ANALISIS FAKTOR KEGAGALAN CORAN ALUMINIUM DI CV. NJL PADANG Haswan Haswan
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 12, No 2 (2015): VOL 12 NOMOR 2 DESEMBER 2015
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. NJL Padang adalah industri kecil yang menghasilkan coran berbasis aluminium. Karena keterbatasan peralatan, produksi sangat tergantung pada sejumlah aspek proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek-aspek yang mempengaruhi kejadian cacat pada coran aluminium dan mengusulkan rekomendasi untuk perbaikan proses menggunakan alat pengendalian kualitas. Hasilnya, jenis cacat yang ditemukan dalam produk coran aluminium, yakni 1) cacat pergeseran; 2) cacat misrun; 3) cacat lubang gas; 4) cacat porositas serta 5) cacat dirt. Persentase dan kontribusi terhadap cacat masing-masingnya adalah Cacat pergeseran (0,78%-22,22%), cacat misrun (0,29%-8,33%), cacat Lubang gas (),75%-20,83%), cacat porositas (0,89%-25%) serta cacat dirt (0,19%-5,55%). Terjadinya cacat dominan yakni porositas disebabkan oleh faktor ketidakmurnian material bahan coran, suhu coran yang tidak memadai, kondisi spiral bahan bakar tidak bekerja optimal serta kejenuhan pekerja/operator yang mengakibatkan kelalaian dalam mengontrol proses. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya menggunakan bahan fluksi yang tepat dan memadai pada proses peleburan, perbaikan spiral bahan bakar dan perbaikan rancangan cetakan, penggunaan thermokopel dan pembuatan standar kerja yang jelas serta pentingnya dilakukan rotasi kerja terhadap operator. Kata kunci : pengendalian kualitas, cacat, coran aluminium.

Page 1 of 2 | Total Record : 13