cover
Contact Name
Tuti Puji Lestari
Contact Email
tuti.puji.lestari@unmuhpnk.ac.id
Phone
+6282149964283
Journal Mail Official
ruaya@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No.111 Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
ISSN : 23381833     EISSN : 25413155     DOI : 10.29406
Jurnal Ruaya adalah jurnal perikanan dan kelautan di Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak, memuat informasi hasil penelitian dibidang perikanan dan kelautan di Indonesia. Ruaya dibentuk sebagai media informasi dan komunikasi ilmiah guna menyajikan kompilasi hasil penelitian orisinil, pemikiran dan pandangan dari peneliti, pakar dan pemerhati dalam bidang perikanan dan kelautan serta masyarakat perikanan. Jurnal ruaya diterbitkan secara berkala setiap 6 bulanan sekali pada bulan januari dan bulan juli dan dimuali sejak tahun 2013 Artikel yang kami sajikan memuat informasi tentang hasil penelitian dan kajian baik teori maupun aplikasi dibidang Perikanan dan Kelautan yang berasal dari para peneliti, akademisi, pelajar atau mahasiswa maupun masyarakat umum. Topik artikel yang ada meliputi: Akuakultur Manajemen Sumberdaya Perairan Penangkapan Ikan, Teknologi Hasil Perikanan Sosial ekonomi dan ilmu kelautan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 274 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca forma typica) TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) suyatni, suyatni; ., Paryono; Lestari, Dewi Putri
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.13 KB) | DOI: 10.29406/jr.v9i2.2935

Abstract

ABSTRAK Ikan mas merupakan ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Salah satu kendala dalam kegiatan budidaya adalah ketersediaan pakan alami. Pakan alami adalah pakan yang berasal dari alam berupa plankton dan sebagainya. Keberadaan fitoplankton dalam media pemeliharaan dipicu dan ditingkatkan pertumbuhannya dengan pemupukan (Nainggolan, 2018). Pupuk yang dapat digunakan diantaranya adalah pupuk organik cair dari kulit pisang kepok. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan pupuk organik cair dari kulit pisang kepok terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas. Penelitian dilaksanakan tanggal 1-30 Juli 2020 di Kelompok Budidaya Onggong Negara 1 Dusun Beber, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan kontrol, P1 dengan konsentrasi 1 μl/L air media pemeliharaan, P2 dengan konsentrasi 2 μl/L air media pemeliharaan, P3 dengan konsentrasi 3 μl/L air media pemeliharaan, dan P4 dengan konsentrasi 4 μl/L air media pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pupuk organik cair dari kulit pisang kepok ke dalam air media pemeliharaan tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas. Pupuk organik cair kulit pisang kepok dengan konsentrasi 2 μl/L menunjukkan berat mutlak tertinggi sebesar 1.81 gram dan laju juga menunjukkan tingkat kelangsungan hidup tertinggi sebesar 86.67%. Kata Kunci : Ikan Mas, Kelangsunganhidup, Pertumbuhan, Pupuk Organik Cair.
EFEKTIFITAS MADU LEBAH TERHADAP JANTANISASI (MASKULINISASI) DENGAN METODE PERENDAMAN PADA LARVA IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp.) hefni wahyu ningsih; rachimi rachimi; Eko Prasetio
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.776 KB) | DOI: 10.29406/rya.v6i1.933

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan ikan ekonomis tinggi yang telah lama di kenal oleh masyarakat indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi madu lebah pada perendaman larva ikan nila merah yang dapat menghasilkan persentase larva ikan jantan yang terbaik. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan 4 perlakuan 3 ulangan yaitu perlakuan A (kontrol), B (20 ml/l), C (40 ml/l), D (60 ml/l). Perendaman dilakukan selama 10 jam, pada larva umur 5 hari. Lama penelitian dilakukan selama 75 hari. Variabel pengamatan meliputi persentase nisbah kelamin ikan, pertumbuhan, kelangsungan hidup dan kualitas air. Persentase nisbah kelamin jantan terbaik ada pada perlakuan C  C (40 ml/l) 70.56%   dan perlakuan D (60ml/l) yaitu 80.79%. Pertumbuhan mutlak didapatkan hasil tidak berpengauh nyata antar perlakuan. Persentase kelangsungan hidup terbaik ada pada perlakuan A 65% dan perlakuan B 80%.
PENGARUH KEDALAMAN AIR YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus) Didik Susanto; Rachimi .; Farida .
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.957 KB) | DOI: 10.29406/rya.v5i1.710

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kedalaman air yang terbaik dalam pemeliharaan larva ikan baung. Rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dilakukan terdiri dari empat perlakuan kedalaman air yaitu A (15 cm), B (20 cm), C (25 cm) dan D (30 cm) dengan tiga kali ulangan. Analisis statistik menggunakan ANAVA (Analysis of Varians) dan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan satu dengan perlakuan yang lainnya dilakukan Uji Lanjutan yaitu Uji Beda Nyata jujur (BNJ) dan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kedalaman air yang berbeda memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan berat mutlak dan panjang mutlak serta kelangsungan hidup larva ikan baung yang berbeda sangat nyata. Dari hasil penelitian diperoleh data kedalaman air untuk pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak dan kelangsungan hiduup yang terbaik pada perlakuan A(15 cm) yaitu berat mutlak sebesar 0,32 g, panjang mutlak sebesar 1,79 cm dan kelangsungan hidup sebesar 64,75% . Kata Kunci : kedalaman air, Laju Pertumbuhan mutlak, Kelangsungan Hidup, ikan baung
PENGARUH PENGGUNAAN SISTEM BIOREMEDIASI DENGAN PENAMBAHAN PROBIOTIK PADA MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) Yuda Saniswan; Hastiadi Hasan; Tuti Puji Lestari
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.233 KB) | DOI: 10.29406/jr.v9i1.2614

Abstract

Ikan mas merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang saat ini menjadi primadona di sub sektor perikanan, hal ini tentunya menjadikan peluang untuk pengembangan budidaya ikan mas. Perkembangan budidaya ikan mas mengakibatkan penambahan area budidaya dan penambahan air. Budidaya ikan mas tanpa pergantian air dapat menghemat pemakaian air sehingga lebih ekonomis, dan dapat dilakukan secara intensif. Pada sistem budidaya tanpa pergantian air terjadi masalah kualitas air pada budidaya ikan mas, yaitu menyebabkan akumulasi sisa pakan, feses, dan kualitas air yang buruk, sehingga menurunnya kualitas air budidaya dikarenakan tingginya buangan metabolit dan sisa pakan. Salah satu cara memperbaiki kualitas lingkungan budidaya adalah dengan pemberian probiotik. Penggunaan probiotik sangat bermanfaat dalam meningkatkan populasi bakteri agen bioremediasi karena bakteri probiotik dapat mencegah bakteri patogen agar tidak memperbanyak diri dalam media hidup hewan budidaya dengan melawan permunculan koloni bakteri lain sehingga diharapkan bakteri yang tumbuh merupakan bakteri agen bioremediasi dapat berpengaruh kepada terhadap media pemeliharaan benih ikan mas untuk laju pertumbuhan benih ikan mas dan mencari berapa dosis pemberian probiotik yang terbaik pada media pemeliharaan benih ikan mas sebagai agen bioremediasi terhadap laju pertumbuhan benih ikan mas. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi probiotik pada perlakuan budidaya ikan mas, dan secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dan mengetahui nilai perlakuan dosis probiotik yang terbaik terhadap pengaruh laju pertumbuhan benih ikan mas. Prinsip utama yang diterapkan dalam penelitian ini adalah manajemen kualitas air yang didasarkan pada kemampuan probiotik untuk memanfaatkan N organik dan anorganik yang terdapat di dalam air. Pada kondisi C dan N yang seimbang dalam air, probiotik yang merupakan produk yang tersusun oleh biakan mikroorganisme hidup yang bersifat menguntungkan dan memberikan dampak bagi peningkatan keseimbangan mikroba pada lingkungan internal maupun eksternal.
ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN KEBALI (Osteochilus schlegelii) DARI SUNGAI KAPUAS DAN SUNGAI SEKAYAM KALIMANTAN BARAT eko dewantoro; hendry yanto; eka indah raharjo; ade lucky juniandy
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.722 KB) | DOI: 10.29406/jr.v7i1.1320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek biologi reproduksi ikan kebali (Oesteochilus schlegeli Blkr) yang meliputi hubungan panjang dan berat, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kematangan gonad (IKG), fekunditas dan diameter telur. Ikan sampel diperoleh dari hasil tangapan nelayan di Sungai Kapuas (Kabupaten Kubu Raya) dan S. Sekayam (Kabupaten Sanggau), Kalimantan Barat selama enam bualan (dari bulan Maret-Agustus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kebali dari kedua perairan tersebut memiliki pola pertumbuhan isometrik dan alometrik, dimana ikan dari S. Kapuas lebih gemuk ( b = 2,908) dari pada ikan kebali S. Sekayam yang memiliki nilai b = 2,652. Nisbah kelamin ikan mendekati 1 : 1 dan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara ikan yang hidup di S. Kapuas dan S. Sekayam. Tingkat kematangan gonad ikan kebali pada musim pancaroba (peralihat dari musim hujan ke musim kemarau) berada mulai TKG I sampai IV, sedangkan pada musim kemarau didominasi oleh ikan dari TKG I. Indeks kematangan gonad ikan kebali pada musim pancaroba lebih tinggi dibandingkan dengan musim kemarau. Fekunditas ikan kebali tersebar dengan rentang yang luas, yaitu dengan kisaran 168 sampai 2.365 butir. Kualiats air pada saat pengambilan sampel, seperti suhu 29,0–30,7°C, oksigen terlarut Sungai Kapuas 5,01 mg/L dan S. Sekayam sebesar 5,11 mg/L.Kata Kunci : Aspek Biologi Reproduksi, Ikan Kebali, Sungai Kapuas, Sungai Sekayam
PENGARUH BEBERAPA JENIS PAKAN ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN KOI (Cyprinus carpio) Eka Indah Raharjo; Farida .; Troy Pantun Tampubolon
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.492 KB) | DOI: 10.29406/rya.v4i2.701

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis pakan alami yang terbaik dalam pemeliharaan larva ikan koi. Rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dilakukan terdiri dari empat perlakuan pemberian pakan yaitu A (tubifex), B (Artemia), C (Chlorella sp), dan D (Chlorella) dengan tiga kali ulangan. Analisis statistik menggunakan ANAVA (Analysis of Varians) dan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan satu dengan perlakuan yang lainnya dilakukan Uji Lanjutan yaitu Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan beberapa jenis pakan alami memberikan pengaruh sangat nyata  terhadap pertumbuhan berat spesifik dan panjang spesifik serta kelangsungan hidup larva ikan koi yang berbeda sangat nyata. Dari hasil penelitian diperoleh data pemberian pakan untuk pertumbuhan berat spesifik, pertumbuhan panjang spesifik dan kelangsungan hidup yang terbaik pada perlakuan  B (Artemia) yaitu berat spesifik sebesar 19,14%, panjang spesifik sebesar 5,12 %, dan kelangsungan hidup sebesar 69,33.Kata Kunci: pakan alami, laju pertumbuhan, kelangsungan hidup, larva ikan koi
EFISIENSI PENGGUNAAN JENIS FILTER DALAM SISTEM RESIRKULASI TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN PERTUMBUHAN IKAN SELAIS (Ompok hypophthalmus) Gunawan Broto Sasmito; Usman Muhammad Tang; Henny Syawal
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.795 KB) | DOI: 10.29406/jr.v8i2.2122

Abstract

ABSTRAK             Salah satu cara yang dilakukan dalam kegiatan budidaya intensif pada lahan terbatas adalah penggunan sistem resirkulasi dengan jenis filter tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis filter anorganik terbaik dalam budi daya sistem resirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2019. Bahan yang digunakan yaitu ikan selais berukuran panjang 6,8-7,8 cm dan bobot 1,07-2,36 g dan pakan ikan berupa pellet komersil PF 800. Ikan dipelihara dalam akuarium berukuran 60x40x40 cm dan volume air 60 liter. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu jenis filter dan lima taraf perlakuan (jenis filter), yaitu dacron, bioball, kerikil, arang dan zeolit. Parameter yang diukur adalah pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, dan tingkat kelulushidupan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jenis filter yang berbeda dalam sitem resirkulasi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan selais (O. hypopthalmus). Perlakuan dengan nilai parameter pertumbuhan tertinggi dan tingkat stress terendah adalah filter bioball, yaitu pertumbuhan bobot mutlak sebesar 6,22 g; pertumbuhan panjang mutlak sebesar 4,52 cm; laju pertumbuhan harian sebesar 2,54%; dan kelulushidupan 98,33%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan filter bioball dalam sistem resirkulasi pemeliharaan ikan selais (O. hypopthalmus) memberikan hasil terbaik dalam pertumbuhan ikan dan tingkat kelulushidupan. Kata kunci : Jenis filter, resirkulasi, Pertumbuhan, Ompok hypopthalmus
KOMBINASI PENYUNTIKAN HORMON HCG DAN OVAPRIM TERHADAP OVULASI DAN DAYA TETAS TELUR IKAN TENGADAK (Barbonymus schwanenfeldii) Friska Novitasari; Eka Indah Raharjo; Farida .
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.234 KB) | DOI: 10.29406/rya.v3i1.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis penyuntikan HCG dan Ovaprim  terhadap ovulasi dan daya tetas telur tertinggi  pada ikan tengadak sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah sebagai sumber informasi baru untuk  pembudidayaan ikan khususnya ikan tengadak. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menurut Hanafiah (2012), yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Susunan perlakuan adalah Perlakuan A : HCG 0 IU/kg+ovaprim 0,5 ml/kg(kontrol), Perlakuan B : HCG 350 IU/kg+ovaprim 0,5ml/kg C : HCG 450 IU/kg+ovaprim 0,5ml/kg D : HCG 550 UI/kg+ovaprim0,5ml/kg. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan HCG 550 IU/kg+ovaprim 0,5ml/kg mampu mempersingkat waktu pemijahan 7,43jam dan daya tetas telur sebesar 88%. Kata Kunci : HCG dan Ovaprim, Ikan Tengadak, Ovulasi, Daya tetas.
PENGARUH KOMBINASI FILTER DENGAN SISTEM RESIRKULASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Maldino, Muhammad Farizi; Junaidin, Muhammad; Lestari, Dewi Putri
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.812 KB) | DOI: 10.29406/jr.v11i1.4632

Abstract

Sistem resirkulasi merupakan salah satu sistem budidaya yang mampu untuk menopang jalannya proses budidaya karena dalam sistem ini menerapkan pemanfaatan air secara berkelanjutan dan tidak memerlukan lahan yang terlalu luas dengan wadah besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi jenis filter terbaik terhadap tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila (O. niloticus) pada sistem resirkulasi. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah perlakuan A (kapas sintetis, pasir malang, pecahan karang (kontrol)), B (kapas sintetis, pasir malang, pecahan genteng, pecahan karang), C (kapas sintetis, pasir malang, karbon aktif,pecahan karang), D (kapas sintetis, pasir malang, bioring, pecahan karang), dan E (kapas sintetis, pasir malang, bioball, pecahan karang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kombinasi filter yang diterapkan menunjukkan hasil berpengaruh nyata terhadap nilai laju pertumbuhan benih ikan nila. Kombinasi filter yang diterapkan dengan sistem resirkulasi pada perlakuan D (kapas sintetis, pasir malang, pecahan karang, bioring) memberikan hasil yang signifikan terhadap parameter pertumbuhan berat mutlak sebesar 11. 07 g, panjang mutlak 4.62 cm, berat spesifik 5.04 %, dan panjang spesifik sebesar 1.58 %.
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR TOHOR (CaO) PADA MEDIA BUDIDAYA BERSALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) Rachimi .; Eka Indah Raharjo; Didin Anggoro Putra
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.423 KB) | DOI: 10.29406/rya.v4i1.689

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis penambahan kapur CaO pada media budidaya bersalinitas 4 ppt yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang terbaik pada lobster air tawar. Rancangan acak lengkap yang digunakan dengan 4 perlakuan, yaitu tanpa larutan CaO (kontrol) dan menggunakan CaO (30), (60),(90) ml/L dengan 3 ulangan. Hasil pengamatan pertumbuhan selama 30 hari masa pemeliharaan benih lobster air tawar diketahui bahwa penambahan kapur CaO dalam media pemeliharaan bersalinitas 4 ppt berpengaruh terhadap pertambahan  rata-rata berat dan panjang benih lobster air tawar. Laju pertumbuhan berat dan panjang benih lobster air tawar berkisar antara 2,85%–4,44% dan 1,07%–1,21%. Tingkat kelangsungan hidup selama penelitian mencapai 100% dari setiap perlakuan. Jumlah benih lobster air tawar yang moulting berkisar antara 15–21 ekor selama penelitian. Kandungan CaO yang terbaik untuk media pemeliharaan udang lobster air tawar 30 ml/L. Kata kunci : Kapur Tohor, Lobster Air Tawar ABSTRACT This study aimed at determining the additional dose of calcium oxide (CaO) on 4ppt salinity farming media to the maximum crayfish (Cherax quadricarinatus) growth and development. This study used 4 treatments of completely random design. They were CaOnon solution, CaO (30), (60), (90) ml/L with three repetitions. The observation of the growth   conducted in 30 days shows that the addition of calcium oxide (CaO)  on 4ppt salinity farming media effects on the significant increase of  the crayfish (Cherax quadricarinatus) weight and length. The growth rate of the crayfish fingerlings weight and length ranged between 2.85% and 1.07% -4.44% -1.21%. The survival rate during the treatment  reached 100% of each treatment. The number of moulting  crayfish fingerlings ranged from 15-21 during the treatment. In addition, the CaO content is considered as the proper content  for maintenance crayfish growing media at 30 ml/L Keywords: Calcium Oxide, Crayfish

Page 2 of 28 | Total Record : 274


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 02 (2018): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan More Issue