cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
HUBUNGAN KONSUMSI KOPI DENGAN TEKANAN DARAH PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI ANGKATAN 2018 Andi Oktasiva Ferinada Andian Putri; Lilian Batubara; Arsyad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.882 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i1.2693

Abstract

Latar Belakang: Kopi merupakan minuman yang paling banyak disukai di Indonesia akhir-akhir ini. Konsumsi kopi di Indonesia telah menjadi bagian dari gaya hidup seseorang termasuk pada mahasiswa saat ini. Akses untuk menemukan minuman kopi pun sudah mudah biasanya tersedia di kantin kampus. Bila sering mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular salah satu gejalanya adalah Hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi terhadap tekanan darah. Penelitian ini unik, pelaksanaannya dalam kondisi pandemik COVID-19 secara online, sehingga menarik untuk dibaca.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan  cross sectional. Variabel independen dan dependennya yaitu konsumsi kopi dan tekanan darah. Pengambilan sampel dilakukan secara online pada November-Desember 2020. Populasinya adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2018 sejumlah 240 orang. Besar sampel sejumlah 150 responden yang diambil dengan teknik quota sampling. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan google form online. Klasifikasi skala pengumpulan data nominal dengan uji statistik ini adalah korelasi Chi-Square.Hasil: Karakteristik responden dari 150 responden yang kebanyakan berusia 20 tahun sebanyak 86  (57,3%) orang, berjenis kelamin perempuan sebanyak 108 (72%) orang, tidak memiliki riwayat hipertensi sebanyak 147 (98%) orang, dan tidak memiliki riwayat keluarga hipertensi sebanyak 106 (70,7%) orang. Persentase peminum kopi sebanyak  107 (71,3%) dari 150 responden. Terdapat seringnya responden mengonsumsi kopi dengan kategori kadang-kadang sebesar 91 (60,7%) orang. Frekuensi konsumsi kopi terbanyak pada responden, yaitu 1-2 x/hari sebesar 108 (72,0%) orang. Jumlah kopi yang diminum terbanyak pada responden, yaitu sebesar 77 (51,3%) orang. Lamanya mengonsumsi kopi pada responden terbanyak, yaitu lebih dari 2 tahun sebesar 67 (44,7%) orang. Seringnya responden mengonsumsi makanan dan minuman berkafein selain kopi dengan kategori kadang-kadang sebesar 150 (62,5%) orang. Persentase tekanan darah tinggi dari 150 responden didapatkan 10 orang (6,7%) hipertensi stadium 1 dan 3 orang (2,0%) hipertensi stadium 2. Pada kategori prehipertensi terdapat 24 orang (16%). Hasil uji statistik Chi-Square didapatkan nilai Continuity Correction = 0,964 dimana p 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan antara konsumsi kopi dengan tekanan darah.Kesimpulan: Didapatkan tidak adanya hubungan antara konsumsi kopi dengan tekanan darah dikarenakan tekanan darah stabil yang disebabkan oleh efek habituasi dan kardioprotektif tubuh. Pandangan islam mengenai kopi yaitu, halal dikonsumsi dan darah berfungsi sebagai alat transportasi minuman, sehingga pada kedokteran dan islam memiliki pandangan yang sama.
The Relationship of Anxiety Level with Osce Graduation on Students of The Faculty of Medicine YARSI University Class 2019 and 2020, and The Review According to Islamic Perspective Muhammad Kholik Sanaba; Nunung Ainur Rahmah; Firman Arifandi
Junior Medical Journal Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.958 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i1.2684

Abstract

Background: Anxiety is a condition that causes changes in a person's emotional atmosphere that can affect students' cognitive function when facing the Objective Structured Clinical Examination and affect student performance. According to the Qur'an, anxiety is explained by the phrase kha?f, which is a condition of unease about the future. This is caused by doubts in the heart or daiq so that hal?'a or anxiety occurs and results in feelings of suffering or hazn. The purpose of this study was to determine the relationship between anxiety levels with online and offline OSCE graduation, age, sex and identify the level of anxiety in YARSI University Faculty of Medicine Students Class of 2019 and 2020.Methods: This type of research is descriptive analytic with a cross sectional research design. The questionnaire was distributed via google form. This research was conducted on students of the Faculty of Medicine, YARSI University batch 2019 and 2020 with a total sample of 209 respondents. Data analysis using Kruskal Wallis test and Kolmogorov-Smirnov test.Results: Based on the results of statistical tests, there is no relationship between anxiety levels with sex, age, and online and offline OSCE graduation in YARSI University Faculty of Medicine Students Class of 2019 and 2020. The level of anxiety experienced by most students is a mild level of anxiety.Conclusion: There are no significant results between the level of anxiety with sex, age, and online and offline OSCE graduation.
HUBUNGAN LINGKAR KEPALA DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK AL-AZHAR KELAPA GADING DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM Shadrina Safira; Achmad Sofwan; Irwandi Irwandi
Junior Medical Journal Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.114 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i1.2266

Abstract

Latar Belakang : Kualitas anak dapat dilihat dari pertumbuhan dan perkembangannya sejak kecil. Salah satu perkembangan yang perlu diperhatikan sejak dini adalah perkembangan motorik kasar pada anak. Motorik kasar adalah kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagian besar bagian tubuh anak. Gerakan motorik kasar melibatkan aktivitas otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki dan seluruh tubuh anak. Deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak penting untuk menemukan adanya penyimpangan tumbuh kembang serta mengenal faktor resiko pada anak. Deteksi dapat dilakukan dengan parameter ukuran antropometrik. Dalam ajaran Islam, telah dijelaskan bagaimana proses pembentukan manusia dimulai dari pertemuan ovum dan sperma hingga janin ditiup ruh, serta bagaimana mengasuh dan mendidik anak menurut tuntunan Rasulullah SAW.Metode:Studi ini merupakan studi deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam  penelitian ini adalah murid berusia 4-5 tahun di TK Al-Azhar Kelapa Gading yang memenuhi kriteria inklusi serta kriteria eksklusi. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling.Hasil: Hasil penelitian yang dilakukan selama 5 hari dilakukan pengukuran lingkar kepala menggunakan Grafik Nellhaus dan pengukuran perkembangan motorik kasar dengan Grafik Denver II kepada 40 murid di TK Al-Azhar Kelapa Gading, yang terdiri atas 23 murid laki-laki dan 17 orang murid perempuan, ditemukan 4 dari 40 anak diduga mengalami keterlambatan kemampuan motorik kasar. Kategori caution terdapat pada lingkar kepala 50 – 52 cm dan 53 cm, sedangkan pada kategori delayed , pada rentang 50 – 52 dan 52 – 53 cm, dan pada kategori normal hampir seluruh rentang lingkar kepala memiliki kategori ini dan di dominasi oleh rentang 50 – 52 cm.  Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lingkar kepala dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 4-5 tahun dikarenakan tidak ada masalah pada lingkar kepala anak-anak di TK Al Azhar.
GAMBARAN EFEK SAMPING PENGGUNAAN KORTIKOSTEROID JANGKA PANJANG PADA PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS (SLE) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PASAR REBO PERIODE JULI 2017 – JULI 2019 DAN TINJAUANNYA MENURUT PANDANGAN ISLAM Krisna Anwar Suwandi; Rika Yuliwulandari; Arsyad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.507 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i1.2247

Abstract

Latar Belakang: Insiden tahunan dari SLE ini bervariasi pada orang dewasa, yakni 1,9% sampai 5,6% tiap 100.000 orang per tahun, dengan angka prevalensi 124 kasus tiap 100.000 orang (Dipiro et al.,2008). Hingga saat ini belum ditemukan terapi yang dapat menyembuhkan SLE. Maka dari itu, digunakan terapi kortikosteroid sebagai immunosupresan pada pasien SLE untuk dapat menekan aktifitas imun pada pasien SLE. Seperti yang telah diketahui, kortikosteroid memiliki banyak efek samping seperti gastritis, hiperglikemia, dan pneumonia. Meskipun terdapat efek samping yang ditimbulkan oleh penggunaan kortikosteroid, tetapi sesuai prinsip pengobatan dalam Islam, harus tetap berusaha untuk mengobati penyakit.Metode: Studi ini merupakan studi cross sectional, dan penetapan sampel dengan metode total random sampling.Hasil: Hasil disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Jumlah sampel sebanyak 23 pasien. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 16 (70%) pasien mengalami efek samping berupa gastritis, 6 (26%) pasien mengalami efek samping berupa pneumonia, 3 (13%) pasien mengalami efek samping hiperglikemia, dan sebanyak 4 (17%) pasien tidak mengalami efek samping pengobatan kortikosteroid.Kesimpulan: Pada pasien SLE didapatkan efek samping kortikosteroid berupa gastritis paling tinggi diantara efek samping lainnya yaitu sebanyak 16 (70%) dari 23 pasien. Menggunakan kortikosteroid pada pasien SLE diperbolehkan sebagai bentuk ikhtiar dalam mengontrol aktivitas dari SLE. Kata Kunci: Systemic Lupus Erythematosus, Hiperglikemia, Pneumonia, Gastritis
The Relationship Between Physical Activity and Nutritional Status During the COVID-19 Pandemic on Students of the Faculty of Medicine Class of 2019, University of Yarsi, Seen from the Perspectives of Medicine and Islam Prima Alya Trinelza; Sri Wuryanti; Amir Mahmud
Junior Medical Journal Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.48 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i1.2676

Abstract

Background: With the increasing number of COVID-19 cases that took place quickly and spread in a short time in Indonesia in 2021, the government issued a policy of restricting mobility with the aim of suppressing the spread of COVID-19. The application of online learning policies causes unhealthy lifestyle changes such as reduced physical activity, which will affect the nutritional status of students. The goal of this study was to see if there was a link between FK YARSI students' physical activity and nutritional status during the COVID-19 pandemic. Method: This study used a descriptive analytic study with a cross-sectional research design. The sample is determined by purposive sampling technique and the sample size is obtained through the slovin error tolerance formula of 5% - so that the number of samples in this study is 145 respondents. The data are collected through a questionnaire via google form and are analyzed with Chi-Square Test by using SPSS for windows version 26.0. Results: This study show that most respondents do physical activity in the light category (as many as 127 respondents - 87%) and have normal nutritional status (as many as 92 respondents - 63.4%). Based on the Chi-Square Test, the p value = 0.033, it’s mean significant. Conclution: It can be concluded that there is a significant relationship between physical activity and nutritional status during the pandemic on the '2019 students' of the Faculty of Medicine, Yarsi University.

Page 1 of 1 | Total Record : 5