cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4: December 2023" : 18 Documents clear
Hubungan Asupan Makan dengan Kejadian Obesitas pada Siswa Siswi SDN 01 Sumur Batu Pagi, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Arroyyan; Qomariyah RS, Qomariyah RS; Ali Ma’sum, Ali Ma’sum
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4201

Abstract

Latar belakang. Obesitas pada anak merupakan masalah kesehatan yang serius yang dapat berdampak negatif terhadap tumbuh kembang anak. Salah satu faktor penyebab obesitas adalah pola makan yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan makanan dengan kejadian obesitas pada anak SD kelas 4-6 di SDN 1 Sumur Batu, Jakarta Pusat. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah 91 anak SD kelas 4-5 di SDN Sumur Batu 01 Pagi, Jakarta Pusat. Data asupan makanan dikumpulkan melalui kuesioner. Data kejadian obesitas dikumpulkan melalui pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan makanan dengan kejadian obesitas pada anak SD kelas 4-5 di SDN 1 Sumur Batu, Jakarta Pusat (p>0,05). Anak yang memiliki asupan makanan yang tidak sehat memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami obesitas. Kesimpulan Tidak terdapat hubungan antara asupan makan terhadap kejadian obesitas pada siswa siswi kelas 4-5 SDN Sumur Batu 01 Pagi, Jakarta Pusat
Efektivitas Sabun Cuci Piring Merek ML dan SI terhadap Bakteri Escherichia Coli dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Rizka Kamila Nabawiya; Keumala Dewi, Intan; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4241

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, kita menggunakan bahan-bahan kimiawi untuk mencuci peralatan, salah satunya peralatan makan. Food-borne pathogen seringkali menyebabkan infeksi di saluran pencernaan. Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu bakteri yang sering ditemukan pada sisa makanan yang berminyak dan berlemak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sabun cuci piring merek ML dan SI terhadap bakteri Escherichia coli serta tinjauannya menurut pandangan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dikerjakan di laboratorium dengan menggunakan metode disc diffusion. Efektivitas kedua merek sabun cuci piring – ML dan SI - dinilai dengan mengukur zona hambat yang terbentuk di atas MHA yang telah ditanamkan bakteri Escherichia coli. Analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS. Dari kedua merek sabun cuci piring, zona hambat paling besar dibentuk oleh sabun cuci piring merek ML dengan rata-rata diameter zona hambat sebesar 10,4 mm, sedangkan sabun cuci piring merek SI dengan rata-rata 9,46 mm. Berdasarkan zona hambatnya, ML dikategorikan sebagai komponen antimikroba kuat dan SI sebagai komponen antimikroba sedang. Sabun cuci piring yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli adalah sabun cuci piring merek ML dengan rata-rata diameter zona hambat 10,4 mm. In our daily lives, we use chemical material to wash utensils, one of them being cutlery. Food-borne pathogens frequently cause infection in the gastrointestinal tract. Escherichia coli is one of the bacterias that can be found in leftovers food, especially oily and fatty food. The goal of this research is to know the effectiveness of dishwashing liquids line ML and SI against Escherichia coli and its Islamic view on the matter. This research is an experimental laboratory study using disc diffusion as its method. The effectiveness of both dishwashing liquids lines is being assessed by means of measuring the zone of inhibition in MHA that has been implanted with Escherichia coli. Data analysis is being done by using SPSS. Between two lines of dishwashing liquids, the largest zone of inhibition is formed by ML with the average of ZOI 10,4 mm, at the same time SI with the average of ZOI 9,46 mm. Based on their zone of inhibitions, ML is classified as a strong antimicrobial component and SI as a medium antimicrobial component. The most effective dishwashing liquid to inhibit the growth of Escherichia coli is ML with the average of ZOI 10,4 mm.
Pengaruh Nomophobia Terhadap Pola Tidur Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2019 Dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Perthama, Rayhan; Donanti, Elita; Mahmud, Amir
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4276

Abstract

Pendahuluan: Dalam era teknologi pesat ini, ketergantungan terhadap handphone tidaklah asing dan dengan kemajuan fitur-fitur pada handphone dapat menyebabkan kecanduan dan kecemasan yang dapat mengganggu keseharian kita. Kondisi ini dan pandemi COVID-19, mendorong banyak orang kepada suatu ketergantungan terhadap smartphone yang bisa disebut dengan nomophobia atau no mobile phone phobia. Ketergantungan dengan smartphone ini dapat menyebabkan kecemasan, ketakutan, dan ketidaknyamanan jika tidak berada pada smartphone mereka pada saat tertentu atau jika kehilangan koneksi dengan dunia digital. Salah satu dampak besar yang terjadi dari nomophobia adalah pola tidur yang buruk. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik, data dikumpulkan dengan alat ukur berupa kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2019. Pemilihan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Dari 154 responden yang merupakan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2019, hasil kuesionernya menunjukkan bahwa terdapat hasil tertinggi berdasarkan analisis bivariate adalah 69 responden ( 55,8% ) mengalami nomophobia menengah ke atas dengan pola tidur buruk. Simpulan: Tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara nomophobia dengan pola tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2019. Dalam tinjauan Islam, umat muslim tidak boleh menjadikan harta benda segalanya dan selalu berusaha untuk mempunyai pola tidur yang baik serta senantiasa selalu berusaha tetap bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan
Hubungan Antara Indeks Eritrosit dengan Kadar Feritin pada Pasien Anemia Defisiensi Besi di RS. Siloam Semanggi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Andriani, Ayu; Purnamasari, Endah; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4277

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Anemia defisiensi besi adalah anemia yang terjadi akibat kurangnya zat besi yang diperlukan untuk sintesis hemoglobin akibat kekurangan zat besi. Untuk mengetahui simpanan zat besi tubuh dapat melakukan tes serum feritin. Namun pemeriksaan ini relatif mahal dan tidak selalu tersedia di semua layanan kesehatan. Pemeriksaan indeks eritrosit (MCV, MCH, MCHC) dapat digunakan untuk skrining anemia defisiensi besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nilai indeks eritrosit dengan kadar feritin serum pada pasien dengan diagnosa anemia defisiensi besi. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik untuk mengetahui hubungan antara nilai indeks eritrosit dengan kadar feritin pada pasien anemia defisiensi besi di RS. Siloam Semanggi. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif, yaitu data rekam medis pasien dengan diagnosa anemia defisiensi besi di RS. Siloam Semanggi pada bulan Januari – Desember 2022 dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 30 pasien. Hasil: Hasil penelitian uji hubungan dengan menggunakan chi square menunjukan tidak ada perbedaan bermakna antara feritin dengan MCV dan MCHC. Indikator indeks eritrosit MCV menunjukan hasil tidak ada perbedaan bermakna dengan nilai p=0,037 (p<0,05) dan indikator MCHC menunjukan hasil yang sama yaitu tidak ada perbedaan bermakna dengan nilai p= 0,031 (p<0,05) dengan feritin. Sedangkan pada indikator MCH menunjukan hasil adanya perbedaan bermakna dengan nilai p= 0,236 (p>0,05). Simpulan: Diperoleh hasil bahwa tidak terdapat adanya perbedaan bermakna antara kadar serum feritin dengan nilai MCV dan MCHC, dan terdapat adanya perbedaan bermakna antara kadar serum feritin dengan nilai MCH pada pasien dengan diagnosa anemia defisiensi besi. Penurunan kadar feritin serum tidak selalu diikuti dengan penurunan kadar MCH, karena tergantung stadium defisiensi besi. Pada keadaan defisiensi besi stadium awal kadar feritin sudah turun tetapi MCH seringkali masih normal.
The Pengaruh Kuliah Daring Terhadap Tingkat Obesitas pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2019 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Zouvry Imam Tharsyah; Titiek Djannatun; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4279

Abstract

Latar belakang: Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang terjadi mengakibatkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Surat Edaran tentang pembelajaran secara daring. Pembelajaran secara daring memberikan dampak kurangnya aktivitas fisik dan pola makan yang tidak baik. Selanjutnya dari dampak tersebut akan menyebabkan peningkatan kejadian overweight dan obesitas. Peneliti tertarik mengetahui apakah kuliah daring mempengaruhi tingkat obesitas pada mahasiswa di fakultas kedokteran Universitas Yarsi angkatan 2019. Metode: Jenis penelitian ini adalah survei dengan pendekatan cross sectional menggunakan kuesioner. Waktu pelaksanaan dilakukan pada bulan Maret - Mei 2021. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan populasi penelitian yaitu seluruh mahasiswa aktif fakultas kedokteran Universitas Yarsi angkatan 2019 yang berjumlah 242 orang. Hasil: Pada penelitian ini menunjukan hasil tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistic. Didapatkan p > 0,05 pada variabel pola aktivitas fisik dan pola makan yang menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara pola makan dan aktivitas fisik selama pembelajaran daring dengan kejadian obesitas pada mahasiswa. Kesimpulan: Pada variabel pola aktivitas fisik dan pola makan dengan kejadian obesitas pada mahasiswa aktif fakultas kedokteran Universitas Yarsi angkatan 2019, didapatkan responden masih memiliki pola aktivitas yang baik dan tidak mempengaruhi pola makan responden yang berarti tidak terdampak dari kuliah daring. Pada perspektif islam, Kejadian obesitas yang merupakan dampak dari perilaku kesehatan yang buruk seperti pola makan yang berlebih serta sifat malas dalam melakukan aktivitas merupakan perilaku yang harus dihindari oleh semua umat muslim.
Hubungan Tingkat Stres terhadap Pola Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2021/2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Novia Suci Ramadhanti; Mukhtar, Diniwati; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4346

Abstract

Stres dan pola tidur merupakan dua hal yang saling berkaitan. Stres dapat menyebabkan penurunan pola tidur, sedangkan pola tidur yang baik dapat membantu mengurangi stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan pola tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi angkatan 2021/2022. Studi ini juga menganalisis pandangan Islam terkait korelasi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional . Sampel penelitian berjumlah 75 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi angkatan 2021/2022. Data dikumpulkan melalui kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk variabel independen dan variabel dependen menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan tentang dampak stres terhadap pola tidur mahasiswa kedokteran, serta perspektif Islam dalam menghadapi tantangan tersebut.
Hubungan antara Pemakaian Hijab dalam Keadaan Rambut Basah dengan Pertumbuhan Ketombe pada Rambut Mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022 Berliana, Nila Santy Berliana; Purbo Astuti, Ike Irmawati; Keumala Dewi, Intan
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4368

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Rambut merupakan produk berkeratin yang dihasilkan oleh folikel rambut, struktur menyerupai tabung panjang dengan epidermis pada ujung atas. Kulit kepala memiliki berbagai fungsi salah satunya sebagai tempat tumbuhnya rambut. Salah satu masalah pada kulit kepala adalah ketombe. Ketombe merupakan kondisi kulit kepala yang sangat umum yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan hilangnya rasa percaya diri pada individu yang terkena dan berdampak negative pada citra dan kualitas sosial mereka dalam kehidupan Metodologi : Pada penelitian deskriptif kuantitatif ini rancangan penelitian yang digunakan adalah metode cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022 yang memakai hijab. Cara penetapan sampel yang digunakan adalah dengan metode quota sampling. Analisa bivariate menggunakan uji Chi Square yaitu untuk melihat hubungan antara rambut basah dengan pertumbuhan ketombe. Hasil : Hasil pada diketahui nilai probabilitas sebesar 0.016 yang lebih kecil dari 0.05 (p=0.016<0.05) berarti terdapat hubungan pemakaian hijab dalam keadaan rambut basah dengan pertumbuhan ketombe pada rambut mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022. Simpulan : Persentase mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022 mayoritas menggunakan hijab (90.6%) dan pemakaian hijab dalam keadaan rambut basah (40%). Gambaran mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022 sebagian besar memiliki masalah kulit kepala berketombe (69.1%). Dan terdapat hubungan pemakaian hijab dalam keadaan rambut basah dengan pertumbuhan ketombe pada rambut mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022.
Gambaran Karakteristik Penderita TB Paru Klinis di RS YARSI Periode Januari 2021 – Desember 2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Risca Latifah; Zakiyah, Zakiyah; Sari, Siti Maulidya; Astiwara, Endy Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4381

Abstract

Indonesia adalah negeri dengan prevalensi TB paru ke-3 di dunia setelah China dan India. Banyak faktor yang berpengaruh pada TB paru, salah satunya adalah usia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik penderita TB paru klinis yang diantaranya usia, jenis kelamin, tempat tinggal, status gizi, riwayat TB paru, riwayat penyakit komorbid, dan riwayat penyakit paru. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Pengolahan dan analisa data menggunakan program SPSS sedangkan penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Dengan populasi sebanyak 522 penderita TB paru dan jumlah sampel sebanyak 84 penderita TB paru yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita TB paru berusia 26-45 tahun (38.1%) dan 45-65 tahun (38.1%), berjenis kelamin laki-laki (51.2%), tinggal di DKI Jakarta (83.3%), status gizi dengan kriteria 18.5-22.9 kg/m2 (44%), memiliki Riwayat TB paru (61.9%), tidak memiliki riwayat penyakit komorbid (63.1%), tidak memiliki riwayat penyakit paru (65.5%). Diharapkan kepada masyarakat untuk memelihara kesehatan agar terhindar dari penyakit tuberkulosis.

Page 2 of 2 | Total Record : 18