cover
Contact Name
Muhammad Zaki Pahrul Hadi
Contact Email
zakipahrulhadi@gmail.com
Phone
+6285292915566
Journal Mail Official
jishum@journal.ikmedia.id
Editorial Address
Jln. Gotong Royong, Kebon Bawak Timur - Kebon Sari - Ampenan – Mataram 83118
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV Insan Kreasi Media
ISSN : -     EISSN : 29620120     DOI : https://doi.org/10.57248/jishum
JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora [e-ISSN 2962-0120] | DOI 10.57248] is intended to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2022, it publishes all papers in English and Indonesian. Areas relevant to the scope of the journal include Social Sciences, Education, Media and Communication studies, Law, Tourism, Arts and Culture, Linguistics, Literature and Philosophy. Research as well as literary study articles submitted to JISHUM should be original and have never been published anywhere. All submitted articles will be blinded peer-reviewed by panel of experts in the concern field of study. The manuscripts should follow guide line as found in the journal template for the purpose of both reviewing and editing.
Articles 213 Documents
Analisis Bahasa Figuratif dalam Membangun Atmosfer Horor pada Novelet Anak The Werewolf of Fever Swamp Velanza, Deninda Cledyns
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.714

Abstract

Penelitian ini mengangkat topik tentang, bagaimana hubungan berbagai jenis bahasa figuratif dapat menjadi strategi naratif utama yang mempengaruhi imaji, emosi, dan pemahaman pembaca anak (pra-remaja) terhadap penggambaran atmosfer horor yang diambil dari dialog dan narasi di dalam salah satu karya sastra horor terkenal dalam bentuk buku novelet berjudul The Werewolf of Fever Swamp karya R. L. Stine. penelitian ini bertujuan mengetahui jenis-jenis bahasa figuratif apa yang banyak terdapat di novelet horor “The Werewolf of Fever Swamp” juga penjelasan dan fungsi tentang bagaimana jenis bahasa Figuratif tersebut dapat membangkitkan atmosfer horor bagi audiens utamanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan menggunakan teori Tarigan dan Keraf (2009) untuk menentukan jenis Bahasa figuratif di dalam novelet tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah R.L Stine (1993) membangun atmosfer horor yang sesuai bagi pembaca anak (pra remaja) Dengan adanya metafora dan simile yang digunakan untuk menciptakan gambaran visual aneh dan menyeramkan, sementara personifikasi menampilkan alam sebagai entitas yang mengancam. Selain itu, hiperbola memperkuat respons emosional pembaca, onomatopoeia menghadirkan efek bunyi yang meningkatkan ketegangan, repetisi digunakan untuk menegaskan efek  kepanikan dan memberikan tekanan bagi pembaca, Selanjutnya, personifikasi menggambarkan keadaan agresif dan ‘’tidak ramahnya’’ alam sekitar, serta campuran jenis bahasa figuratif dalam satu kalimat agar kesan atmosfer horor semakin terasa dan tidak monoton. Meskipun penelitian ini tidak menilai frekuensi kemunculan gaya bahasa, analisis menunjukkan bahwa bahasa figuratif  yang digunakan pengarang berfungsi secara strategis dalam membentuk pengalaman membaca yang membangkitkan ketegangan dan mempengaruhi pembaca melalui atmosfer horror yang di gambarkan namun tetap mempertahankan kesesuaian baik dalam aspek pemahaman penafsiran bahasa figuratif, gambaran mental, serta keterlibatan emosional anak (pra remaja).
Strategi Komunikasi Hotel Best Western Batang Garing dalam Pengembangan Kemitraan dengan Intansi Pemerintah di Palangkaraya Fauziah, Sari; Ananda, Annisa Rizki
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.716

Abstract

Dalam industri perhotelan yang kompetitif, pengelolaan komunikasi strategis menjadi kunci dalam membangun kemitraan jangka panjang dengan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini secara khusus menganalisis tiga aspek utama strategi komunikasi, yaitu pola komunikasi internal dan eksternal, penggunaan media komunikasi formal dan informal, serta pengelolaan pesan dan koordinasi dalam kegiatan MICE pada Hotel Best Western Batang Garing dalam menjalin kemitraan dengan instansi pemerintah di Kota Palangka Raya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, penelitian menemukan bahwa hotel menerapkan strategi komunikasi yang terencana, terstruktur, dan kolaboratif. Komunikasi dua arah yang simetris, pemilihan media yang sesuai, serta konsistensi pesan terbukti meningkatkan kepercayaan dan efisiensi koordinasi. Secara teoretis, penelitian ini memperdalam kajian Komunikasi Strategis dan Komunikasi Organisasi, terutama pada konsep model komunikasi dua arah simetris dan manajemen pesan dalam hubungan publik–swasta, yang sebelumnya masih jarang diaplikasikan dalam konteks industri perhotelan daerah. Secara praktis, temuan ini memberikan rekomendasi untuk penguatan kolaborasi antara hotel dan pemerintah melalui optimalisasi saluran komunikasi dan manajemen hubungan berbasis data.
Neoliberalisme Homo Ekonomikus: Budaya Konsumersime Indonesia sebagai Bentuk Pendisiplinan Kapitalisme Sitepu, Rian Katami
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.718

Abstract

Kapitalisme sekarang dicirikan dengan adanya praktik kekuasaan monopoli untuk korporasi untuk mempertahankan permintaan konsumen melalui media. Sedangkan media, berperan penting dalam sistem kapitalisme dengan cara  mempromosikan budaya konsumerisme. Penelitian ini mengkaji bagaimana budaya konsumerisme di Indonesia menjadi manifestasi pendisiplinan kapitalisme menggunakan genealogi Foucault untuk melihat power/knowledge dalam membentuk subjektivitas homo economicus melalui budaya konsumerisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode genealogi Foucault melalui analisis konten terhadap dokumen kebijakan, kampanye pemasaran digital, iklan e-commerce, serta narasi konsumsi pada media sosial Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme digital tidak hanya mendorong perilaku konsumtif, tetapi juga mengonstruksi individu sebagai homo economicus yang nilainya ditentukan melalui data, aktivitas digital, dan kapasitasnya sebagai komoditas. Konsumerisme digital pada akhirnya memperkuat hierarki sosial-ekonomi, menormalisasi ketergantunga             n pada konsumsi sebagai penanda status, serta menjadi instrumen kultural yang memastikan beroperasinya rasionalitas neoliberal dalam kehidupan sehari-hari.