cover
Contact Name
Muhammad Zaki Pahrul Hadi
Contact Email
zakipahrulhadi@gmail.com
Phone
+6285292915566
Journal Mail Official
jishum@journal.ikmedia.id
Editorial Address
Jln. Gotong Royong, Kebon Bawak Timur - Kebon Sari - Ampenan – Mataram 83118
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV Insan Kreasi Media
ISSN : -     EISSN : 29620120     DOI : https://doi.org/10.57248/jishum
JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora [e-ISSN 2962-0120] | DOI 10.57248] is intended to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2022, it publishes all papers in English and Indonesian. Areas relevant to the scope of the journal include Social Sciences, Education, Media and Communication studies, Law, Tourism, Arts and Culture, Linguistics, Literature and Philosophy. Research as well as literary study articles submitted to JISHUM should be original and have never been published anywhere. All submitted articles will be blinded peer-reviewed by panel of experts in the concern field of study. The manuscripts should follow guide line as found in the journal template for the purpose of both reviewing and editing.
Articles 213 Documents
Program Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation Sebagai Solusi Deforestasi di Kalimantan Zandri, Helmalina Zweta; Grandis, Syaulia; Sandi, Gayatri Natha; Manuel, Hosea; Kamal, Ubaidillah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.592

Abstract

Kalimantan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat deforestasi tertinggi di Indonesia, yang disebabkan oleh ekspansi perkebunan kelapa sawit, aktivitas pertambangan, pembalakan liar, serta lemahnya tata kelola hutan. Dampak dari deforestasi ini tidak hanya merusak lingkungan dan mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga meningkatkan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim global. Untuk menjawab tantangan tersebut, Program REDD+ (Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation) diperkenalkan sebagai solusi global berbasis insentif yang bertujuan menurunkan emisi melalui pencegahan deforestasi dan degradasi hutan, serta pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Artikel ini membahas konsep dan mekanisme utama REDD+, seperti sistem pembayaran berbasis hasil (results-based payment), pemantauan dan pelaporan (MRV), serta pelibatan masyarakat lokal dan adat dalam setiap tahap implementasi. Di Kalimantan, REDD+ telah diujicobakan melalui berbagai proyek percontohan yang melibatkan kerja sama antara pemerintah, organisasi internasional, dan komunitas lokal. Meski terdapat sejumlah capaian positif, seperti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konservasi dan perlindungan hutan, pelaksanaan REDD+ masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk konflik tenurial, tumpang tindih kebijakan, keterbatasan kapasitas kelembagaan, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan. Dampak jangka pendek program ini telah terlihat dalam bentuk perlindungan kawasan hutan kritis dan pembentukan mekanisme insentif ekonomi berbasis kelestarian. Namun, efektivitas REDD+ sangat bergantung pada komitmen politik, konsistensi kebijakan, kejelasan hak atas lahan, serta sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Program ini juga menuntut adanya reformasi struktural dalam kebijakan kehutanan, penguatan kapasitas kelembagaan di tingkat lokal, serta pembenahan data spasial dan sistem verifikasi yang akurat. Dengan pendekatan yang inklusif, transparan, dan partisipatif, REDD+ memiliki potensi besar sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi deforestasi di Kalimantan sekaligus memperkuat ketahanan iklim nasional.
Implementasi Kebijakan Baku Mutu Udara Sebagai Bentuk Penanggulanan Pemanasan Global Sudibya, Dafa Pranaja Sarwahita; Afaaf, Daffa Ayu Aliifah; Satria, Luhur; Prasna, Nashwa Ulaya Putri; Kamal, Ubaidillah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.593

Abstract

Pencemaran udara merupakan salah satu permasalahan lingkungan krusial di Indonesia yang berkontribusi terhadap pemanasan global, khususnya setelah pandemi Covid-19 yang memicu lonjakan aktivitas transportasi dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi kebijakan pengendalian pencemaran udara di Indonesia serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan solusi strategis yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan seperti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021, serta telaah terhadap putusan pengadilan dan literatur hukum lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan masih menghadapi berbagai hambatan, antara lain tumpang tindih regulasi, lemahnya penegakan hukum, keterbatasan data dan sistem pemantauan, kurangnya koordinasi antar lembaga, serta dominasi penggunaan energi fosil. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan solusi seperti peningkatan literasi publik, modernisasi sistem pemantauan udara, penguatan peran pemerintah daerah, serta reformasi regulasi yang integratif. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, dan akademisi dinilai penting guna mewujudkan kebijakan pengendalian pencemaran udara yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Analisis Ekspresi Puitik dan Strategi Penerjemahan Puisi “Aku Ingin” Karya Sapardi Djoko Damono dalam Bahasa Inggris Kultsum, Ummu
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspresi puitik yang terdapat dalam puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono dengan menggunakan teori Wijaya (2022). Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji strategi penerjemahan puisi tersebut ke dalam Bahasa Inggris berdasarkan pendekatan teori Newmark (1988). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan teknik studi literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono terdapat beberapa unsur intrinsik dan ekspresi puitik berupa majas, diantaranya majas personifikasi, majas metafora, simbolik dan majas repetisi. Puisi sederhana ini sarat dengan makna yang dalam. Meskipun sederhana secara bahasa, namun menyimpan lapisan makna yang luas.  Sedangkan pada terjemahnya puisi John H. McGlynn ditemukan bahwa dalam penerjemahan puisi “Aku Ingin”, digunakan strategi penerjemah Semantik yang mana ditandai dengan hasil terjemahan yang mengikuti struktur bahasa sumber dan padanan kata yang diterjemahkan secara literal
Kajian Psikoanalisis atas Lagu-Lagu Terpilih Ed Sheeran Berdasarkan Refleksi Pengalaman Pribadi Widiyandari, Septi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.603

Abstract

Lirik lagu merupakan rangkaian gagasan seorang penulis yang dinyanyikan. Lirik lagu dinterpretasikan sebagai susunan kata yang indah dan bermakna, dan terkadang lirik lagu bersifat abstrak. Ungkapan emosi yang tersirat di lirik lagu dapat dianalisis melalui teori psikoanalisis dalam kajian sastra, dengan potret id ego dan superego, hal ini berkaitan dengan kondisi psikologis dan kejiwaan yang dialami tokoh dalam objek studi. Objek penelitian yang penulis ambil merupakan potongan lirik lagu-lagu terpilih yang dibawakan oleh Ed-Sheeran yang terindikasi merepresentasikan kondisi psikologis penyanyi. Dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, penulis melakukan penelitian ini dengan menggunakan teori psikoanalisis dari Sigmund Freud (1943) yang dikutip dalam (Safran & Hunter, 2020). Dengan adanya penelitian ini, maka tercipta penyajian data yang telah melewati proses reduksi yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya aspek id (insting), ego (realitas), maupun superego (moralitas) pada potongan lirik lagu-lagu terpilih Ed Sheraan berdasarkan refleksi pengalaman pribadi, yaitu: Thinking Out Loud Perfect , Photograph, Castle On the Hill. Maka, melalui kajian psikoanalisis pada objek penelitian, stuktur kejiwaan Ed sheraan tergambarkan secara komprehensif.
Teknik Terjemahan pada Novel “The Hunger Games” oleh Suzanne Collins Sari, Andreini Laila Novita
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.604

Abstract

Penelitian ini membahas teknik-teknik penerjemahan yang diterapkan dalam novel The Hunger Games karya Suzanne Collins ke dalam bahasa Indonesia. Fokus utama kajian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis teknik penerjemahan yang digunakan penerjemah dalam menghadapi tantangan linguistik dan budaya, seperti penerjemahan idiom, perbedaan struktur sintaksis, serta elemen kultural yang khas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data primer berupa analisis terhadap teks hasil terjemahan. Data dikumpulkan dari berbagai sumber relevan dan dianalisis secara tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa sejumlah teknik, seperti transliterasi, adaptasi, kompensasi, dan implisitasi, digunakan untuk mengakomodasi perbedaan antara bahasa sumber dan bahasa sasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik penerjemahan yang diterapkan memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas terjemahan, khususnya dalam menjaga makna, nuansa, dan alur cerita agar tetap dapat dipahami oleh pembaca sasaran. Dengan demikian, pemilihan teknik yang tepat menjadi krusial dalam menjaga keaslian pesan dan gaya naratif dalam karya sastra. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik penerjemahan sastra, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan teknik yang sesuai dalam menghasilkan terjemahan yang berkualitas. Selain itu, hasil kajian ini dapat menjadi rujukan bagi penerjemah maupun peneliti lain dalam melakukan analisis teknik penerjemahan pada teks sastra, khususnya dalam konteks penerjemahan karya sastra asing ke dalam bahasa Indonesia.
Analysis of Figurative Language and Translation Strategies in Picture Me Gone Warminingsih; Syamsurrijal, Syamsurrijal
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.605

Abstract

This study is motivated by the increasing reading interest in Indonesia, as reflected in national literacy data and the rising availability of translated English novels that enrich Indonesian literary culture and promote cross-cultural understanding. Figurative language is a crucial element in novels, enhancing emotional depth and narrative style, but its translation poses challenges due to cultural and linguistic differences. This research examines the use of figurative language in Meg Rosoff’s Picture Me Gone and the techniques used to translate these expressions into Indonesian. Employing a mixed qualitative and quantitative method, the study identifies 73 figurative expressions in the novel. Similes appear 23 times (32%), metaphors 18 times (25%), idioms 12 times (16%), personifications 10 times (14%), hyperboles 8 times (11%), while onomatopoeia and oxymoron each appear once (1%). Guided by Peter Newmark’s translation theory, six translation techniques were identified. Literal translation is the most dominant, found in 39 cases (53%), followed by modulation in 18 cases (25%). Reduction and descriptive equivalent are each applied in 6 cases (8%), paraphrase in 3 cases (4%), and transposition in 1 case (1%). The study highlights the difficulties translators face in preserving meaning, tone, and cultural nuances in figurative language. To address these challenges, translators adapt their strategies to maintain both fidelity to the original and naturalness in the target language. This research contributes to a deeper understanding of figurative language translation in literary texts and offers practical insights for translators, students, and literature enthusiasts.
Pengaruh Budaya Terhadap Pilihan Penerjemahan: Analisis Teks Iklan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia Yani, Muhamad; Hadi, Muhammad Zaki Pahrul; Nurjanah, Ratih Laily
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.607

Abstract

This study examines the impact of cultural factors on translation choices in English-language advertising texts. In today’s global marketplace, advertisements function not only as persuasive linguistic tools but also as cultural products that reflect and shape social values. Therefore, translating advertisements requires more than linguistic accuracy—it demands a deep understanding of both source and target cultures. Using a qualitative approach and drawing on theories such as dynamic equivalence and cultural translation, this research analyzes English advertisements and their translations across diverse cultural contexts. The analysis focuses on cultural dimensions such as communication context (high vs. low), individualism vs. collectivism, and power distance. The Findings indicate that cultural aspects such as phrases, humor, and a local symbol often can not be translated directly. Therefore, strategies like adaptation, localization, and cultural substitutions are used to keep the relevance and appeal of the message.  This research affirms that the translator's function as a cultural mediator who must consider both the meaning and the sensitivity of the target audience. This Study also emphasizes the importance of cultural competence and collaboration with cultural consultants or native speakers to guarantee the accuracy and cross-cultural respect. In conclusion, a balanced translation approach between faithfulness to the source message and cultural acceptance is highly important in the context of global communication.
Efektivitas Kebijakan Daerah Kota Semarang dalam Mendukung Bank Sampah sebagai Instrumen Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Putri, Naila Sayyidina; Febriyanti, Nasab Sabrina; Noor, Salsabila Azahra
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.611

Abstract

Pengelolaan sampah berkelanjutan merupakan salah satu tantangan utama di Kota Semarang akibat meningkatnya volume limbah dan keterbatasan sarana pengolahan. Pemerintah Kota Semarang telah merumuskan kebijakan berbasis partisipasi masyarakat untuk mendukung inisiatif pengurangan sampah, salah satunya melalui dukungan terhadap pengelolaan sampah mandiri oleh warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut dalam mendukung operasional sistem pengelolaan berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui telaah dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan program dan kebijakan pengelolaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah memberikan pelatihan, pembinaan, dan pembangunan infrastruktur, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya partisipasi masyarakat, serta minimnya sarana pendukung. Meskipun demikian, program ini telah berkontribusi dalam mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas pengelola, intensifikasi sosialisasi, dan pengembangan sistem pengelolaan yang lebih adaptif untuk memperkuat efektivitas pengurangan sampah di tingkat lokal.
Dampak Body Shaming di Instagram terhadap Rasa Percaya Diri Mahasiswa PPKn Universitas Bhinneka PGRI Sari, Regina Novita; Ulum, Bachrul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.642

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya praktik body shaming yang kerap terjadi di media sosial, khususnya Instagram. Body shaming merupakan bentuk komentar negatif atau penghinaan terhadap penampilan fisik seseorang, seperti berat badan, tinggi badan, warna kulit, atau aspek fisik lainnya yang dianggap tidak sesuai dengan standar kecantikan umum. Instagram sebagai platform berbasis visual memungkinkan penggunanya untuk membagikan foto dan video, namun juga memicu munculnya komentar yang bersifat merendahkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh body shaming di Instagram terhadap rasa percaya diri mahasiswa semester 8 Program Studi Pendidikan PPKn Universitas Bhinneka PGRI. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan responden yang pernah mengalami body shaming di Instagram. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara body shaming di media sosial Instagram terhadap kepercayaan diri mahasiswa semester 8 PPKn Universitas Bhinneka PGRI. Dengan tingkat signifikansi 0,000, nilai F sebesar 19,105, dan nilai t 3,667, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Artinya, semakin sering mahasiswa mengalami body shaming, semakin rendah kepercayaan diri mereka.
Problematika Bimbingan dan Konseling pada Perguruan Tinggi Sukarman, Sukarman; Aminullah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.644

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling (BK) di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan studi, pengembangan diri, serta kesejahteraan psikologis mahasiswa. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai problematika struktural dan sistemik yang menghambat efektivitasnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tantangan utama dalam penyelenggaraan layanan BK di lingkungan kampus melalui pendekatan studi literatur terhadap berbagai penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama mencakup kurangnya jumlah konselor profesional, minimnya dukungan institusional, rendahnya partisipasi mahasiswa, stigma negatif terhadap layanan konseling, serta ketidaksesuaian pendekatan konseling dengan karakteristik mahasiswa dewasa awal. Selain itu, terdapat kesenjangan antara fungsi ideal layanan BK dan praktik lapangan yang cenderung terbatas pada penanganan masalah akut. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kebijakan, rekrutmen tenaga profesional yang memadai, peningkatan literasi kesehatan mental, serta pengembangan pendekatan konseling yang adaptif terhadap kebutuhan generasi milenial dan Gen Z di lingkungan pendidikan tinggi.