cover
Contact Name
Muhammad Zaki Pahrul Hadi
Contact Email
zakipahrulhadi@gmail.com
Phone
+6285292915566
Journal Mail Official
jishum@journal.ikmedia.id
Editorial Address
Jln. Gotong Royong, Kebon Bawak Timur - Kebon Sari - Ampenan – Mataram 83118
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV Insan Kreasi Media
ISSN : -     EISSN : 29620120     DOI : https://doi.org/10.57248/jishum
JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora [e-ISSN 2962-0120] | DOI 10.57248] is intended to develop itself as a pioneer journal in social sciences and humanities. Starting from the year 2022, it publishes all papers in English and Indonesian. Areas relevant to the scope of the journal include Social Sciences, Education, Media and Communication studies, Law, Tourism, Arts and Culture, Linguistics, Literature and Philosophy. Research as well as literary study articles submitted to JISHUM should be original and have never been published anywhere. All submitted articles will be blinded peer-reviewed by panel of experts in the concern field of study. The manuscripts should follow guide line as found in the journal template for the purpose of both reviewing and editing.
Articles 213 Documents
Implementasi Metodologi Rekayasa Nilai Pendekatan Dell L. Younker pada Pengembangan Desain Penggiling Daging Manual bagi UMKM Pasar Maulana, Rifky; Simbolon, Sardiana Sepriana; Sunggu, Rachuel Ar. Op; Mukaarim, Muhammad Naufal; Renata, Viana Tasya; Yanti, Assifa Serli; Wahyudi, Rizqi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): (September) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i1.697

Abstract

A manual meat grinder is one of the essential tools for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in supporting the production process of meat-based food products. However, most of the designs available on the market still have several limitations, such as non-ergonomic working positions, low energy efficiency, and relatively high production costs. These conditions affect user productivity and comfort during operation. Based on these issues, this study aims to develop a more effective and valuable manual meat grinder design by applying the Value Engineering (VE) methodology based on Del L. Younker’s approach. The VE methodology is used to identify the main and supporting functions of the tool, analyze the relationship between cost and benefit, and generate alternative designs that can enhance functionality without compromising performance quality. The research process is carried out through six main stages: information, function analysis, creative, evaluation, development, and presentation. The results of the implementation show that the new design improves energy efficiency, reduces production costs, and enhances user comfort through ergonomic improvements. Thus, the Value in a single paragraph around 250-300 words. Engineering approach proposed by Del L. Younker has proven effective in supporting the development of simple, functional, and economical product designs that meet the needs of MSMEs.
Penerapan Metode Quality Function Deployment dalam Pengembangan Produk Minuman “Matcha Boy” Abraham, Ivan; Maulana, Rifky; Sihombing, Samuel Kevin; Anshari, Aqbil; Rohman, Muhammad Daffa Fadhlur; Darmawan; Hasibuan, Gabriel Alfredo; Samuel, Dumangga; Wahyudi, Rizqi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): (September) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i1.698

Abstract

The application of the Quality Function Deployment (QFD) method serves as a strategic approach to ensure alignment between consumer needs and the technical characteristics of the “Matcha Boy” beverage product, playing a crucial role in translating the voice of the customer (VoC) into measurable decision-making within the product development process. By combining qualitative and quantitative approaches, data were collected through direct observation, open and closed questionnaires, and in-depth interviews with business practitioners. The analysis results indicate that the most influential attributes on purchasing decisions are the authentic and consistent matcha flavor, affordable pricing, and fast and friendly service, while menu variety and attractive packaging design serve as supporting factors to strengthen brand image and enhance consumer experience. The development of the House of Quality (HoQ) matrix revealed that aspects such as ingredient formulation, matcha powder quality, sugar measurement control, and the selection of milk types have strong correlations with customer satisfaction levels, emphasizing that improving the quality of raw materials and ensuring flavor consistency should be the top priorities in the product development strategy. Overall, the application of the QFD method at “Matcha Boy” has proven effective in providing a systematic, efficient, and market-oriented development direction and serves as a model that can be adopted by MSME actors to enhance the competitiveness of contemporary beverage products in line with modern consumption trends.
Pengaturan Kepailitan BUMN yang Melayani Kepentingan Umum: Tinjauan Hukum dan Implementasi Muzakir, Gema Akhmad
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.635

Abstract

Pengaturan kepailitan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melayani kepentingan umum merupakan isu hukum yang kompleks dan memerlukan keseimbangan antara perlindungan kepentingan publik serta prinsip-prinsip kepailitan. Artikel konseptual ini membahas kerangka hukum yang mengatur kepailitan BUMN dalam perspektif regulasi nasional dan implementasinya dalam praktik. Dengan menggunakan pendekatan normatif dan analisis yuridis, artikel ini mengkaji status hukum BUMN yang berfungsi sebagai penyedia layanan publik, batasan kepailitan bagi entitas tersebut, serta dampaknya terhadap keberlanjutan layanan yang diberikan kepada masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat ambiguitas dalam peraturan mengenai kepailitan BUMN yang menjalankan fungsi pelayanan publik, sehingga diperlukan reformulasi kebijakan yang lebih jelas untuk memastikan keseimbangan antara kepentingan negara, kreditor, dan masyarakat luas. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi guna menciptakan kepastian hukum dalam implementasi kepailitan BUMN yang tetap menjaga keberlanjutan pelayanan publik.
Analisis Hubungan Kualitas Penggunaan Alat Keselamatan Kerja terhadap Kinerja Kru Kapal MV Alba Samudera Sugiarti, Dwi Lucky; Anggraeny, Elva Febriana; Mudiyanto
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.660

Abstract

Kualitas penggunaan alat keselamatan kerja merupakan tingkat kemampuan kru kapal dalam menggunakan, merawat, dan mematuhi prosedur penggunaan peralatan keselamatan sesuai standar yang berlaku di kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas penggunaan alat keselamatan kerja terhadap kinerja kru kapal MV Alba Samudera milik PT Anugerah Makmur Sejahtera. Latar belakang studi ini berangkat dari tingginya angka kecelakaan kerja di sektor maritim, yang sebagian besar disebabkan oleh kelalaian penggunaan alat pelindung diri (APD) dan minimnya penerapan budaya keselamatan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh kru kapal sebanyak 35 responden (total sampling). Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas penggunaan alat keselamatan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja kru kapal, dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien korelasi sebesar 0,759. Sementara itu, koefisien determinasi sebesar 0,576 mengindikasikan bahwa 57,6% variasi dalam kinerja kru dapat dijelaskan oleh kualitas penggunaan APD. Temuan ini diperkuat oleh hasil uji asumsi klasik yang menyatakan bahwa model regresi memenuhi syarat normalitas, homoskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi, dan bebas multikolinearitas. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman, pelatihan, pengawasan, dan ketersediaan alat yang layak sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kinerja sekaligus menekan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memperkuat program pelatihan keselamatan, inspeksi rutin alat, serta menumbuhkan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk memasukkan variabel tambahan guna memperoleh analisis yang lebih menyeluruh terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kinerja kru kapal.
Persepsi Kesiapan Alat Keselamatan: Studi Kasus KM Sabuk Nusantara 96 Berdasarkan Solas Chapter III Reinhard, Eugenne Gladwin; Anggraeny, Kuncowati; Kristiawan, Deddy
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.664

Abstract

The perception of safety equipment readiness refers to the crew’s assessment of the condition, availability, and functionality of safety equipment on board, as well as their confidence that such equipment is reliable and ready to be used in emergency situations. This perception encompasses physical aspects, such as completeness and operational feasibility of the equipment, as well as psychological aspects, namely the crew’s confidence in the effectiveness of the equipment based on their experience, training, and understanding of SOLAS Chapter III procedures. This study aims to examine the perception of the crew of KM Sabuk Nusantara 96 regarding the safety equipment regulated under SOLAS Chapter III and to analyze their preparedness in responding to emergency situations. This qualitative research employs semi-structured interviews, observation, and document analysis involving six crew members with different roles. The findings indicate a generally positive perception of equipment completeness; however, variations in understanding and practical experience are evident among the crew. Senior crew members demonstrate a strong grasp of emergency procedures, while newer crew members require further training. The implementation of SOLAS Chapter III on this vessel faces operational challenges, including logistical constraints and limited access to training in remote areas. The study recommends the enhancement of intensive and scheduled training programs, improved access to maritime safety training, the development of monitoring and evaluation systems, and the strengthening of safety culture on board. These findings provide important implications for the development of maritime safety policies for Indonesia’s pioneer vessels.
Persepsi Masyarakat terhadap Refuse Derived Fuel dalam Konsep Sustainable Development di Kabupaten Cilacap Ulhaq, Najla Hikmalia Dhiyaa
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.692

Abstract

Refuse Derived Fuel (RDF) merupakan salah satu inovasi pengolahan sampah yang mengubah limbah padat menjadi bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Pemerintah Kabupaten Cilacap menjadi pelopor pembangunan RDF Plant pertama di Indonesia yang berlokasi di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, sebagai solusi atas peningkatan volume sampah dan keterbatasan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap keberadaan RDF Plant dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan mixed methods melalui kuesioner, observasi, dan wawancara dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu sosial, lingkungan, dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat umumnya memiliki persepsi positif, terutama pada aspek lingkungan karena RDF mampu mengurangi timbulan sampah. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa polusi bau dan keterbatasan partisipasi masyarakat secara aktif. Manfaat ekonomi lebih banyak dirasakan oleh kelompok yang terlibat langsung, seperti pekerja, pemulung, dan masyarakat sekitar RDF Plant, sementara kelompok lain belum memperoleh dampak signifikan. Penelitian ini menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dan distribusi manfaat yang merata untuk menjaga keberlanjutan program RDF dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Cilacap.
Analisis Komparatif Penerjemahan Gaya Bahasa dalam Adegan Aksi Novel Bumi dan Earth Karya Tere Liye Fawwazdi, Aliffananda Dimas Agung; Fitriyani, Risa
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.708

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara komparatif penerjemahan gaya bahasa dalam adegan aksi novel Bumi karya Tere Liye kedalam versi bahasa Inggris, Earth. Kajian terhadap gaya bahasa sebagai sarana ekspresif ini berlandaskan pada teori Siswono (2014) yang memperbarui konsep Keraf (2009) dalam proses alih bahasa. Kajian difokuskan pada tiga aspek gaya bahasa kunci dalam adegan aksi: (1) struktur kalimat yang menciptakan ritme dan ketegangan, (2) hiperbola yang membangun intensitas dramatis, dan (3) metafora yang memperkaya gambaran mental. Setelah tinjauan awal ini pun ditemukan aspek gaya berikutnya yaitu, (4) personifikasi yang membangun koneksi emosional. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi strategi penerjemahan yang digunakan terhadap keempat aspek tersebut dan mengevaluasi dampaknya terhadap kesetaraan naratif serta efek estetis bagi pembaca. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis komparatif, yang mengonfrontasikan data kutipan adegan aksi dari teks sumber (Bumi) dengan terjemahannya dalam teks sasaran (Earth). Hasil penelitian mengungkapkan variasi strategi dan dampak yang signifikan. Struktur kalimat pendek dan repetitif umumnya dipertahankan untuk menjaga ritme dan kesan urgensi adegan. Sebaliknya, banyak hiperbola khas penulis yang mengalami peredaman, sehingga mengurangi efek dramatis dan skalanya. Sementara itu, metafora justru sering ditangani melalui adaptasi kreatif, meskipun dengan tingkat keberhasilan yang beragam dalam menangkap dan memindahkan sensasi bunyi yang spesifik. Simpulan penelitian menegaskan pentingnya kepekaan penerjemah terhadap nuansa gaya bahasa yang kompleks.
Analisis Metode Penerjemahan Gaya Hidup Sederhana dalam Buku Terjemahan A Simple Life karya Desi Anwar Wariamah, Siti; Nurhalimah, Fitriani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.709

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis penggunaan metode dan strategi penerjemahan dalam buku A Simple Life karya Desi Anwar. Buku A Simple Life merupakan kumpulan esai reflektif yang membahas gaya hidup sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk menganalisis makna kalimat yang mengandung gaya hidup dalam teks sumber berbahasa Inggris dan teks terjemahan berbahasa Indonesia. Landasan teori penelitian ini adalah teori metode dan strategi penerjemahan Newmark (1988). Hasil penelitian menemukan penggunaan metode penerjemahan komunikatif, semantik, dan harfiah. Untuk strategi penerjemahan yang digunakan meliputi modulasi, padanan budaya, transferensi, naturalisasi, transposisi, dan penjelasan tambahan, yang menunjukkan orientasi penerjemahan menekankan pada kewajaran bagi pembaca sasaran.
Code-Switching and Code-Mixing Phenomena in Indonesian-English Bilingual Conversation: A Case Study of FYC Agency Febrianitha, Lisa; Gusthini, Misyi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.710

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai fenomena code-switching dan code-mixing pada percakapan bilingual bahasa Indonesia dan bahasa Inggris di lingkungan kerja FYC Agency. Fenomena ini sering muncul pada konteks profesional sebagai bentuk dari penyesuaian komunikasi antar karyawan yang memiliki keragaman bahasa di lingkungan kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, faktor penyebab, dan fungsi sosial serta fungsi profesional dari penggunaan code-switching dan code-mixing di dalam lingkungan kerja FYC Agency. Teori code-switching yang digunakan mengacu pada teori Poplack (1980), sedangkan teori code-mixing mengacu pada teori Muysken (2000)). Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara secara semi terstruktur, dan dokumentasi percakapan kerja. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa yang paling banyak muncul dalam interaksi karyawan adalah code-mixing, yang dimana lebih dominan dalam bentuk insertion. Hal ini dipengaruhi oleh kebutuhan karyawan dalam menggunakan istilah teknis yang berorientasi global. Selain itu, praktik code-switching ditemukan meskipun dalam frekuensi yang lebih rendah. Secara fungsional, keduanya memiliki peran dalam mempermudah penyampaian intruksi antar divisi atau karyawan, mempercepat proses kerja, dapat memperkuat profesionalitas dalam bekerja, serta dapat menjaga kedekatan antar karyawan.  Melalui penelitian ini, diperoleh pemahaman yang lebih mendalam dalam praktik code-switching ataupun code-mixing dalam konteks profesional.
Representasi Alam Bawah Sadar dan Majaz dalam Lagu Qalbi Fil Madinah Karya Maher Zain Wahidah, Izzatin Awalia; Andriana, Lilian; Qotrun Nada, Dzifriya; Maulana, M. Hijaj Jirjis; Akmaliyah, Akmaliyah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): (Desember) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i2.713

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami bagaimana ekspresi spiritual dan emosional dalam karya musik religius diwujudkan melalui mekanisme psikologis dan perangkat kebahasaan. Lagu “Qalbi Fil Madinah” karya Maher Zain dipilih karena memuat simbol-simbol bahasa dan ungkapan religius yang menggambarkan hubungan batin manusia dengan Nabi Muhammad SAW. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis representasi alam bawah sadar melalui pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud serta mengidentifikasi penggunaan majaz berdasarkan teori balaghah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis isi terhadap kutipan lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika kejiwaan penyair bergerak dari dorongan emosional (id) menuju keseimbangan moral-spiritual (superego) melalui proses sublimasi, di mana rasa cinta dan kerinduan kepada Rasulullah SAW dialihkan ke dalam bentuk ibadah dan doa. Analisis majaz mengungkap dominasi isti‘ārah dan kināyah yang berfungsi memperindah makna serta memperkuat nuansa spiritual lagu. Ungkapan seperti qalbī fī al-madīnah dan ṭāha nūr al-‘ayn mencerminkan hubungan simbolik antara bahasa dan pengalaman batin. Dengan demikian, lagu ini menjadi bentuk ekspresi estetis sekaligus refleksi psikologis yang menunjukkan bagaimana bahasa kias dapat menjadi media sublimasi perasaan religius dalam karya sastra modern.