cover
Contact Name
Nohan
Contact Email
retii@itny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
retii@itny.ac.id
Editorial Address
https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII
ISSN : 19075995     EISSN : -     DOI : -
Sub – Tema : Manajemen EBT (Energi Baru Terbarukan) & Energy Harvesting IOT Robotika Era Industry 4.0 Green Manufacturing Sains Terapan Berbasis Kecerdasan Teknologi Transportasi Cerdas & Ramah Lingkungan Rekayasa Material Maju & Teknologi Nano Teknologi Eksplorasi Mineral, Limbah & Lingkungan Sistem Peringatan Dini & Mitigasi Bencana Alam Teknologi Penanganan Pandemi Covid-19 Teknologi Informasi & Komunikasi Berkesinambungan Berbasis Layanan Technology in Teaching Technology of Online Business Perguruan Tinggi Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia Pembangunan Masyarakat Madani Siap Era Industri 4.0 & Society 5.0 Perencanaan Wilayah Kota Berkelanjutan Peran Teknologi Digital Pasca Pandemi & Perubahan Budaya Kerja Rekayasa Infrastruktur Berbasis Manajemen Resiko Bencana Proses Peer Review Editor akan menyerahkan tulisan yang telah diterima kepada tim redaksi untuk menentukan review bagi tulisan yang telah diterima. Pada dasarnya setiap tulisan akan direview oleh seorang ahli (mitra bestari) yang berkompeten di bidang yang menjadi fokus tulisan. Berdasar hasil review pertama, Editor akan menentukan prosedur lanjutan dari sebuah tulisan, diterima dengan perbaikan minor; diterima dengan perbaikan mayor, atau ditolak. Tulisan yang telah direview dan memerlukan perbaikan, akan segera dikirim kepada penulis melalui kontak yang tertera dalam tulisan. Selain substansi tulisan yang diatur dalam proses review, Redaksi juga berhak meminta perbaikan teknis, sebelum tulisan benar-benar diterbitkan. Waktu perbaikan harus memenuhi ketentuan seperti yang diberikan. Setelah proses perbaikan selesai, dan tulisan dinyatakan siap terbit, maka penulis juga harus menyerahkan pernyataan pengalihan hak cipta bagi distribusi tulisan kepada Redaksi Jurnal ReTII atau Penerbit. Semua tulisan yang masih dalam proses review, menjadi tanggung jawab redaksi dan redaksi akan bertanggung jawab terhadap kerahasiaan isi tulisan. Semua tulisan dan dokumen lain yang telah diserahkan kepada redaksi tidak akan dikembalikan
Articles 106 Documents
Search results for , issue "Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018" : 106 Documents clear
RENCANA REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG BATU ANDESIT PT. AGUNG BARA CEMERLANG KABUPATEN KULONPROGO, PROVINSI D. I. YOGYAKARTA aris winarso; Gito Sumarno; michael fransisco
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Agung Bara Cemerlang merupakan perusahaan di bidang pertambangan batu Andesit yang memiliki Wilayah Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi dengan SK Kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 545/864/GR.II/2015, seluas 50 Ha dengan  luas wilayah operasi dan produksi seluas 30 Ha. Penambangan akan selalu membuat dampak negatif bagi lingkungan sekitar, sehingga perlu dilakukan reklamasi. Lahan bekas penambangan di blok 5 akan dilakukan penataan lahan, yaitu penataan tanah pucuk (top soil) dan penataan tanah penutup (over burden ). Perataan tanah pada tanah penutup membutuhkan 43.423,3 LCM. Waktu yang dibutuhkan untuk penataan tanah penutup dengan menggunakan 1 unit hydraulic excavator adalah 49 hari dengan dump truck yang dibutuhkan adalah 2 unit dan waktu yang diperlukan untuk meratakan tanah penutup dengan menggunakan bulldozer adalah 16 hari. Penataan tanah pucuk dilakukan dengan cara perataan tanah dengan tidak melebihi dari ketersediaan  yang ada sebesar 10.853,3 LCM. Waktu yang dibutuhkan untuk penataan tanah pucuk untuk pemuatan dan pengangkutan tanah pucuk dari penimbunan ke area bekas penambangan blok 5 adalah 12 hari. Waktu yang dibutuhkan dalam perataan tanah adalah 4 hari dengan waktu penanaman dan pengisian lubang tanam selama 1 hari. Tanaman yang digunakan pada kegiatan revegetasi meliputi pohon sengon, dan tanaman kacang-kacangan.
ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN PERTAMBANGAN BATUBARA DI PLANT SUPPORT EQUIPMENT DEPARTMENT aris winarso; Gito Sumarno; Muhammad Fardan
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Pama Persada merupakan salah satu perusahaan jasa pertambangan yang beroprasi di PT Adaro Indonesia. Dari hasil audit SMKP di PT Pama Persada pada tahun 2017 medapatkan skor 89% yang artinya mendapatkan predikat perak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi system manajemen dan tingkat kematangan system manajemen keselamatan pertambangan mineral dan batubara di Plant Support Equipment Departement sebagai sample area dari keseluruhan PT Pama Persada. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif menggunakan survey kuisioner sedangkan metode kualitatif menggunakan teknik observasi lapangan dan dokumen perusahaan. Untuk kuisioner, sample responden yang diambil adalah 32 orang mengacu pada ukuran sampel Gay&Diehl (1992). Hasil dari kuisioner menunjukan nilai 88.9% yang mana masih mendekati total nilai audit SMKP PT Pama Persada. Data yang diperoleh akan diolah dengan interpretasi data, analisa korelasi regresi dilanjutkan dengan analisa SWOT untuk rekomendasi usulan perbaikan.  Hasil dari tingkat kematangan sistem manajemen dan tingkat kematangan budaya QHSE di Plant Maintenance masuk dalam kategori zona 3 dengan tingkat kematangan budaya 45% dari 100% atau rendah dan tingkat kematangan SMKP Minerba pada posisi 88% dari 100 % atau sesuai dengan persyaratan terkait. Dalam penelitian ini koefisien penentuan didapat sebesar 0,65. Hal ini berarti bahwa variasi naik turunya kegiatan operasional yang aman, efektif, efisien dan produktif (Y)  dipengarui oleh implementasi SMKP Minerba.
KAJIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN FISIK AKIBAT KEGIATAN PENAMBANGAN PASIR DI KELURAHAN KALUMATA KOTA TERNATE SELATAN PROVINSI MALUKU UTARA muhammad fardhan
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penambangan pasir di Kelurahan Kalumata telah berlangsung lama. Kegiatan penambangan dilakukan oleh masyarakat secara manual maupun mekanis dan tidak memiliki izin. Kerusakan lingkungan berupa tebing terjal, relief yang tidak teratur dan laju erosi yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung tingkat kerusakan lingkungan fisik dan laju erosi serta memberikan arahan pengelolaan dampak lingkungan dari kegiatan penambangan pasir di Kelurahan Kalumata. Kajian mengenai kerusakan lingkungan fisik akibat penambangan pasir dengan menggunakan analisis scoring dan persamaan USLE untuk mengetahui laju erosi. Hasil yang didapatkan adalah kerusakan lingkungan di daerah penambangan di Kelurahan Kalumata menunjukan bahwa kondisi lingkungan pada lahan penambangan berada pada tingkat kerusakan dengan kategori berat di lokasi penelitian dengan skor 36 serta laju erosi yang tinggi mencapai 1253,358 ton/ha/tahun. Arahan pengelolaan penambangan dapat dilakukan dengan melakukan pengawasan dan perbaikan geometri galian seperti tinggi tebing, kemiringan tebing dan batas tepi galian mengikuti kaidah aturan yang berlaku serta meminimalisir laju erosi yaitu melakukan penataan tebing galian menjadi membentuk teras-teras (teras bangku) dan melakukan penanaman pola kebun campuran untuk bisa meminimalisir laju erosi.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI APLIKASI DATA MINING UNTUK MEMPREDIKSI KEMUNGKINAN TAMU HOMESTAY MENGULANGI KEDATANGANNYA (Study Kasus Homestay di Tawangmanggu Kab Karanganyar) maria atik sunarti ekowati; Elvies Umbulolo
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Homestay adalah salah satu usaha yang bergerak dibidang jasa sewa, baik kamar atau rumah untuk penginapan. Tawangmanggu, kabupaten karanganyar adalah salah satu destinasi wisata di Eks Karisidenan Surakarta, yang cukup terkenal, olehbsebab itu banyak masyarakat di sekitas tempat wisata tersebut menyediakan penginapan bagi wisatawan dan salah satunya adalah Homestay. Hal tersebut tentu menimbulkan persaingan usaha antar Homestay dan penginapanlain. Data mining dimaksudkan untuk memberikan solusi bagi para pengambil keputusan di dunia bisnis untuk mengembangkan bisnis mereka. Untuk itu penulis tertarik mengangkat permasalahan ini kedalam penelian dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Aplikasi Data Mining Untuk Memprediksi Kemungkinan Tamu Homestay Mengulangi Kedatangannya “, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dimana homestay yang paling banyak diminati konsumen untuk disewa, sehingga pemilik homestaypun dapat memprediksi kemungkinan tamu mereka mengulangi kedatangannya pada homestay tersebut untuk menginap. Manfaatnya mempermudah analisis data yang besar dan membantu memberikan informasi pengolahan data tamu homestay yang mengulangi datang menginap. Dan salah satu metode yang terdapat dalam data mining yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Clustering (Pengelompokkan). Hasil dari penelitian ini adalah sebuah rancangan aplikasi yang pada tahap penelitian selanjutnya dibangun guna membantu usaha bisnis homestay ditawangmanggu sebagai gambaran dalam pengambilan keputusan peningkatan infrastruktur, industrialisasi, dan inovasi yang berkelanjutan di homestay guna mendapatkan pola kedatangan tamu yang mengulang menginap.Kata kunci: Data mining, Prediksi, Aplikasi, Pohon keputusan, Homestay
Karakteristik Batuan Ultramafik Pada Fragmen piroklastika di Gunung Api Purba Mangunan - Imogiri, Yogyakarta Okki Verdiansyah; Oky Sugarbo; Masagus Febriansyah
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKPenelitian terletak pada bagian dari  gunung api purba Mangunan-Imogiri, yang berada bagian batas dari dataran rendah Yogyakarta dan Tinggian Gunung Kidul. Pada daerah ini hadir kompleks batuan gunung api monogenik yang sejajar dengan sesar opak, dengan mengeluarkan material eksplosif berupa breksi andesit piroklastika. Batuan piroklastika merupakan hasil dari rombakan material di dalam, atau sekitar pusat erupsi. Penelitian ini sebagai pembuka wawasan, mengenai hipotesa basement Yogyakarta pada sisi Timur. Penelitian menggunakan metode pemetaan rekonaisan di lapangan dan diperkuat dengan data petrografi, pada objek fragmen batuan piroklastika. Singkapan batuan berupa piroklastika jatuhan dengan fragmen didominasi oleh fragmen basalt dan andesit basaltik, namun memiliki sedikit fragmen ultramafik. Fragmen ultramafik sebagian telah terdiagenesa paska deposisi piroklastika ini dengan diikuti veinlet kalsedon kalsit, dan teroksidasi di sekitarnya. Batuan ultramafik diklasifikasikan sebagai piroksenit dengan tekstur allotriomorfik granular, kristal berukuran 0.8 - 6 mm, dengan komposisi berupa klinopiroksen (70.1%), ortopiroksen (2.3%), biotit (0.1%) yang diikuti mineral sekunder berupa klorit (11.5%), kalsit dan oksida besi (16.1%) menggantikan material pada celah antar kristal dan retakan batuan. Tipe batuan ultramafik pada daerah Imogiri diinterpretasi sebagai bagian dari mantel yang terbawa oleh magma basaltik pembentuk gunung api Mangunan-Imogiri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan mengenai magmatisme atau kemungkinan tipe batuan dasar di sekitar Yogyakarta khususnya bagian Opak, namun masih memerlukan penelitian lapangan dan laboratorium penunjang lebih detil untuk mengetahui karakteristik batuan dasarnya. Kata kunci : Yogyakarta, gunung api, ultramafik, mineral, pegunungan selatan.   ABSTRACT The study is located in part of the ancient volcano Mangunan-Imogiri, which is located at the boundary of the Yogyakarta lowlands and Gunung Kidul highlands. In this area there is a monogenic volcanic rock complex parallel to the opaque fault, by removing explosive material in the form of pyroclastic andesite breccia. Pyroclastic rock is the result of the destruction of material inside, or around the eruption center. This research is an insight into the basement hypothesis of Yogyakarta on the East side. The study used reconnaissance mapping method in the field and reinforced with petrographic data, on pyroclastic rock fragments. Rock outcrops in the form of falling pyroclastic with fragments were dominated by basaltic andesite basalt fragments, but had few ultramafic fragments. The ultramafic fragment is partially diageneated after this pyroclastic deposition with calcite veinlet followed, and oxidized in the vicinity. Ultramafic rocks are classified as pyroxenite with granular allotriomorphic texture, crystals measuring 0.8 - 6 mm, with compositions in the form of klinopyroxene (70.1%), orthopyroxene (2.3%), biotite (0.1%) followed by secondary minerals in the form of chlorite (11.5%), calcite and Iron oxide (16.1%) replaces material in the inter-crystalline gap and rock cracks. The type of ultramafic rock in the Imogiri region is interpreted as part of the mantle carried by basaltic magma forming the Mangunan-Imogiri volcano. This research is expected to be an input on magmatism or possible types of bedrock around Yogyakarta, especially the Opak section, but it still requires detailed field research and supporting laboratories to determine the characteristics of the bedrock. Keyword : Yogyakarta, volcano,, ultramafic, mineral, southern mountain.
Optimisasi Pendistribusian Produk PT.ABC Menggunakan PLMOFI dengan LINGO v17 joko riyono
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perencanaan transportasi pendistribusian produk dan pembiayaan nya merupakan suatu model transportasi dengan multi objektif fuzzy saling konflik.Bagaimana membuat keputusan optimal merupakan salah satu masalah penting yang sering menjadi masalah rumit bagi managemen perusahaan.Metode Progam Linier Multi objektif fuzzy interaktif atau PLMOFI dapat digunakan untuk memecahkan perencanaan transportasi pendistribusian produk dan pembiayaannya .Dalam artikel ini dikembangkan model dalam pendistribusian produk PT ABC dengan menggunakan PLMOFI yang bertujuan untuk menentukan distribusi produk yang meminimalkan biaya produksi dan transportasi perunit serta total waktu pengiriman dari tiap sumber produksi ketempat tujuan pemasaran menggunakan software LINGO v17.Kata kunci: model transportasi,Progam Linier Multi Objektif Fuzzy Interaktif,Progam LINGO v17.
STUDI METODE PELEDAKAN PADA PT. PRO INTERTECH INDONESIA KOTAMADYA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT RUDI HARTONO; Risanto Panjaitan; Aris Herdiansyah
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Peledakan merupakan salah satu metode pemberaian batuan yang dimanfaatkan untuk mempermudah penggalian dan menunjang produksi bahan galian. Untuk mempermudah penggalian dan meningkatkan produksi batu andesit, PT.Pro Intertech Indonesia melakukan kegiatan pemberaian dengan melakukan peledakan dimana desain geometri peledakan yang digunakan di lapangan saat ini adalah: burden (B) 1,5 m, spasi (S) 3,5 m, stemming (T) 2,5 m, subdrilling (U) 2,5 m, kedalaman lubang tembak 15 m, kemiringan 150, tinggi jenjang 12,07 m. Geometri tersebut memberikan hasil peledakan sebesar 10335,239 ton dan produksi peledakan yang didapatkan di lapangan belum sesuai yang diharapkan, setelah dilakukan analisis dengan menggunakan metode The Modern Technique Of Rock Blasting didapatkan secara teoritis adalah: burden (B) 2,621 m, spasi (S) 3,276 m, stemming (T) 2,621 m, subdrilling (U) 0,91 m, kedalaman lubang tembak 13,629 m, kemiringan 150, tinggi jenjang 12,285 m. Geometri tersebut dapat meningkatkan produksi peledakan menjadi 10519,338 ton dan bahan peledak yang digunakan berkurang dari 1805,25 kg menjadi 1589,751 kg. Kata kunci : Geometri, Produksi. Peledakan
STRATIGRAFI GUNUNG API LAVA BANTAL: KASUS LAVA BANTAL, BAYAT, KLATEN & LAVA BANTAL, TANCEP, NGAWEN, JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Hill Gendoet; Muchlis Irwanto; Ishak Eliezer
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLava bantal tersingkap jelas di daerah Dukuh, Jarum, Gununggajah, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah dan di daerah Tancep, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara litostratigrafi termasuk Formasi Kebo-Butak, namun kedudukan stratigrafi produk gunung api secara lelehan tersebut belum jelas terkait dengan keberadaan gunung api purba yang menghasilkannya. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengungkap kejelasan kedudukan stratigrafi gunung api lava bantal. Metode pendekatan yang dilakukan adalah kunjungan lapangan, analisis petrografi dan geokimia. Pada dasarnya batuan hasil erupsi lelehan menunjukkan lokasi keberadaan fasies pusat gunung api atau memperlihatkan karakteristik batuan paling dekat dengan sumber erupsi dibanding dengan batuan hasil erupsi letusan. Hasil analisis topografi lava bantal memperlihatkan tinggian berbukit, mengelompok kecil berdimensi 1-6,5 meter dan tersebar memanjang relatif berarah timurlaut-baratdaya. Lava bantal tersingkap secara setempat-setempat bersama tuf, batupasir, dan napal. Lava bantal berwarna abu-abu gelap, afinit-porfiri afanit, struktur aliran, membreksi, kekar radier, berkulit kaca, saling tindih, lebar setiap satuan lava kurang dari 1 meter dan panjang mencapai 3 meter. Secara petrografi berkomposisi basal – andesit, tekstur khas subofitik, anhedral-subhedral, dan memperlihatkan struktur aliran, sedangkan analisis geokimia menunjukkan afinitas magma kapur alkali (SiO2 = 52-53% berat dan K2O = 0,7-1,0% berat). Kemunculan lava bantal di daerah penelitian menempati fasies pusat sebagai gumuk yang dihasilkan oleh beberapa pusat erupsi purba gunung api bawah air. Kata kunci: gunung api, lava bantal, fasies pusat, pusat erupsi, purba.
Perhitungan Cadangan Dan Desain Pit Pada PT. Kaltim Prima Coal Sangatta, Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur Satrio Ramadhan; Silky Amanda Yuniar; Irwin Tisna Amidyaja
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Kaltim Prima Coal merupakan perusahaan pemegang Kuasa Pertambangan Eksplorasi Bahan Galian Batubara berdasarkan Keputusan Bupati Sangatta Nomor 647 Tahun 2009 yang ditandatangani pada tanggal 31 Desember 2009 berlaku untuk jangka waktu selama 5 (lima) tahun. Di dalam melakukan kegiatan penambangannya PT. Kaltim Prima Coal memerlukan desain tambang sebagai pedoman atau pegangan agar dapat mencapai sasaran dan tujuannya. Sebelum suatu wilayah dilakukan kegiatan penambangan perlu di lakukan perencanaan dan perancangan yang baik, diantaranya : model endapan batubara, perhitungan cadangan tertambang, penentuan pit limit berdasarkan nilai SR, perancangan tambang, sehingga mendapatkan gambar mengenai situasi, kondisi, dan arah penambangan. Hal tersebut melatar belakangi di lakukannya penelitian Desain Pit PT. Kaltim Prima Coal.            Penelitian dikerjakan dengan bantuan software Minescape 4.118, Nilai Striping Ratio  (SR) yang digunakan dalam penentuan batas penambangan, dimana dalam penelitian diperoleh SR 1.47. Penentuan permodelan batubara dibatasi pada daerah IUP PT. Kaltim Prima Coal. Serta batas penambangan dan perancangan pit mengacu pada rekomendasi yang telah ditentukan oleh perusahaan.               Hasil penelitian telah dilakukan yaitu mendapatkan permodelan batubara yang dapat di lihat pada gambar-gambar yang ada di peta. Sumberdaya untuk area perencanaan penambangan pada PT. Kaltim Prima Coal adalah sebesar 11.643.110,04  ton. Volume overburden untuk daerah rencana penambangan 16.116.389,99 BCM.
Identifikasi Ketebalan Lapisan Lapuk di Daerah Kalirejo, Kulonprogo Berdasarkan Pengukuran Mikrotremor dalam Upaya Mitigasi Tanah Longsor Obrin Trianda; Rizqi Prastowo; Sely Novitasari
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Kalirejo, Kulon Progo merupakan daerah tinggian yang terdiri dari lapukan batuan beku. Sehingga daerah tersebut rawan terhadap longsoran. Mitigasi tanah longsor perlu dilakukan melalui kajian-kajian geologi maupun geofisika. Salah satunya adalah dengan mengetahui ketebalan lapisan lunak atau ketebalan lapukan yang berpotensi longsor. Berdasarkan hal tersebut, maka telah dilakukan pengukuran mikrotremor pada 15 titik pengukuran di daerah Kalirejo, Kulon Progo. Titik ukur dipertimbangkan berdasarkan survey geologi awal. Pengolahan data dilakukan dengan teknik Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR., metode Nakamura) untuk mendapatkan grafik spektrum HVSR. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa rata-rata ketebalan lapukan (lapisan lunak) dari permukaan tanah sampai bedrock adalah 20 m

Page 1 of 11 | Total Record : 106