cover
Contact Name
Thomas Joni Verawanto Aristo
Contact Email
abdimasperkhasa@gmail.com
Phone
+6285245229150
Journal Mail Official
abdimasperkhasa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Sengkuang KM. 4,KotakPos 126 Telp. (0565) 2025366,Sintang Kalimantan Barat.
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29631661     DOI : https://doi.org/10.31932/jppm.v1i2
Core Subject : Education,
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat adalah jurnal untuk publikasi artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. JPPM terbit dua kali dalam setahun, yaitu April dan November.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2022): Edisi April" : 5 Documents clear
EKSISTENSI NILAI KEBUDAYAAN MASYARAKAT SELIMBAU Adriana Gandasari; Annisya Anggrayni; Arty Supraningsih; Auryna Windy Setia Budi; Rahma Dahlia
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.792 KB) | DOI: 10.31932/jppm.v1i1.1858

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepeduliaan terhadap adanya fakta histori masyarakat Selimbau tentang nilai kebudayaan sejarah peninggalan peradaban Kerajaan Selimbau. Penelitian bertujuan mengungkap nilai kebudayaan peradaban kerajaan selimbau yang dipertahankan sebagai wujud kebanggaan etnografi. Metode yang diterapkan adalah kualitatif historical research, menggunakan pendekatan studi literasi etnografi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Selimbau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat Selimbau dipengaruhi oleh tiga periode peradaban yaitu Hindu, Islam dan Kolonialisme. Peradaban Hindu menciptakan nilai kebudayaan yang memiliki ikatan hubungan yang kuat terhadap alam yang diungkapkan melalui ritual adat yang meyakini alam sebagai satu-satunya yang harus dihormati dan dijaga keberadaannya. Peradaban Islam menciptakan nilai kesenian kebudayaan yang ditampilkan sebagai bentuk sarana dakwah menyebarkan agama Islam. Sedangkan masa kolonialisme menciptakan nilai kebudayaan dalam bentuk tradisi Nasrani yang dibawa oleh misionaris untuk menyebarkan agama Kristen Katolik dan Kristen Protestan. Nilai kebudayan yang merupakan peninggalan sejarah dari tiga periode peradaban sampai saat ini dipertahankan oleh masyarakat Selimbau sehingga tetap terjaga dan tetap dilestarikan hingga sekarang. Kata kunci: Eksistensi, nilai kebudayaan, masyarakat Selimbau.
LITERASI LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SD NEGERI 01 KENUKUT KECAMATAN KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG Agusta Kurniati; Lusila Parida; Hendrikus Hendrikus
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.653 KB) | DOI: 10.31932/jppm.v1i1.1859

Abstract

Literasi lingkungan merupakan kemampuan individu dalam memahami, menafsirkan serta sikap sadar untuk menjaga lingkungan agar tetap terjaga keseimbangannya. Sikap tersebut diartikan juga sebagai sikap melek lingkungan, dimana tidak hanya memiliki pengetahuan terhadap lingkungan tetapi juga memiliki sikap tanggap dan mampu memberikan solusi atas isu-isu lingkungan. Siswa sebagai bagian dari masyarakat yang disiapkan sebagai generasi penerus dan agen perubahan di dalam masyarakat perlu dibekali kemampuan literasi lingkungan. Maka dari itu sebagai wujud nyata pembalajaran dikelas pembelajaran dengan mengkombinasikan pengembangan literasi lingkungan sangat tepat diterapkan di Sekolah Dasar sebagai bentuk pembagunan lingkungan yang sehat dan hijau. Lingkungan sekolah sehat dan hijau sudah menjadi prioritas banyak sekolah yang ada di Indonesia dengan tema Green School. Secara bahasa green school yaitu sekolah hijau, tetapi bukan hanya tampilan fisik sekolah yang hijau atau rindang, tetapi wujud sekolah yang memiliki program dan aktifitas pendidikan mengarah pada kesadaran dan kearifan terhadap lingkungan hidup. Green school yaitu sekolah yang memiliki komitmen dan secara sistematis mengembangkan program program tertentu untuk menginternalisasikan nilai nilai lingkungan kedalam seluruh aktifitas sekolah. Tampilan fisik sekolah ditata secara ekologis sehingga menjadi wahana pembelajaran bagi seluruh warga sekolah untuk bersikap arif dan berprilaku ramah lingkungan Tujuan utama dari kegiatan PKM ini adalah sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis pembelajarab tematik untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan dengan pemanfaatan Lingkungan Sekolah sebagai wujud membangun Sekolah sehat dan bersih serta menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada anak sejak dini.Kata Kuci: Literasi Lingkungan, Pendidikan Karakter, Peduli Lingkungan
MIE INSTAN DARI KERUPUK BASAH Sirilus Sirhi; Amilia Lindi Pramita; Thomas Joni Verawanto Aristo
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.171 KB) | DOI: 10.31932/jppm.v1i1.1860

Abstract

Kerupuk Basah atau 'Temet' dalam bahasa Kapuas Hulu merupakan makanan olahan dari ikan yang hanya ditemui di sungai Kalimantan Barat. Kuliner ini memang cukup asing ditelinga orang Indonesia namun di Kalimantan Barat sendiri merupakan cemilan yang menjadi primadona karena rasanya yang gurih dan nikmat. Tujuan dari pembuatan produk ini agar kerupuk basah dapat lebih dikenal secara nasional serta membantu pertumbuhan ekonomi di kabupaten Kapuas Hulu karena produk ini cukup berpotensi akan menjadi makanan favorit baru di Indonesia. Namun produk ini tidak hanya kami kenalkan sebagai kerupuk basah yang sedari awal menjadi primadona makanan di masyarakat kabupaten Kapuas Hulu, melainkan kami modifikasi dengan melahirkan produk baru yakni kerupuk basah yang kami jadikan sebagai mie instan. Untuk pembuatan mie instan dari kerupuk basah ini di Desa Pangeran Kecamatan Silat Hilir masih melakukan pembuatan secara manual atau tradisional sehingga pada saat ini masih perlu pedampingan serta pelatihan dalam pembuatan. Masyarakat setempat juga belum mengetahui bahwa kerupuk basah bisa diolah menjadi mie instan sehingga membantu perekonomian masyarakat sebagai bidang usaha. Kata Kunci : Mie Instan, Kerupuk Basah
PELATIHAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS EDUTAINMENT BAGI GURU SDN 1 RAWAK HULU Imanuel Sairo Awang; Eliana Yunitha Seran; Gabriel Serani
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.19 KB) | DOI: 10.31932/jppm.v1i1.1862

Abstract

Media pembelajaran menjadi unsur penting dalam menunjang daya serap seorang siswa. Tanpa bantuan media, maka materi pembelajaran sukar untuk dicerna dan dipahami oleh siswa. Penggunaan media pembelajaran semakin dibutuhkan saat diberlakukan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena adanya pandemi Covid-19. Keberadaan media pembelajaran yang menyenangkan dan menghibur menjadi sesuatu yang dibutuhkan siswa dalam menjalankan pembelajaran dari rumah. Media pembelajaran yang menghibur dan menyenangkan  disebut dengan edutainment. Keberadaan media pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 1 Rawak Hulu yang mendukung guru dalam melaksanakan PJJ masih sangat minim, bahkan guru hanya mengandalkan media konvensional. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan perancangan media interaktif berbasis edutainmen bai guru-guru di SD Negeri 1 Rawak Hulu. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 30 orang guru yang mengajar pada SD Negeri 1 Rawak Hulu. Pada tahap ini dilaksanakan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif dalam bentuk video. Terdapat dua bagian utama dalam tahapan ini yakni bagian pertama berupa pemberian materi singkat, serta bagian kedua adalah pelatihannya. Pada bagian kedua, pelatihan diawali dengan proses merekam suara (dan gambar) yang isinya tentang penjelasan materi. Setelah itu, dilakukan proses pengembangan materi sekaligus editing menggunakan aplikasi kinemaster. Langkah berikutnya adalah review kembali isi video, setelah dinyatakan layak, selanjutnya direndering sehingga menjadi file video utuh yang siap dibagikan kepada siswa Peserta pelatihan ini memberikan respon yang positif pada pelaksanaan kegiatan pelatihan, media interaktif berbasis edutaimen dinilai sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran pada masa pembelajaran tatap muka terbatas seperti saat ini, karena penggunaan media video yang diunggah di media sosial dapat ditonton berkali-kali oleh siswa di rumah. Kata kunci: Media Interaktif, edutainment
PGSD STKIP PERSADA KHATULISTIWA MENGABDI DALAM BENCANA BANJIR KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT Nini Sukayanti; Linda Fedriani; Nelly Wedyawati
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.453 KB) | DOI: 10.31932/jppm.v1i1.1863

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk memudahkan pembaca dalam memahami pembuatan artikel yang berjudul PGSD mengabdi dalam bencana banjir terhadap masyarakat di Kota Sintang terutama dalam bencana banjir. Adapun kegiatan dan bentuk rasa kepedulian  Mahasiswa pada masyarakat yang mengalami korban kebanjiran tersebut antara lain tolong menolong, bekerjasama, toleransi dan empati yang sangat tinggi dalam membantu masyarakat di Kota Sintang. Implementasi yang pertama kegiatan rasa toleransi yaitu antara lain membantu membersihkahkan rumah tempat ibadah, membantu membersihkan rumah warga yang terkena rendaman banjir, serta membersihkan sekolah. Sedangkan implementasi kegiatan yang kedua mahasiswa adalah  kerjasama antara lain pembagian sembako dan lain sebagainya untuk membuktikan rasa kepedulian kita terhadap masyarakat yang membutuhkan terutama masyarakat yang mengalami korban banjir yang membutuhkan bantuan tangan dari kita. Dan Implementasi kegiatan yang ketiga rasa empati antara lain mengucapkan salam atau terimakasih. Dalam kegiatan  ini juga banyak yang membantu dan menggalang dana serta membagikan sembako kepada para Mahasiswa STKIP PK SINTANG yang juga mengalami korban banjir pada tahun 2021 lalu yang menyebabkan sebagian dari mahasiswa tidak bisa mengikuti perkuliahan pada waktu banjir tersebut.Kata Kunci: Mahasiswa, PGSD,tanggap, banjir, Sintang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5