cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
sehat.jurnalkesehatanterpadu1@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau Telp. (0762) 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU
ISSN : -     EISSN : 29854687     DOI : https://doi.org/10.31004
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Journal of Health is a broad field of health such as health, Occupational Safety and Health, Epidemiology, nursing, public health, midwifery, medicine, Health Economics, Health Policy, Environmental health .pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, health analysis, health information systems, health law, hospital management, and so on
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025)" : 3 Documents clear
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DAN KALIUM DENGAN KADAR KREATININ PADA PASIEN PGK HEMODIALISA DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Nedi Amelia, Tiwi; Widawati, Widawati; Puteri, Ade Dita
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i4.45792

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) dengan hemodialisa memerlukan pengelolaan diet yang ketat untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan produk limbah. Hemodialisa dilakukan terhadap pasien dengan penurunan fungsi ginjal berat, kondisi ginjal tidak mampu lagi mengeluarkan produk-produk sisa metabolisme, mempertahankan keseimbangan cairan elektrolit serta memproduksi hormon-hormon, mengakibatkan penumpukan bahan buangan dalam tubuh sehingga perlu di perhatikan dalam asupan protein dan kalium yang dapat memperburuk kondisi ginjal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan protein dan kalium dengan kadar kreatinin pada pasien PGK dengan Hemodialisa di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode Penelitian ini mengunakan desain penelitian cross sectional. Data yang diambil meliputi data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang menjalani hemodialisa sebanyak 80 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Dianalisa secara univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square . Pengambilan data menggunakan formulir food recall 2x24 jam. Hasil penelitian terdapat 56 orang (70%) memiliki asupan energi protein tinggi , 43 orang (53,8%)  memiliki asupan kalium tinggi dan 78 orang (97,5%)  memiliki kadar kreatinin tinggi. Terdapat hubungan signifikan antara asupan protein dengan kadar kreatinin (p = < 0,05) . Tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan kalium dengan kadar kreatinin (P>0,005). Diharapkan kepada responden untuk menjadikan penelitian ini bahan masukan dan pengetahuan pasien hemodialisa dengan lebih memperhatikan asupan protein dan kalium
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MP ASI DINI DI DESA PULAU PAYUNG TAHUN 2026 Miftahurrahmi, Miftahurrahmi
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i4.55521

Abstract

Kejadian infeksi saluran pencernaan dan pernafasan merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi di Indonesia yang disebabkan oleh pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) dini. Pemberian MPASI dini pada bayi dengan ASI parsial lebih beresiko terserang diare, batuk-pilek, dan panas dibandingkan bayi dengan ASI predominan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian MPASI dini di desa Pulau payung tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan populasi seluruh ibu yang mempunyai bayi dan balita di Desa Pulau Payung pada periode Januari 2026 yang berjumlah 568 orang dengan sampel sebanyak 82 orang. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi square. Data penelitian menunjukkan sebanyak 5,1% responden memberikan MPASI dini kepada bayinya, 51% responden memiliki pengetahuan yang baik tentang MPASI, 62,7% responden dengan kecukupan ASI, 52,9% responden dengan kategori tidak bekerja dan sebanyak 54,9% responden mendapatkan dukungan dari keluarga. Hasil analisis menunjukkan korelasi antara pemberian MPASI dini dengan pengetahuan (p value 0,017), kecukupan ASI (p value 0,001), pekerjaan (p value 0,001) dan dukungan keluarga (p value 0,001). Petugas kesehatan dapat meningkatkan perhatian ibu menyusui terhadap pemberian MP ASI dengan memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan mengenai kapan waktu yang tepat dalam pemberian MP ASI dan dampak yang terjadi jika bayi terlalu dini diberikan makanan pendamping.  
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN SAAT KEHAMILAN DI DESA LIPATKAIN SELATAN KECAMATAN KAMPAR KIRI Ariesta, Marini; Lubis, Dumasari; Parmin, Joria; Handayani, Fitri
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i4.55755

Abstract

Kehamilan merupakan periode ketika seorang wanita mengandung embrio atau janin di dalam tubuhnya. Pengetahuan mengenai perawatan kehamilan menjadi landasan penting bagi ibu hamil dalam menjalankan upaya pemeliharaan kesehatan selama masa gestasi. Perawatan kehamilan mencakup rangkaian layanan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, kelahiran hingga masa nifas, yang meliputi skrining, edukasi, deteksi dini, pengobatan, pencegahan, serta pemulihan. Seluruh proses ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi ibu sehingga mampu merawat bayinya secara optimal. Dengan demikian, pemahaman yang baik diperlukan karena individu dengan tingkat pengetahuan kesehatan yang memadai cenderung menerapkan perilaku hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan selama kehamilan di Desa Lipatkain Selatan Kecamatan Kampar Kiri. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 73 ibu hamil, dan sampel sebanyak 42 orang diperoleh melalui rumus Slovin. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang perawatan kehamilan berada pada kategori baik sebesar 88,1%, kategori cukup 7,1%, dan kategori kurang 4,8%. Disimpulkan bahwa mayoritas ibu hamil di Desa Lipatkain Selatan memiliki tingkat pengetahuan yang baik terkait perawatan kehamilan.

Page 1 of 1 | Total Record : 3