cover
Contact Name
Siti Nurul Rofiqo Irwan
Contact Email
rofiqoirwan@ugm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
vegetalika.faperta@ugm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Vegetalika
ISSN : 23024054     EISSN : 26227452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Vegetalika ISSN (Cetak): 2302-4054 dan ISSN (Online): 2622-7452 adalah open access jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah berupa gagasan dan hasil penelitian. Topik publikasi berkaitan dengan disiplin ilmu Agronomi mencakup Manajemen dan Produksi Tanaman, Hortikultura, Ekologi Tanaman, Fisiologi Tanaman, Genetika dan Pemuliaan, Teknologi Benih, Bioteknologi Tanaman, dan Biostatistika.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2021)" : 6 Documents clear
Keragaan Agronomik Populasi F4 Hasil Persilangan Padi IR 36 dengan Padi Merah PWR Suprayogi Suprayogi; Mei Ary Praptiwi; Ahmad Iqbal; Tri Joko Agustono
Vegetalika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.36231

Abstract

Upaya peningkatan produksi dan memperbaiki tekstur beras merah dilakukan dengan menyilangkan padi varietas IR36 dan Padi Merah PWR untuk menghasilkan galur padi merah yang bertekstur pulen. Tujuan penelitian adalah: untuk mengetahui keragaan agronomik populasi F4 hasil persilangan IR 36 dan Padi Merah PWR; untuk mendapatkan galur-galur F4 yang akan dilanjutkan menjadi generasi F5; dan untuk mengetahui kadungan amilosa galur-galur terseleksi. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Desa Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas. Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) ter-augmentasi dengan tiga ulangan digunakan untuk menempatkan galur-galur dan varietas cek (Padi Hitam, Mentik Wangi, IR 36 dan Padi Merah PWR). Hasil penelitian menunjukkan masih adanya segregasi transgresif pada karakter umur berbunga, jumlah gabah permalai, panjang malai dan bobot gabah per rumpun, sedangkan tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah anakan total dan bobot 1000 biji sudah seragam. Berdasarkan karakter agronomik yang masih bersegregasi dan analisis kandungan amilosa terpilih empat galur yang dilanjutkan menjadi generasi F5 yaitu: IRPM 114218284, IRPM 114218224, IRPM 11224542, IRPM 11224543. Individu terpilih memiliki kandungan amilosa dalam kategori sedang.
Deteksi Gen Ketahanan Hawar Daun Bakteri Xa21 pada Padi (Oryza sativa L.) Hitam dan Merah Lokal Indonesia Andi Setiawan; Alfino Sebastian; Yekti Asih Purwestri
Vegetalika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.36625

Abstract

Beras berpigmen mulai popular dikonsumsi oleh masyarakat sebagai bahan pangan fungsional. Tetapi, terdapat faktor pembatas produksi beras berpigmen yaitu penyakit hawar daun bakteri yang disebabkan oleh Xanthomonas oryzae pv. Oryzae (Xoo). Penggunaan varietas tahan yang memiliki gen ketahanan Xa dinilai efektif untuk menanggulangi masalah penurunan hasil padi. Gen Xa ini antara lain terdiri dari gen Xa21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan gen ketahanan hawar daun bakteri Xa21 pada padi hitam kultivar Sembada Hitam, Cempo Ireng, Melik dan Hitam Toraja serta padi merah kultivar Aek sibondang, Merah Sumbawa, Segreng, dan Pari Eja di Indonesia. Metode penelitian meliputi isolasi genom padi, pengecekan hasil isolasi DNA dengan elektroforesis gel agarosa (0,8%), pengukuran konsentrasi dan kemurnian DNA, amplifikasi DNA primer pTA248, dan analisis data. Hasil penelitian ini mendeteksi keberadaan gen Xa21 pada semua kultivar padi hitam dan merah tersebut dengan dengan sifat tahan.
Evaluasi Galur Harapan Padi Hitam (Oryza sativa L.) Berdaya Hasil Tinggi dan Berumur Genjah Sholeh Udin Al Ghifari; Supriyanta supriyanta; Kristamtini Kristamtini; Panjisakti Basunanda; Taufan Alam; Muhammad Habib Widyawan; Taryono taryono
Vegetalika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.45011

Abstract

Padi merupakan komoditas pangan penting dunia. Salah satu jenis padi adalah padi hitam yang saat ini belum banyak direkayasa, sehingga daya hasilnya rendah dengan umur yang panjang. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakter agronomi galur harapan padi hitam berdaya hasil tinggi dan berumur genjah. Percobaan dilaksanakan di Pusat Inovasi Agro Teknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada di Kalitirto, Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada bulan Maret-Agustus 2018. Bahan penelitian yang digunakan adalah 17 galur harapan padi dan 1 kultivar unggul lokal. Rancangan percobaan lapangan yang digunakan adalah Kisi Sederhana (Simple Lattice Design) dengan 3 ulangan. Setiap galur harapan ditanam pada plot berukuran 5x1,2 m dengan jarak tanam 20×30 cm, secara inling (1 bibit perlubang tanam) dengan umur pindah tanam 21 hari. Variabel pengamatan berupa komponen agronomi, komponen hasil dan karakter fisik gabah dan beras. Analisis varians dilakukan untuk variabel kuantitatif dengan taraf nyata α = 5%. dilanjutkan dengan uji Scott Knott. Hasil penelitian menunjukan karakter agronomi galur harapan padi hitam secara umum serupa dengan karakter agronomi galur harapan padi putih dan padi merah terkait dengan variabel tinggi tanaman sedang (lebih dari 110 cm), anakan produktif sedang (10-20 buah), umur panen sedang (125-150 HSS), panjang malai (20-30 cm), jumlah gabah per malai kurang dari 250 biji. Daya hasil galur harapan padi hitam P2 (4,10±0.27 ton/hektare) dan XI (3,95±0.45 ton/hektare) lebih tinggi dari varietas unggul lokal Sleman Merah (3,84±0.50 ton/hektare. Galur harapan padi hitam W (116±0.33 HSS) memiliki kategori umur panen genjah. 
Pengaruh Lama Simpan dan Macam Wadah Penyimpanan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Panen Muda Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum. Rosc.) Mayra Auliarachma Agus; Rohlan Rogomulyo
Vegetalika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.46956

Abstract

Tanaman jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum. Rosc.) merupakan salah satu komoditas pertanian yang permintaannya terus meningkat dari tahun ke tahun baik di dalam maupun di luar negeri. Jahe merah dikembangkan karena memiliki khasiat sebagai bahan obat tradisional, bumbu masak, dan penghasil senyawa aromatik. Meskipun tanaman jahe merah telah lama dibudidayakan, namun peningkatan produksi jahe merah belum maksimal. Oleh karena itu, selain perluasan area tanam, penggunaan benih bermutu menjadi salah satu upaya dalam menunjang keberhasilan peningkatan produksi jahe merah di Indonesia, Mutu benih sebelum ditanam harus terjaga agar tanaman jahe merah dapat tumbuh dan menghasilkan dengan baik. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian untuk mendapatkan lama simpan dan macam wadah penyimpanan yang berpengaruh paling baik terhadap mutu benih, pertumbuhan dan hasil jahe merah. Lama penyimpanan yang diterapkan yaitu 0 bulan, 1 bulan, dan 2 bulan, dan macam wadah yang digunakan adalah kotak anyaman bambu (besek), karung beras, dan plastik hermetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penyimpanan sampai dengan 2 bulan menggunakan ketiga macam wadah penyimpanan berupa keranjang anyaman bambu (besek), karung beras, dan plastik hermetik menghasilkan pertumbuhan dan bobot segar rimpang jahe merah yang sama baiknya.
Penggunaan Bantuan Penyerbukan dalam Upaya Peningkatan Hasil Benih Beberapa Aksesi Mentimun (Cucumis sativus L.) Sri Ratna Ningsih Ginting; Taryono taryono
Vegetalika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.54781

Abstract

Penggunaan benih untuk budidaya akan menentukan hasil panen. Untuk meningkatkan hasil panen maka diperlukan adanya peningkatan mutu benih, dan tingginya hasil benih bernas mentimun dapat diperoleh melalui penyerbukan buatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyerbukan buatan dalam upaya meningkatkan hasil benih bernas mentimun. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT), Kalitirto, Berbah, Sleman, yang terletak pada ketinggian 130 mdpl. Penelitian berlangsung pada bulan Maret hingga Agustus 2019. Penelitian ini mengggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) dengan 2 faktor yaitu penyerbukan buatan dan aksesi mentimun. Data pengamatan di ambil dari hasil berat biji per tanaman, jumlah biji per tanaman, berat 100 biji, dan jumlah buah per tanaman. Analisis data menggunakan uji ANOVA, dengan uji lanjut Scott-Knott tingkat kepercayaan 5%. Seluruh analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak R versi 3.5.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerbukan buatan pada mentimun memberikan perbedaan nyata pada jumlah biji per tanaman, sedangkan untuk pengamatan jumlah buah, berat biji per tanaman ataupun berat 100 biji tidak menunjukkan hasil yang berbeda nyata.
Pengaruh Pupuk Kalsium dan Kalium terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Hasil Sawi Hijau (Brassica rapa L.) Monica Intan Aryandhita; Dody Kastono
Vegetalika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.55473

Abstract

Mustard (Brassica rapa L.) is one of vegetable that cultivated and consumed by people in Indonesia regions. Using calcium fertilizer in mustard cultivation is less important, so that it is done when symptoms of calcium deficiency affect the quality of crop yield such as tip burn. Calcium fertilization could overcome calcium deficiency, but plant will undergo potassium deficiency as side effect. Foliar application of calsium fertilizer was used to avoid negative interaction between calcium and phosphate in the soil so that good quality yield and growth could be produced. A research was conducted on August-October 2019 at Kebun Percobaan Tri Dharma, Agriculture Faculty, Gadjah Mada University, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. The research used RCBD with two factors which were the concentration of calcium fertilizer (0, 2, 4, and 6 g/l) and the second factor was the dosage of KCl fertilizer (0, 100, 200, and 300 kg/ha). Concentration showed amount of calcium fertilizer mixed in a liter of water and dosage showed amount of fertilizer applied per plant. Result of the research showed that interaction between calcium concentration and phosphate dosage did not increase mustard growth and yield but had potensial in increasing texture and taste of mustard by applying 4 and 6 g/l calcium concentration with 100 kg/ha phosphate dosage, while 2 and 4 g/l calcium concentration with 200 kg/ha dosage could increasing sweet taste in mustard. Calcium fertilizer concentration increased mustard consumption index. The more amount of phosphate fertilizer dosage applied (> 300 kg/ha) could decrease mustard fresh weight

Page 1 of 1 | Total Record : 6