cover
Contact Name
Diah Ambarwulan
Contact Email
mitrapilar.mji@gmail.com
Phone
+6282112013539
Journal Mail Official
journal@mitrajurnal.co.id
Editorial Address
Gedung Wirausaha Ruang 104, Jalan Haji R. Rasuna Said Kavling C5, RT.3/RW.1, Karet, Kecamatan Setiabudi, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi
ISSN : 29647622     EISSN : 29646014     DOI : https://doi.org/10.58797/pilar
Core Subject : Education,
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi is a scientific journal that publishes and disseminates research results, in-depth studies, innovative thoughts, or works in the fields of education, innovation, and technology application. This journal focuses on works that positively contribute to readers and fellow researchers in the field of education. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi is published twice a year. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi is intended as a place for quality research publications in Indonesia and Asia in the future for researchers in the field of Education, Innovation, and Applied Technology. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, pemikiran inovatif, atau karya di bidang pendidikan, inovasi, dan penerapan teknologi. Jurnal ini berfokus pada karya-karya yang memberikan kontribusi positif bagi pembaca dan rekan-rekan peneliti di bidang pendidikan. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi terbit dua kali setahun. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi dimaksudkan sebagai wadah publikasi penelitian berkualitas di Indonesia dan Asia di masa depan bagi para peneliti di bidang Pendidikan, Inovasi, dan Teknologi Terapan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
Digital Native, But Not Ready? Tantangan dan Strategi Adaptif Generasi Muda dalam Era Artificial Intelligence Jihan NurHabibah; Siti Patimah Azzahra; Yunita Ayu Noviyanti; Mirna Nur Alia Abdullah Mirna Nur Alia Abdullah
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0501.04

Abstract

Abstract This study examines the challenges and risks faced by Indonesia's younger generation in facing the development of Artificial Intelligence (AI), particularly regarding the potential for the demographic bonus to become a demographic burden. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques consisting of literature studies and semi-structured interviews. The results indicate that low digital literacy, a mismatch between skills and industry needs, unequal access to technology, and a lack of AI-based training are the main challenges. These conditions increase the risk of structural unemployment among productive age groups. Based on Walt W. Rostow's modernization theory, strengthening the education system and workforce readiness is necessary. Adaptive strategies such as curriculum reform, vocational training, and cross-sector collaboration are important solutions to optimize the demographic bonus in the digital era. Abstrak Penelitian ini mengkaji tantangan dan risiko yang dihadapi generasi muda Indonesia dalam menghadapi perkembangan Artificial Intelligence (AI), khususnya terkait potensi perubahan bonus demografi menjadi beban demografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital, ketidaksesuaian keterampilan dengan kebutuhan industri, ketimpangan akses teknologi, serta minimnya pelatihan berbasis AI menjadi tantangan utama. Kondisi tersebut meningkatkan risiko pengangguran struktural pada usia produktif. Berdasarkan teori modernisasi Walt W. Rostow, diperlukan penguatan sistem pendidikan dan kesiapan tenaga kerja. Strategi adaptif seperti reformasi kurikulum, pelatihan vokasi, dan kolaborasi lintas sektor menjadi solusi penting dalam mengoptimalkan bonus demografi di era digital.
Gamifikasi dan Media Interaktif Digital Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa PAI Ana Rahma Wati; Sofia Karema; Indiana Puspita Dewi; M. Rifky Shahada Pratama; Abdul Aziz
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0501.03

Abstract

Abstract This study aims to analyze the role and utilization of gamification and digital interactive media in enhancing the learning motivation of Islamic Religious Education students. The rapid advancement of digital technology demands continuous innovation within the instructional process to make it more engaging, effective, less monotonous, and highly relevant to the unique characteristics of the current generation. Gamification serves as a learning approach that seamlessly integrates game elements such as points, levels, challenges, and rewards into educational activities, thereby significantly boosting student engagement and active participation. Concurrently, digital interactive media, including instructional videos, podcast applications, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), and game-based learning platforms, provide a more varied, flexible, and easily accessible learning experience at any given time. This study employs a qualitative approach utilizing the literature review method. Data were gathered from various reputable scientific sources relevant to the implementation of gamification and digital media in PAI learning. The results indicate that the integrated application of gamification and digital interactive media effectively increases students' learning motivation. Students become more enthusiastic, responsive, and active during lessons. Furthermore, the learning atmosphere becomes more enjoyable and dynamic, positively impacting their understanding of religious concepts. However, this study also identifies a negative impact: a potential reduction in students' focus on core material if game elements become overly dominant. Consequently, PAI teachers are expected to optimize technological utilization wisely, designing innovative, balanced, and adaptive learning environments to achieve maximum educational outcomes.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta pemanfaatan gamifikasi dan media interaktif digital dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran agar lebih menarik, efektif, tidak monoton, dan relevan dengan karakteristik generasi saat ini. Gamifikasi merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan elemen permainan seperti poin, level, tantangan, dan penghargaan ke dalam kegiatan belajar, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif siswa. Di sisi lain, media interaktif digital seperti video pembelajaran, aplikasi podcast, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan game base learning memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif, fleksibel, dan mudah diakses kapan saja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan terhadap implementasi gamifikasi dan media interaktif digital dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gamifikasi dan media interaktif digital secara terpadu mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, baik siswa menjadi lebih antusias, fokus, dan aktif dalam mengikuti proses pembelajaran.  Selain itu, suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak monoton, sehingga berdampak positif terhadap pemahaman materi. Namun juga terdapat beberapa dampak negatif yaitu berkurangnya fokus pemahaman pada materi. Dengan demikian, gamifikasi dan media interaktif digital dalam pembelajaran PAI menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat memanfaatkan teknologi secara optimal serta merancang pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkeihumbangan zaman guna mencapai hasil pembelajaran yang maksimal.