cover
Contact Name
Diah Ambarwulan
Contact Email
mitrapilar.mji@gmail.com
Phone
+6282112013539
Journal Mail Official
journal@mitrajurnal.co.id
Editorial Address
Gedung Wirausaha Ruang 104, Jalan Haji R. Rasuna Said Kavling C5, RT.3/RW.1, Karet, Kecamatan Setiabudi, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi
ISSN : 29647622     EISSN : 29646014     DOI : https://doi.org/10.58797/pilar
Core Subject : Education,
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi is a scientific journal that publishes and disseminates research results, in-depth studies, innovative thoughts, or works in the fields of education, innovation, and technology application. This journal focuses on works that positively contribute to readers and fellow researchers in the field of education. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi is published twice a year. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi is intended as a place for quality research publications in Indonesia and Asia in the future for researchers in the field of Education, Innovation, and Applied Technology. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, pemikiran inovatif, atau karya di bidang pendidikan, inovasi, dan penerapan teknologi. Jurnal ini berfokus pada karya-karya yang memberikan kontribusi positif bagi pembaca dan rekan-rekan peneliti di bidang pendidikan. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi terbit dua kali setahun. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi dimaksudkan sebagai wadah publikasi penelitian berkualitas di Indonesia dan Asia di masa depan bagi para peneliti di bidang Pendidikan, Inovasi, dan Teknologi Terapan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 68 Documents
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Puzzle Pada Siswa Kelas I SD Assubaidi , Raudhatul Jannah; Ritonga, Rudi
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.08

Abstract

Abstract This research employs the Classroom Action Research (CAR) method to evaluate the effectiveness of implementing puzzle media in enhancing the early reading skills of first-grade students in an elementary school. The results indicate a significant improvement in students' early reading skills following the implementation of puzzle media. In the first cycle, approximately 63% of students successfully achieved the Minimal Competency Level (MCL), while in the second cycle, the percentage of students reaching MCL increased to around 83%. Puzzle media aids students in understanding the relationship between sounds and letters, while also facilitating interactive and engaging learning. The implementation of puzzle media proves to be effective in enhancing the early reading abilities of first-grade students. Abstrak Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk mengevaluasi efektivitas penerapan media puzzle dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I di sebuah sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan membaca permulaan siswa setelah penerapan media puzzle. Pada siklus I, sekitar 63% siswa berhasil mencapai KKM (Kompetensi Minimal Minimal), sedangkan pada siklus II, persentase siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi sekitar 83%. Media puzzle membantu siswa memahami hubungan antara bunyi dan huruf, serta memfasilitasi pembelajaran yang interaktif dan menarik. Penerapan media puzzle efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I.
Penggunaan Media Kartu Tebak Kata untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III Sekolah Dasar Nurlina, Nunuy; Iskandar, Rosi
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.07

Abstract

Abstract This study aims to explore the use of word guessing game learning method in enhancing students' critical thinking skills. This method was implemented with third-grade students at SDN 1 Sajira Mekar through two cycles of learning. Data on students' learning outcomes were collected through pretests and posttests, as well as observations of learning activities. The results showed a significant improvement in students' learning outcomes from cycle I to cycle II, with the percentage of students who passed learning increasing from 42.83% to 89.28%. Furthermore, there was also a significant improvement in students' critical thinking abilities, as reflected in their enhanced abilities to analyze, evaluate, and make decisions. The word guessing game learning method proved to be effective in creating an interactive, enjoyable learning environment that motivates students to engage earnestly in learning. Thus, this method can be a beneficial alternative for educators to improve students' learning outcomes and critical thinking skills. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan metode pembelajaran permainan tebak kata dalam meningkatkan keterampilan berfikir kritis siswa. Metode ini diimplementasikan pada siswa kelas III di SDN 1 Sajira Mekar melalui dua siklus pembelajaran. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui pretest dan posttest, serta observasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, dengan persentase siswa yang tuntas belajar meningkat dari 42,83% menjadi 89,28%. Selain itu, terjadi juga peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berfikir kritis siswa, yang tercermin dalam peningkatan kemampuan siswa dalam menganalisis, mengevaluasi, dan mengambil keputusan. Metode pembelajaran permainan tebak kata terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan memotivasi siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian, metode ini dapat menjadi alternatif yang bermanfaat bagi pendidik dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berfikir kritis siswa.
Ketidakmampuan Siswa dalam Mengatasi Permasalahan Konseptual Setelah Menyelesaikan Soal Simulasi Asesmen Momentum dan Impuls Ambarwulan, Diah
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : PT MITRA JURNAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0201.03

Abstract

Abstract Should work on formative assessments and summative assessment simulations can provide an overview of solving conceptual problems for students. So this study has the aim of finding a relationship between problem-solving done in students' physics textbooks with students' conceptual understanding. The number of questions that students completed on momentum and impulse material is estimated to be around 50 to 100 questions with an average of about 75 questions. Based on the teaching experience found in six classes (grade 10 of senior high school), students do not experience much difficulty in using physics formulas. However, it was found that they still had conceptual problems and there was a relationship between the number of questions worked and conceptual understanding. Because momentum and impulse are vector quantities, students have problems mastering vectors (direction). so that after being explored it turns out that students have conceptual problems in solving problems involving the direction of object movement, especially for objects that experience two conditions before and after the collision. So it is concluded that solving problems using traditional textbooks has a limited effect on conceptual understanding. Abstrak Sebaiknya pengerjaan asesmen formatif dan simulasi asesmen sumatif dapat memberikan gambaran pemecahan masalah konseptual bagi siswa. Maka penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara pemecahan masalah yang dikerjakan dari buku teks fisika siswa dengan pemahaman konsep siswa. Jumlah soal yang diselesaikan siswa pada materi momentum dan impuls diperkirakan sekitar 50 hingga 100 soal dengan rata-rata sekitar 75 soal. Berdasarkan pengalaman mengajar di enam kelas (kelas 10 SMA), siswa tidak mengalami banyak kesulitan dalam menggunakan rumus fisika. Namun, ditemukan bahwa mereka masih memiliki masalah konseptual dan ada hubungan antara jumlah soal yang dikerjakan dengan pemahaman konsep siswa. Karena momentum dan impuls merupakan besaran vektor, umumnya siswa kesulitan menguasai permasahan yang berhubungan dengan vektor (arah). Sehingga setelah dieksplorasi ternyata siswa memiliki masalah konseptual dalam menyelesaikan masalah yang menyangkut arah gerak benda, khususnya untuk benda yang mengalami dua kondisi sebelum dan sesudah tumbukan. Jadi disimpulkan bahwa pemecahan masalah dengan menggunakan buku teks tradisional memiliki efek terbatas pada pemahaman konseptual.
Inovasi Kurikulum PAI Berbasis Multikultural untuk Sekolah Menengah Ahmad Zaki
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : PT MITRA JURNAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0201.04

Abstract

AbstractIslamic Religious Education (PAI) curriculum based on multiculturalism has become the focus of attention in addressing the dynamics of Indonesia's pluralistic society. This study explores the implementation of innovative PAI curriculum based on multiculturalism for secondary schools, involving the Ministry of Religious Affairs, the Indonesian Islamic Education Teachers Association (AGPAII), and the Wahid Foundation as the main samples. Through qualitative research methods, this study outlines the strengths and weaknesses of each institution in integrating multicultural values into the PAI curriculum. The results show that despite significant efforts from the three institutions, there are still challenges in developing diverse teaching methods and fostering multicultural values in the school environment. However, through collaboration between educational institutions and relevant stakeholders, this study concludes that the development of a PAI curriculum that is responsive to the needs of multicultural society is an important step in building an inclusive and peaceful society. Abstrak Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis multikultural menjadi fokus perhatian dalam upaya menghadapi dinamika masyarakat Indonesia yang pluralistik. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi inovasi kurikulum PAI berbasis multikultural untuk sekolah menengah, dengan melibatkan Kementerian Agama, Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), dan Wahid Foundation sebagai sampel utama. Melalui metode penelitian kualitatif, penelitian ini memaparkan kekuatan dan kelemahan dari masing-masing lembaga tersebut dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikultur dalam kurikulum PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya yang signifikan dari ketiga lembaga tersebut, masih terdapat tantangan dalam pengembangan metode pembelajaran yang beragam dan pembudayaan nilai-nilai multikultur di lingkungan sekolah. Namun, melalui kerjasama antara lembaga pendidikan dan stakeholder terkait, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum PAI yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat multikultural merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan damai.
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Metode Multisensori Siswa Kelas I Sekolah Dasar Yeni Surtikayati; Rudi Ritonga
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : PT MITRA JURNAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.02

Abstract

Abstract This research aims to enhance early reading skills in first-grade students at SDN Sindangsari, Tasikmalaya, by implementing the multisensory method. This method engages the senses of sight, hearing, movement, and touch to create a dynamic learning environment. The action research was conducted in two cycles, focusing on both the process and outcomes of the intervention. Process aspects encompassed introductory, core, and closing activities, while outcome aspects were measured through performance tests. The results indicated a significant improvement, with the percentage of students possessing reading skills increasing from 15% at the initial stage to 90% in Cycle II. However, one student still required assistance, highlighting the need for a differentiated approach. Continuous evaluation and adjustments are essential to maximize the effectiveness of the learning process. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada peserta didik kelas I SDN Sindangsari, Kecamatan Tasikmalaya, dengan menerapkan metode multisensori. Metode ini melibatkan indra penglihatan, pendengaran, gerak, dan perabaan untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam dua siklus dengan fokus pada proses dan hasil pemberian tindakan. Aspek proses mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup, sementara aspek hasil diukur melalui tes unjuk kerja. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 15% peserta didik yang memiliki keterampilan membaca pada kondisi awal menjadi 90% pada siklus II. Meskipun demikian, satu peserta didik masih memerlukan pendampingan, menunjukkan perlunya pendekatan diferensiasi. Evaluasi dan penyesuaian terus menerus perlu dilakukan untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran
Penerapan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Tentang Rangkaian Listrik di Kelas VI SD Nurul Ismi; Rudi Ritonga
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : PT MITRA JURNAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.05

Abstract

Abstract Education plays a crucial role in developing individual potential. This research aims to enhance the learning outcomes of science for sixth-grade students at SD Bunayya Islamic School by implementing the experimental method. The research method used is Classroom Action Research (CAR) with four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The results of the research show an improvement in student activity and learning outcomes from cycle I to cycle II. Student learning activities have significantly increased, such as the percentage of students paying attention to teacher explanations and successfully conducting experimental activities. Student learning outcomes have also improved, as evidenced by the increased percentage of students achieving mastery learning. From this research, it can be concluded that the use of the experimental method is effective in enhancing student activity and learning outcomes in science. The experimental method provides direct experiences to students, enhancing their understanding of science concepts. Therefore, the application of the experimental method is recommended in science education to improve student learning outcomes. Abstrak Pendidikan berperan penting dalam mengembangkan potensi individu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI di SD Bunayya Islamic School dengan menerapkan metode eksperimen. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan signifikan, seperti meningkatnya persentase siswa yang memperhatikan penjelasan guru dan mampu melaksanakan kegiatan eksperimen. Hasil belajar siswa juga meningkat, terbukti dari peningkatan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode eksperimen efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam IPA. Metode eksperimen memberikan pengalaman langsung kepada siswa, meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep-konsep IPA. Oleh karena itu, penerapan metode eksperimen dapat direkomendasikan dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Hasil Belajar PKN Melalui Penerapan Model Pembelajaan Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Pada Murid Kelas V Nova Siti Ismila; Rosi Iskandar
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : PT MITRA JURNAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.06

Abstract

Abstract This research aims to measure the effectiveness of the Teams Games Tournament (TGT) Cooperative Learning Model in improving the learning outcomes of Civics Education (PKn) for fifth-grade students at SDN Langensari, Taraju, Tasikmalaya Regency. The research method employed a pre-experimental design with a one-group pre-test post-test type. Data were collected from 19 students using pre-test and post-test assessments. The results indicate a significant improvement in student learning outcomes after the intervention, with the average pre-test score of 64.10 increasing to 73.53 in the post-test. However, the low N-gain score of 26.31% suggests that the intervention had limited impact on improving student learning outcomes. Analysis of student learning activity data also shows a significant increase in student participation from cycle I to cycle II. These findings suggest that the TGT Cooperative Learning Model is effective in enhancing student learning activity, although further evaluation of factors influencing student learning outcomes and the development of more effective improvement strategies in the learning context are needed. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa kelas V di SDN Langensari, Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah desain pra-eksperimen dengan jenis one group pre-test post-test. Data dikumpulkan dari 19 siswa menggunakan tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa setelah intervensi dilakukan, dengan nilai rata-rata tes awal sebesar 64,10 meningkat menjadi 73,53 pada tes akhir. Meskipun demikian, skor N-gain yang rendah sebesar 26,31% mengindikasikan bahwa intervensi yang dilakukan memiliki dampak terbatas dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Analisis terhadap data aktivitas belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam partisipasi siswa dari siklus I ke siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif TGT efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa, meskipun diperlukan evaluasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa serta pengembangan strategi perbaikan yang lebih efektif dalam konteks pembelajaran.
Implementasi Moderasi Beragama dalam Pembentukan Akhlak Mulia sebagai Inovasi Pendidikan Humanis Ramah dan Damai Azzah Zumrud
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 3 Nomor
Publisher : PT MITRA JURNAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0301.02

Abstract

Abstract This article explores the implementation of religious moderation in education as an innovation to shape noble character, tolerance, and harmony within society. This approach integrates religious and humanitarian values, focusing not only on cognitive aspects but also on the development of students' character and social attitudes. Based on studies in Islamic and general schools, the implementation of religious moderation has proven effective in instilling values of tolerance and noble character, despite challenges such as cultural resistance and limited resources. By integrating the thoughts of Imam Al Ghazali and Syed Muhammad Naquib Al Attas, this article emphasizes the importance of balancing spiritual and humanitarian development in education. Innovations such as learning modules, teacher training, student exchanges, and the utilization of technology and community are key steps to enhance the positive impact of this approach. Abstrak                                                                Artikel ini mengeksplorasi implementasi moderasi beragama dalam pendidikan sebagai inovasi untuk membentuk akhlak mulia, toleransi, dan harmoni di masyarakat. Pendekatan ini memadukan nilai-nilai agama dan kemanusiaan, tidak hanya fokus pada aspek kognitif tetapi juga pada pengembangan karakter dan sikap sosial siswa. Berdasarkan studi di madrasah dan sekolah umum, implementasi moderasi beragama terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan akhlak mulia, meskipun menghadapi tantangan seperti resistensi budaya dan keterbatasan sumber daya. Dengan mengintegrasikan pemikiran Imam Al Ghazali dan Syed Muhammad Naquib Al Attas, artikel ini menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan spiritual dan kemanusiaan dalam pendidikan. Inovasi berupa modul pembelajaran, pelatihan guru, pertukaran siswa, serta pemanfaatan teknologi dan komunitas menjadi langkah penting untuk memperkuat dampak positif dari pendekatan ini.
Perkembangan Industri Listrik Magnet di Indonesia dan Implikasinya pada Teknik Industri Fatanur Baity Tsulutsya; Indra Berlian; Frengki Andrian; Achmad Fadilah Hamdani
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 3 Nomor
Publisher : PT MITRA JURNAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0301.01

Abstract

Abstract The development of the magnetic electricity industry in Indonesia has shown significant growth over the past few decades. This technology plays a vital role in meeting the increasing energy demands while simultaneously supporting environmental sustainability through energy efficiency and technological innovation. This article discusses the historical development, electromagnetic induction technology, and permanent magnet applications that have brought substantial changes to the energy and industrial engineering sectors. Using a literature-based approach and qualitative analysis, the study explores the impact of magnetic electricity technology on industrial productivity, the challenges faced, and promising future prospects. The findings indicate that the development of the magnetic electricity industry in Indonesia holds great potential to support sustainable economic transformation, particularly through strategic collaboration, education, and technological investment. This article aims to serve as a reference for policymakers and industry players in optimizing the use of magnetic electricity technology. Abstrak                                                                Perkembangan industri listrik magnet di Indonesia telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Teknologi ini berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi yang semakin meningkat, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui efisiensi energi dan inovasi teknologi. Artikel ini membahas perkembangan sejarah, teknologi induksi elektromagnetik, dan aplikasi magnet permanen yang telah membawa perubahan besar pada sektor energi dan teknik industri. Dengan pendekatan berbasis kajian literatur dan analisis kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi dampak teknologi listrik magnet terhadap produktivitas industri, tantangan yang dihadapi, serta prospek masa depan yang menjanjikan. Kesimpulan menunjukkan bahwa pengembangan industri listrik magnet di Indonesia memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi ekonomi berkelanjutan, terutama melalui kolaborasi strategis, pendidikan, dan investasi teknologi. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dan pelaku industri dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi listrik magnet.
Perbandingan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik MA Selama Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Pada Materi Dimensi Tiga Nurofi'atin, Umi
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 3 Nomor
Publisher : PT MITRA JURNAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0302.05

Abstract

Abstract This study aims to analyze the comparison of mathematics learning outcomes of Madrasah Aliyah (MA) students during online and face-to-face learning on the topic of Three-Dimensional Geometry. Data were obtained from students' scores over three years (2021-2023). The year 2021 represents the period of fully online learning, while 2022 and 2023 reflect the transition to and implementation of face-to-face learning. Data analysis includes the highest score, lowest score, average, median, mode, and standard deviation. Results indicate that the highest average score was recorded in 2022 (75.46), while the lowest score occurred in 2021 (16). The highest standard deviation was observed in 2023 (22.00), indicating greater variation in learning outcomes compared to other years. The highest mode was recorded in 2023 (93.33), demonstrating an increase in the number of students achieving optimal scores. These findings suggest that face-to-face learning provides more stable and generally higher learning outcomes compared to online learning. This study offers implications for the development of adaptive learning strategies in the future, particularly in the context of mathematics education. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil belajar matematika peserta didik Madrasah Aliyah (MA) selama pembelajaran daring dan tatap muka pada materi Dimensi Tiga. Data diperoleh dari nilai peserta didik selama tiga tahun (2021-2023). Tahun 2021 merepresentasikan masa pembelajaran daring penuh, sedangkan tahun 2022 dan 2023 mencerminkan transisi dan penerapan pembelajaran tatap muka. Analisis data mencakup nilai tertinggi, nilai terendah, rata-rata, median, modus, dan standar deviasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai tertinggi tercatat pada tahun 2022 (75,46), sedangkan nilai terendah pada tahun 2021 (16). Standar deviasi tertinggi terjadi pada tahun 2023 (22,00), mengindikasikan variasi hasil belajar yang lebih besar dibandingkan tahun lainnya. Modus tertinggi tercatat pada tahun 2023 (93,33), menunjukkan peningkatan jumlah siswa yang memperoleh nilai optimal. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran tatap muka memberikan hasil belajar yang lebih stabil dan cenderung lebih tinggi dibandingkan pembelajaran daring. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif di masa depan, khususnya dalam konteks pembelajaran matematika.