cover
Contact Name
Muhammad Khoiruddin Harahap
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
+6281361712327
Journal Mail Official
jap@itscience.org
Editorial Address
Jl. Pancasila, Desa Payagambar, Dusun 2, Batangkuis Deli Serdang - Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Audit dan Perpajakan
ISSN : -     EISSN : 28091809     DOI : 10.47709
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal yang mengakomodir laporan penelitian tentang Audit dan Perpajakan. Jurnal terbitan berkala 2 kali dalam setahun yaitu Mei dan Nopember setiap tahunnya.
Articles 86 Documents
Pengaruh Sustainability Report Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur Indonesia Muthmainnah, Riyadatul; Suwarno, Try Edi; Sinaga, Ananda Sabrida Tora Br; Laoli, Victorinus; Setianda, Rizky Aldi
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v4i2.5422

Abstract

Studi ini menguji pengaruh hubungan antara sustainability report dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial terhadap kinerja keuangan di bursa efek Indonesia untuk perusahaan manufaktur. Data Sekunder dihasilkan melalui laporan keuangan dan sustainability report yang diberikan secara terstruktur. Populasi untuk penelitian ini terdiri dari 211 Populasi dengan menggunakan 16 Sampel perusahaan manufaktur yang menerbitkan laporan keuangan dan sustainability report tahun 2019-2021. Hipotesis diuji dengan menggunakan Uji Statistik Linear Berganda. Pengujian dilakukan pada tingkat signifikansi 0,05. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara sustainability report dimensi social terhadap kinerja perusahaan. Sedangkan sustainability report dimensi ekonomi dan lingkungan tidak memberikan hubungan terhadap kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan untuk praktisi terhadap kinerja keuangan agar perusahaan lebih memperhatikan indikator ekonomi, lingkungan, & sosial pada perusahaan yang listed di bursa efek agar mendapat respon positif para stakeholder. Keywords : Sustainability Report, Financial performance
Analisis Penerapan SAK ETAP Pada Penyajian Laporan Keuangan CV. Muda Sakti Kakisina, Sophia Molinda; Hulu, Tri Hartati Sukartini; Zai, Kurniawan Sarototonafo
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v4i2.5570

Abstract

SAK ETAP merupakan solusi dari masalah yang menerpa CV Muda Sakti, yaitu pengelolaan keuangan, sebagai standar yang ditunjukan untuk memudahkan Usaha dalam membuat laporan keuangan yang dapat dipahami oleh pemilik Usaha, karna dengan adanya SAK ETAP ini diharapkan akan memudahkan CV Muda Sakti dalam menyusun Laporan keuangan dengan baik. Peneliti ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pendekatan secara deskriptif yaitu analisis yang menggambarkan keadaan obyek yang sebenarnya dengan kata-kata atau kalimat untuk mengetahui masalah yang dihadapi serta memperoleh kesimpulan dan memberi solusi penyelesaian. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan SAK ETAP pada CV. MUDA SAKTI Desa Ombolata, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, masih belum mamakai SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangannya, hal ini terjadi karena CV. Muda Sakti tidak memiliki Sumber Daya Manusia yang berkompeten dalam pembuatan laporan keuangan. Kata kunci: Standar Akuntansi Keuangan Ekuitas tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), Laporan Keuangan.
Pengaruh Audit Report Lag dan Corporate Social Responsibility terhadap Harga Saham Sihombing, Novi Yosefina; Siagian , Valentine; Pangaribuan, Hisar
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Research Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v5i2.7219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh Audit Report Lag dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap harga saham. Penelitian ini menggunakan sampling purposif, dengan kriteria perusahaan kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2017 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari laporan keuangan yang diaudit, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan. Penelitian ini menerapkan statistik deskriptif, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinearitas, uji parsial, dan uji simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan Audit Report Lag dampak negatif yang signifikan terhadap harga saham, sedangkan Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki dampak positif yang signifikan terhadap harga saham. Secara bersamaan, kedua variabel independen tersebut memiliki dampak yang signifikan terhadap harga saham. Keunikan penelitian ini terletak pada sektor kesehatan dan periode 8 tahun dari 2017 hingga 2024. Penelitian ini juga memberikan wawasan baru tentang bagaimana keterlambatan laporan audit dan Corporate Social Responsibility (CSR) mempengaruhi harga saham sebagai kombinasi baru.
Analisis Efektivitas dan Kontribusi Penerimaan Pajak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terhadap Pendapatan Asli Daerah DKI Jakarta Noviyanti, Indah; Zahrah, Apriliani Fadhilah; Zahro, Chainunnatus; Rahmadani, Fitri; Nur Aini , Septia
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Research Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v5i2.7296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) berdampak pada peningkatan pendapatan daerah Provinsi DKI Jakarta selama periode 2020 hingga 2024. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya efektivitas dan kontribusi pajak tersebut terhadap total Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian menggunakan data sekunder dari laporan target dan realisasi penerimaan pajak serta pendapatan asli daerah (PAD). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata efektivitas pengumpulan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai 78,65%, yang termasuk dalam kategori kurang efektif, dan kontribusi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya sebesar 12,40%, yang dinilai kurang baik, dan menunjukkan bahwa perannya masih rendah dalam mendukung kemandirian keuangan daerah. Meskipun pendapatan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terus meningkat setiap tahun, pertumbuhannya tidak cukup untuk menutupi kenaikan total Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ini menunjukkan bahwa potensi pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) belum dimanfaatkan dengan baik. Faktor penyebabnya meliputi perbedaan antara target dan realisasi, kelemahan sistem administrasi dan pengawasan, serta rendahnya kesadaran wajib pajak. Untuk itu, diperlukan upaya memperkuat integrasi data, meningkatkan sistem e-BPHTB, serta melakukan evaluasi terhadap kebijakan agar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemandirian keuangan daerah.
Efektivitas Digitalisasi Perpajakan: Meta-Analysis Global dan Implikasi Kebijakan untuk Indonesia Effendi, Arvian Taniar; Budiman, Ilham Febri
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Research Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v5i2.7315

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan fiskal persisten berupa tax ratio yang rendah dan tax gap yang signifikan. Digitalisasi administrasi perpajakan dipandang sebagai strategi krusial untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur secara kuantitatif dampak digitalisasi perpajakan dan merumuskan pembelajaran kebijakan bagi Indonesia. Menggunakan metode meta-analisis dengan kerangka PRISMA , penelitian ini mensintesis 12 studi kuantitatif global yang diambil dari basis data ProQuest, Scopus, dan ScienceDirect. Data dianalisis menggunakan model efek acak (random-effects model) untuk menghitung effect size gabungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-taxation sebagai sistem terpadu berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak (theta = 1053.32, p=0.0401) dan kepatuhan pajak (theta = 467.51, p=0.0351). E-invoicing juga terbukti secara signifikan meningkatkan penerimaan pajak (theta = 253.144, p=0.0068). Sebaliknya, tidak ditemukan bukti statistik yang cukup mengenai pengaruh e-filing terhadap kepatuhan (p=0.1168). Tingginya heterogenitas (I² > 80%) antar studi menunjukkan bahwa besaran dampak sangat bergantung pada konteks implementasi. Disimpulkan bahwa digitalisasi adalah strategi fiskal yang efektif, namun keberhasilannya di Indonesia menuntut pendekatan sosio-teknis holistik yang berfokus pada penegakan hukum, pemberdayaan UMKM, dan transformasi kapasitas institusional.
Analisis PMK 37 Tahun 2025: Marketplace Sebagai Pemungut Pajak Penghasilan 22 Dan Penundaan Implementasi Wulandari, Dyah Ayu; Ismail, Irene; Yudistira, Krisna Putra
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Research Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia mendorong pemerintah melakukan reformasi perpajakan melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2025 (PMK 37/2025) yang menunjuk marketplace sebagai pemungut Pajak Penghasilan Pasal 22 atas transaksi dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substansi regulasi PMK 37/2025, serta penyebab penundaan implementasinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan berdasarkan sumber sekunder seperti peraturan, publikasi resmi Direktorat Jendral Pajak, dan artikel berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMK 37/2025 merupakan kebijakan strategis untuk menyederhanakan mekanisme pemungutan pajak, meningkatkan transparansi transaksi digital, dan memperluas basis penerimaan negara. Namun, penundaan implementasi terjadi salah satunya karena faktor pertumbuhan ekonomi yang belum stabil. Secara keseluruhan, penundaan ini mencerminkan sikap kehati-hatian pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, sehingga penerapan kebijakan tidak menambah beban bagi pelaku usaha dan tidak menghambat proses pemulihan ekonomi nasional.