cover
Contact Name
Wisman Hadi
Contact Email
medanresourcecenter@gmail.com
Phone
+6285358326272
Journal Mail Official
medanresourcecenter@gmail.com
Editorial Address
Medan Resource Center Office: Jl. Benteng Hilir Perumahan Setia Jadi No. C9 Bandar Khalipah, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal
Published by Medan Resource Center
ISSN : -     EISSN : 2963900X     DOI : 10.57251
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal is an open-access journal by Medan Resource Center. The journal publishes research articles from multidisciplinary and various types, methods, or approaches of research in education, applied sciences, natural or social sciences, philosophy, economics, law, politics, religions, as well as arts and humanities etc. The journal is published triannually in April, August, and December, and accepts articles in both Indonesian and English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022)" : 20 Documents clear
Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Berbasis Akreditasi di SMPN 05 Satap Pulau Maya Hendra Wahyudin
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.432 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.590

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi dari hasil temuan yang berkaitan dengan pelaksanaan sistem penjaminan mutu pendidikan berbasis akreditasi di SMPN 05 Satap Pulau Maya. Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan pemerintah melalui kementrian pendidikan dan kebudayaan mengeluarkan kebijakan mengenai penjaminan mutu pendidikan dijelaskan dalam Permendikbud No.28 Tahun 2016. Berdasarkan hal di atas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagiamana implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan berbasis akreditasi di SMPN 05 Satap Pulau Maya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, kemudian diuraikan dan dideskripsikan. Dari penelitian yang dilakukan bahwa, pemetaan mutu pendidikan merupakan bagian dari siklus sistem penjaminan mutu yang harus dilakukan oleh sebuah pendidikan yang berdasarkan 8 Standar Nasional Pendidikan yang ditetapkan pemerintah dalam bidang pendidikan yang harus dipenuhi oleh satuan pendidikan. Perencanaan SPMP setelah dilakukan pemetaan SPMP baru direncanakan melalui kegiatan EDS yang melibatkan seluruh warga sekolah serta pemangku kepentingan diluar satuan pendidikan. Sedangkan dalam pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan SMPN 05 Satap Pulau Maya telah membentuk suatu tim penjaminan mutu sekolah dan struktur kerja untuk meningkatan mutu pendidikin suatu sekolah.
Faktor-faktor Organisasi pada Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang Rhendivan Pasaribu
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.423 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.592

Abstract

This study aims to explore the organization of education units and teachers in Jelai Hulu sub-district, Ketapang district in implementing inclusive education and implementation in schools. The population in this quantitative study were junior high school teachers in the Jelai Hulu sub-district, Ketapang district, namely 60 people. as for the sampling based on the purposive sampling method by selecting samples in the form of teachers with civil servant status and contracts totaling 30 people. data analysis using regression analysis. determine the research model and formulate the structural equation in accordance with the proposed research hypothesis. estimate the model parameters by testing the model. Model testing is carried out in three stages, namely evaluation of statistical assumptions, coefficient of determination test, overall test using f test, and individual test using t test. Teacher performance is more focused on the principal's managerial ability and teacher work motivation in an effort to improve the quality of school-based education. The results showed that the overall managerial ability of the principal and work motivation affected the performance of junior high school teachers in the Jelai Hulu sub-district, Ketapang district by 54.5%. the remaining 45.5% is the influence that comes from other factors. for example: school organizational climate, work ethic, organizational culture, principal's performance, satisfaction, loyalty, service, negotiation, quality, and others. Keywords: Teacher Performance, Work Motivation, Managerial Principal
Strategi Manajerial dan Capaian Mutu Sekolah Suandi; Syarif. A. Syukur; Usman Radiana; Tulus Junanto
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.183 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.593

Abstract

This study seeks to examine the impact of the implementation of manage- rial strategies undertaken by principals on the achievement of principals' quality. Managerial strategies in this study are measured into three strat- egies: 1) the effectiveness of school management, 2) strengthening the competence of graduates, 3) empowering teachers and staff. This re- search using quantitative research and sample in this study SMK Negeri 1 Semparuk through panel data regression analysis. The results showed that managerial strategy signif- icantly influenced the achievement of school quality. The effectiveness of school management strategies has a significantly positive effect on school quality outcomes, strategy of strengthening the competencies of gradu- ates and empowering teachers and staff has no significant effect on the achievement of school quality. As a recom- mendation, school principals should encourage graduate competencies through empowering teachers and staff to be actively involved so that school quality can be achieved.
Sistem Penjamin Mutu Internal dan Eksternal pada Lembaga Pendidikan Dasar Noly Handayani Noly; Usmanradiana Usman; Tulus Junanto Tulus; Iswan Efendi Iswan
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.83 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dua hal utama dalam sistem penjamin mutu pada lembaga pendidikan dasar yaitu penjamin mutu internal dan penjamin mutu eksternal. Serta tujuan penjamin mutu pada jenjang pendidikan dasar dengan usia peserta didik 6-13 tahun baik dari siswa laki-laki maupun perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis library research. Data akan dikumpulkan melalui buku, jurnal, dan artikel serta penelitian yang relevan dengan tema yang sama seperti penelitian ini. Data akan dianalis dengan content analysis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa penjamin mutu internal berupa: 1) kebijakan dan prosedur untuk penjaminan mutu; 2) persetujuan, pemantauan dan tinjauan berkala program dan penghargaan; 3) penilaian siswa, 4) jaminan kualitas staf pengajar/dosen; 5) sumber belajar dan dukungan siswa; 6) sistem informasi; 7 ) informasi publik. Penjaminan mutu eksternal berupa: 1) prosedur; 2) pengembangan proses; 3) kriteria untuk keputusan; 4) proses sesuai dengan tujuan; 5) pelaporan; 6) prosedur tindak lanjut; 7) tinjauan pelaksanaan secara berkala; dan 8) analisis seluruh sistem. Serta tujuan untuk penjamin mutu pendidikan dasar adalah mengendalikan penyelenggaraan pendidikan oleh satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah sehingga terwujud pendidikan yang bermutu.
Pengaruh Akreditasi Sekolah terhadap Penjaminan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Pontianak Lenny Herlina Kusmana; Usman Radiana; Tulus Junanto; Citra Dewi
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.596

Abstract

: Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui dan mengungkapkan gambaran aktual mengenai akreditasi sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan pada sekolah dasar. Penelitian ini penting dilakukan karena proses penjaminan mutu pendidikan salah satunya dapat dilakukan melalui akreditasi sekolah . dimana akreditasi sekolah sendiri merupakan proses penilaian kelayakan sekolah dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan. Tujuan yang ingin dicapai adalah (1) mengetahui bagaimana gambaran akreditasi sekolah di tingkat sekolah dasar di Kota Pontianak (2) Bagaimana pengaruh akreditasi sekolah terhadap penjaminan mutu pendidikan di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus. Menurut Ulfatin (2015) penelitian kualitatif deskriptif bertujuan untuk menggambarkan karakteristik fenomena dengan penjabaran yang bersifat naratif. Penelitian ini dalam pengumpulan data menggunakan teknik dokumen analisis dan kajian kepustakaan. Berdasarkan data yang diperoleh dari BAN-S/M, di tiga tahun terakhir, terjadi peningkatan jumlah sekolah yang diakreditasi, di tahun 2022 ini terdapat 75 sekolah dasar yang sudah terdaftar untuk diakreditasi di Kota Pontianak, terdiri dari 49 sekolah dasar negeri dan 26 sekolah dasar swasta. Hal tersenut menunjukkan betapa satuan pendidikan berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah lewat penilaian akreditasi. Terdapat hubungan yang erat antara akreditasi sekolah dengan penjaminan mutu pendidikan. Sekolah yang akan melaksanakan akreditasi diberi waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam akreditasi. Segala komponen dapat dipersiapkan terlebih dahulu, karena akreditasi meliputi 4 komponen utama yang dinilai yaitu mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, serta manajemen sekolah/madrasah.
Upaya Meningkatan Penjaminan Mutu Pendidikan dalam Pengajaran di Lembaga Pendidikan Islam Devi Hadriani
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.373 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.597

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kualitas pendidikan dalam pengajaran di lembaga pendidikan berbasis pesantren atau boarding school. Bagaimana pengaruh praktik mengajar mampu meningkatkan penjaminan mutu akademik yang diterapkan di lembaga pendidikan Islam Yayasan Al-Fityan Kuburaya dalam mencapai keunggulan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Penelitian ini mengadopsi desain penelitian kualitatif interpretatif dan menggunakan wawancara one-to-one, mendalam, semi-terstruktur dan sengaja dipilih yang terdiri dari 6 peserta. Sampel sengaja dipilih dan terdiri dari 2 Koordinator dan 6 Guru Agama Islam. Temuan mengungkapkan empat kategori praktik: a) Ajaran yang harus dipertahankan, b) Ajaran yang harus diubah, c) Ajaran yang harus ditambahkan, dan d) Ajaran yang harus dihindari. Beberapa upaya pengajaran yang terkait dengan penjaminan mutu yang diidentifikasi oleh penelitian ini adalah mempertahankan upaya pengajaran yang penting terkait dengan evaluasi sambil memberikan umpan balik untuk perbaikan, menutup lingkaran, mendidik semua siswa perempuan tentang peningkatan dan keterlibatan mereka dalam praktik penjaminan mutu dalam Pengajaran, serta menambahkan jangka waktu yang lebih lama. untuk pengembangan guru dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam mengajar. Penelitian ini menyimpulkan dengan merekomendasikan bahwa keberhasilan pengajaran agama berbasis pesantren di lembaga pendidikan Islam dapat menggunakan strategi yang dibahas dalam temuan untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar untuk meningkatkan keunggulan mengajar.
Penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Dasar Anggistia Ninda Arifianto; Dede Abdullah
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.654 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.602

Abstract

Penjaminan mutu internal dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Kualitas internal sekarang digunakan tidak hanya di perguruan tinggi, tetapi juga di pendidikan dasar dan menengah. Hal ini membuat penjaminan mutu dan pencapaian pendidikan di satuan pendidikan dasar dan menengah lebih aman dan tepat sasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan implementasi siklus penjaminan mutu internal. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah: Observasi, wawancara, penelitian dokumenter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SDIT An Naajiyah Kubu Raya termasuk kegiatan peningkatan mutu yang dilakukan sesuai tahapan siklus SPMI. Pertama, penilaian mandiri sekolah berdasarkan laporan mutu pendidikan; kedua, pembentukan panitia penjaminan mutu dan analisis ulang hasil penilaian mandiri sekolah; Peningkatan mutu, keempat, evaluasi dan pemantauan hasil peningkatan mutu setelah mutu perbaikan telah dilaksanakan, dan rencana kualitas kelima tahun depan datang kembali. Hasil penerapan penjaminan mutu internal berdampak pada proses pembelajaran yang lebih inovatif, keberhasilan siswa dan sekolah, kepuasan pelanggan internal dan eksternal, dan pencapaian 8 Standar Nasional Pendidikan.
Penggunaan Deliverology dalam Meningkatkan Kualitas Mutu Pendidikan di Perguruan Tinggi Mulyana
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.862 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.605

Abstract

Tujuan makalah ini adalah salah satu dari tujuh artikel dalam volume ini yang menjelaskan berbagai pendekatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Buku putih ini bertujuan untuk menjelaskan metodologi yang disebut Deliverology. Metodologi makalah ini menyajikan asal-usul, landasan teoretis, prinsip-prinsip inti, dan studi kasus yang menunjukkan penerapan deliverologi di Universitas Tanjung Pura, Kalimantan Barat, Indonesia. Temuan pada penelitian ini adalah Prinsip inti dari pendekatan ini didasarkan pada pertanyaan-pertanyaan utama yaitu: Apa yang dilakukan sistem kami? Bagaimana Anda merencanakan? Bagaimana Anda selalu tahu jika Anda berada di jalan yang benar menuju sukses? Bagaimana jika Anda tidak berada di jalan yang benar? Orisinalitas/nilai makalah ini adalah; beberapa perlakuan teoritis dan contoh empiris sekarang tersedia untuk model peningkatan kualitas yang umum digunakan di bidang lain dan mungkin memiliki nilai potensial dalam meningkatkan sistem pendidikan di tingkat internasional. Buku putih ini mengisi celah ini dengan menjelaskan pendekatan yang menjanjikan. Makalah ini juga dikreditkan karena memungkinkan perbandingan pendekatan Devirology dengan pendekatan peningkatan kualitas lainnya yang dijelaskan dalam jurnal. Kata Kunci: Peningkatan kualitas, Devirology Jenis Makalah: Penelitian
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi Subtema Indahnya Keberagaman Budaya Negeriku Alin Nur Widia; Griet Hellena Laihad; Nur Hikmah
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1361.902 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.619

Abstract

This study aims to determine of the ability to write descriptive essays of sub-theme the beauty of my country’s cultural diversity the application of problem-based learning models and conventional learning models. The calculation of the N-Gain of the problem-based learning model is 54,9 with moderate criteria, and the N-Gain value of the conventional model is 40,8 with moderate criteria. Researchers performed a normality test using the Liliefors test. Both samples are normally distributed because the value of both samples is less than Ltable. In the Problem Based Learning class, the value of Lcount is Ltable (0,048) (0,141), in the control class group, the value of Lcount is Ltable (0,077) (0,144). In the homogeneity test, the data is then homogeneous because Fcount Ftable is the value (1,04) ? (3,96). Furthermore, when testing hypotheses, the number of (6,63) was found to be larger than the table of (1,99547). Show that H0 (null hypothesis) is rejected and Ha (alternative hypothesis) is accepted. Based on the above research, it can be stated that of the ability to write descriptive essays of sub-theme the beauty of my country’s cultural diversity by the application of the Problem-Based Education Model.
Manajemen Pengendalian Mutu di Sekolah Menengah Atas (SMA) Gembala Baik Kota Pontianak Teddy Fadhly Solikhin Solikhin; Plasida Palius
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.302 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i2.635

Abstract

The research that the researchers conducted tried to improve control management, in order to describe the quality of educational institutions at SMA Gembala Baik Pontianak, then to analyze the control of a school quality to maintain the quality of education according to the plans that have been determined and written at SMA Gembala Baik Pontianak. The research approach used ethology or human ethology, which is qualitative which aims to study its natural condition. Sources of data in this study amounted to 3 positions of informants, principals, managerial supervisors, teachers. Data collection is by observation, interviews, and documentation. This research uses source triangulation analysis as a validity test. From the results of this study indicate that in quality control includes: determining the education plan in the form of drawing up the vision, mission and objectives as well as RKAS. Second, measuring the real performance of educational institutions including curriculum, environmental and cultural determination, student control, careful planning of sarpras, effective leadership and giving good examples to teachers and students. Third, objectively monitoring and evaluation of educational institutions.

Page 2 of 2 | Total Record : 20