cover
Contact Name
Annissa Valentina
Contact Email
nisavalen26@umrah.ac.id
Phone
+6281957010398
Journal Mail Official
puslit_ppga@umrah.ac.id
Editorial Address
Universitas Maritim Raja Al Haji, Jalan Raya Dompak, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, 29124
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak
ISSN : 29623979     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.31629/jga.v1i1
Core Subject : Humanities, Social,
Riset Gender dan Anak Journal with e-ISSN:2962-3979, published by Study Center of Gender dan Children (PSGA) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Kepualaun Riau. The word Regalia comes from English which means symbol of greatness.The editor invites scientists, scholars, professionals, practitioners and researchers in various disciplines to contribute, both of research articles and literature reviews that is concerned with gender, children, elderly, and difabel studies in various perspectives including Islamic studies, religion, culture, politic, education, psychology, sexual harassment, parenting, race and minority class, language and literature, and feminism. The manuscripts accepted will be published after selection, review of sustainable reviewers, and editing process
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2023): November, 2023" : 6 Documents clear
Peran Pekerja Sosial Dalam Proses Adaptasi Sosial Warga Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW ) Bengkulu Wiswinartin, Wiswinartin
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Vol 2 No 2 (2023): November, 2023
Publisher : Pusat Penelitian Pemberdayaan Perempuan, Gender, dan Anak UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jga.v2i2.5494

Abstract

Peran Pekerja Sosial dalam Proses Adaptasi Sosial Warga Panti Sosial Tresna Werdha Bengkulu. Pekerja sosial sebagai edukator diantaranya memberikan pemahaman berupa pengetahuan terhadap kemampuan untuk berperan aktif menjalani kehidupan dalam panti. Lansia harus mampu memahami bahwa mereka harus mandiri serta harus mampu bersosialisasi, sehingga lansia tidak merasa rendah diri tinggal dalam panti. Peran edukator yang dilakukan pekerja sosial dalam  memberikan dukungan kepada lanjut usia untuk tetap dapat dilakukan aktifitas secara mandiri serta tidak memiliki prasangka bahwa lanjut usia merupakan golongan lemah. Pekerja sosial yang bertindak sebagai pembela (advokad)  bahwa pekerja sosial dapat menolong lanjut usia agar dapat berkomunikasi ataupun berpendapat dalam menyelesaikan setiap konflik. Peran mediator yang dilakukan pekerja sosial untuk meningkatkan semangat dan memberi motivasi kepada lanjut usia untuk memaksimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk meningkatkan level produktifitas serta pengelolaan usaha penyelesaian konflik secara efektif dan efisien. Peran pekerja sosial sebagai pemungkin (Enabler) yaitu memberikan bimbingan kepada lanjut usia yang didampingi dengan cara memberi motivasi atau dorongan semangat agar lanjut usia lebih bisa menerima kondisi yang sedang dialaminya, serta menjaga kondisi psikologis dari lanjut usia agar tetap stabil.
Peran Guru dalam Penanggulangan Juvenile Delinquency di Sekolah Menengah Pertama Hidayat, Ferdi; Saputri, Pratiwi Reka; Anendri, Nesa Tria; Effritadewi, Ayu
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Vol 2 No 2 (2023): November, 2023
Publisher : Pusat Penelitian Pemberdayaan Perempuan, Gender, dan Anak UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jga.v2i2.5889

Abstract

Guru merupakan pendidik dan pengajar pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, serta pendidikan menengah dalam jalur pendidikan formal. Oleh karena itu, guru harus memiliki kualifikasi formal sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, kenakalan remaja menjadi salah satu masalah sosial yang semakin marak terjadi. Kenakalan remaja merupakan gejala patologis sosial akibat pengabaian sosial yang berujung pada perilaku menyimpang. Remaja sejatinya adalah aset masa depan bangsa, sehingga perlu mendapat perhatian serius, khususnya dalam lingkungan sekolah. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter positif peserta didik, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran guru dalam mencegah kenakalan remaja, khususnya pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dan yuridis empiris. Pendekatan yuridis normatif dilakukan untuk mengkaji kenakalan remaja dari aspek hukum sebagai suatu bentuk tindak kejahatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peranan penting dalam mengatasi kenakalan siswa selama proses pembelajaran. Dalam hal ini, guru dapat menerapkan strategi manajemen kelas yang mencakup intervensi minor dan moderat, serta strategi penanganan disiplin terhadap gangguan ringan, gangguan berat, dan perilaku agresif. Selain itu, guru juga berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berjalan dengan tenang dan efektif, sehingga kenakalan remaja dapat diminimalisir.  
Konsep Pemberdayaan: Penyuluhan dan Pemberdayaan Petani Perempuan dalam Konteks Pertanian berbasis Gender Sumartan, Sumartan
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Vol 2 No 2 (2023): November, 2023
Publisher : Pusat Penelitian Pemberdayaan Perempuan, Gender, dan Anak UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jga.v2i2.6386

Abstract

Pemberdayaan petani perempuan adalah kunci untuk meningkatkan keberlanjutan dan ketahanan pangan dalam masyarakat agraris modern. Artikel ini mengkaji secara teoritis termasuk landasan teori yang mendasari pemberdayaan perempuan petani, dengan fokus pada kesetaraan gender; pembangunan berbasis masyarakat; dan pertanian berkelanjutan. Melalui kajian mendalam, artikel ini membahas penyuluhan pertanian yang berperan penting dalam pemberdayaan perempuan petani. Penelitian ini mengeksplorasi pemberdayaan perempuan petani yang melibatkan serangkaian langkah dan strategi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, akses dan kepercayaan diri mereka dalam mengelola usaha pertanian dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitas mereka. Beberapa intervensi utama untuk memberdayakan perempuan petani adalah melalui pendidikan dan pelatihan; akses terhadap sumber daya; peningkatan pasar dan nilai tambah; aspek kesejahteraan sosial dan kesehatan; aspek kesadaran lingkungan; pemberdayaan teknologi; dan advokasi dan kesetaraan. Artikel ini memaparkan metode teoritis yang memberikan pandangan mendalam mengenai pentingnya inklusi dan kesetaraan gender dalam transformasi sektor pertanian. Implikasi kebijakan dan arah penelitian di masa depan memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan, praktisi, dan peneliti yang tertarik untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan inklusif melalui pemberdayaan perempuan petani. Dengan memperkuat peran perempuan petani, kita dapat mencapai tujuan nasional yaitu ketahanan pangan yang berkelanjutan dan adil untuk semua.
Pemberdayaan Lansia Terlantar di Rumah Bahagia Embung Fatimah Kota Tanjungpinang Azidan, Farhan; Islami, Riki Riundi; Niko, Nikodemus
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Vol 2 No 2 (2023): November, 2023
Publisher : Pusat Penelitian Pemberdayaan Perempuan, Gender, dan Anak UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jga.v2i2.6395

Abstract

 Penelitian ini tentang upaya pemberdayaan lansia terlantar di Rumah Bahagia Embung Fatimah, Kota Tanjungpinang. Lansia terlantar merupakan kelompok rentan yang sering kali diabaikan dalam masyarakat, dan pemberdayaan mereka adalah suatu hal yang krusial untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan petugas Rumah Bahagia Embung Fatimah dan staf di Dinas Sosial Kota Tanjungpinang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan lansia terlantar dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, baik secara fisik maupun psikologis. Program-program pemberdayaan yang melibatkan beragam kegiatan 19eseha dan pelayanan kesehatan telah memberikan manfaat yang signifikan bagi lansia terlantar yang menghuni Rumah Bahagia Embung Fatimah. Selain itu, peran staf di sana dengan pihak-pihak terkait sangat penting dalam memastikan keberlangsungan pemberdayaan ini. 
Persepsi Masyarakat Terhadap Perempuan Bercadar di Desa Teluk Batang Kecamatan Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat Saputri, Yaya; Purnama, Desca Thea; Musa, Pabali; Herlan, Herlan; Gafar, Zakiah Hasan
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Vol 2 No 2 (2023): November, 2023
Publisher : Pusat Penelitian Pemberdayaan Perempuan, Gender, dan Anak UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jga.v2i2.6449

Abstract

Tulisan ini mengangkat judul mengenai persepsi masyarakat terhadap perempuan bercadar di Desa Teluk Batang Kecamatan Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara. Persepsi masyarakat terhadap wanita bercadar cukup menarik untuk dibahas mengingat adanya persepsi kurang baik yang ditemukan. Metode dalam Penulisan ini merupakan Penulisan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis pada Penulisan ini adalah teori Konstruksi Sosial oleh Thomas Luckman dan Peter Ludwig Berger. Hasil dari Penulisan ini menunjukan bahwa persepsi masyarakat Desa Teluk Batang terhadap perempuan yang menggunakan cadar beragam sesuai dengan pengetahuan, pengalaman dan pendidikan masing-masing. Hasil yang ditemukan ada sebagian masyarakat persepsinya negatif yang mengatakan bahwa mereka risih ketika bertemu dengan perempuan yang menggunakan cadar dan mereka juga mengatakan bahwa perempuan yang menggunakan cadar sedikit tertutup kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan sebagain lain persepsinya positif mengatakan bahwa orang yang memakai cadar itu perilakunya baik, bahasanya lembut dan sopan.
Interaksi Sosial Lansia Binaan Dinas Sosial Kota Tanjungpinang Prastiyo, Endri Bagus; Sanopaka, Endri; Ellanda, Yelly; Nadia, Thasa
Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Vol 2 No 2 (2023): November, 2023
Publisher : Pusat Penelitian Pemberdayaan Perempuan, Gender, dan Anak UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jga.v2i2.6464

Abstract

Interaksi sosial merupakan hubungan antara satu individu dengan individu lain, interaksi sosial terjadi apabila adanya hubungan timbal balik antara individu satu dengan individu lainnya. Interaksi yang dilakukan pada lansia binaan Dinas Sosial adalah saat para lansia binaan Dinas Sosial melakukan tindakan terhadap sesuatu dan memiliki dasar bagi sesama lansia nya. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena peneliti ingin lebih bisa menjelaskan dan mengeksplorasi tentang interaksi dari para lansia yang menjadi binaan dinas sosial kota Tanjungpinang. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data studi observasi,wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian mengenai interaksi Sosial Lansia binaan Dinas Sosial Kota Tanjungpinang yang dilakukan di Rumah Bahagia Embung Fatimah, dapat disimpulkan bahwa interaksi yang terjadi dari para lansia penghuni rumah bahagia tersebut saat mereka melakukan interaksi dengan para lansia lainnya mereka lebih atas dasar kepentingan karena mereka jika tidak digerakkan oleh pihak rumah bahagia maka para lansia binaan tersebut mereka akan lebih bersifat individualis dimana lansia tersebut akan menyibukkan diri dengan aktifitasnya masing-masing.

Page 1 of 1 | Total Record : 6