cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 152 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2017): April, 2017" : 152 Documents clear
Perancangan Dan Analisis Sinyal Photoplethysmograph Untuk Gula Darah Redho Yurizal; Astri Novianty; Anggunmeka Luhur
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit yang sudah meluas. Gejala penyakit diabetes mellitus dapat diindikasi dengan mengukur kadar gula darah dalam tubuh. Penderita diabetes harus mengukur gula darah dengan rutin. Saat ini pengukuran glukosa masih menggunakan alat invasive, hal ini mengganggu kenyamanan pasien. Sehingga dibutuhkan alat non invasive untuk mengukur gula darah. Dengan metode photopelthysmograph dapat dilakukan pengukuran kadar gula darah secara non invansive. Perancangan photoplethysmograph pada penelitian ini menggunakan konfigurasi transmisi yang terdiri dari inframerah dengan panjang gelombang 1450nm sebagai sumber cahaya dan penerima phototransistor, dan mikroprossesor 328p sebagai konversi ke digital. Penelitian ini dilakukan pengkondisian sinyal digital terdiri dari detrend signal dan lowpass filter. Pengujian alat dilakukan dengan mengukur kadar gula darah pada 30 probandus dan melihat korelasi antara nilai kadar gula darah dan nilai peak-to-peak. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai intensitas cahaya yang diterima phototransistor yang direpresentasikan oleh nilai peak-to-peak pada tegangan output akan mengalami perubahan seiring dengan berubahnya kadar gula darah, mengikuti persamaan Y = 11.033x – 85.348. Nilai koefisien R2 = 0.95 menunjukkan bahwa x (nilai peak-to-peak) berpengaruh besar terhadap y (nilai kadar gula darah). Nilai ketepatan alat adalah 98.07%.
 Keyword : photoplethysmography, gula darah, pengukuran non invasif
Perancangan Dan Analisis Sistem Pengenalan Kata Aksara Sunda Menggunakan Metode Learning Vektor Quantization Berbasis Pengolahan Citra Adri Achmad Farhan; Ratri Dwi Atmaja; Suci Aulia
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksara Sunda Merupakan salah satu sejarah di Indonesia dalam hal aksara atau penulisan. Aksara sunda Aksara Sunda berjumlah 32 buah. Terdiri atas 7 aksara vokal atau aksara swara dan 23 aksara konsonan atau aksara ngalagena. Pengenalan bahasa merupakan salah satu elemen penting dari sebuah komunikasi, terlebih lagi huruf atau tulisan tangan. Kedua hal tersebut merupakan salah satu bidang pengenalan pola yang telah memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kemajuan perkembangan suatu teknologi. Penelitian ini merancang sistem yang dapat mendeteksi atau mengenali aksara sunda berbasis pengolahan citra, menggunakan metode Learning Vector Quantization (LVQ). pada penelitian kali ini menggunakan ekstraksi ciri yang digunakan adalah penjumlahan biner (horizontal dan vertical), DCT, dan DFT. Hasil dari pengujian pada 30 kata aksara sunda terhapat 4 ekstrasi ciri yang diujikan yaitu didapatkan bahwa tingkat akurasi tertinggi sebesar 83.33% pada ekstrasi ciri DCT, sedangkan pada ekstrasi ciri Penjumahan Vertikal didapatkan akurasi sebesar 76.67%, lalu sebesar 73.33% pada ekstrasi ciri Penjumahan horizontal, dan pada ekstrasi ciri DFT didapatkan akurasi sebesar 60%. Kata Kunci: Aksara Sunda, Pengolahan Citra, Thresholding, Learning Vector Quantization (LVQ).
Analisis Perbandingan Performansi Posisi Penguat Optik Hybrid Soa – Edfa (semiconductor Optical Amplifier - Erbium Doped Fiber Amplifier) Pada Sistem Dwdm (dense Wavelength Division Multiplexing) Berbasis Soliton Arumadina Islamiq; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguat hybrid adalah suatu cara untuk memberikan performansi yang lebih baik karena dapat mengoptimalkan peningkatan spektrum lebar bandwidth dari sistem DWDM, mengurangi kerugian karena induksi non linearitas dan mencegah penggunaan biaya tinggi. Tugas Akhir ini menganalisis penguat optik Hybrid SOA-EDFA sebagai power amplifier (Booster), inline amplifier, preamplifier dengan menggunakan sebuah pulsa soliton. Serta akan menganalisis pengaruh bitrate dan panjang link terhadap BER, Q-factor. Simulasi ini dirancang dengan jumlah 16 buah kanal, panjang gelombang pada windows daerah C-Band (1510nm – 1560nm), pompa laser 980 nm, power input 3 dBm, bandwidth 20 Gbps dan akan disimulasikan menggunakan software OptiSystem 7.0. Dari hasil analisis yang dilakukan bahwa penguat Hybrid SOA-EDFA ini memiliki korelasi terhadap kinerja sistem DWDM ini, dimana didapatkan skema preamplifier yang terbaik diantara keempat skema Hybrid SOA-EDFA yang dirancang karena pada skema preamplifier nilai Q faktor bernilai paling maksimal yaitu sebesar 9.7024 atau 1.46494x10-22 pada BER dengan panjang link 50 km dan bitrate 2.5 Gbps. Sedangkan nilai Q faktor yang bernilai paling mínimum yaitu sebesar 0 atau 1 untuk nilai BER yang terjadi pada skema sistem tanpa penguatan yaitu kondisi panjang link 100 km hingga 200 km dengan bitrate 2.5 Gbps, 5 Gbps, dan 10 Gbps. Sehingga Skema preamplifier sangat cocok digunakan untuk link jauh. Skema Inline Amplifier dan Booster amplifier bisa bekerja untuk link jauh namun perfomansinya buruk karena nilai Q faktor di bawah standart kelayakan. Dan skema tanpa penguatan tidak layak digunakan karena performansinya sangat buruk. Kata kunci : DWDM, Hybrid, EDFA, SOA, Soliton
Perankingan Jawaban Yang Terklasifikasi Pada Komunitas Tanya-jawab Dengan Term Frequency Dan Similarity Measure Features Ali Ridho Fauzi Rahman; Moch. Arif Bijaksana; Ade Romadhony
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak sekali orang bertukar informasi melewati forum online.Salah satu forum yang menyediakan lahan untuk bertukar informasi seputar Negara Qatar yaitu Qatar Living Website Forum memiliki banyak sekali orang yang bertanya maupun menjawab mengenai hal-hal yang ada di sekitar Negara Qatar,namun banyak sekali jawaban dari responden yang tidak berkaitan dengan hal yang ditanyakan.Pada tugas akhir ini dilakukan penelitian perankingan jawaban menggunakan metode Term Frequency dan Similarity Measure Features.Metode Term Frequency ini memiliki keunggulan untuk menghitung score kalimat jawaban yang akan dirangkingkan berdasarkan banyaknya jumlah term yang ada pada setiap kalimat jawabannya,sedangkan Similarity Measure Features dibagi menjadi dua fitur yaitu Semantic Similarity dan Jaccard Similarity memiliki keunggulan untuk menghitung besarnya kesimilaritasan antar kalimat berdasarkan kemiripan makna dan konten kalimat tersebut.Perankingkan jawaban dilakukan berdasarkan score Term Frequency nya dan tingkat keakurasian Similarity Measure Features nya dengan tahapan Preprocessing,Feature Calculation,dan Ranking the Result with MAP evaluation.Dari pengujian yang dilakukan,fitur yang memiliki tingkat kelayakan untuk merankingkan jawaban dengan MAP sebesar 80% adalah fitur Semantic Similarity yang merupakan salah satu fitur dari Similarity Measure Features. Kata kunci : Semantic Similarity,Jaccard Similarity,Term Frequency,Questioning Answering
Pengolahan Citra Radiograf Periapikal Pada Deteksi Penyakit Pulpitis Dengan Metode Svd (singular Value Decomposition) Berbasis Android Apriannor Apriannor; Bambang Hidayat; Suhardjo Suhardjo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gigi merupakan salah satu bagian terpentig dari tubuh untuk mengunyah makanan agar dapat tercerna dengan baik. Gigi yang mengalami masalah atau penyakit akan mengakibatkan kesulitan untuk mengunyah makanan sehingga sulit untuk dicerna. Penyakit pada gigi bermacam-macam, ada yang terlihat seperti gigi berlubang da nada pula yang tidak terlihat. Penyakit yang tidak terlihat ini dapat dideteksi dari hasil foto radiograf atau yang biasa disebut rontgen. Permasalahannya, kemampuan seorang dokter untuk mendiagnosa suatu penyakit gigi berbeda-beda sehingga belum bias menghilangkan dugaan. Hasil diagnose sangat penting untuk menentukan cara penyembuhan dan perawatan gigi pasien. Tugas Akhir ini akan menghasilkan aplikasi pendeteksi penyakit pulpitis dengan menggunakan metode SVD (Singular Value Decomposition). Hasil dari penilitian telah mencapai akurasi 80% dengan klasifikas citra gigi dibagi menjadi 3 jenis yaitu citra gigi normal, citra pulpitis reversible dan citra pulpitis irreversible dengan menggunakan hasil radiograf sebagai citra uji. Kata Kunci : Radiograf, Pulpitis, Singular Value Decomposition
Analisis Optimasi Dengan Algoritma Genetika Pada Audio Watermarking Berbasis Discrete Wavelet Transform I G A M Wibhu Cadu Asrawan; Gelar Budiman; Irma Safitri
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi terutama pada internet dan multimedia, pengiriman dan penyebaran media digital menjadi lebih mudah dilakukan. Hal ini menyebabkan seringnya terjadi pelanggaran hak cipta, perti mengambil dan memodifikasi data multimedia tersebut secara ilegal. Untuk mengurangi hal tersebut, maka watermarking dibutuhkan. Teknik watermarking berguna untuk menyembunyikan atau penanaman data/informasi tertentu ke dalam suatu data digital lainya. Cara penyisipan informasi kedalam data digital dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak terasa keberadaannya dan dapat diekstrak kembali dengan benar. Sistem watermarking pada file audio yang biasa digunakan sebagai perlindungan hak cipta. Sistem ini mempunyai tujuan utama untuk menyisipkan sebuah data data berupa bit kedalam file audio berformat .*wav dimana pesan akan diubah terlebih dahulu ke bentuk biner. Sistem Watermarking yang akan dibangun menggunakan metode Discrete Wavelet Transform (DWT) untuk proses embbeding dan extracting akan selanjutnya di analisis mengunakan proses algoritma genetika dan untuk penyisipannya mengunakan metode rata - rata. Sebuah sistem watermarking pada file audio. Parameter yang akan di optimasikan oleh Algoritma genetika adalah alpha, subband, dan level, parameter tersebut berguna sebagai parameter pengisipan yang terbaik. Dimana untuk proses pengujian kualitas audio menggunakan parameter PEAQ(Perceptual Evaluation of Audio Quality), MOS(Mean Opinion Score), dan BER(Bit Error Rate) diharapkan diperoleh hasil baik dimana rata-rata PEAQ > -1 dan rata-rata MOS > 4 dan untuk pengujian kualitas pesan menggunakan parameter BER sistem mampu menghasilkan nilai BER < 5%. Kata Kunci : Watermarking, Discrete Wavelet Transform, Algoritma Genetika
Perencanaan Optical Amplifier Pada Jaringan Palapa Ring Untuk Link Ambon (maluku) - Sorong (papua) Ahyadan Weka Pratomo; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menjadikan seluruh masyarakat Indonesia yang cepat mengetahui segala informasi, pemerintah melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan telekomunikasi menggelar mega-proyek serat optik bawah laut yang dinamakan Palapa Ring. Jaringan inilah yang akan menghubungkan Ambon - Sorong yang dapat terkoneksi dengan jaringan tersebut agar masalah ketinggalan informasi tidak terjadi lagi . Pada penelitian ini dilakukan penempatan optical amplifier dan analisis link power budget dan bit error rate dengan menggunakan beberapa skema. Skema 1 ROA (Raman Optical Amplifier) ditempatkan pada jarak 128 km dari titik labuh di Ambon dan sorong. Sedangkan antar ROA diberi jarak 127 km. Di skema 2 jarak ROA nya menggunakan jarak maksimal sistem tanpa mengunakan penguat yaitu 128 km. Pada skema 3 ini penempatan ROA nya berbeda dengan skema 2. Hal ini bertujuan untuk mengurangi redaman yang dihasilkan oleh splice antar perangkat dengan jarak 100 km antar ROA. Hasil dari penelitian ini pada skema 1 digunakan maka ROA yang dibutuhkan hanya 3 buah, namun pada skema ini daya terima pada receiver hanya -53,9 dBm dan nilai BER yang didapat dengan nilai Qfactor tersebut adalah 0,129. Skema 2 digunakan maka ROA yang dibutuhkan lebih banyak dari skema 1 yaitu 4 buah ROA, sehingga pada skema ini daya terima pada receiver -24,1 dBm dengan nilai BER yang didapat dengan nilai Qfactor tersebut adalah 0,67.10-4. Pada skema 3 ini, diperoleh daya terima di receiver sebesar -23,7 dBm dan nilai BER yang didapat dengan nilai Qfactor tersebut adalah 4,718.10-5. Dengan nilai link power budget dan nilai BER, skema 3 yang lebih baik diantara skema a1 dan 2. Kata kunci : Palapa Ring, Link Power Budget, Bit Error Rate, Qfactor, Ambon, Sorong
Membangun Sistem Informasi Pengadaan Barang Atau Jasa Dengan Metode Extreme Programming (studi Kasus Logistik Universitas Telkom) Muhamad Alshofien Gautama; Irfan Darmawan; Rachmadita Andreswari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan barang/jasa adalah suatu kegiatan pengadaan barang/jasa yang dilakukan untuk mewujudkan pembangunan dan pelayanan yang baik yang dilaksanakan secara swakelola maupun oleh penyedia barang/jasa. Dengan pemanfaatan teknologi era modern ini, aplikasi internet sudah dapat digunakan untuk melakukan proses pengadaan barang/jasa yang disebut e-procurement. E-Procurement adalah pengadaan barang/jasa yang dilaksanakan dengan menggunakan teknologi informasi dan transaksi elektronik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Pada universitas telkom, khususnya bagian logistik, masih menggunakan cara konvensional untuk melakukan proses pengadaan barang/jasa. Pemanfaatan aplikasi seperti e-procurement, dinilai sangat tepat mengingat agar pengadaan barang/jasa di universitas telkom dapat meningkatkan dan menjamin adanya efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas dalam pembelanjaan uang universitas. Di sisi lain, juga dapat menghemat waktu proses negosiasi dengan pihak penyedia barang/jasa (biasanya disebut pihak rekanan) dan waktu proses request pihak fakultas dan unit universitas telkom, yang dinilai terlalu lama.. Aplikasi yang dibangun menggunakan metode perancangan software extreme programming dan telah diuji dengan hasil yang sesuai dengan permintaan logistik Universitas Telkom. Kata kunci: E-procurenment, extreme programing
Perancangan Sistem Dan Monitoring Sumber Arus Listrik Dari Lantai Piezoelectric Untuk Pengisian Baterai Fahad Hermawan Widodo; Muhamad Ramdlan Kirom; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin menipisnya energi fosil dibumi dan sifatnya yang yang tak terbarukan. Para manusia mencoba menciptakan alat pemanen energi (energy harvester). Sistem pemanenan energi salah satunya dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan piezoelectric PZT(lead zirconate titanate) yang mampu mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Dalam penelitian kali ini pijakan kaki manusia pada lantai yang sudah terpasang piezoelectric dibawahnya menjadi input energi mekanik untuk mendapatkan energi listrik dari lantai. Banyaknya energi listrik yang dapat dihasilkan lantai piezoelectric berbanding lurus dengan besar gaya yang diberikan pada lantai piezoelectric. Arus tertinggi yang didapatkan dari lantai yang dibuat akibat gaya mekanik yakni 938 mikro ampere dan arus terendah 464 mikro ampere. Sedangkan tegangan tertinggi yang didapat yakni 80 volt dan terendah 61 volt. Pemanfaatan energi dapat dilakukan dengan menampung hasil energi kedalam sebuah baterai sekunder(recharge) dengan memperhatikan kapasitas baterai dan intensitas penginjakan. Kata kunci : piezoelectric, PZT, mikrokontroller, baterai
Sistem Kontrol Dan Monitoring Genset Melalui Internet M Wildan Firdaus; M. Ary Murti; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kontrol terdiri atas sekumpulan piranti-piranti dan peralatan peralatan elektronik yang mampu mengontrol masukan dan keluaran sesuai yang diinginkan. Genset merupakan suatu alat yang dapat merubah energi mekanik menjadi energi listrik dengan berbahan bakar solar. Umumnya sistem monitoring genset dilakukan secara manual, sehingga sangat tidak efektif karena operator harus melihat parameter yang ada pada suatu sistem dari dekat dan skala waktu pembacaan yang tidak tetap. Masalah di atas menjadi acuan dalam membuat sistem kontrol dan monitoring genset melalui internet. Sistem mengontrol dan memonitoring melalui pembacaan beberapa parameter tersebut maka diperlukan beberapa modul kontrol seperti mikrokontroler. Data yang diperoleh dari hasil pembacaan beberapa sensor dikirim melalui ESP8266 ke internet, kemudian akan ditampilkan pada komputer. Sistem ini bekerja dengan mendeteksi ketinggian bahan bakar solar dan keadaan genset menyala atau mati. Bila genset menyala atau mati, maka sistem akan menampilkan pada komputer bahwa genset sedang menyala atau mati. Kemudian adanya sistem yang menampilkan ketinggian bahan bakar solar secara terus menerus pada komputer.Hasil yang didapat dari perancangan alat ini adalah mendapatkan sistem yang memberikan data secara terus-menerus terhadap pengoperasian genset dan memberikan kemudahan dalam penyampaian dan pemberian data seluruh aktivitas sistem genset secara menyeluruh melalui internet. Kata kunci : Sistem Kontrol, Genset, Mikrokontroler, ESP8266, Relay

Page 8 of 16 | Total Record : 152


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue