cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Peningkatan Kualitas Produk Keripik Sambal Stroberi Pada Usaha Kecil Menengah (ukm) Rizqia Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Eliza Anggraini Joefatha; Agus Achmad Suhendra; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keripik sambal stroberi merupakan salah satu produk oleh-oleh daerah Ciwidey yang banyak digemari karena terbuat dari olahan stroberi yang unik. Namun, saat ini banyak bermunculan berbagai UKM pengelola makanan olahan stroberi yang menjadikannya persaingan ketat dalam bisnis. UKM Rizqia belum cukup mampu dalam bersaing meningkatkan ekspansi pasar dikarenakan kualitas makanan yang belum memenuhi standar kualitas makanan dan kebutuhan pelanggan. Oleh karena itu, UKM Rizqia perlu melakukan perbaikan kualitas makanan sehingga dapat menciptakan makanan ringan olahan stroberi yang dapat memberikan daya tarik dan jaminan kualitas dari keripik sambal stroberi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi peningkatan kualitas produk keripik sambal stroberi menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD dipilih karena berdasarkan pada kebutuhan dan keinginan pelanggan. Penelitian dilakukan dengan mewawancarai pelanggan, penyusunan Voice of Customer, penyebaran kuesioner, perhitungan GAP, penentuan karakteristik teknis, pembuatan matriks House of Quality, pengembangan konsep rancangan, penentuan part specification, pembuatan matriks Part Deployment, dan visualisasi rancangan. Berdasarkan hasil pengolahan data pada QFD iterasi satu dan iterasi dua maka didapatkan karakteritik tenis dan part specification serta rekomendasi untuk meningkatkan kualitas produk keripik sambal stroberi UKM Rizqia. Kata kunci: peningkatan, kualitas makanan, UKM, quality function deployment, QFD
Antena Mikrostrip Planar Array 2x2 Untuk Wifi 802.11 Ac 5,2 Ghz Yassir Aulia; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi wireless communication pada masa kini tergolong sangatlah cepat. Meningkatnya perkembangan teknologi pada saat ini sangat berpengaruh pada kecepatan dan cakupan transfer data yang ada salah satunya yang ada pada wireless. Penggunaan wireless pada saat ini sudah hampir ada dimana mana dan dimasa mendatang teknologi wireless tersebut akan membutuhkan peningkatan kualitas karena semakin banyak kuantitas dari teknologi tersebut dibutuhkan pula kualitas yang baik. IEEE sebagai lembaga standarisasi internasional untuk perangkat elektronik telah menetapkan sebuah standar khusus untuk mengatur regulasi penggunaan jaringan nirkabel ini. Pada tahun 1997, IEEE telah menyetujui dan menetapkan IEEE 802.11 sebagai standar regulasi untuk penggunaan jaringan nirkabel secara global. [1] Pada penelitian kali ini merancang antena mikrostrip planar array untuk teknologi 802.11 ac pada frekuensi 5.2 GHz. Perancangan antena dilakukan dengan menggunakan substrat FR-4 (Epoxy) dengan konstanta dielektrik εr= 4.6 dan ketebalan h= 1.6 mm. Antena bekerja pada frekuensi 5 GHz dengan bandwidth diatas 100 Mhz. Antena planar array yang disimulasikan dengan posisi penempatan pada acces point tertentu untuk menganalisa kondisi terbaik dari hasil simulasi. Hasil antena pengukuran menghasilkan antena planar array 2x2 dengan pola radiasi bi-directional, return loss 34.068 dB,, Bandwidth yang didapat 270 Mhz. Nlai VSWR 1,04. Gain 4,06 dBi, nilai impedansi 52.01 –,004 j40 ohm, dan hasil tersebut menunjukkan antena sesuai dengan spesifkasi yang dibutuhkan. 
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Mimo Bowtie Pada Frekuensi 2.3 Ghz Untuk Aplikasi Lte Halomoan Togatorop; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi telekomunikasi yang sedang dikembangkan saat ini adalah teknologi LTE, teknologi ini menawarkan kualitas komunikasi yang lebih baik dari teknologi-teknologi sebelumnya. Salah satu perangkat yang dibutuhkan pada teknologi tersebut adalah antena. Teknik MIMO adalah teknik antena yang dapat memperbaiki kualitas performansi dan kapasitas dari sistem LTE. Sistem ini menggunakan multiantena baik di sisi transmitter maupun di sisi receiver. Pada tugas akhir ini akan dirancang dan direalisasikan antenna Mikrostrip MIMO Bowtie untuk LTE pada frekuensi tengah 2,3 GHz, pada range frekuensi 2,2647 GHz - 2,3336 GHz dengan pencapaian gain ≥ 2 dBi dan bandwidth mencapai 60 MHz. Dari hasil simulasi dengan menggunakan software CST, didapatkan bandwidth yang sudah memenuhi syarat VSWR ≤ 1,5 dan Gain sekitar 1.02 dBi. Pada hasil pengukuran antena didapatkan hasil VSWR ≤ 1,5 dengan bandwidth 60 MHz pada antena pertama, 60 MHz pada antena kedua, dan Gain sekitar 1,02 dB pada antena pertama, 1,02 dB pada antena kedua. Pola radiasi berbentuk bidireksional didapat ketika simulasi dan pengukuran. Polarisasi yang didapatkan adalah linier. Dari perancangan frekuensi, Bandwidth dan Gain ini, maka antena ini dapat digunakan sebagai Antena indoor pada teknologi LTE. Kata Kunci: Antena, Mikrostrip MIMO Bowtie,LTE,VSWR
Aplikasi Identifikasi Motif Batik Menggunakan Metode Ekstraksi Fitur Gray Level Co – Occurrence Matrix (glcm) Berbasis Android
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenetapan Batik ke dalam daftar Representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia oleh badan Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) dalam bidang pendidikan dan budaya United Nations Educational Scientific Cultural Organization (UNESCO) merupakan pengakuan dunia terhadap budaya bangsa Indonesia[4]. Dengan adanya aplikasi Android tentang Batik tentunya sangat membantu manusia dalam menambah ilmu pengetahuan dan juga memperkenalkan Batik kepada orang banyak, baik bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara dan diharapkan bias membangkitkan pariwisata Indonesia. Tekstur unik pada motif batik memiliki ekstraksi ciri yang dapat diambil dan diidentifikasi dengan menggunakan metode ekstraksi fitur GLCM. Informasi yang terdapat pada sebuah citra batik berupa nilai – nilai ciri statistik. Berdasarkan nilai ekstraksi ciri itu, motif batik yang diakuisisi dari kamera dapat dikelompokkan dengan metode KNN.. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, didapatkan akurasi teringgi mencapai 81% pada pasangan orienstasi sudut 45o dengan jarak piksel 2 pada parameter GLCM, pada parameter k = 1 pada KNN didapatkan akurasu sebesar 82% dan menurun secara signifikan jika parameter k bertambah besar, akurasi 80% didapatkan pada jarak akuisisi 10cm terhadap objek dan menurun jika jarak akuisisi bertambah jauh, pemberian cahaya pada outdoor dan indoor dengan perbedaan daya lampu pada indoor memberikan akurasi 80% namun menurun jika daya lampu kecil dari 8Watt. Perbedaan parameter resolusi kamera smartphone Android juga memberikan tingkat akurasi yang berbeda yaitu maksimum pada 80% dengan resolusi 13MP dan menurun jika resolusi lebih kecil lagi. Waktu komputasi rata – rata pada smartphone Android dengan RAM 512MB dan 2GB adalah 163ms dan 29.25ms. Kata kunci : Batik, Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM), K – Nearest Neighbor (KNN), Android.
Perancangan Safety Instrumented System (sis) Di Unit Lng Loadingberth Menggunakan Dcs Yokogawa Centum 3000 Di Pt. Arun Ngl Ferdy Septieka; Erwin Susanto; Basuki Rahmat
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak LNG Loading Berth merupakan salah satu unit utama di PT Arun NGL. Unit ini berfungsi sebagai unit untuk mendistribusikan LNG yang telah di proses dan disimpan dalam storage kedalam kapal pengankut LNG. Namun, unit ini terkadang terjadi kesalahan pada system, yang dapat mengakibatkan kesalahan fata jika terjadi pada skala besar dan terus menerus. Maka di setiap plant diberikan suatu Safety Instrumented System (SIS) atau disebut juga ESD. Dalam SIS dipaparkan, bahwa keadaan darurat, Shutdown. Tugas Akhir ini di titik beratkan pada analisis verifikasi SIS yang telah ada di PT Arun NGL serta Perancangan Safety Instrumented System (SIS) pada unit 68 LNG Loading Berth menggunakan DCS YOKOGAWA CENTUM 3000 yang terdapat di PT. ARUN NGL. Dengan berdasarkan spesifikasi serta sensor  yang digunakan. System ini dapat mencegah terjadinya keadaan yang dapat mengakibatkan kerusakan pada system. Tingkat pengujian system didasarkan pada ketepatan tindakan yang dilakukan system terhadap instruksi yang diberikan oleh user, ataupun secara otomatis oleh sensor. Pengujian juga dilakukan melalui virtual DCS YOKOGAWA CENTUM 3000. Diharapkan dengan penelitian SIS pada unit 68 ini dapat bekerja dengan baik serta menjadikan feedback bagi PT Arun NGL serta dapat meminimalisir kerusakan pada system. Kata Kunci: SIS, SIF, SIL, Safety Life Cycle, BPCS & IEC
Klasifikasi Sinyal Ecg Gagal Jantung Menggunakan Wavelet Dan Jst Propagasi Balik Dengan Modifikasi Gradien Konjugat Dinda Karlia Destiani; Adiwijaya Adiwijaya; Dody Qori Utama
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal jantung kongestif (CHF) merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia yang terjadi karena adanya kelainan pada otot-otot jantung sehingga jantung tidak dapat memompa darah sesuai kebutuhan tubuh. Sinyal jantung dapat dideteksi dengan menggunakan alat Electrocardiography (ECG). Pada dasarnya, sinyal jantung normal memiliki bentuk yang serupa. Namun, sinyal jantung penderita CHF, memiliki bentuk yang cukup bervariasi pada setiap individu. Hal tersebut dapat menimbulkan suatu permasalahan jika proses ekstraksi dilakukan dengan pencarian local features secara manual. Oleh karena itu, ekstraksi ciri wavelet digunakan pada penelitian ini untuk memetakan frekuensi terhadap waktu. Di samping itu, proses klasifikasi dengan metode JST Propagasi Balik Standar memerlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan proses pelatihan. Sehingga, metode JST Modifikasi Propagasi Balik Gradien Konjugat Polak-Ribiere dengan teknik line search diusulkan untuk mempercepat proses pencarian. Pada akhir penelitian, diperoleh ekstraksi Dekomposisi Paket Wavelet pada level 5 dengan data pelatihan yang digunakan sebanyak 22 menghasilkan nilai rata-rata yang lebih tinggi dari hasil pengujian lainnya, yaitu sebesar 72.5%. Adapun jumlah neuron yang paling optimal untuk digunakan pada lapisan tersembunyi yaitu sebanyak 30 neuron. Sementara itu, Charalambous’ Search merupakan teknik pencarian yang tercepat dan terakurat untuk diterapkan pada kasus ini dengan waktu pencarian 2.65 detik, 14 epoch, serta akurasi 87.5%.
Malware Analysis Pada Sistem Operasi Windows Untuk Mendeteksi Trojan Sabam Chandra Yohanes Hutauruk; Fazmah Arif Yulianto; Gandeva Bayu Satrya
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tren yang mengikuti perkembangan masa adalah jenis - jenis malware yang muncul di dunia maya semakin beragam. Trojan adalah salah satu jenis malware yang ikut berkembang di dalamnya, yang memungkinkan attacker masuk ke dalam sistem tanpa diketahui oleh pemilik. Penggunaan trojan saat ini lebih ke arah kejahatan dunia maya (cyber crime). Cara kerja trojan yang cepat dan handal menjadi penyebab penggunaan trojan semakin marak dalam dunia kejahatan komputer. Sasaran terbanyak penyebaran trojan adalah pengguna sistem operasi Windows. Jumlah pengguna dan penyedia aplikasi di internet yang banyak, memungkinkan penyebaran trojan ini dilakukan dengan metode social-engineering, teknik yang menggunakan kelemahan manusia, sehingga user tanpa curiga langsung mengeksekusi sebuah program yang tidak dikenal. Malware analysis adalah metode untuk mengetahui keberadaan malware (malicious software) dalam suatu executable file yang dibagi dalam dua buah tahap yaitu static analysis dan dynamic analysis. Static analysis dilakukan tanpa menjalankan malware tersebut ke dalam sistem seperti disassembly dan debugging, sedangkan dynamic analysis dilakukan dengan menjalankan malware dalam sistem untuk melihat process detail, file system activity, registry activities, dan network traffic. Dengan menggabungkan hasil dari static malware analysis dan dynamic malware analysis diperoleh karakteristik malware yang dijadikan data rekomendasi untuk mendeteksi keberadaan trojan malware pada executable file Windows. Kata Kunci: Trojan, social engineering, malware analysis, executable file
Menguji Kegunaan Aplikasi Mobile Eco Driving-pertamina Bambang Gito Raharjo; Mahmud Imrona; Bambang Pudjoatmodjo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ECO Driving merupakan cara mengemudi untuk menghemat bahan bakar. Untuk mengenalkan metode ECO Driving tersedia aplikasi ECO Driving Pertamina. Selain mengenalkan metode ECO Driving kepada pengguna sepeda motor dan smartphone android, aplikasi ECO Driving mencatat perjalanan dan memberikan informasi rekaman perjalanan. Masih sedikitnya pengguna aplikasi ECO Driving menjadi salah satu masalah untuk pengembang aplikasi. Oleh karena itu diperlukannya pengujian untuk mengukur nilai usability dari aplikasi ECO Driving. Pada penelitian ini dilakukan pengujian Usability untuk mendapatkan nilai efektifitas, efisiensi dan kepuasan pada aplikasi ECO Driving. Metode yang digunakan untuk mendapatkan nilai usability adalah Field Observation dan Questionnaire. Pengujian dilakukan sebanyak 2 kali. Nilai pengujian pertama yang dilakukan dengan menggunakan metode Field Observation dan Questionnaire menghasilkan nilai usability untuk aplikasi ECO Driving sebesar 91.52%, dengan nilai efektifitas sebesar 91.19%, nilai efisiensi sebesar 93.63%, dan nilai kepuasan 88.57%. Terdapat fungsi pada aplikasi yang masih kurang baik pada nilai efektifitas dan nilai efisiensi. Oleh karena itu dibuat rekomendasi untuk fungsi dengan nilai efektifitas dan nilai efisiensi yang masih kurang baik. Rekomendasi diterapkan pada aplikasi ECO Driving yang kemudian diuji kembali. Pada hasil pengujian kedua, nilai efektifitas, nilai efisiensi dan nilai kepuasan meningkat sebesar 99.29% untuk nilai efektifitas, kemudian untuk nilai efisiensi sebesar 99.58% dan nilai kepuasan sebesar 90.02%. Sehingga nilai usability aplikasi ECO Driving menjadi 96.33%. Berdasarkan hasil pengujian, nilai usability bukan menjadi salah satu penyebab sedikitnya pengguna aplikasi ECO Driving. Kata kunci : ECO Driving, Aplikasi ECO Driving, Usability, Questionnaire, Field Observation.
Analisis Gain Raman Optical Amplifier (Roa) Dengan Filter Fiber Bragg Grating (Fbg) Sebagai Perata Derau Amplified Spontaneous Emission (Ase) Ihsan Saputro; Akhmad Hambali; Ramdlan Kirom
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

aman optical amplifier (ROA) merupakan salah satu jenis penguat optik yang juga menghasilkan derau dalam proses penguatannya. Derau yang dimaksud salah satunya adalah amplified spontaneous emission (ASE), yang mana merupakan derau yang tidak bisa dihindari dan pasti muncul pada ROA. Karena itu, perlu adanya filter untuk meredam derau tersebut. Pada tugas akhir ini, fiber Bragg grating (FBG) dipilih sebagai filter yang digunakan untuk meredam derau ASE pada ROA. Kemudian, analisis mengenai pengaruh yang disebabkan oleh parameter-parameter yang ada terhadap perubahan spektrum Raman gain serta perubahan spektrum daya derau ASE sebelum dan sesudah adanya filter FBG akan dilakukan. Dengan p = 1450 nm, puncak Raman gain ada di pergeseran Raman 437 cm-1. Raman gain maksimum bernilai 43,3982 dB saat x = 100 mol%, bernilai 6,3433 dB saat L = 100 km, dan bernilai 30,5277 dB saat Pp = 1000 mW. PASE maksimum bernilai 0,098 mW di titik 429 cm-1 saat Pp = 1000 mW, bernilai 0,393 mW di titik 200 cm-1 saat L = 25 km, bernilai 0,2014 mW di titik 200 cm-1 saat x = 12 mol%. Kemudian, saat daya ASE yang muncul pada kondisi L = 100 km, Ps = 1 mW, Pp = 600 mW, dan x = 8,3 mol% diredam (diratakan) dengan filter FBG yang memiliki ng = 5x10-3, B =1545,9 nm, dan N = 180; dihasilkan spektrum derau yang rata dengan lebar pita 8,3352 nm atau 1,0493 THz. Kata Kunci : Raman optical amplifier, amplified spontaneous emission, fiber Bragg grating, Raman gain 
Penerapan Metode Six Sigma Dengan Pendekatan Dmaic Pada Proses Tabbing Untuk Mengurangi Cacat Crack (micro Crack) Pada Produk Modul Surya 260wp Di Pt Xyz Rizka Malia Khulda; Agus Alex Yanuar; Marina Yustiana Lubis
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengembangkan bisnis dan produk dalam bidang elektronika. Salah satu proyek yang dijalankan pada tahun 2017 adalah Modul Surya 260Wp dengan jumlah pesanan sebanyak 3500 unit. Berdasarkan data perusahaan pada periode Oktober hingga Desember 2017 mengalami ketidaktercapaian produksi dengan nilai rata-rata ketidaktercapaiannya mencapai 1,45% yang disebabkan karena adanya produk cacat yang dihasilkan pada proses tabbing, matrixing, terminating, lay up, dan laminating dengan jenis cacat berupa cacat dari pabrik, crack (micro crack), sel pecah, dan pecah karena mesin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode six sigma melalui pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Tahap define untuk mengidentifikasi CTQ (Critical to Quality) dengan jumlah CTQ yang diperoleh sebanyak empat dan mengetahui alur proses produksi menggunakan diagram SIPOC, tahap measure untuk menghitung stabilitas proses (peta kendali-p) dan mengukur kapabilitas proses (DPMO dan level sigma) sehingga diperoleh nilai level sigma sebesar 4,2571, tahap analyze untuk menganalisis akar penyebab permasalahan menggunakan tools diagram fishbone dan 5 why’s dengan penyebab cacat yang terjadi adalah besar suhu solder yang digunakan tidak sesuai, operator tidak dapat memenuhi target di setiap sesinya, dan area penyimpanan untuk material string ribbon berada di ruang terbuka sehingga menimbulkan korosi pada string ribbon, serta menentukan prioritas perbaikan menggunakan tools FMEA, tahap improve yaitu memberikan rancangan usulan untuk meminimasi produk cacat, dan tahap control untuk mengimplementasikan hasil perubahan yang telah dibuat pada tahap improve. Usulan perbaikan yang diberikan berupa pengoptimuman besar suhu pada solder, pembuatan check sheet sebagai pengontrol operator agar dapat menghasilkan jumlah produk sesuai target, dan memberikan karakteristik untuk menyimpan material string ribbon agar tidak mengalami korosi. Kata Kunci: CTQ, DMAIC, Modul Surya 260Wp, Six Sigma, Tabbing Abstract PT XYZ is one of the State-Owned Enterprises (BUMN) companies that develops its business and products of electronics. One of projects in 2017 is Solar Module 260Wp with total order 3500 units. Based on the company data in the period up from October to December 2017, it experiences the failure of product achievement with average value of failure is 1,45% it is caused by the defect product produced on tabbing, matrixing, terminating, lay up, and laminating process. The types of defect that happens are defect from supplier, crack (micro crack) broken cell, and broken because of the machine. This research is done by using Six Sigma method through DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) approach. Define step to identify CTQ (Critical to Quality) with the total CTQ obtained is 4 and to know the flow of product process using SIPOC Diagram, measure step to calculate process of stability (Control Chart p) and measuring of process capability (DPMO and Level Sigma) and the value of sigma level is 4,2571, analyze step to analyze root cause of the problems by using the Fishbone Diagram and 5 Why’s tools with the cause of defect happened are the value of temperature solder used improperly, operator can’t fulfill the target at every session, and the storege for string ribbon material is open air so that causing corrosion on string ribbon, also to determine priority of improvement by using FMEA tools, improve step to give proposal to minimize the defect, and the control step to implement the result of change made on the improve step. Proposal of improvement which is given in the form of optimalization of temperature on solder, making a check sheet as operator controller in order to be able to produce the total product agree with the target, and gives characteristics to store string ribbon material in order not to experience with corrosion. Keyword: CTQ, DMAIC, Solar Module 260Wp, Six Sigma, Tabbing

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue