cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perancangan Enterprise Architecture Pada Fungsi Warehouse Dan Inventory Industri Pengolahan Kayu Perhutani Dengan Menggunakan Framework Togaf Oskar Halomoan Manalu; Rohmat Saedudin; Basuki Rahmad
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerum Perhutani adalah Badan Usaha Milik Negara di Indonesia yang memiliki tugas dan wewenang untuk menyelenggarakan perencanaan, pengurusan, pengusahaan dan perlindungan hutan di wilayah kerjanya. Sebagai BUMN, Perum Perhutani mengusahakan pelayanan bagi kemanfaatan umum dan sekaligus memupuk keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan. Perum Perhutani didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1972, kemudian diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1978 seterusnya keberadaan dan usaha-usahanya ditetapkan kembali berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 1986 dan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2003. Saat ini dasar hukum yang mengatur Perum Perhutani adalah Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2010. Pada era globalisasi saat ini setiap perusahaan harus mampu menyesuaikan terhadap perkembangan teknologi yang pesat. Perhutani dalam menjalankan fungsi bisnisnya didukung oleh beberapa bidang, seperti bidang produksi, warehouse & inventory, serta penjualan dan pemasaran. Dalam menyesuaikan perkembangan teknologi yang pesat, Perhutani harus menyelaraskan antara strategi bisnis dengan teknologi informasi. Enterprise Architecture dapat dijadikan salah satu metode dalam menyelaraskan antara strategi bisnis dan teknologi informasi. Terdapat framework yang dapat dijadikan acuan untuk merancang Enterprise Architecture, yakni TOGAF ADM. TOGAF ADM terdiri dari 9 fase, tetapi pada penelitian ini mengambil studi kasus fungsi warehouse & inventory dengan menggunakan preliminary phase sampai fase opportunities and solutions hingga menghasilkan rancangan roadmap. Penelitian ini pada keseluruhan fase melihat requirement untuk merancang target pada setiap fase. Keseluruhan fase belum memenuhi seluruh requirement sehingga dirancang kondisi target. Hasil dari penelitian tugas akhir ini dihasilkan rancangan EA berupa artifak-artifak TOGAF ADM dan rekomendasi pengembangan TI dalam bentuk roadmap. Penelitian ini mengambil studi kasus Perhutani Jawa Timur-Gresik, khususnya fungsi persediaan (warehouse and inventory) Kata Kunci: PERHUTANI, Enterprise Architecture, TOGAF ADM
Perancangan Enterprise Architecture E-commerce Pada Bagian Manajemen Hubungan Pelanggan Di Pt Xyz Menggunakanframework Togaf Adm Ajeng Citra Rizkyanur; Irfan Darmawan; Basuki Rahmad
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia yang melayani jasa pengiriman surat dan paket. Saat ini PT XYZ sedang melakukan pelebaran bisnis dengan mengembangkan bisnis e-commerce yang diberi nama PQR. PQR adalah pusat belanja online dengan format e-marketplace yang memiliki motto “easy shopping at trusted place”. Salah satu kegiatan yang menjadi kunci utama dalam e-commerce adalah bagaimana perusahaan dapat memperoleh dan memelihara kepercayaan pelanggan pada setiap kegiatan bisnisnya. Untuk itu, diperlukan suatu strategi yang berkaitan dengan pelanggan yaitu, manajemen hubungan pelanggan. Dalam mengimplementasikan manajemen hubungan pelanggan, PT XYZ harus memiliki perencanaan dan rancangan yang baik. Pada penelitian ini, dilakukan analisis SWOT untuk mengetahui kondisi eksisting perusahaan, lalu memetakan strategi menggunakan BMC, setelah itu, dibuatlah perancangan Enterprise Architecture (EA). Dibutuhkan sebuah framework untuk mempermudah perancangan EA. Pada penelitian ini digunakan framework TOGAF ADM dimulai dari fase persiapan, arsitektur visi, arsitektur bisnis, arsitektur sistem informasi termasuk arsitektur data dan arsitektur teknologi, dan asitektur teknologi. Kata kunci : Enterprise Architecture, e-commerce, manajemen hubungan pelanggan, TOGAF ADM
Implementasi Metode Ant Colony Optimization Dan Simple Additive Weighting Pada Layanan Telkom Trouble Ticket Online (t3-online) Ahmad Yulia Rizqy Fahmi; Eko Darwiyanto; Sri Widowati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom Trouble Ticket Online (T3-Online) merupakan aplikasi yang mengelola keluhan pelanggan. Namun proses pemilihan lokasi perbaikan dilakukan oleh teknisi lapangan secara First In First Out (FIFO) sesuai dengan urutan antrian pengaduan yang terdapat pada tiket. Untuk menangani permasalahan tersebut diperlukan implementasi Travelling Salesman Problem (TSP). Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan TSP adalah Ant Colony Optimization (ACO). Selain itu untuk membantu pihak DCS menilai kapabilitas dari setiap kantor operasional Telkom dalam menangani semua tiket maka akan dilakukan implementasi metode perankingan berdasarkan jarak, durasi dan jumlah teknisi yang tersedia. Salah satu metode perankingan yang dapat digunakan adalah Simple Additive Weighting (SAW). Oleh karena itu pada tugas akhir ini dilakukan implementasi ACO dan SAW pada layanan Telkom Trouble Ticket Online (T3-Online) untuk menghasilkan total jarak dan durasi perjalanan yang lebih optimal serta memberikan rekomendasi kantor operasional Telkom terbaik kepada pihak DCS. Kata kunci: Divisi Consumer Service (DCS), Telkom Trouble Ticket Online (T3-Online), Ant Colony Optimization (ACO), Simple Additive Weighting (SAW).
Pembentukan Grup Homogen Pada Pembelajaran Kolaboratif Menggunakan Performance Factor Analysis Josua Deston Girsang; Dade Nurjanah
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computer-Supported Collaborative Learning (CSCL) adalah bentuk pembelajaran kolaboratif yang dibantu oleh komputer. CSCL memanfaatkan teknologi komputer dalam berbagai aspek, mulai dari untuk meningkatkan interaksi antar anggota kelompok, berbagi pengetahuan, hingga membagi dan menggabungkan pekerjaan kelompok tersebut. CSCL tidak dapat berjalan tanpa adanya Computer-Supported Group Formation (CSGF). Pada tugas akhir ini penulis menganalisis dan merancang CSGF yang cocok untuk pengimplementasian algoritma Performance Factor Analysis. Pengimplementasian dan pengujian sistem serta parameter – parameter yang dibutuhkan oleh Performance Factor Analysis ditentukan dengan pendekatan bounded. Sistem CSGF yang dibangun menggunakan Stereotype model yang menggunakan knowledge base dan average performance sebagai atribut yang menjadi stereotype. Stereotype model dibangun menggunakan K-means clustering. Grup yang dibentuk bersifat ability group dan beranggotakan 3 orang. Parameter – parameter Performance Factor Analysis yaitu β, γ, dan ρ berpengaruh terhadap homogenitas grup yang dibentuk. Ketiga parameter berbanding terbalik dan memiliki pengaruh yang tidak begitu besar dengan homogenitas grup yang dibentuk. Sebaliknya, inisialisasi centroid pada saat pembuatan stereotype model menggunakan K-means memiliki pengaruh yang signifikan terhadap grup yang dibentuk, termasuk homogenitasnya. Dimana beberapa inisialisasi centroid yang dilakukan menghasilkan grup yang homogenitasnya baik, dan beberapa tidak. Kata Kunci: stereotype model, user model, performance factor analysis, , K-means clustering, knowledge base, average performance, homogenitas, grup
Optimasi LBP Menggunakan BPSO untuk Klasifikasi Jenis Kelamin Adam Geraldy Katab; Anditya Arifianto; Febryanti Sthevanie
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Feature selection (seleksi fitur) adalah metode yang sangat penting dalam pemecahan permasalahan klasifikasi, karena metode ini mengambil bagian-bagian dari sebuah gambar yang dianggap penting atau relevan, untuk kemudian diklasifikasikan ke dalam kelasnya. Di tulisan ini, penulis mengajukan metode seleksi fitur menggunakan grid-based Local Binary Patterns (LBP), dimana sebuah gambar dipisah ke dalam beberapa blok grid untuk kemudian diekstrak histogram fiturnya, yang kemudian digabungkan menjadi satu histogram fitur. Penulis juga mengajukan metode optimasi seleksi fitur dengan menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO). PSO mengurangi dimensi fitur yang sebelumnya sudah dipilih oleh LBP, untuk mengurangi waktu yang digunakan dalam proses klasifikasi. Dataset yang digunakan adalah Color FERET Database. Untuk proses klasifikasi, penulis menggunakan algoritma k-Nearest Neighbor (K-NN). Melalui penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa PSO dapat mengurangi waktu runtime sampai dengan 50,1%. Kata kunci: local binary patterns, klasifikasi jenis kelamin, seleksi fitur, particle swarm optimization, knearest neighbor, color feret database Abstract Feature selection is a very important method in solving classification problems, because it will take a subset of relevant features from an image to be sent to the classifier algorithm. In this paper, we propose a gridbased Local Binary Patterns (LBP) where images are separated into multiple grids, from which histograms are extracted and concatenated. We also propose using Particle Swarms Optimization (PSO) to optimize the selected features to reduce its dimension and therefore reducing the time needed to solve the classification problem. The dataset used in this paper is the Color FERET Database. K-Nearest Neighbor (K-NN) is used as the classification algorithm. Through this paper, PSO is proven to have the ability to reduce the runtime by 50,1%. Keywords: local binary patterns, gender classification, feature selection, particle swarm optimization, knearest neighbor, color feret database
Penerapan Alat Bantu Untuk Meminimasi Produk Defect Pada Proses Produksi Rubber Bellow Di Pt Agronesia (divisi Industri Teknik Karet) Aida Mahdyana; Marina Yustiana Lubis; Poeri Suryadhini
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Agronesia (Divisi Industri Teknik Karet) adalah perusahaan industri manufaktur dengan merk dagang “Inkaba” yang memproduksi produk karet teknik untuk kebutuhan industri. Jenis produk yang diteliti dalam penelitian ini fokus pada jenis rubber bellow. Dalam proses produksi rubber bellow, ditemukan adanya produk defect yang dapat mempengaruhi kualitas produk. Berdasarkan data perusahaan pada periode Januari – Desember 2016, defect rate yang terjadi adalah 24,3% (Batas toleransi perusahaan yaitu dibawah 10%). Maka, perlu dirancang suatu perbaikan dalam upaya meminimasi produk defect. Penelitan ini menggunakan metode six sigma untuk mengurangi produk defect. Tahapan pada six sigma yaitu DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada Tahap Define dilakukan identifikasi CTQ dan pemetaan proses produksi dengan menggunakan diagram SIPOC. Pada tahap Measure mengukur stabilitas proses (Peta Kontrol P) dan kapabilitas proses (DPMO dan level sigma), dengan hasil diperoleh bahwa terdapat proses yang keluar dari kontrol. Setelah mengetahui informasi bahwa terdapat proses yang tidak terkontrol maka dilakukan tahap Analyze untuk menentukan jenis defect tertinggi pada produk dengan menggunakan pareto diagram dan melakukan analisis faktor penyebab defect dengan menggunakan fishbone diagram, dan 5 why’s, serta menentukan prioritas untuk usulan perbaikan dengan menggunakan FMEA. Tahap improve dilakukan pembuatan rancangan usulan perbaikan berupa alat bantu dan penjadawalan pergantian part pada interval waktu tertentu. Kata kunci : Defect, Six Sigma, DMAIC, CTQ
Multicharger Menggunakan Input Ac Dan Dc Dengan Output Dc Jeremiah Andreas Bargain Sihombing; Sigit Yuwono; Cahyantari Ekaputri
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tidak bisa dipungkiri bahwa ketergantungan manusia akan teknologi pada zaman sekarang sangatlah besar. Dimana teknologi terus berkembang dengan pesat sesuai dengan kebutuhan manusia akan teknologi.Salah satu teknologi yang berkembang pesat pada zaman ini adalah mobile phone/smartphone. Tentunya manusia dengan mobilitas yang tinggi sangat bergantung dengan smartphone. Smartphone yang digunakan harus memliki peforma yang baik setiap saat. Maka dari itu, dibutuhkannya suatu alat yang dapat menjaga peforma smartphone baik setiap saat. Tentunya ketahanan baterai yang dimiliki harus dapat pasokan energi yang cukup. Agar smartphone yang manusia miliki dapat bekerja dengan peforma yang baik setiap saat tentunya teknologi yang dia miliki memerlukan energi recharge untuk mengisi ulang daya. Oleh karena itu pada tugas akhir saya akan membuat suatu alat charger yang dapat menerima sumber energi berupa AC mapun DC dimana sumber AC yaitu berasal dari PLN, Sedangkan sumber DC yaitu berasal dari Baterai Aki. Alat ini akan mengkonversi sumber energi yang di terima dari arus AC maupun DC menjadi keluaran tegangan DC, dimana keluaran DC tersebut berupa Pengisi Daya Cepat atau Quick Charger. Dalam pembuatan alat ini digunakan prinsip Switching Power Supply, dengan metode Buck Switching Regulator. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah dapat mensimulasikan alat yang dapat mengisi daya suatu perangkat smartphone yang praktis dengan segala jenis sumber daya AC maupun DC dengan keluaran DC yang memiliki kemampuan Quick Charger. Simulasi ini dilakukan pada software LTSpice XVII. Kata Kunci : Quick Charger, Switching Power Supply, Buck Switching Regulator Abstract It can’t be denied that human dependence on technology today is enormous. Where technology continues to grow rapidly in accordance with the humans needs of technology. One of the fastest growing technology in this era is the mobile phone / smartphone. Of course, humans with high mobility is dependent on smartphones. The smartphones he uses must have a good performance all the time. Therefore we need a tool that can maintain good smartphone performance at all times. Surely the battery life that is owned must be able to supply enough energy. In order for a smartphone that humans have to work with good performance every time, of course, the technology that they have requires energy recharge to recharge the power. Therefore, in the final project I will make a charger device that can receive energy sources in the form of AC or DC where the AC source is from PLN, while the DC source is from the Battery Aki. This tool will convert the energy source received from AC or DC current into DC voltage output, where the DC output is in the form of a Fast Charger or Quick Charger. In making this tool, the Switching Power Supply principle is used, using the Buck Switching Regulator method The purpose of this final project is to simulate a device that can charge a practical smartphone device with all types of AC and DC power sources with DC output that has the ability to Quick Charger. This simulation works on the LTSpice XVII software. Keywords: Quick Charger, Switching Power Supply, Buck Switching Regulator
Analisa Kinerja Long Term Evolution Menggunakan Metode Dynamic Soft Frequency Reuse Zulfikar Nurzain; Uke Kurniawan Usman; Hurianti Vidyaningtyas
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intersel Interference (ICI) selalu menjadi Masalah Dalam penurunan Kinerja di Teknologi LTE. Mengatasi permasalahan ICI di LTE, maka dipergunakanlah Teknik manajemen interferensi yaitu frekuensi reuse. Salah satu jenis dari freuensi reuse adalah SFR dimana membagi sel kedalam 2 bagian yaitu inner sel dan outer sel. Teknik SFR yang konvensional ini mempunyai kelemahan yaitu tidak adaptif terhadap kapasitas sel (sel load). Dengan adanya teknik Dynamic Soft Frequency Reuse (DSFR), maka sistem DSFR akan dinamis menyesuaikan beban sel. Pada penelitian di tugas akhir ini dilakukan analisis mengenai bagaimana proses mengoptimalkan subcarrier pada outer sel untuk jaringan LTE dengan metode Dynamic Soft Frequency Reuse(DSFR). Selain itu dalam penelitian ini ingin membuktikan bahwa teknik DSFR dapat memperbaiki unjuk kerja sistem dengan melakukan penyesuaian jumlah subcarrier. Teknik DSFR merupakan pengembangan dari teknik SFR karena teknik SFR dinilai kurang baik dalam mengatasi penyebaran user yang tidak seragam dan kedinamisan traffic load pada setiap outer sel di satu cluster yang berakibat turunya peformasi didalam satu cluster. Teknik ini merupakan pengembangan dari teknik SFR karena SFR memperbaiki kapasitas troughput sel tetapi tidak pada kapasitas troughput Cluster . Teknik DSFR memiliki kualitas dan kapasitas trouhput yang lebih baik dibandingkan dengan teknik SFR. Ratarata nilai SINR pada setiap user yang berjumlah 60 user pada DSFR Bernilai 9.372 dB sedangkan teknik SFR hanya mendapatkan rata-rata sebesar 1.1973 dB. Untuk rata-rata laju data tiap user dari teknik DSFR mendapatkan 1.0118 Mbps sedangkan untuk SFR hanya mendapatkan nilai 0.6493 Mbps. Tetapi dalam konsumsi daya sel tertinggi, pada teknik SFR hanya mengkonsumsi 17.6 W sedangkan pada teknik DSFR mengkonsumsi sebesar 23.66 W. dengan teknik DSFR kapasitas troughput naik sebesar. Dan konsumsi daya naik sebesar.Kata kunci : LTE, D-SFR,SFR, ICI, ISI, Sel Edge,Subcarier
Estimasi Bobot Karkas Domba Berdasarkan Metode Deformable Template Dan Klasifikasi Support Vector Machine Andrean David Chrismadandi; Bambang Hidayat; Nur Ibrahim
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Domba merupakan salah satu hewan ternak yang banyak dimanfaatkan oleh manusia. Bagian tubuh domba yang sering dimanfaatkan oleh manusia untuk bahan pangan adalah pada bagian daging atau biasa disebut karkas. Karkas domba sendiri merupakan berat daging yang dimanfaatkan diluar dari berat organ, kaki, ekor, dan kepala. Pada zaman ini pengukuran berat dari karkas domba masih dilakukan dengan cara konvensional seperti penimbangan secara langsung dengan timbangan dan melalui tafsiran si pembeli atau si penjual domba tersebut. Pada kedua cara diatas masih terdapat kendala yang dapat dialami oleh pembeli domba yang masih awam yang mengakibatkan kerugian. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi memberi terobosan baru dalam membantu proses penimbangan domba dengan menggunakan pengolahan citra digital. Dalam tugas akhir ini dibuat suatu sistem yang dapat mengestimasi bobot karkas domba dengan pengolahan citra digital. Secara umum cara kerja dari pengolahan citra digital adalah dengan untuk memisahkan citra ternak domba dari latar belakang dan menghilangkan objek yang bersifat pengganggu disekitar domba, selanjutnya dilakukan tahap identifikasi untuk mendapatkan ukuran pajang badan serta lingkar dada ternak domba, dan pada tahap terakhir melakukan proses komputasi untuk menghitung bobot karkas ternak domba. Pada aplikasi ini menerapkan rumus Ardjodarmoko untuk perhitungan berat karkas domba. Metode segmentasi citra yang digunakan adalah metode Deformable Template. Hasil dari segmentasi citra akan melalui proses ekstrasi ciri yang kemudian diklasifikasikan menggunakan Multiclass Support Vector Machine (SVM) menjadi tiga kelas. Domba yang dijadikan sample berjumlah 24 ekor. Penelitian ini menggunakan 3 kelas dalam mengklasifikasi berat karkas domba yaitu kelas kecil, sedang dan besar. Rata-rata selisih antara berat karkas domba hasil pengolahan citra dengan berat karkas domba sesungguhnya yaitu 1.72 kg . Hasil akurasi kelas pada penelitian ini sebesar 88.89%. Kata Kunci : Karkas Domba, Deformable Template, SVM Multiclass Abstract Sheep is one of the many farm animals used by humans. Parts of the body of the sheep is often used by humans for food is on the meat or so-called carcass. The sheep’s carcass itself is weight of meat used outside the weight of organs, legs, tail and head. At this time the weight measurement of sheep’s carcass is still done in a conventional way such as weighing scales directly with the scales and through the interpretation of the buyer or the seller of the sheep. In both ways above there are still obstacles that can be happened to the buyer of sheep who still lay that cause losses. The development of information and communication technology gave a new breakthrough in helping the process of weighing the sheep by using digital image processing. In this final project is made a system that can estimate sheep carcass weight by digital image processing. In general, the workings of digital image processing is to separate the image of sheep from the background and eliminate objects that are disturbing around the sheep, then the identification stage is done to get the size of the body and the chest circumference of sheep, and at the last stage do the computation calculate the carcass weight of sheep. In this application apply the Ardjodarmoko formula for calculating the weight of sheep carcasses. Image segmentation method used is Deformable Template method. The results of image segmentation will go through a feature extraction process which is then classified using the Multiclass Support Vector Machine (SVM) into three classes. The number of sheep in the sample is 24. This study uses 3 classes in classifying the weight of sheep carcasses, namely small, medium and large classes. The average difference between sheep carcass weight from image processing with actual sheep carcass weight is 1.72 kg. Class accuracy results in this study amounted to 88.89%. Keywords: Sheep’s Carcass, Deformable Templates, SVM multiclass
Analisis Perencanaan Multi-rat Dan Non Multi-rat Pada Jaringan Lte Dan Umts Studi Kasus Kota Jakarta Pusat Kresna Dwipa Pramaditya; Achmad Ali Muayyadi; Uke Kurniawan Usman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Long Term Evolution (LTE) merupakan teknologi telekomunikasi nirkabel generasi ke-4 sebagai penerus jaringan 3G yang berbasis Internet Protocol (IP) serta mendukung transfer paket data dengan rate yang tinggi. Long Term Evolution (LTE) release 8 muncul sebagai teknologi broadband yang menawarkan high data rate yaitu untuk arah downlink mencapai 100Mbps, sedangkan  arah  uplink  mencapai  50  Mbps  dengan  menggunakan  bandwidth  20MHz. Perencanaan  jaringan  LTE  ini menggunakan bandwidth sebesar 20 MHz dan antena mimo 2x2 sehingga lebih berpengaruh akan management interferensi dengan kapasitas besar pula. Dalam jurnal ini Multi-RAT lebih baik dari non Multi-RAT LTE karena faktor teknologi sebelumnya. Parameter yang dianalisis pada jurnal ini ialah RSRP, C/(I+N) dan throughput. Kata Kunci : LTE, Multi-RAT, RSRP, C/(I+N)

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue