cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Identifikasi Usia Berdasarkan Pengolahan Citra Panoramik Molar Pertama Mandibula Dengan Metode Discrete Cosine Transform (dct) Dan Klasifikasi K-nearest Neighbor (k-nn) Fauziyyah Rachmawati; Bambang Hidayat; Fahmi Oscandar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usia merupakan faktor penting yang digunakan dalam menentukan identitas seseorang pada odontologi forensik. Gigi dipilih sebagai objek dalam identifikasi karena kelebihannya sebagai salah satu organ yang paling kuat dan keras yang tahan terhadap suhu tinggi dan benturan. Identifikasi usia dapat ditentukan oleh pertumbuhan gigi karena perubahan pada gigi memiliki ciri tersendiri dengan mengamati perubahan dari luas pulpa gigi melalui gambar panoramik. Panoramik merupakan salah satu tools yang digunakan untuk membantu proses diagnosis. Hal ini dikarenakan tidak semua struktur pada gigi dapat dilihat hanya dengan pemeriksaan secara visual, karena pemeriksaan visual tidak selamanya akurat. Dalam tugas akhir ini metode yang digunakan untuk pengolahan citra panoramik molar pertama mandibula adalah Discrete Cosine Transform (DCT) dan dengan metode klasifikasi KNearest Neighbor (K-NN). Hasil yang didapat dari tugas akhir ini adalah sistem belum mampu digunakan untuk identifikasi dan klasifikasi usia seseorang pada software Matlab dengan metode yang digunakan. Hal ini didasari dari akurasi sistem sebesar 69.11% dengan jumlah 106 sampel citra latih dan 68 citra uji Kata Kunci : Panoramik, Molar Pertama Mandibula, Discrete Cosine Transform, K-Nearest Neighbor Abstract Age is the important factors used in determining the identity of a person forensic odontology. Teeth is selected as the object in the identification because of its excellence as one of the most powerful and hardest organs which is resistant to high temperature and collision. Age identification can be determined by the growth of teeth due to changes on its own distinctive tooth by observing the changes of pulp vast through dental panoramic image. Panoramic is one of the tools used to assist the process of diagnosis. It is because not all of the teeth structure can be seen just by visual check up, because visual check up is not always accurate. In this final project the method used for processing of the first mandibular molar panoramic image is the Discrete Cosine Transform (DCT) and with K-Nearest Neighbor (K-NN) classification method. The results of this final project is the system not capable to be used for identification and classification of a person's age on Matlab software with the used method. It is based on the accuracy of the system amounted to 69.11% with a total of 106 samples of training image and 68 test image. Keywords : Panoramic Radiograf, Histogram of Oriented Gradient (HOG), Learning Vector Quantization (LVQ)
Pengaruh Pemasangan Diffusor Pada Dinding Ruang P316 Terhadap Nilai Paramete Akustik Dendy Darma Putra; Suwandi Suwandi; Muhammad Saladin
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang akustik terdiri dari 2 jenis, room for speech dan room for acoustic. Room for speech digunakan untuk menyampaikan informasi dan room for music digunakan untuk mendengarkan musik. Untuk mendapatkan jenis ruang akustik yang diinginkan, perlu memenuhi parameter akustik dari tiap jenis ruangan. Parameter akustik ini antara lain adalah Reverberation Time, Rapid Speech Transmission Index, Listening Level, dan Noise Criteria . Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemasangan diffusor terhadap nilai parameter akustik ruangan, dimana penelitian dilakukan secara simulasi untuk memperbaiki nilai RT (0.57-0.66s) dan RASTI (63.31%) dari ruangan P316 yang belum memenuhi kriteria room for speech. Kata kunci : Parameter akustik, simulasi, Diffusor, RASTI, RT .
Pengaruh Beban Kalor Terhadap Thermal Resistance Pada Heat Sink Fan Rozan Widhi Jatnika; Tri Ayodha Ajiwiguna; M Ramdlan Kirom
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Thermal Resistance dapat menjadi salah satu aspek yang dapat mempengaruhi proses penyebaran kalor khususnya pada Heat Sink Fan. Nilai Thermal Resistance dan pengaruhnya terhadap performa Heat Sink Fan ini tidak lepas dari kalor yang dibebankan pada Heat Sink Fannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kalor terhadap Thermal Resistance pada Heat Sink Fan dengan menguji 5 Heat Sink Fan yang berbeda. Untuk mendapatkan hubungan pengaruh beban kalor dengan Thermal Resistance pada Heat Sink Fan dan mendapatkan Heat Sink Fan yang paling efektif melakukan penyebaran dan pembuangan kalor, pengujian dilakukan dengan memvariasikan keluaran sumber kalor yang dibebankan pada sistem dengan menaikkan tegangannya sedikit demi sedikit dengan menggunakan dimmer dan sumber kalornya adalah modul termoelektrik TEC 12706. Dari pengujian yang dilakukan, didapatkan heatsink fan dengan thermal resistance paling kecil adalah 0,064 oC/W dan thermal resistance paling kecil adalah 0,164 oC/W, semakin tinggi beban kalornya, maka thermal resistancenya semakin rendah, Hal ini disebabkan oleh perbedaan temperatur karena adanya peningkatan temperatur pada permukaan heat sink fan yang mempengaruhi nilai laju perpindahan kalor (q) sehingga terjadi peningkatan perpindahan kalor konveksi dan nilai thermal resistancenya menjadi kecil. Kata Kunci: Thermal Resistance, pengaruh beban kalor, Heatsink Fan Abstract Thermal Resistance can be one aspect that can affect the heat dissemination process especially on Heat Sink Fan. Thermal Resistance value and its effect on Heat Sink Fan performance is not free from the heat that is charged to the Heat Sink Fan. This study aims to determine and analyze the influence of heat load on Thermal Resistance on Heat Sink Fan by testing 5 different Heat Sink Fan. To obtain the relationship of heat load effect with Thermal Resistance on Heat Sink Fan and get Heat Sink Fan which is most effective at disseminating and discharging heat, the test is done by varying the output of heat source which is charged to the system by increasing the voltage bit by bit by using dimmer and the source of calor is a TEC 12706 thermoelectric module. From this experiment, the heatsink fan with the lowest thermal resistance is 0.064 oC / W and the highest thermal resistance is 0.164 oC / W, the higher the heat load, the lower thermal resistance. This is caused by temperature differences due to an increase in temperature on the surface of the heat sink fan which affects the heat transfer rate (q) so that an increase in heat transfer of convection and the thermal resistance value becomes small. Keywords: Thermal Resistance, Heating Load Effect, Heatsink Fan
Efektivitas Iklan Bukalapak Di Youtube Dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian Kiyeng Pamungkas Bondo Sapolo; Husni Amani; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet sudah semakin berkembang dan telah menjadi salah satu media yang digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satu contoh dari kegunaan teknologi yang memanfaatkan internet adalah perdagangan elektronik atau biasa disebut e-commerce. Pada tahun 2016, Alexa.com. Menyatakan bahwa terdapat 10 situs e-commerce yang sering dikunjungi oleh orang – orang Indonesia. Hasil dari perhitungan tersebut didapatkan bahwa Bukalapak merupakan situs e-commerce yang paling sering dikunjungi. Bukalapak pada bulan Agustus 2016 mengeluarkan iklan yang digunakan sebagai promosi yang digunakan untuk menarik perhatian pembeli maupun calon pembelinya. Namun setelah iklan itu di keluarkan terjadi penurunan terhadap kunjungan pelanggan ke situs bukalapak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui efektivitas iklan bukalapak dengan judul “Jadilah Pahlawan Untuk Satu Juta UKM di Bukalapak” di youtube dan pengaruhnya terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan EPIC Model sebagai metode perhitungan efektivitas dan Regresi Linear Berganda sebagai metode untuk mengetahui pengaruh dari dimensi EPIC terhadap keputusan pembelian. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa iklan bukalapak dinilai efektif dengan nilai 3,001, dan juga dimensi EPIC mempengaruhi keputusan pembelian secara simultan, sedangkan untuk dimensi Persuasion mempengaruhi keputusan pembelian baik secara simultan dan juga parsial. Dimensi EPIC mempengaruhi keputusan pembelian sebesar 45,9%, sedangkan sisanya 54.1% dipengaruhi oleh variabel diluar variabel penelitian. Kata Kunci: Efektivitas Iklan, EPIC Model, dan Keputusan Pembelian
Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Pt Tunggal Inti Kahuripan Dengan Menggunakan Metode Balanced Scorecard Muhammad Rifqi Dwi Aristya; Fida Nirmala Nugraha; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Tunggal Inti Kahuripan hanya melakukan pengukuran kinerja karyawan dengan finansial perusahaan. Berdasarkan hasil wawancara dengan Direktur perusahaan pengukuran kinerja hanya dilihat berdasarkan target perhari perusahaan. Selain hal tersebut hasil pengukuran kinerja ini sangat jarang dilakukan oleh pihak PT Tunggal Inti Kahuripan dan tidak adanya tindak lanjut evaluasi bagi karyawan dalam menentukan target di masa yang akan datang. Metode yang digunakan adalah balance scorecard, metode ini dipilih dikarenakan tujuan suatu perusahaan tidak hanya dilihat dari sisi finansial saja, melainkan penjabaran lebih lanjut dalam pengukuran pada perspektif pelanggan, proses bisnis internal dan bagaimana perusahaan dalam melakukan pertumbuhan dan pengembangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perancangan pengukuran kinerja dengan metode balance scorecard menghasilkan 15 KPI. Dari hasil olah data menggunakan Analitycal Hierarchy Process (AHP) diperoleh bahwa perspektif proses bisnis internal memiliki hasil pembobotan tertinggi dengan nilai 0,28 sedangkan perspektif pelanggan memiliki hasil pembobotan tertinggi kedua dengan nilai 0,26. Perspektif keuangan dengan hasil pembobotan 0,24 dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dengan hasil pembobotan 0,22. Kata kunci : Pengukuran Kinerja Perusahan, Balanced Scorecard, key performance indicator, Analitycal HierarchyProcess Abstract PT Tunggal Inti Kahuripan only performs employee performance measurement with company finance. Based on the results of interviews with the Director of performance measurement company is only viewed based on the target per day company. In addition to these performance measurement results are very rarely done by the PT Tunggal Inti Kahuripan and no follow-up evaluation for employees in determining targets in the future. The method used is the balance scorecard, this method is chosen because the goal of a company not only viewed from the financial side, but rather further elaboration in the measurement on customer perspective, internal business processes and how the company in doing growth and development. The results showed that the design of performance measurement with balance scorecard method yielded 15 KPI. From the results of the data using Analitycal Hierarchy Process (AHP) obtained that the internal business process perspective has the highest weighting results with a value of 0.28 while the customer perspective has the second highest weighting results with a value of 0.26. A financial perspective with a weighted result of 0.24 and a growth and learning perspective with a weighted result of 0.22. Keywords: Company Performance Measurement, Balanced Scorecard, key performance indicator, Analitycal Hierarchy Process
Perancangan & Implementasi Visible Light Communication Untuk Komunikasi Radio Fm Achmad Rifiandi; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

bentuk sinyal informasi. Jaringan wireless pada umumnya menggunakan sinyal elektromagnetik yang memiliki kekurangan diantaranya adalah interferensi gelombang, kapasitas pengiriman data masih rendah, dan penggunaan energi kurang efisien seperti komunikasi radio FM yang masih digunakan oleh masyarakat pada umumnya. Dengan teknologi VLC kekurangan yang dimiliki jaringan wireless dapat menjadi lebih baik lagi. Karena sifat cahaya yang digunakan oleh VLC mempunyai kecepatan yang tinggi, bisa tahan terhadap interferensi radiasi gelombang elektromagnetik, energi yang digunakan lebih efisien, dan lain-lain. Pada tugas akhir ini perancangan sistem VLC terdiri dari blok transmitter dan receiver. Di bagian transmitter terdapat Light Emitting Diode (LED) sebagai sumber cahaya yang memancarkan sinyal, yang digabungkan dengan sistem penerima sinyal radio FM menggunakan modul kit Hex3653 AV2B. Sedangkan pada bagian receiver terdiri dari photodetetor untuk mengubah sinyal cahaya ke sinyal listrik dan headphone sebagai alat untuk menghasilkan suara dari sinyal yang telah didapat. Pada bagian transmitter maupun receiver dilengkapi rangkaian penguat didalamnya. Dari hasil pengujian, sistem VLC dapat mengirim sinyal audio dari siaran radio FM dengan jarak maksimum 450 cm dengan nilai tegangan sinyal output yang diterima sebesar 0.011 Volt serta atenuasi sebesar -12.49 dB. Pada jarak 5 meter suara tidak terdengar pada output tegangan sinyal 79,9 mV dengan nilai atenuasi -16,13 dB.Kata kunci : VLC, LED, transmitter, receiver, radio FM, headphone.
Analisis Dan Perancangan Sistem Pemantauan Kinerja Perangkat Jaringan Menggunakan Snmp Dengan Metode Plan Do Check Act(pdca) Di Pt Len Industri (persero) Muhammad Firmansyah Dwi Putra; Irfan Darmawan; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam suatu proses bisnis yang berkaitan dengan jaringan komputer dalam melakukan pertukaran informasi, haruslah tetap belangsung, sehingga proses bisnis dapat terus belanjut, oleh karenanya untuk mencegah terjadinya insiden yang berkelanjutan maka dibutuhkannya penanganan masalah secepat mungkin, agar ketersediaan layanan jaringan dapat digunakan oleh karyawan. Ada beberapa factor yang tidak tersedianya layanan jaringan, diantaranya dari perangkat itu sendiri seperti perangkat mengalami kerusakan, usia perangkat sudah terlalu tua sehingga layanan yang diberikan tidak optimal, ada juga faktor lingkungan atau ekternal dari perangkat tersebut, seperti kabel yang longgar, atau putus, perangkat mengalami kerusakan akibat kesalahan dalam konfigurasi, dan lain sebagainya. untuk mencegah atau meminimalisir tidak tersedianya layanan jaringan ada beberapa cara yang dapat dilakukan diantaranya melakukan perawatan secara rutin dan berkala, sehingga kondisi perangkat dapat terus dijaga sehingga perangkat bisa berjalan dengan baik, ada pun dengan melakukan pengecekan ketersediaan internet melalui metode seperti melakukan pengiriman data dengan menggunakan ping atau pun dengen menambahkan agent pada perangkat, dan juga menggunakan SNMP. Untuk dapat mengawasi kondisi ketersediaan jaringan secara terus menerus maka peran SNMP sangat membantu karena proses pertukaran data yang berjalan antar jaringan komputer dapat dipantau secara terus menerus. Untuk dapat melakukan pemantauan pada SNMP maka dibutuhkan aplikasi pendukung yang dapat membaca setiap pertukaran data yang terjadi, maka dari itu digunakan network monitoring system, dengan digunakan network monitoring system akan memudahkan dalam membaca aktifitas dari SNMP atau memantau perangkat yang menggunakan protokol SNMP, dan dapat dipantau juga insiden yang muncul pada perangkat tersebut, jika terjadi maka network monitoring system akan memberikan pemberitahuan pada admin agar dapat segera melakukan proses penanganan dari insiden yang muncul Kata kunci : Network Monitoring System, Nagios,Plan Do Check Act Abstract In a business process related to a computer network in exchanging information, it must continue, so that the business process can continue, therefore to prevent the occurrence of ongoing incidents it is necessary to handle the problem as quickly as possible, so that the availability of network services can be used by employees. There are several factors that are not available for network services, including from the device itself such as the device is damaged, the age of the device is too old so that the services provided are not optimal, there are also environmental or external factors of the device, such as loose cables, or disconnects, devices damaged due to errors in configuration, and so on. To prevent or minimize the unavailability of network services, there are several ways that can be done, including routine and periodic maintenance, so that the condition of the device can be maintained so that the device can run properly, there is also checking the availability of the internet through methods such as sending data using ping or even add an agent to the device, and also use SNMP. To be able to monitor the condition of network availability continuously, the role of SNMP is very helpful because the data ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 7162 exchange process that runs between computer networks can be monitored continuously. To be able to monitor the SNMP, it is necessary to have a support application that can read every data exchange that occurs, therefore network monitoring system is used, using network monitoring systems will facilitate reading SNMP activities or monitoring devices that use SNMP protocols, and can be monitored also the incident that appears on the device, if it happens then the network monitoring system will give a notification to the admin in order to immediately carry out the handling process of the incident that appears. Keywords: Network Monitoring System, Nagios,Plan Do Check Act
Implementasi Kunci Berbasis Suara Menggunakan Metode Mel Frequency Cepstral Coefficient (mfcc) Muhammad Nashih Rabbani; Achmad Rizal; Fiky Yosef Suratman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya setiap individu menghasilkan suara yang berbeda-beda, walaupun seseorang dapat menirukan suara tersebut namun suara yang dihasilkan tidak identik dengan suara yang ditiru. Sistem biometrik adalah sistem untuk melakukan identifikasi dengan menganalisa karakteristik fisik dan perilaku. Tugas Akhir ini membuat suatu sistem keamanan suara berbasis mikro komputer yang diimplementasikan menjadi kunci. Tugas Akhir ini menggunakan metode MFCC sebagai ekstraksi ciri dan K-NN sebagai klasifikasi cirinya. Pada penelitian Tugas Akhir ini telah berhasil membuat sistem pengenalan pembicara dengan tingkat akurasi terbaik sebesar 87.5% dan 1.80277 detik dengan menggunakan K = 5 dalam implementasi pembuka kunci menggunakan suara. Kata kunci : Mel-Frequency Cepstral Coefficient (MFCC), K-Nearest Neighbor (K-NN), biometrik suara, kunci suara, Euclidean Distance.
Perancangan Dan Implementasi Alat Bantu Ukur Kemiringan Pada Gergaji Miter Menggunakan Algoritma Complementary Filter Wahyu Perdana; Ekki Kurniawan; Rizky Ardianto Priramadhi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi mesin telah merambah berbagai sektor kehidupan, salah satunya adalah sektor industri furniture. Industri furniture di Indonesia merupakan sektor industri yang banyak digeluti oleh pelaku usaha kecil menengah. Untuk meningkatkan hal tersebut, perkembangan teknologi dalam pertukangan kayu diharapkan menghasilkan suatu produk yang berkualitas, sehingga perlu suatu proses kerja yang efektif Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil produksi menjadi kurang baik ketika merancang interior berbahan dasar kayu salah satunya human error karena kesalahan dalam pengamatan dan penggunaan alat bantu ukur saat ini yaitu berupa penggaris busur untuk mengukur sudut kemiringan [1]. Dalam hal ini ada beberapa sudut sambungan kayu yang paling sering digunakan oleh industri mebel karena memiliki kelebihan yaitu nilai sudut sambungan tersebut memiliki kontruksi yang kuat pada sambungan kayu dan terlihat lebih rapi diantaranya sudut 45 derajat (segi 4), 36 derajat (segi 5), 30 derajat (segi 6),dan 22.5 derajat (segi 8). Hasil akhir dari perancangan sistem ini adalah pengukuran kemiringan yang akurat dan presisi pada alat bantu ukur kemiringan pada gergaji miter dengan menggunakan metode algoritma complementary filter dengan memanfaatkan mikrokontroler sebagai pusat pengendali serta sensor accelerometer dan sensor gyroscope yang berfungsi sebagai sensor kemiringan sudut. Dengan target nilai offset sudut kemiringan 1 derajat. Kata kunci: Furniture, Complementary Filter, Accelerometer, Gyroscope, Gergaji Miter
Implementasi Kunci Otomatis Menggunakan Face Recognition Dan Pintu Otomatis Menggunakan Speech Recognition Berbasis Raspberry Pi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Home Automation merupakan sistem yang mempermudah perkerjaan manusia yang menggunakan teknologi sehingga memberikan rasa nyaman dan hidup yang lebih mudah. Banyak metode yang digunakan pada home automatin dalam hal kunci dan pintu rumah tetapi belum bisa mengatasi orang disabilitas misalnya orang yang tidak memiliki tangan atau tidak dapat menggerakkan tangan serta masalah lain pada kunci saat ini bila tibatiba kunci rumah hilang dan mengakibatkan pemilik rumah tidak dapat masuk rumah. Pada tugas akhir ini, diimplementasi kunci otomatis menggunakan face recognition dengan metode eigenface dan pintu otomatis menggunakan speech recognition dengan metode hidden markov model (HMM) berbasis Raspberry PI untuk mengatasi masalah tersebut. Beberapa user melakukan uji coba sistem ini memiliki logat yang berbeda-beda. Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada sistem buka pintu, pintu dan kunci dapat terbuka pada jarak 0,3 sampai 0,7 meter dengan rata-rata akurasi sebesar 67,2% dan response time sebesar 7,87 detik Sedangkan pada rata-rata akurasi pada kondisi terbaik sebesar 90,0% dan rata-rata response time sebesar 7,74 detik. Sistem keamanan buka pintu sangat baik karena berhasil menolak semua user yang tidak tersimpan di database. Untuk sistem tutup pintu, pintu dan kunci dapat tertutup pada jarak 0,3 sampai 0,7 meter dengan rata-rata akurasi sebesar 55,3% dan rata-rata response time 4,99 detik. Sedangkan rata-rata akurasi pada kondisi terbaik sebesar 70,0% dan rata-rata response time sebesar 4,93 detik. Akurasi yang didapatkan sangat dipengaruhi oleh jarak, sudut, intensitas cahaya, intensitas suara dan logat, sedangkan response time sangat dipengaruhi oleh jarak, intensitas suara, logat dan kecepatan user mengatakan perintah suara setelah suara beep serta metode speech recognition yang digunakan. Kata kunci : Home Automation, Face Recognition, Eigenface, HMM

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue