cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Efektifitas Pengukuran Keterkaitan Antar Teks Menggunakan Metode Salient Semantic Analysis Dengan Textrank For Keyword Extraction Sebagai Preprocessing Bagus Widya Pratama; Afif Afif
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract--- Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam mencari sebuah keterkaitan informasi berupa teks yang mereka baca dengan refrensi lain yang terkait seperti artikel berita dan sejenisnya, maka metode pengukuran Semantic Relatedness yang baik sangat dibutuhkan supaya hasil pencarian sebuah refrensi teks lain yang saling terkait dapat menghasilkan sebuah hasil yang tepat. Untuk itu pada tugas akhir kali ini akan dilakukan analisis terhadap efektifitas dari metode pengukuran Semantic Relatedness yaitu Salient Semantic Analysis dan menggunakan TextRank for Keyword Extraction sebagai preprocessing agar dapat diketahui bagaimana kerja metode tersebut dalam menentukan keterkaitan antar teks. Salient Semantic Analysis adalah metode untuk mengukur keterkaitan antar teks dengan memanfaatkan Corpus sebagai Knowledge Based   yang mengambil sumber dari Wikipedia. Sedangkan TextRank for Keyword Extraction adalah metode untuk menentukan intisari/keyword dari sebuah kalimat.
Analisis User Opinion Twitter Pada Level Fine-grained Sentiment Analysis Terhadap Tokoh Publik Kadek Setiawan; Hetti Hidayati; Alfian Gozali
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai situs social media, sering kali menimbulkan feedback dari para follower terkait user yang mereka follow sebelumnya. Review dari follower dapat dijadikan pertimbangan sebagai sumber informasi yang berguna baik untuk pihak follower itu sendiri maupun untuk pihak user tersebut. Namun untuk user yang memiliki jumlah follower yang sangat banyak. Ini dapat menyulitkan follower lain jika harus membaca satu per satu semua review yang ada. Maka dari itu diperlukan suatu sistem yang dapat menilai review atau opini dari follower berdasarkan tweet. Salah satu solusi yang diusulkan adalah melakukan suatu penilaian terhadap opini dari user. Heterogenous graph model adalah salah satu metode berorientasikan graph dimana pemodelan datanya dimodelkan dalam bentuk graph dalam hal ini user yang terhubung langsung secara langsung atau directed yang akan dipakai dalam penentuan klasifikasi user yang akan diambil. Hasil pengujian menunjukan bahwa nilai akurasi berdasarkan directed graph lebih baik jika dibandingkan penilaian berdasarkan komentar asli saja dengan rata-rata akurasi yang dihasilkan pada kisaran 69%. Besarnya nilai akurasi ini dipengaruhi oleh jumlah kata dan varian kata pada tiap review user Kata kunci : Social media, Sentiment analysis, Opinion mining, Twitter
Analisis Efek Nonlinier Di Jaringan Cwdm Pada Sistem Komunikasi Serat Optik Paundra Aldila; Akhmad Hambali; Indrarini Dyah Irawati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jaringan serat optik yang sekarang sedang berkembang dengan pesat tentunya memiliki masalahnya tersendiri. Didalam jaringan optik dikenal banyak multiplexer, salah satunya adalah Coarse Wavelength Division Multiplexing (CWDM). Di Indonesia sendiri CWDM rencananya akan digunakan pada jaringan di daerah perkotaan karena CWDM memiliki bandwidth yang lebar namun memiliki jarak tempuh yang dekat. CWDM juga digunakan karena biaya pengoperasiannya relatif lebih murah dibandingkan teknik multiplexer yang lain. Didalam jaringan serat optik terdapat efek nonlinier yang akan mempengaruhi keadaan jaringan itu sendiri. Efek nonlinier sendiri terdiri dari beberapa macam, seperti SPM, XPM dan FWM. Pada penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui efek dari non-liner terhadap jaringan CWDM. Panjang gelombang yang digunakan yaitu S-band, C-band dan L-band yang berkisar dari 1460 nm hingga 1625 nm dengan spasi panjang gelombang adalah 20 nm. Pada saat terjadi pelemahan sinyal pada kilometer tertentu, sistem jaringan optik pada pengujian akan ditambahkan EDFA sebagai penguat. Hasil dari penelitian ini adalah efek nonlinier yang dibandingkan pada jaringan CWDM dengan jaringan CWDM yang tidak terdapat efek nonlinier hasilnya beragam. CWDM tanpa nonlinier hasilnya lebih baik dibandingkan dengan yang menggunakan efek nonlinier. Besar nilai perbandingan yang didapat adalah 0.685% untuk tanpa EDFA dan 0.36% untuk menggunakan EDFA. Kata Kunci : CWDM, Efek Nonlinier, Optisystem
Perancangan Aplikasi Speech To Text Bahasa Inggris Ke Bahasa Bali Menggunakan Pocketsphinx Berbasis Android Kadek Suryadharma; Gelar Budiman; Budhi Irawan
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Speech recognition atau pengenalan ucapan merupakan teknologi yang mampu mengenali pembicaraan atau perkataan tanpa memperdulikan siapa pembicaranya. Masukan berupa suara mampu diubah menjadi text yang mampu dibaca. Speech recognition banyak di implementasikan dengan perangkat pintar, mobil, television, ruangan dan masih banyak yang lainnya. Dengan menggunakan teknologi seperti ini memudahkan kita untuk melakukan perintah menggunakan suara semisal pada mobile application. Saat ini perkembangan smart phone sudah sangat maju. Penerapan speech recognition pada aplikasi android terus dilakukan, speech to text salah satunya. Untuk itu dibuat sebuah aplikasi android speech to text dari bahasa inggris ke bahasa bali menggunakan pocketsphinx. Aplikasi ini tidak memerlukan akses internet sehingga dapat digunakan di mana saja bagi para wisatawan yang berminat mengetahui sedikit kata-kata dalam bahasa bali. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga ditujukan bagi pengguna android yang ingin menambah perbendaharaan kata dalam bahasa bali. Aplikasi ini mampu memberikan akurasi diatas 80% dari hasil analisis parameter-parameter yang digunakan. Dari hasil pengujian dengan MOS didapat nilai di atas 4. Dengan kata lain aplikasi dapat diterima user dan dinilai baik oleh pengguna. Kata kunci : Speech Recognition, Speech to Text, Android, Pocketsphinx.
Perancangan Enterprise Architecture Pada Bidang Perencanaan Dan Bidang Keuangan Di Pt. Pln Distribusi Jawa Barat Menggunakan Framework Togaf Adm Mutia Dewi Kurniasih; Yuli Adam Prasetyo; Faishal Mufied Al Anshary
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat (PLN DJB) as a State-Owned Enterprise which is mandated by the Law to provide sufficient electricity supply (availability) with adequate quality and reliability and at an affordable price (efficiency), PLN DJB need information systems that are supported by adequate technology infrastructure In addition, government policy related to accounting and IT governance for SOE became a challenge to align business strategy and IT strategy in accordance with the needs of PLN DJB. Enterprise architecture is one of methods that can be used to align business strategy and information technology strategy that is designed to suit the business needs. TOGAF ADM is one framework that can be used as a reference in building enterprise architecture. Phases used in this study only include six phases which preliminary phase until opportunities and solutions phase. The output of this research is business architecture blueprint, information systems architecture blueprint, and technology architecture blueprint. After obtaining a blueprint, then it can be made IT Development Roadmap at PLN DJB. Hopefully, with the design of the Enterprise Architecture (EA) on the Bidang Perencanaan dan Bidang Keuangan in PLN DJB can help companies to create competitive advantage through IT. Keywords: Enterprise Architecture, TOGAF ADM, Energy Company
Analisis Karakteristik Multiband Dan Wideband Pada Antena Fraktal Kombinasi Terhadap Iterasi Dengan Bentuk Geometri Yang Berbeda Anjang Purnomo; Bambang Setia; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, dilakukan rekayasa patch fraktal sierpinski dan minkowski dengan cara membedakan geometri fraktal iterasi pertama dan kedua. Analisis multiband dilakukan pada konfigurasi groundplane penuh, dan analisis wideband dilakukan pada konfigurasi groundplane terpotong. Kesimpulan dari penelitian diterapkan pada desain antena ultra-wideband yang sudah ada untuk pembuktian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraktal sierpinski dan minkowski konvensional bukanlah yang paling optimal untuk bandwidth impedansi keseluruhan. Sifat multiband pada sierpinski maupun minkowski dengan konfigurasi groundplane penuh berkaitan erat dengan luasan geometri yang mengubah lintsan dalam dan luar patch, serta perubahan impedansi antena yang dependen terhadap frekuensi. Hasil pengukuran membuktikan bahwa sifat wideband pada konfigurasi groundplane terpotong berubah signifikan terhadap bentuk geometri dengan penskalaan besar, terutama dalam penurunan return loss. Kata kunci : antena fraktal, multiband, wideband, minkowski, sierpinski
Analisis Dan Implementasi Algoritma Cnm-centrality Untuk Deteksi Komunitas Pada Dataset Facebook Farah Rahmadiani; Imelda Atastina; Anisa Herdiani
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Deteksi komunitas menjadi salah satu task dari social network analysis yang banyak dibahas. Hal ini disebabkan dengan pendeteksian komunitas tersebut dapat digunakan untuk berbagai hal seperti skema pemasaran produk, mendeteksi isu di masyarakat, dan sebagainya. Masalah dalam mendeteksi komunitas yaitu bagaimana cara mengelompokkan simpul yang baik untuk mengidentifikasi suatu kelompok. Salah satu algoritma untuk mendeteksi komunitas adalah CNMCentrality. CNM-Centrality merupakan algoritma Clauset-Newman-Moore yang dikombinasi dengan algoritma Pagerank. Algoritma Pagerank digunakan untuk menentukan simpul terpenting sedangkan algoritma CNM digunakan untuk mendeteksi komunitas. Algoritma ini dianggap algoritma dengan kecepatan running time yang baik dan nilai modularity yang baik pada pengujian sebelumnya. Namun, pada pengujian sebelumnya hanya menguji beberapa data saja seperti data jazz network dengan 198 simpul dengan relasi sebanyak 2742, belum diketahui bagaimana performansi algoritma CNM-Centrality jika menggunakan dalam jumlah yang besar. Algoritma CNM-Centrality mempunyai parameter yaitu damping factor. Damping factor merupakan parameter yang digunakan untuk menghitung nilai rank dan bernilai antara 0 sampai 1. Pada pengujian ini akan menggunakan dataset Facebook dengan tiga jenis damping factor yang berbeda untuk mengetahui pengaruh damping factor terhadap nilai modularity dan juga keandalan performansi algoritma CNM-Centrality untuk dataset Facebook. Penelitian ini bermanfaat untuk menilai apakah algoritma CNM-Centrality mempunyai nilai modularity dan running time yang baik dengan dataset yang berbeda dan damping factor yang berbeda. Hasil dari pengujian ini adalah nilai damping factor 0,15 memperoleh nilai rank tertinggi daripada dua damping factor yang diujikan. Namun, damping factor 0,85 memperoleh running time yang baik untuk menentukan simpul terpenting dan mendeteksi komunitas dibandingkan dua damping factor yang diuji. Selain itu, modularity terbaik yang dihasilkan pada pengujian ini adalah 0,8318 yang diperoleh oleh damping factor 0,85. Kata kunci : Deteksi Komunitas, Algoritma CNM-Centrality, Damping factor, Modularity Abstract Community detection becomes one of the tasks of social network analysis that is widely discussed because with the detection of the community can be used for various things such as product marketing schemes, detect issues in the community, and so forth. The problem in detecting communities is how to group good nodes to identify a group. One of the algorithms for detecting communities is CNM-Centrality. CNM-Centrality is a Clauset-Newman-Moore algorithm combined with Pagerank algorithm. Pagerank algorithm is used to determine the most important node while the CNM algorithm is used to detect the community. This algorithm is considered an algorithm with good running time speed and good modularity value in previous test. However, in the previous test only tested some data only, not yet known how CNM-Centrality algorithm performance if using in large amount. The parameter used in CNM-Centrality Algorithm is damping factor. Damping factor is a parameter used to calculate rank values and values between 0 and 1. In this test will use the dataset up with three different damping factor factor to determine the effect of damping factor on the value of modularity and also the reliability of CNM-Centrality algorithm performance for Facebook dataset . This research is useful to assess whether the CNM-Centrality algorithm has good modularity and running time values with different datasets and different damping factors. The result of this test is the damping value factor 0.15 obtains the highest rank value rather than the two damping factors tested. However, the damping factor of 0.85 obtains good running time to determine the most important node and detect the community over the two damping factors tested. In addition, the best modularity produced in this test is 0.8318 obtained by the damping factor of 0.85 Keywords: Community Detection, CNM-Centrality Algorithm, Damping factor, Modularity
Perancangan Dan Implementasi Tracking Objek Manusia Untuk Autonomous Car Neina Oktavia Sariningsih; Fiky Yosef Suratman; IG Prasetya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin tingginya kebutuhan manusia terhadap sistem keamanan berbasis tracking yang dapat bekerja secara otomatis, membuat bermunculan metode dan teknik baru guna memenuhi kebutuhan tersebut. Sebagai contohnya adalah bermunculan berbagai macam metode dalam hal ektraksi ciri. Pada object tracking, ekstraksi ciri menjadi salah satu tugas utama dalam melacak sebuah objek dimana ciri yang digunakan harus tahan terhadap berbagai kondisi karena objek selalu bergerak bebas dalam video. Pelacakan suatu objek bergerak sangat berguna untuk membantu tugas penting dalam aplikasi komputer vision seperti: pengenalan gerakan, pelacakan kendaraan, penghitungan jumlah kendaraan, augmented reality dan video kompresi. Sehingga pada tugas akhir ini, dirancang sebuah sistem multiple object tracking dengan metode image processing. Dengan memanfaatkan teknologi tersebut, akan di buat perancangan dan implementasi pendeteksi manusia untuk sebuah autonomous car. Dengan menggunakan sebuah kamera untuk mendeteksi manusia yang nantinya akan di proses oleh Raspbeery Pi 2 model B. Kamera tersebut akan mengikuti pergerakan manusia dengan bantuan motor servo. Apabila kamera mendeteksi manusia yang berada di depan autonomous car saat sedang melaju, raspberry akan mengirimkan data bahwa ada manusia yang terdeteksi di depan maupun menuju mobil tersebut. Hasil dari proyek ini di harapkan dapat memberikan keselamatan bagi para pengguna autonomous car maupun semua pejalan kaki serta dapat mengurangi tingkat kemungkinan kecelakaan dari autonomous car. Kata kunci : Image Processing, Autonomous Car, Raspberry Pi 2 model B
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Dengan Pencatuan Dual Feed Orthogonal Berpolarisasi Sirkular Menggunakan Front-End Parasitik Untuk Inter Satellite Link (Isl) Pada Satelit Mikro 2U Tu-Sat Moh. Fery Akhsan; Bambang Setia Nugroho; Agus Dwi Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satelit mikro 2U merupakan satelit berukuran kecil berdimensi 10 x 10 x 20 cm. Misi satelit generasi pertama TU SAT hanya RSPL (Remote Sensing Payload). Kemudian diperbarui sistem SAR (Synthetic Aperture Radar), yaitu sebuah pengindraan jarak jauh menggunakan teknologi radar imaging. Dan generasi ketiga TU SAT direncanakan membawa sistem ISL (Inter Sattellite Link), yaitu komunikasi data untuk menunjang pengembangan sistem SAR Interferometry (In SAR). In SAR merupakan pengembangan teknologi SAR untuk mengetahui parameter geografis seperti topografi permukaan, perubahan bentuk permukaan tanah dan pergerakan es (gletser). [1] Salah satu RF Device sistem ISL adalah antena. Antena yang dirancang memiliki polarisasi sirkular, dikarenakan pada orbit LEO (600 – 1000 km) terdapat efek rotasi faraday yang mengakibatkan polarization loss factor. [2] Dan antena yang dirancang menggunakan front-end parasitic untuk meminimalkan backlobe yang menyebabkan gain antena meningkat.[3] Antena yang dirancang menggunakan substrat Epoxy FR-4 (εr = 4,4 dan h=1,6) mm. Antena bekerja pada frekuensi S-Band (2,38 - 2,42 GHz) yang menghasilkan VSWR ≤ 1,5 , polarisasi sirkular (AR ≤ 3 dB), Gain ≥ 6 dBi dan pola radiasi unidireksional (HPBW ≥ 700). Dan Antena dapat terealisasikan memiliki dimensi (60 × 60 x 35,5 mm) dengan effective bandwidth ≈ 40 MHz. Kata Kunci : Satelit Mikro 2U, Synthetic Aperture Radar (SAR), Inter Satellite Link (ISL), SAR Interferometry (In SAR), polarization loss factor, Antena Mikrostrip Susun front-end parasitic.
Perancangan Software Deteksi Kelainan Jantung Premature Atrial Contractions (pacs) Menggunakan Rr Interval Pada Smartphone Berbasis Android Ivany Sesa Rehadi; Sugondo Hadiyoso; Ledya Novamizanti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kurangnya kesadaran tentang kesehatan jantung, tingkat stress yang tinggi, gaya hidup yang kurang sehat dan sering mengkosumsi makanan junk food dapat mengakibatkan berbagai ganguan kesehatan pada jantung. Salah satunya adalah gangguan jantung Aritmia Premature Atrial Contractions (PACs). PACs merupakan suatu kejadian kontraksi yang muncul lebih awal dan berasal dari sumber picu jantung (facemaker) SA Node yang diawali denga kemunculan gelombang P dan diikuti gelombang QRS kompleks dan gelombang T. Pendeteksi dini pada gangguan jantung PACs ini dengan menggunakan EKG. EKG merupakan aktivitas kelistrikan yang menghasilkan gelombang yaitu berupa gelombang P, kompleks QRS dan gelombang T. Pada penelitian sebelumnya,telah dibuat deteksi PACs dengan metode yang sama namun penelitian tersebut masih berupa data, dan dalam penelitian ini akan diaplikasikan menggunakan software dengan bahasa pemograman Java yang terpasang pada smartphone berbasis Android. Pada tugas akhir ini telah dibuat software untuk mendeteksi penyakit kelainan jantung PACs mengunakan RR interval, dan algoritma QRS Detection Pan and Tompkins. Dengan merancang software deteksi PACs pada smartphone berbasis andorid ini, dapat memudahkan untuk deteksi dini penyakit kelainan jantung tersebut. Software dapat membaca kelaian jantung PACs. Kata kunci : kelainan jantung, PAC, deteksi jantung, Aritmia PAC, Software Android

Page 91 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue