cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Rancangan Alat Bantu Proses Sandblasting Otomatis Untuk Meminimasi Waste Of Processing Pada Proses Reparasi Tabung Menggunakan Metode Rasional Pada Pabrik Pressing Pt. Wika Industri & Kontruksi Bogor Ikbal Yudistira Marsal; Sri Martini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Wijaya Karya (Persero) dimana perusahaan ini melaksanakan kewenangan dalam bidang Casting, Pressing dan Plastic. Salah satu pabrik yang dimiliki oleh PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi ini adalah pabrik pressing yang berperan sebagai pabrik produksi pembuatan berbagai jenis tabung dan reparasi. Pabrik pressing tidak dapat melakukan reparasi tepat waktu sesuai permintaan customer. Hal ini dibuktikan dengan adanya keterlambatan proses reparasi tabung pada PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Bogor sehingga perlu adanya tindakan lanjut untuk mengurangi waste processing yang terjadi. Pada penelitian ini, diketahui bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya waste processing, yaitu manusia dan mesin. PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Bogor telah melakukan analisa penyebab terjadinya waste processing salah satunya adalah karena mesin sandblasting saat ini masih menggunakan sistim manual. Sehingga usulan merancang alat bantu sandblasting yang memiliki sistim yang otomatis menjadi prioritas utama dari hasil penelitian ini. Penelitian ini difokuskan pada rancangan mesin otomatis berupa alat bantu proses sandblasting otomatis dengan menggunakan metode rasional Nigel Cross. Pada metode rasional, pengembangan produk dilakukan dalam enam tahap, yaitu clarifying objective, establishing functions, setting requirements, determining charateristics, generating alternatives, dan evaluating alternatives. Hasil dari penelitian dengan menggunakan metode tersebut adalah spesifikasi serta desain dari alat bantu proses sandblasting otomatis yang dapat diimplementasikan di penelitian selanjutnya sehingga tujuan mengurangi waste processing pada PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi tercapai. Kata kunci: Alat bantu proses sandblasting otomatis, Waste of processing, Berbagai jenis Tabung, Perancangan Produk Rasional Abstract PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi is one of the subsidiaries of PT. Wijaya Karya (Persero) where the company is implementing authority in the field of Casting, Pressing and Plastic. One of the factories owned by PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi is pressing plant that acts as a production plant manufacturing various types of tubes and reparations. Pressings factory can not perform repairs on time according to customer demand. This is evidenced by the delay in the repair process tube at PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi that is need for further action to reduce waste processing that occurs. In this research, it is known that there are several factors that influence the occurrence of waste processing, human and machine. PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi has analyzed the causes of waste processing one of them is due to sandblasting machine is still using a manual system. So the proposed sandblasting designing tools that have automated system a top priority of this research. This study focused on the design of automatic machine tools such as automated sandblasting process using rational method Nigel Cross. On the rational method, product development carried out in six stages, namely clarifying objectives, establishing functions, setting requirements, Determining charateristics, generating alternatives, and evaluating alternatives. Results from research using these methods is the specification and design of automated sandblasting process tools that can be implemented in future studies so that the objective of reducing waste processing at PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi achieved. Keywords: automated sandblasting process tools, Waste of processing, various types of tubes, Rational Product Development Method.
Value-at-risk Pada Portofolio Berbasis Copula Tedo Hariscandra; Rian Febrian Umbara; Aniq Atiqi Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tiap investasi antar saham yang dilakukan akan memberikan keuntungan dan risiko yang berbeda meskipun dalam sektor industri yang sama. Membentuk sebuah portofolio merupakan usaha memaksimalkan tingkat pengembalian (return) yang diharapkan dari investasi yang dilakukan dengan risiko tertentu. Value-at-Risk (VaR) merupakan salah satu alat ukur risiko yang digunakan untuk memprediksi besarnya kerugian maksimum dari suatu portofolio yang dimiliki. Melakukan perhitungan VaR terhadap portofolio dua saham yang memiliki kebergantungan bukanlah hal yang mudah, karena tidak ditemukannya distribusi bersama yang cocok untuk memodelkan hal tersebut. Teori Copula merupakan alat yang sangat fundamental dan fleksibel dalam memodelkan suatu distribusi bersama. Dalam Tugas Akhir ini menggunakan metode keluarga Copula Archimedean yaitu Copula Clayton dan Copula Gumbel untuk menentukan Value-at-Risk pada data portofolio. Nilai VaR dengan tingkat kepercayaan 90% pada Copula Clayton dan Copula Gumbel yaitu 0,0158 dan 0,0168, nilai VaR dengan tingkat kepercayaan 95% pada Copula Clayton dan Copula Gumbel yaitu 0,0210 dan 0,0228, serta nilai VaR dengan tingkat kepercayaan 99% pada Clayton yaitu 0,0320 dan Copula Gumbel yaitu 0,0376. Diperoleh nilai mean error VaR violation Copula Clayton yaitu 31 dan Copula Gumbel yaitu 7. Hal ini menyatakan bahwa VaR Copula Gumbel dapat memprediksi risiko kerugian lebih baik pada portofolio. Kata kunci: Value-at-Risk, Copula, Archimedian, Clayton, Gumbel
Implementasi Dan Analisis Performansi Mapreduce Di Lingkungan Sistem Basisdata Berbasis Dokumen Terdistribusi Homogen Hegar Aryo Dewandaru; Kemas Rahmat Saleh Wiharja; Alfian Akbar Gozali
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sebuah perusahaan besar, sangatlah penting untuk memiliki manajemen sistem basisdata yang mampu menampung seluruh data dan dokumen milik karyawan. Data tersebut akan sangat besar sehingga tidak akan memunkinkan untuk ditampung oleh single server. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, data yang sangat besar itu dapat didistribusikan ke dalam beberapa cluster. Di lingkungan terdistribusi inilah implementasi dari metode MapReduce akan sangat bermanfaat bagi sistem. MapReduce adalah sebuah operasi untuk menyelesaikan masalah yang mirip dengan algoritma divide and conquer. Sesuai dengan namanya, MapReduce terdiri dari proses map (pemetaan) suatu data dan reduce (pengurangan) yang berakhir pada penggabungan data-data yang sama. Pada tugas akhir ini akan dilakukan penelitian terhadap performansi MapReduce di lingkungan sistem basisdata terdistribusi homogen. Untuk membangun lingkungan tersebut, sebelumnya harus dilakukan pengecekan terhadap setiap komputer yang digunakan. Pastikan bahwa seluruh komputer memiliki spesifikasi perangkat lunak dan keras, serta manajemen sistem basisdata yang sama. Setelah itu, dataset yang berbasis dokumen harus di-import ke database komputer yang berperan sebagai master. Kemudian, dengan menggunakan metode sharding, setiap node akan diberi peran: master akan berberan sebagai router, satu node sebagai config server, dan sisanya sebagai shard server sehingga terbentuklah lingkungan sistem basisdata berbasis dokumen terdistribusi homogen. Dataset kemudian akan didistribusikan ke setiap shard. Akhirnya, query MapReduce akan dijalankan dan diuji di single server dan 3 arsitektur distributed database yang berbeda untuk diteliti performansinya. Dari hasil pengujian yang dilakukan, dapat dilihat bahwa MapReduce bekerja lebih baik di lingkungan terdistribusi dibandingkan dengan pada single server. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa sistem basisdata terdistribusi meningkatkan performansi MapReduce. Kata kunci: MapReduce, document-oriented database, distributed database system, distributed database management system, homogeneous distributed database
Perancangan Dan Realisasi Antena Susunan Linier Mikrostrip Patch Persegi Dengan Catuan Proximity Coupled Untuk Radio Altimeter Pesawat 4,2 – 4,4 Ghz Bayu Heri Prabowo; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Altimeter adalah sebuah instrumen untuk mengukur ketinggian pesawat berdasarkan tekanan udara [17]. Pengukuran ketinggian altimeter berdasarkan MEA (mean sea level). Tekanan udara semakin dekat dengan ground maka semakin tidak akurat karena molekul udara tertarik gravitasi bumi sehingga diperlukan pengukuran yang lebih akurat apabila posisi pesawat berada di ketinggian minimum yaitu 11000 feet (flight level 130). Radio altimeter adalah sebuah perangkat yang berada di pesawat terbang yang berfungsi untuk mengukur ketinggian pesawat terhadap ground level[14]. perangkat radio altimeter ini beroperasi pada frekuensi 4.3 GHz[14]. Antena pengirim dan penerima pada perangkat ini biasanya dipisahkan[14]. Pada praktek penggunaannya, antena penerima harus mendeteksi sinyal pantul yang berasal dari landasan saja, bukan langsung dari antena pengirim.[18][14] Tujuan dari pemisahan pada antena pengirim dan penerima adalah untuk menghindari efek crosstalk[14]. Tugas akhir ini merancang dan merealisasikan antena mikrostrip array dengan catuan proximity coupling untuk aplikasi radio altimeter. Perancangan dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak CST Studio Suite 2014 untuk mendapatkan karakteristik yang diinginkan melalui simulasi. Antena yang dirancang untuk mampu bekerja pada frekuensi 4.3 GHz, dengan return loss < -10 dB, VSWR < 2, bandwidth 100 MHz, gain ≥ 9.25 dBi, pola radiasi unidireksional, dan polarisasi linier. Substrat yang digunakan adalah Rogers RT5880 yang memiliki permitivitas relatif ( r) sebesar 2.2 dan ketebalan sebesar 1,57 mm. Antena bekerja pada frekuensi tengah 4,3 GHz yang menghasilkan VSWR 1,005, polarisasi elips , Gain 13,46 dB, dan pola radiasi unidireksional, impedansi 50,113,-J228,123mΩ. Return loss -51,890 dB, effective bandwidth 286 MHz (4.175-4.461)MHz. Kata kunci : Antena Susunan Linear, Proximity Coupled , Radio Altimeter
Perancangan Dan Analisis Jaringan Virtual Berbasis Software-define Networking (SDN) Desianto Abdillah; Yuliant Sibaroni; Izzatul Ummah
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini perkembangan teknologi sangatlah pesat, tidak terkecuali pada jaringan komputer. Pada perkembangan teknologi ini muncul lah ide baru atau konsep baru yaitu Software-Define Networking (SDN). Software-Define Networking (SDN)   adalah sebuah konsep pendekatan baru untuk mendesain, membangun dan mengelola jaringan komputer dengan memisahkan control plane dan data plane. Konsep utama pada SDN adalah sentralisasi jaringan dengan semua pengaturan berada pada control plane. Dalam SDN terdapat protokol yang paling menonjol yaitu OpenFlow. OpenFlow adalah sebuah protokol atau standar komunikasi antarmuka yang berada antara control dan forwarding layer. Pada tugas akhir ini akan disimulasikan jaringan SDN pada jaringan virtual. Simulasi jaringan virtual SDN ini menggunakan sebuah tool atau aplikasi yaitu Mininet. Mininet merupakan aplikasi yang berbasis light-weight virtualization yang dapat menciptakan jaringan virtual yang realistik, menjalankan real kernel, switch dan kode aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan konsep jaringan SDN berjalan, mengukur kinerja dari jaringan SDN seperti delay, jitter dan throughput dengan beberapa skenario topologi yaitu 2 switch, 4 switch , 8 switch dan 16 switch. Kata kunci : SDN , OpenFlow, Mininet, delay, jitter, throughput
Usulan Penerapan Metode Lean Manufacturinguntuk Meminimasi Waste Defect Pada Produksipensil Colour Departemen Finishing Di Pt.lestari Mahaputra Buana Dira Putri Januarti; Pratya Poeri Suryadhini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT. Lestari Mahaputra Buana (LMB) merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi pensil. Jenis pensil yang diteliti dalam penelitian ini berfokus pada jenis pensil colour. Dalam proses produksi pensil colour, ditemukan waste defect yang mempengaruhi pencapaian target produksi. Berdasarkan data perusahaan, defect rate pada bulan Januari hingga Desember pada tahun 2013 berada diatas batas toleransi perusahaan, yaitu 3%. Oleh karena itu, perlu dirancang suatu perbaikan terhadap proses produksi pensil dalam upaya meminimasi waste defect. Dalam upaya meminimasi waste defect, digunakan metode pendekatan lean manufacturing. Tahap penelitian diawali dengan pengumpulan data primer yang kemudian diolah sehingga menghasilkan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) current state yang berguna untuk memetakan aliran serta waktu proses yang terjadi. Tahap berikutnya, dilakukan pengidentifikasian jenis waste defect dominan menggunakan Pareto diagram, sedangkan untuk mengidentifikasi penyebab waste defect dominan menggunakan Fishbone diagram dan 5 Why. Tahap penyelesaian masalah untuk setiap akar penyebab terjadinya waste defect dominan menggunakan tools lean manufacturing yang berupa pokayoke dan display. Berdasarkan penggunaan tools lean manufacturing, didapatkan rancangan usulan perbaikan berupa pengadaan kegiatan preventive maintenance, sistem pelatihan dan pendampingan pegawai, pengadaan display dan pemberian lubang pada batang pengunci pegas. Kata Kunci: Lean Manufacturing, Waste Defect, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Pokayoke, Display
Pengembangan Aplikasi E-office Disposisi Dokumen Pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Dengan Metode Rad Yudha Aditya Ramadhana; Ari Yanuar; Rachmadita Andreswari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat adalah lembaga pemerintah untuk mengelola semua aspek kepegawaian pada semua lembaga yang ada di Provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat sendiri memiliki visi dan misi menjadi “Cyber Province “ yang dimana semua aktifitas pemerintahan di tunjang oleh teknologi informasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, maka perlu adanya sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung kinerja dalam pemerintahan. Salah satunya aplikasi e-office disposisi dokumen yang dapat mendukung kinerja pemerintahan dalam mengelola dokumen pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat. Dengan adanya aplikasi e-office disposisi dokumen ini dapat mengelola dokumen dengan baik, digital dan terpusat. Sistem informasi ini di bangun dengan menggunakan PHP, Codeigniter dan Bootstrap. Aplikasi ini juga didukung metode RAD agar dokumen yang ada dapat dikelola dengan terpusat dan terstruktur serta tersampaikan dengan baik. Hasil dari penelitian ini merupakan aplikasi berbasis website yang dapat membatu Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat menyelesaikan permasalahan pengelolaan dokumen. Kata Kunci : e-office, RAD, Disposisi Dokumen.
Analisis Perbandingan Performansi Denoising Sinyal Ekg Menggunakan Metode Discrete Wavelet Transform Dan Adaptive Filter Muhammad Akhyar Ghifari; Rita Magdalena; R Yunendah Nur Fu&#039;adah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Denoising merupakan metode unuk menghilangkan noise pada sinyal EKG. Noise yang terdapat pada sinyal EKG tersebar pada rentang yang sama dengan frekuensi yang sama dengan sinyal EKG, sehingga metode filter biasa tidak mampu menghilangkan noise tersebut[2] . Dalam ujicoba denoising pada tugas akhir ini, penulis menggunakan perbandingan metode antara adaptive filter dan discrete wavelet transform (DWT). Dimana metode DWT melakukan denoising sinyal dengan menggunakan beberapa metode basis wavelet seperti Haar, Debuchies, Symlet dan Bior dan thresholding dengan metode soft atau hard thresholding. Sedangkan untuk adaptive filter sendiri dengan menggunakan metode KALMAN, Least Mean Square (LMS), dan Recursive Least Square (RLS). Ujicoba dilakukan dengan memberikan 4 noise yang berbeda yaitu Additive White Gaussian Noise (AWGN), MUSCLE ARTIFACT (MA), ELEKTRODE MOTION ( EMM ) dan BASELINE WANDER ( BW ) untuk masing masing metode DWT dan adaptive filter. Berdasarkan hasil pengujian, denoising terbaik yang dilakukan oleh metode Discrete Wavelet Transform untuk Additive White Gaussian Noise ( AWGN ) adalah dengan Basis Wavelet = DB 12 dengan Threshold Method = SURE dengan HARD THRESHOLD dan Level Dekomposisi = 2 dengan nilai MSE = 0.000498516 dan SNR = 28.12125292 dB. Sedangkan untuk denoising terbaik yang dilakukan oleh metode adaptive filter untuk Additive White Gaussian Noise ( AWGN ) adalah dengan metode LMS dengan nilai MSE = 0.000273995 dan SNR = 30.68395146 dB. Jika dibandingkan dari hasil diatas maka metode terbaik ditunjukkan oleh metode adaptive filter. Kata kunci: Elektrokardiogram (EKG), Denoising, Discrete wavelet Transform, Adaptive Filter. Abstract Denoising is a method to remove noise on ECG signals. The noise present in the ECG signal is spread over the same range with the same frequency as the ECG signal, so the usual filter method can not remove the noise. [2] In the denoising test in this final project, the writer uses a comparison method between adaptive filter and discrete wavelet transform (DWT). Where the DWT method of denoising the signal by using some wavelet base method such as Haar, Debuchies, Symlet and Bior and thresholding with soft or hard thresholding method. As for adaptive filter itself by using the method KALMAN, Least Mean Square (LMS), and Recursive Least Square (RLS). The experiments were conducted by giving 4 different noise like ADDITIVE WHITE GAUSSIAN NOISE (AWGN), MUSCLE ARTIFACT (MA), ELEKTRODE MOTION (EMM) and BASELINE WANDER (BW) for each DWT and adaptive filter method. Based on the test results, the best denoising performed by Discrete Wavelet Transform method for Additive White Gaussian Noise (AWGN) is with Wavelet = DB 12 with Threshold Method = SURE with HARD THRESHOLD and Decomposition Level = 2 with MSE value = 0.000498516 and SNR = 28.12125292 dB. While for best denoising done by adaptive filter method for Additive White Gaussian Noise (AWGN) is by LMS method with value of MSE = 0.000273995 and SNR = 30.68395146 dB. When compared from the above results then the best method is shown by adaptive filter method. Key words: Electrocardiogram (ECG), Denoising, Discrete wavelet Transform, Adaptive filters.
Membangun Sistem Informasi Pengolahan Data Po Box Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall Studi Kasus Pt. Pos Indonesia Bandung Andrini Hanariana; Riza Agustiansyah; Rachmadita Andreswari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Pos Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman surat, salah satunya adalah pengiriman surat melalui Post Office (PO) Box. PO BOX ini merupakan pelayanan kepada instansi atau perusahaan yang akan memakai PO BOX tersebut sebagai pengganti alamat tertentu untuk keperluan perusahaannya. PO BOX ini berguna untuk mengefisienkan kerja perusahaan yang menyewa PO BOX tersebut, karena semua surat akan diterima masuk ke dalam suatu tempat, sehingga tidak perlu repot menerima surat dan pengambilan bisa dilakukan secara berkala. Saat ini sistem penyewaan PO BOX di kantor pos masih dilakukan secara manual dan tidak otomatis. Calon penyewa PO BOX akan melalui prosedur yang cukup lama untuk mendapatkan nomor PO BOX saat mendaftarkan perusahaannya. Sistem pencatatan surat yang masuk ke PO BOX masih dicatat menggunakan Microsoft Excel oleh operator PO BOX. Selain itu, apabila penyewa ingin mengetahui detail surat dan mengambil surat, harus menghubungi operator PO BOX terlebih dahulu dan operator PO BOX harus membuka buku pencatatan. Pembuatan dokumentasi pelaporan PO BOX masih berupa media kertas yang dianggap suatu pemborosan dan kurang efektif karena data bisa hilang dalam penyimpanannya. Sistem informasi pengolahan data PO BOX ini diharapkan dapat membantu pihak PT. Pos Indonesia dan penyewa PO BOX dalam mengelola dokumen suratnya, sehingga memperoleh proses yang lebih cepat, akurat dan efisien dari segi waktu dan biaya. Selain itu, perlu dibuatnya sistem informasi pengolahan data PO BOX ini adalah agar pihak kantor pos dan para penyewa PO BOX dapat mengakses sistem ini dengan mudah dimana saja dan kapan saja selama terdapat jaringan internet dikarenakan sistem ini berbasis web. Dalam pengembangannya, sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan diterapkan menggunakan metode Waterfall, dimana metode ini mampu mengakomodir pembangunan sistem secara sistematis. Kata Kunci : Sistem Informasi, Pengolahan Data, PO BOX, PT. Pos Indonesia, Waterfall
Analisis Kinerja Fmipv6 (fast Handover Mobile Ipv6) Pada Jaringan Wireless Access In Vehicular Environment (wave) 802.11p Syadwina Mayhani; Fazmah Arif Yulianto; Anton Herutomo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mobile IPv6 (MIPv6) merupakan protokol yang memungkinkan Mobile Node (MN) untuk tetap dicapai dalam Internet IPv6. Paket yang ditujukan untuk Home Address (HA) sebuah MN secara transparan dirutekan ke Care of Address (CoA) yang menunjukkan lokasi MN pada saat itu. Namun teknologi MIPv6 ini masih dirasa kurang dalam memenuhi kebutuhan konektivitas mobile user. Dengan protokol tambahan Fast Handover for Mobile IPv6 (FMIPv6) pada MIPv6 akan memungkinkan sebuah MN untuk mengkonfigurasi CoA baru sebelum MN tersebut berpindah dan terhubung dengan jaringan yang baru. Adakalanya sesuai kondisi keadaan di jalan, MN dapat bergerak sangat cepat, adapula kondisi terjadi kepadatan yang besar. Dengan kondisi jalan seperti itu, perlu diketahui apakah metode Handover menggunakan FMIPv6 akan baik bila digunakan ketika kedua kasus tersebut terjadi. Tugas akhir ini akan membandingkan pengaruh jumlah MN dengan kecepatan pergerakan MN terhadap kinerja FMIPv6 pada jaringan Wireless Access Networks in Vehicular Environments (WAVE) dengan cara membangun simulasi dibuat menggunakan NS-2.31 dan SUMO 0.12.3 dengan dua lingkungan yaitu Urban dan Highway dengan perubahan kecepatan node dan jumlah kepadatan node dengan waktu pengamatan 180 detik untuk masing-masing skenario. Selain itu akan dilakukan analisis terhadap parameter standar kualitas dan kelayakan dari layanan (QoS) yang meliputi handoff latency, delay, throughput dan packet delivery ratio. Setelah melakukan simulasi didapatkan bahwa baik jumlah node dan kecepatan MN akan mempengaruhi performansi FMIPv6, makin banyak jumlah node menyebabkan kenaikan nilai handoff latency, begitu juga dengan kecepatan yang semakin meningkat akan membuat nilai handoff latency semakin besar. Kata kunci: Mobile IP, FMIPv6, WAVE, NS-2, SUMO 0.12.3

Page 92 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue