cover
Contact Name
Nurchim
Contact Email
nurchim@udb.ac.id
Phone
+62271-719552
Journal Mail Official
senatib@udb.ac.id
Editorial Address
Jl. Bhayangkara No 55 Serengan Surakarta 57154
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.47701/senatib.v2i1
Prosiding SENATIB adalah kegiatan seminar berskala nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta dalam rangka diseminasi hasil penelitian tentang teknologi informasi dan bisnis. Diharapkan pada tahun 2022 melalui penerbitan prosiding ini dapat terwujud berbagai alternatif solusi dalam menghadapi era industri 4.0 dan society 5.0 di Indonesia.
Articles 764 Documents
Perancangan Sistem Kendali Otomatis Kelembapan Udara untuk Greenhouse Tanaman Selada Aughestin Neizza Frisenta; Dinda Apriliani Putri; Pramono -
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem kendali otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk menjaga stabilitas lingkungan mikro greenhouse tanaman selada. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor DHT11 untuk mengukur suhu dan kelembapan udara, sensor kelembapan tanah YL-69, modul relay, serta platform Blynk untuk monitoring jarak jauh. Logika otomatisasi dirancang berdasarkan nilai ambang batas (threshold) yang telah ditentukan, di mana kipas otomatis aktif saat suhu melebihi 28°C, mist maker menyala selama 20 detik saat kelembapan udara di bawah 50%, dan pompa air melakukan penyiraman saat kelembapan tanah di bawah 60%. Hasil pengujian selama tiga hari menunjukkan bahwa seluruh logika kendali pada mikrokontroler ESP32 berjalan secara akurat dan konsisten. Integrasi dengan platform Blynk memberikan kemudahan pemantauan mikroklimat secara nirkabel dari jarak jauh sehingga meminimalkan intervensi manual. Sistem ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas lingkungan greenhouse secara konsisten.
Rancang Bangun Lampu Hias Bambu Otomatis Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sensor PIR Bagas Faiz; Kevi Shiril Ainnul Fallah; Roihan Bagas Ijaya; Yardan Al hafizd; Rudi Susanto
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi mikrokontroler memungkinkan terciptanya berbagai inovasi yang menggabungkan unsur teknologi dan estetika dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penerapannya adalah pengembangan lampu hias otomatis berbasis Arduino Uno yang memanfaatkan sensor gerak PIR (Passive Infrared Sensor) sebagai pendeteksi keberadaan manusia. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Lampu Hias Bambu Tradisional Otomatis yang mampu menyala secara otomatis ketika mendeteksi gerakan di area tertentu. Sistem terdiri dari Arduino Uno sebagai pengendali utama, sensor PIR sebagai pendeteksi gerakan, dan lampu LED sebagai sumber pencahayaan. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem, implementasi perangkat keras, dan pengujian fungsional. Tahap analisis kebutuhan dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan perangkat keras, perangkat lunak, serta fungsi sistem yang diperlukan agar lampu hias dapat bekerja secara otomatis sesuai tujuan perancangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor PIR mampu mendeteksi gerakan dengan baik dan sistem dapat mengendalikan lampu secara otomatis sesuai program yang telah dibuat. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai lampu dekoratif tetapi juga membantu menghemat energi listrik serta mendukung pelestarian kerajinan bambu tradisional. Kata Kunci: Arduino Uno, Sensor PIR, Lampu Otomatis, Bambu Tradisional, LED.
Implementasi Monitoring Dan Pengendali Kelembaban Untuk Hewan Peliharaan Kelomang Laut Berbasis IoT Dengan Esp32 bagus esti tomo; pramono -; joni maulindar
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelembaban merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kelangsungan hidup kelomang laut (marine hermit crab). Pemantauan kondisi habitat secara manual sering kali tidak dilakukan secara konsisten sehingga dapat menyebabkan perubahan suhu dan kelembaban yang berdampak pada kesehatan kelomang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring serta pengendalian suhu dan kelembaban habitat kelomang laut berbasis Internet of Things (Iot) menggunakan mikrokontroler ESP32. Metode penelitian yang digunakan adalah metode prototipe yang meliputi tahap pengumpulan kebutuhan, perancangan sistem, simulasi dan pengujian, serta evaluasi. Sistem menggunakan sensor DHT22 untuk membaca suhu dan kelembaban, aplikasi Blynk sebagai media monitoring dan kendali jarak jauh, relay dan waterpump sebagai aktuator penyiraman otomatis maupun manual, serta buzer yang berfungi untuk peringatan ketika kondisi lingkungan berada diambang batas. Pengujian dilakukan pada dua kondisi dan dua waktu yang berbeda, yaitu di luar ruangan dan di dalam ruangan pada waktu siang dan malam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memonitoring secara real time pada dua kondisi yang berbeda. Pada pengujian siang hari, suhu yang terbaca 31?C dengan kelembaban 68% di luar ruangan, sedangkan 29?C dan 71% di dalam ruangan. Pada malam hari suhu yang terbaca 27?C dengan kelembaban 73% di luar ruangan, sedangkan 29?C dan 69% di dalam ruangan. Sistem berhasil mengaktifkan waterpump secara otomatis pada kelembaban 65% dan 68%, serta berhenti pada kelembaban 70%, 75%, 80%. Selain ini pengendalian otomatis melalui Blynk dan notifikasi buzer menunjukkan tingkat keberhasilan fungsi sebesar 100% pada seluruh skenario pengujian.
Implementasi Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas LPG dan Suhu Ruangan Berbasis IoT dengan Notifikasi BLYNK Bayu Katon Saputra; Rudi Susanto; Pipin Widyaningsih
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebocoran gas LPG merupakan salah satu penyebab utama kebakaran dan ledakan di lingkungan rumah tangga maupun usaha kecil. Proses pendeteksian kebocoran yang masih mengandalkan indera penciuman atau pemeriksaan secara manual sering kali menyebabkan keterlambatan penanganan sehingga meningkatkan risiko kerugian material maupun korban jiwa. Oleh karena itu, diperlukan sistem pendeteksi yang mampu melakukan pemantauan secara otomatis dan memberikan peringatan dini secara real-time. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem pendeteksi kebocoran gas LPG dan suhu ruangan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor MQ-6 untuk mendeteksi gas LPG, sensor DHT22 untuk memantau suhu dan kelembaban, serta aplikasi Blynk sebagai media monitoring dan notifikasi. Metode yang digunakan adalah Prototyping karena memungkinkan pengembangan sistem secara bertahap melalui proses evaluasi dan penyempurnaan sesuai kebutuhan pengguna. Pengujian dilakukan pada sepuluh skenario paparan gas LPG untuk mengevaluasi kemampuan sistem dalam mendeteksi kebocoran, mengaktifkan alarm, dan mengirimkan notifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor MQ-6 berhasil mendeteksi kebocoran gas dengan nilai analog berkisar antara 465 hingga 4095, dengan threshold sebesar 1700 sebagai batas kondisi aman dan bahaya. Seluruh skenario pengujian berhasil diidentifikasi dengan tepat sehingga sistem mampu mengaktifkan buzzer dan relay sebagai indikator peringatan. Sensor DHT22 mencatat suhu ruangan sebesar 27,5–27,7°C dan kelembaban 88,2–90,7%, yang masih berada di bawah ambang batas sehingga tidak memicu notifikasi suhu tinggi. Data dari kedua sensor berhasil dikirimkan ke dashboard Blynk secara real-time dan notifikasi diterima pengguna melalui aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ESP32, MQ-6, DHT22, dan Blynk mampu menyediakan sistem pemantauan kebocoran gas LPG yang efektif sebagai upaya deteksi dini untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Implementasi Sistem Kendali Lingkungan Tanaman Sukulen Berbasis IoT dengan Media Tanam Minim Air Bayu Tri Kusuma; Hawi Dian Putra Anugrah; Syahrul Yovi Distyanto; Pramono -
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman sukulen memiliki karakteristik unik yang membutuhkan media tanam minim air dan pencahayaan yang cukup untuk menghindari pembusukan akar (root rot) dan pertumbuhan abnormal (etiolasi). Pemantauan secara manual seringkali tidak akurat dan berisiko menyebabkan penyiraman berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem kendali lingkungan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) pada perangkat keras fisik yang disesuaikan secara spesifik untuk kebutuhan sukulen. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali. Pengumpulan data lingkungan dilakukan melalui dua sensor utama, yaitu sensor Soil Moisture untuk mendeteksi kelembapan tanah, serta sensor LDR untuk intensitas cahaya. Logika kendali diprogram untuk mengaktifkan pompa air mini secara otomatis ketika kelembapan tanah berada di bawah ambang batas kritis (
Sistem Jemuran Otomatis Berbasis Arduino Uno dengan Sensor Raindrops pada Rumah Adat Betang Kalimantan Dafidz Afriday Islamika; Fajar Jaya Mulia; Marcello Antonio; Khoirul Huda
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perancangan dan implementasi sistem jemuran otomatis berbasis Arduino Uno pada miniatur Rumah Adat Betang Kalimantan sebagai media pembelajaran teknologi dan budaya. Sistem ini memanfaatkan sensor raindrop untuk mendeteksi hujan, LCD I2C sebagai media informasi, dan buzzer sebagai indikator peringatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem, pembuatan perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian sistem. Cara kerja sistem yaitu mendeteksi kondisi lingkungan secara real-time dan menggerakkan jemuran secara otomatis berdasarkan data yang diperoleh dari sensor. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor mampu mendeteksi hujan dengan baik, sedangkan servo dapat merespons perintah mikrokontroler sesuai kondisi yang terdeteksi. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat berfungsi secara efektif sebagai solusi sederhana untuk melindungi jemuran dari hujan sekaligus menjadi media pembelajaran penerapan teknologi otomasi pada miniatur Rumah Adat Betang Kalimantan.
Rancang Bangun Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis NodeMCU ESP8266 Menggunakan Sensor Soil Moisture Desta Putra Sandhiya Ependi; Vicky Galih Pamungkas; Kahfi Andhika Pratama; Pramono, S.Kom, M.Kom
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyiraman tanaman merupakan kegiatan penting dalam menjaga pertumbuhan dan kesehatan tanaman. Namun, penyiraman yang dilakukan secara manual sering kali kurang efisien karena bergantung pada kehadiran dan ketelitian pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis NodeMCU ESP8266 yang mampu memantau tingkat kelembaban tanah secara real-time dan mengendalikan pompa air secara otomatis. Sistem menggunakan sensor Soil Moisture sebagai masukan untuk mendeteksi kondisi tanah, relay module sebagai pengendali pompa, serta LCD 16x2 dengan modul I2C sebagai media tampilan informasi. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras, perancangan pengkabelan, perancangan perangkat lunak, serta pengujian sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi kondisi tanah kering dan mengaktifkan pompa secara otomatis, kemudian mematikan pompa ketika kelembaban tanah telah mencapai nilai yang ditentukan. Dengan demikian, sistem yang dirancang dapat membantu proses penyiraman tanaman menjadi lebih efektif dan efisien.
Sistem Penerangan Jalan Umum Pintar Dhara Lusyana Wati; Ega Wiratama; Gabriel Handara Putra Nugraha; Tommy Kusuma Wardhana; Febri Fajar Setiyawan; Rahmad Aji Novianto
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan infrastruktur dasar untuk mendukung mobilitas dan keamanan masyarakat di malam hari. Namun, sistem konvensional memiliki kelemahan berupa pemborosan energi akibat lampu yang menyala dengan intensitas penuh sepanjang malam, serta keterlambatan penanganan kerusakan akibat ketergantungan pada laporan manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur sistem PJU pintar berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 DevKit V1 sebagai pengendali utama yang efisien. Sistem ini menerapkan metode peredupan adaptif (adaptive dimming) menggunakan sensor PIR HW-416A untuk mendeteksi keberadaan objek dan sensor BH1750 untuk mengukur intensitas cahaya sekitar. Pengaturan kecerahan lampu LED dirancang secara dinamis melalui sinyal Pulse Width Modulation (PWM) yang dikendalikan oleh MOSFET IRLZ44N. Fitur deteksi kerusakan diintegrasikan menggunakan sensor arus dan tegangan INA219 yang dikonfigurasi untuk memicu pengiriman notifikasi peringatan instan ke WhatsApp pengelola jika arus mendekati nol. Sistem ini direncanakan mengandalkan catu daya panel surya dan baterai Li-ion yang diregulasi oleh charge controller TP4056 serta modul step-up MT3608. Data pemantauan dirancang ditransmisikan secara real-time ke dashboard web lokal menggunakan metode AJAX Polling. Sistem yang dirancang ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang andal dalam mengoptimalkan efisiensi konsumsi daya serta mempermudah manajemen perawatan infrastruktur PJU jangka panjang.
Rancang Bangun Sistem Deteksi Kebocoran Gas Dan Api Berbasis IOT Muhammad Lutfi Al Hafizh; Pratama Nur Hadiansah; Pramono -
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bencana yang dapat menyebabkan kerugian materi maupun korban jiwa apabila tidak terdeteksi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem deteksi kebocoran gas dan api berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan Wemos D1 Mini dan aplikasi Blynk sebagai media monitoring. Sistem menggunakan sensor MQ-2 untuk mendeteksi gas dan asap serta sensor flame untuk mendeteksi keberadaan nyala api. Data hasil pembacaan sensor diproses oleh Wemos D1 Mini untuk menentukan kondisi lingkungan dan mengaktifkan buzzer serta pompa mini DC melalui relay ketika terdeteksi kondisi berbahaya. Selain itu, informasi kondisi sistem dikirimkan secara real-time ke aplikasi Blynk sehingga dapat dipantau melalui smartphone. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor MQ-2 mampu mendeteksi gas dan asap pada jarak 1–8 cm, sedangkan sensor flame mampu mendeteksi nyala api pada jarak 1–5 cm. Sistem juga berhasil memberikan peringatan dan respons otomatis sesuai dengan kondisi yang terdeteksi. Dengan demikian, sistem yang dirancang dapat membantu proses deteksi dini dan penanganan awal terhadap potensi kebakaran secara lebih efektif.
Rancang Bangun Sistem Kendali Darurat Berbasis IoT Untuk Pengamanan Perangkat Melalui Akses Jarak Jauh Menggunakan ESP32 dan Firebase Dimas Adji Yoga Saputra; Ahmad Saifudin; Muhammad Alive Muflih; Pramono -
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Internet of Things (IoT) memberikan kemudahan dalam melakukan pemantauan dan pengendalian perangkat secara jarak jauh, namun di sisi lain meningkatkan risiko keamanan akibat perangkat yang selalu terhubung ke internet. Sebagian besar sistem keamanan IoT masih berfokus pada proses monitoring dan deteksi ancaman sehingga belum menyediakan mekanisme mitigasi yang memungkinkan pengguna melakukan tindakan darurat secara langsung ketika perangkat mengalami gangguan keamanan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem kendali darurat berbasis IoT yang mengintegrasikan mekanisme Data Encryption dan Device Isolation menggunakan ESP32 serta Firebase Realtime Database. Penelitian menggunakan metode eksperimental yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, serta pengujian terhadap konektivitas, waktu respons, dan tingkat keberhasilan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komunikasi antara Web Dashboard, Firebase Realtime Database, ESP32, dan modul relay berjalan dengan baik. Rata-rata waktu respons sistem pada mode Data Encryption sebesar 2,149 detik, sedangkan mode Device Isolation sebesar 4,650 detik. Selain itu, sistem memperoleh tingkat keberhasilan eksekusi sebesar 100% pada 30 kali percobaan untuk masing-masing mode pengamanan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan respons secara cepat dan andal dalam mendukung pengamanan perangkat serta data secara jarak jauh. Penelitian ini berkontribusi melalui integrasi mekanisme pengamanan digital dan isolasi perangkat fisik dalam satu platform berbasis IoT yang dapat digunakan sebagai solusi mitigasi pada kondisi darurat.