cover
Contact Name
Rahman Tanjung
Contact Email
jurnal@rakeyansantang.ac.id
Phone
+6285718662925
Journal Mail Official
jurnal@rakeyansantang.ac.id
Editorial Address
Palumbonsari, Kec. Karawang Tim., Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41314, Kab. Karawang, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Tahsinia
ISSN : 26852047     EISSN : 27975452     DOI : https://doi.org/10.57171/jt
Core Subject : Education,
Jurnal Tahsinia [ISSN (e): 2797-5452 | ISSN (p): 2685-2047] adalah media untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan topik ilmu pendidikan yang diterbitkan oleh STIT Rakeyan Santang Karawang. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu April dan Oktober. Jurnal Tahsinia menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang ilmu pendidikan yang mencakup : 1) Administrasi/Manajemen Pendidikan, 2) Pendidikan Agama Islam, 3) Pendidikan Ekonomi, 4) Pendidikan Fisika, 5) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6) Bimbingan dan Konseling, 7) Pendidikan luar Sekolah, 8) Pendidikan luar Biasa, 9) Teknologi Pendidikan, 10) Pendidikan Geografi, 11) Pendidikan Bahasa, dan lainnya.
Articles 215 Documents
METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPA PADA SUB POKOK BAHASAN SIFAT-SIFAT CAHAYA DI KELAS V SD QUR’AN TERPADU NURUL ISLAM KECAMATAN KARAWANG TIMUR Supandi; Rahman Tanjung; Kania Ayu Dewanti
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.094 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.286

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa mata pelajaran IPA pada sub pokok bahasan sifat–sifat cahaya di kelas V. Hal ini terlihat banyak siswa yang tidak mencapai KKM sesuai dengan target yang diharapkan yaitu 65, dan dalam proses pembelajaran guru lebih aktif dibandingkan siswa sehingga mendorong terjadinya pembelajaran secara pasif. Berdasarkan permasalahan tersebut maka ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yatu: 1). Untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum pembelajaran dengan penerapan metode eksperimen dalam mata pelajaran IPA pada sub pokok bahasan sifat-sifat cahaya di kelas V SD Qur’an Terpadu Nurul Islam Kabupaten Karawang. 2). Untuk mengetahui proses pembelajaran dengan penerapan metode eksperimen dalam mata pelajaran IPA pada sub pokok bahasan sifat–sifat cahaya di kelas V SD Qur’an Terpadu Nurul Islam Kabupaten Karawang. 3). Untuk mengetahui hasil belajar siswa sesudah pembelajaran dengan penerapan metode eksperimen dalam mata pelajaran IPA pada sub pokok bahasan sifat–sifat cahaya di kelas V SD Qur’an Terpadu Nurul Islam Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen dalam mata pelajaran IPA pada sub pokok bahasan sifat–sifat cahaya di kelas V SDS Pusaka Bagsa Kabupaten Karawamg yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian dengan menerapkan metode eksperimen pada materi sifat–sifat cahaya menunjukkan adanya peningkatan, sebelum menggunakan metode eksperimen nilai rata–rata siswa hanya mencapai 61 atau sebanyak 46% siswa yang mencapai KKM. Pada siklus I saat proses pembelajaran Masih banyak sebagian siswa yang ribut dan mengobrol dengan temannya pada saat proses pembelajaran berlangsung, khususnya pada saat percobaan, dan nilai rata–rata siswa hanya mencapai 74 atau sebanyak 71% siswa yang mencapai KKM. Pada siklus II dalam proses pembelajaran ini terlihat siswa mulai berani mengajukan pertanyaan pertanyaan kepada guru, dan menjawab pertanyaan–pertanyaan dari guru, nilai rata–rata siswa mencapai 85 atau sebanyak 92% siswa yang mencapai KKM. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada sub pokok bahasan sifat–sifat cahaya di kelas V SD Qur’an Terpadu Nurul Islam Kabupaten Karawang.
MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Vina Febiani Musyadad; Asep Supriatna; Dina Aprilia
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.433 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.287

Abstract

Penggunaan waktu dalam proses pembelajaran dimasa sekarang itu sangatlah penting, karena dapat mempengaruhi pemahaman konsep peserta didik salah satunya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya waktu pembelajaran yang tersedia seringkali tidak mencukupi untuk menyampaikan keseluruhan materi pembelajaran, hal tersebut berpengaruh terhadap pemahaman konsep Bahasa Indonesia, sehingga kurang terpenuhi. Atas dasar tersebut peneliti mencoba dan mengajarkan mengenai mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi karangan narasi dengan menggunakan media gambar seri yang dapat dikolaborasikan antara pembelajaran tatap muka secara langsung dan online. Sehingga dalam penelitian ini memperoleh rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana proses pembelajaran bahasa indonesia dalam menulis karangan narasi sebelum menggunakan media gambar seri? 2) Bagaimana proses pembelajaran bahasa indonesia dalam menulis karangan narasi dengan menggunakan media gambar seri? 3) Bagaimana hasil kemampuan menulis karangan narasi pada proses pembelajaran bahasa indonesia setelah menggunakan media gambar seri?. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tegalsari II tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel penelitian sejumlah 20 peserta didik. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dan selanjutnya disebut dengan PTK. Desain yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah model siklus dengan pertemuan dari setiap siklus disesuaikan sampai tujuan pembelajaran yang diingankan tercapai. Siklus yang dikembangkan berbentuk spiral seperti yang dikemukakan oleh Kemmis & Mc Taggart. Hasil kemampuan menulis karangan narasi dengan menggunakan media gambar seri mengalami peningkatan pada tiap siklusnya, baik peningkatan dari nilai hasil karangan maupun dari aspek-aspek penilaian karangannya. Hasil nilai siswa dari menulis karangan narasi, mengalami peningkatan yang signifikan pada tiap siklusnya. Pada kegiatan prasiklus mendapat rata-rata nilai 65,00, siklus kesatu mendapatkan nilai rata-rata 79,50 dan pada siklus kedua mendapatkan nilai rata-rata 87,00. Dengan demikian, pembelajara menggunakan model pembelajaran PTK terdapat pengaruh yang signifikansi terhadap kemampuan menulis karangan narasi di SDN Tegalsari II.
PENERAPAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA Nur Chabibah; Nasem; Putri Kamelia
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.347 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas V SD Negeri Pisangsambo I dengan menggunakan model Example Non Example. Example Non Example adalah model yang menggunakan gambar dalam penyampaian materi pembelajaran yang bertujuan mendorong siswa untuk belajar berpikir kritis untuk jalan memecahkan permasalahan-permasalahan yang terkandung dalam contoh-contoh gambar yang disajikan. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 34 siswa, terdiri dari 14 putra dan 20 putri. Model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan tes. Pembelajaran dengan menggunakan model Example Non Example terbukti meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pemebelajaran IPA, hal itu dapat dilihat dari hasil belajar siswa meningkat. Dari kondisi awal rata-rata nilai mencapai 68.0 atau 53% setelah dilaksanakan siklus ke-I meningkat menjadi 70.5 atau 68% pada siklus ke-II 76.6 atau 79%, dan pada siklus ke-III 87.7 atau 91%. Selain hasil belajar derdapat hasil aktivitas guru dan presentasenya. Dari siklus ke-I mencapai 66% pada siklus ke-II meningkat menjadi 78% dan pada siklus ke-III 91%. Selain itu hasil aktivitas siswa terdapat prentasenya. Dari siklus ke-I mencapai 66% pada siklus ke-II meningkat menjadi 78% dan pada siklus ke-III 91%. Angket siswa dari siklus ke-I 60% pada siklus ke-II meningkat menjadi 80% dan siklus ke-III 91%. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA melalui penerapan model Example Non Example dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa di kelas V SD Negeri Pisangsambo I, sehingga dapat dijadikan salah satu solusi alternatif untuk meningkatkan pembelajaran IPA.
Penerapan Metode Mind Mapping Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Asep Supriatna; Sony Kuswandi; Ali Aenul Quthbi
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.464 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.289

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar IPA dengan penerapan Metode Mind Mapping pada siswa kelas IV SDN Pasirkaliki II Kecamatan Rawamerta. Serta tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan guru, aktivitas siswa dan meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV melalui Metode Mind Mapping. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian yaitu siswa kelas IV SDN Pasirkaliki II, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Setelah diterapkannya Metode Mind Mapping pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di kelas IV SDN Pasirkaliki II, maka hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase ketuntasan belajar siklus I sebesar 55,56% dengan nilai rata-rata 58,89, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 74% dengan nilai rata-rata 65,18 dan pada siklus III meningkat menjadi 96,30% dengan nilai rata-rata 80,74. Serta keterampilan guru pada siklus I memperoleh 42,50% dengan kategori cukup, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 67,50% dengan kategori aktif dan pada siklus ke III meningkat 90% dengan kategori sangat aktif. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh skor 45% dengan kategori cukup, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 65% dengan kategori aktif dan pada siklus III meningkat menjadi 87,50% dengan kategori sangat aktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Metode Mind Mapping terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SDN Pasirkaliki II pada mata pelajaran lmu Pengetahuan Alam.
METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI SDN TANJUNGSARI I DAN SDN MEKARPOHACI III Chika Gianistika; Dede Ajeng Arini; Syifa Azizah
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.433 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.290

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan metode pembelajaran inkuiri dalam mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan Kuasi Eksperimental. Pemilihan subyek penelitian secara acak yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan dapat diketahui metode inkuiri memberikan pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Uji perbedaan rata-rata gain didapat kemampuan berpikir kritis IPA mencapai lebih dari 50% yaitu sebesar 70,1% dengan kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran inkuiri memberikan pengaruh positif bagi pembelajaran IPA dan terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis IPA melalui metode inkuiri dengan siswa yang menggunakan pembelajaran direct instruction. Diketahui hasil postes nilai rata-rata kelas kontrol adalah 51.71 sedangkan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 74,05. Dengan kata lain kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran inkuiri dalam mata pelajaran IPA dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa.
PENERAPAN METODE PROBING PROMTING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN Nasem Nasem; Rudiyana Rudiyana; Dadan Ridwan Nurzaman
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.633 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.291

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk Meningkatkan Motivasi Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas VI SDN KARANGSINOM I dengan menerapkan metode pembelajaran Probing Prompting. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian ini, teknik yang digunakan untuk mengolah data adalah deskriptif kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), lembar observasi kegiatan belajar mengajar, dan tes hasil belajar. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa penerapan model Probing Prompting dapat meningkatkan hasil Belajar siswa cukup efektif diterapkan pada siswa kelas VI SDN KARANGSINOM I. Hal ini terbukti, PBM siswa siklus I dengan skor 76,56 dengan prosentasi 72,2% mengalami peningkatan menjadi 84,83 dengan prosentasi 77,7% pada siklus II, dari siklus II ke sikls III pun mengalami peningkatan, skor siklus III yaitu 87,83 dengan prosentasi 94,4%, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Probing Prompting dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dengan kriteria sangat aktif. Selain itu, hasil belajar IPA kelas VI materi pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup meningkat dengan menerapkan model Probing Prompting, hal ini terbukti dari perolehan nilai rata-rata hasil belajar pada setiap siklus. Dalam kegiatan prasiklus nilai rata-rata siswa 61,39 dengan prosentase 38,9%, sedangkan perolehan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 66,37 dengan prosentase 66,6%, hal ini mengalami peningkatan sebesar 27,7%. Pada siklus II perolehan nilai rata-rata siswa 69,7 dengan prosentase 77,7%, hal ini mengalam peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 11,1%, begitu pun di siklus III mengalami peningkatan sebesar 11,1% dengan perolehan nilai rata-rata 87,83 dengan prosentase 94,4%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA Rahman Tanjung; Supandi; Rahmi Nurfalaahiyyah
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.839 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian pada penelitian tindakan kelas ini adalah seluruh siswa Kelas IV yang berjumlah 22 orang siswa terdiri dari 6 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu dengan diterapkannya model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dilihat dari hasil belajar pra siklus ke siklus I, siklus II sampai ke Siklus III yakni dari ketuntasan klasikal hanya sebesar 27 % menjadi 73 % di siklus I dan meningkat lagi menjadi sebesar 86 % di siklus ke II dan meningkat lagi di siklus ke III menjadi 90% dengan rata – rata nilai pra siklus sebesar 48 setelah diterapkannya model problem based learning menjadi 71 di siklus I dan setelah dilaksanakannya tindak lanjut pada siklus II dan siklus ke tiga menjadi 90. Begitu pula dengan proses pembelajaran siswa juga mengalami peningkatan dari perolehan skor siklus I sebesar 28 (64 %) menjadi siklus II sebesar 41 (88 %) dan siklus ke III dengan total skor 44.
IMPLIKASI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) BAGI PEMBERDAYAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI KONSELOR Ulfah Ulfah; Opan Arifudin
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.623 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.293

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implikasi masyarakat ekonomi asean (MEA) bagi pemberdayaan bimbingan dan konseling dalam mengembangkan kompetensi konselor. Sesuai dengan karakteristik masalah yang diangkat dalam penelitian ini maka menggunakan Metode Riset kualitatif, yaitu menekankan analisisnya pada data deskriptif berupa kata-kata tertulis yang diamati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembaharuan dalam layanan bimbingan dan konseling termasuk memanfaatkan kecanggihan teknologi merupakan suatu karakter dunia modern, hal ini berdasar pada persepsi bahwa pendidikan harus merupakan pelopor pembaharuan peradaban manusia. Artinya esensi pendidikan adalah membangun dan mengembangkan kehidupan kemanusiaan baru. Karena itu program layanan, pendekatan proses layanan dan infrastruktur layanan harus mencerminkan adanya sinergi antara kebutuhan, proses layanan, dan hasil layanan. Ini berarti bahwa proses dan hasil layanan bimbingan hendaknya mencerminkan integrasi dengan kehidupan nyata dan masa depan konseli selanjutnya. Tuntutan ini hanya bisa dipenuhi dengan penyajian program bimbingan dan konseling yang memberikan fasilitas belajar kepada konseli baik secara individu maupun kelompok, dan dapat merangsang kreativitas, intelektualitas, dan kemampuan pemamah diri serta analisis tuntutan kompetensi yang mendalam. Dengan kata lain, sejalan dengan era globalisasi revolusi layanan bimbingan dan konseling pada akhirnya diarahkan untuk kesejahteraan kehidupan umat manusia masa kini dan akan datang.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI DASAR PADA ANAK KELOMPOK A MELALUI METODE TEBAK GAMBAR Candra Mochamad Surya; Yogha Zulvian Iskandar; Leni Marlina
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.082 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal bentuk geometri melalui metode tebak gambar pada kelompok A POS PAUD Cempaka. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan membagi kedalam dua siklus dan setiap siklusnya melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Alat pengumpulan data utama adalah melalui lembar chek list dan hasil observasi. Subjek penelitian adalah anak Kelompok A POS PAUD Cempaka jumlah anak sebanyak 18 orang anak. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan mengenal Bentuk Geometri memiliki presentae yang cukup baik. Sebelum tindakan dilakukan pemahaman bentuk geometri hanya sebesar 33%. Yang meningkat pada tindakan siklus I menjadi 40%, peningkatan kembali menjadi 85% dan telah memenuhu indikator pencapaian keberhasilan minimal 85% dengan kategori baik sekali. Anak kelompok A sudah mampu mengenal, menunjukkan dan mengelompokkan bentuk geometri dengan baik, kepada guru hendaknya terus meningkatkan kompetensinya dalam mengajar sehingga pemahaman anak pada materi yang diajarkan dapat lebih. Pemahaman melalui metode tebak gambar adalah salah satunya.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH MELALUI MEDIA KARTU HURUF DI TKIT BINA INSANI KELOMPOK USIA 5 – 6 TAHUN Tanti Trisnawati; Yudi Wahyu Widiana; Asep Supriatna
Tahsinia Vol 2 No 1 (2021): JURNAL TAHSINIA
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.366 KB) | DOI: 10.57171/jt.v2i1.295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Upaya Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Melalui Media Kartu Huruf di TK IT Bina Insani Kelompok Usia 5 – 6 Tahun. Kemampuan mengenal huruf hijaiyah yang diteliti adalah membaca, mengenal, dan melafalkan huruf hijaiyah secara acak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif. Subyek penelitian ini adalah 20 anak kelompok B yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Obyek penelitian adalah kemampuan membaca huruf hijaiyah menggunakan media Kartu Huruf. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Teknik analisis data yang dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan pada penelitian ini dikatakan berhasil apabila kemampuan membaca huruf hijaiyah anak dengan kategori baik sudah mencapai persentase minimal sebesar 80%. Hasil penelitian dapat terjadi peningkatan dari Pra siklus, Siklus I dan Siklus II yang bisa dilihat dari diperoleh hasil presentase Siklus II dari kemampuan anak Menyebutkan simbol-simbol huruf hijaiyah dari kategori (BB) mencapai 0 %, (MB) 0%, (BSH) 45%, dan (BSB) 55%. Sedangkan kemampuan anak Melafalkan huruf hijaiyah dari kategori (BB) mencapai 0 %, (MB) 10%, (BSH) 55%, dan (BSB) 35% . dan yang terakhir kemampuan membedakan bunyi dan bentuk (BB) mencapai 0 %, (MB) 0%, (BSH) 35%, dan (BSB) 65%. Hasil ini menunjukan bahwa tingkat keberhasilan anak termasuk dalam kategori Baik, karena hasil presentase yang diperoleh anak sudah mencapai indikator keberhasilan.

Page 4 of 22 | Total Record : 215