cover
Contact Name
Afri Yudamson
Contact Email
afri.yudamson@eng.unila.ac.id
Phone
+6285709220573
Journal Mail Official
afri.yudamson@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Elektro FT Universitas Lampung Gedung-H Fakultas Teknik Unila Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145 Telp: +62882-6703-2879, +62853-5788-8738 WA: +62882-6703-2879 Website: http://electrician.unila.ac.id
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25493442     DOI : https://doi.org/10.23960/elc
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Publication of scientific research results in the field of electrical engineering which covers: ~ Power system analysis ~ Electrical energy conversion ~ High voltage technology ~ Electronics ~ Control system ~ Telecommunication system ~ Computer and interfacing ~ Information engineering.
Articles 586 Documents
Analisa Data Hasil Pengukuran Beban Motor Listrik 1 Fasa pada kWh Analog dan kWh Digital SON, JECKSON
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 15 No. 3 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v15n3.2219

Abstract

Penggunaan Energi Listrik telah menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Untuk mengetahui besaran energi listrik yang digunakan, PLN membutuhkan sebuah alat yang disebut kWh Meter. Terdapat dua macam kWh Meter yang digunakan, yaitu kWh meter Analog (paskabayar) dan kWh Meter Digital (prabayar). Setelah beralih ke kWh meter Digital, hampir di semua rumah sudah menggunakannya, akan tetapi ternyata masih banyak juga keluhan dari masyarakat dan kurang setuju dengan kWh meter Digital. Hal ini disebabkan karena adanya anggapan, pemikiran dan informasi dari masyarakat bahwa kWh meter Digital tersebut membuat perhitungan yang salah sehingga banyak merasa perhitungan energi listrik yang dipakai lebih besar dari pada kWh meter Analog. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai data hasil pengukuran beban motor listrik 1 fasa pada kWh meter Digital dan Analog. Metode yang digunakan yaitu dengan cara membandingkan hasil pembacaan oleh kWh meter analog dan kWh meter digital yang dipasangkan pada motor listrik 1 fasa. Proses penelitian ini dilakukan dengan cara mengukur langsung beban motor listrik 1 fasa pada kWh Analog dan kWh Digital sebanyak sepuluh kali dengan jangka waktu berbeda. Hasil penelitian ini adalah kWh Digital menunjukkan pengukuran yang lebih teliti dan akurat karena digit angka yang ditampilkan dua desimal (0,00). Dari hasil pembulatan satu desimal (0.0), maka hasil pengukuran adalah sama.
RANCANG BANGUN SOFTWARE PERHITUNGAN UNTUK SISTEM METER TURBIN DENGAN METODE FUZZY Astrie Kusuma Dewi; Silvia Mareta; Chalidia Nurin Hamdani
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Custody transfer is an important activity in the oil and gas industry which requires high accuracy. In keeping the metering system in an accurate condition, dynamic testing is needed as an evaluation of the custody transfer metering system. In carrying out dynamic testing, software is needed so that calculations will be more accurate and minimize errors. Calculation software in the market is currently quite expensive and does not cover all the calculation needs needed in the field, it is necessary to make calculation software that suits your needs and has a low price. With this software, it is hoped that it can simplify the calculation process and speed up troubleshooting time when there is a measurement deviation because the data read in the flowcomp can be directly proven for its accuracy. In finding a correction factor, a method is needed that is able to determine the value between two known values. Fuzzy method is considered capable of solving these problems. Sugeno fuzzy method is suitable for use in this study because it has an output in the form of a constant. After testing several random samples, the results of the Sugeno fuzzy method have the greatest error on the MPMS API table, namely 0.00004. When compared with the interpolation method, the fuzzy method has the same results as the value generated by the interpolation method. So it can be concluded that the fuzzy method can be used as a calculation method in finding the correction factor.
DESAIN DAN PERANCANGAN MINIATUR ALAT PENYARING SAMPAH OTOMATIS BERBASIS PLC Bengawan Alfaresi; Afandi A; Feby ardianto
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n2.2227

Abstract

Penyelesaian masalah sampah yang menumpuk pada aliran selokan diperkotaan merupakan masalah yang sering terjadi dan membuat suatu bencana yang sulit teratasi dengan baik. Peningkatan masyarakat membuang sampah di selokan lngkungan sekitar membuat terjadinya penumpukan sampah pada selokan yang tidak diimbangi dengan pengambilan dan pengolahan sampah. Tujuan pada penelitian adalah membuat dan merancang prototipe alat pemungut sampah selokan menggunakan PLC yang dioperasikan secara otomatis untuk mengurangi tenaga manusia dan lebih mengefisienkan waktu dalam pemungutan sampah diselokan yang terus menumpuk. Metode yang diterapkan pada penelitian ini yaitu mengunakan metode pencakaran sampah. Alat pemungutan sampah ini mulai bekerja dari pemungutan sampah yang dibawa oleh konveyor 1 yang selanjutnya dijatuhkan ke konveyor 2 dan sampah yang terbawa konveyor 2 akan di jatuhkan ke wadah sampah. Alat pemungutan sampah ini di operasikan oleh push button pada box panel. Hasil dari penelitian kecepatan pemungutan sampah pada konveyor 1 bisa dibagi menjadi 3 kategori yaitu cepat, sedang dan lambat. Untuk kategori cepat dengan dengan 250 Rpm bisa memungut 75 sampah apung dengan waktu 37,8 detik, persentase kegagalan mencapai 6,7 persen. Untuk kategori sedang dengan 125 Rpm bisa memungut 75 sampah apung dengan waktu 48,6 detik dengan persetase kegagalan pungut 8 persen dan terakhir untuk kategori kecepatan lambat bisa memungut 75 sampah apung dengan waktu 78,8 detik dengan persentase kegagalan pungut 9,3 persen. Kesimpulan dari penelitian ini semakin cepat putaran maka tingkat kegagalan semakin kecil yaitu 6.7 persen dan waktu yang dibutuhkan akan semakin cepat dengan waktu 37.8 detik per 75 sampah.
Alat Penyempot Pestisida Tenaga Surya Edi Sarwono
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat penyemprot estisida yang banyak digunakan oleh petani masih menggunakan tangan atau pun mesin berbahan bakar fosil, sehingga masih tergolong cara tradisional dan tidak efektif. Beberapa kelemahan dari cara tradisional tersebut diantaranya kurang praktis, bahan bakar fosil yang akan habis dan dampak terhadap lingkungan. Energi surya yang berasal dari matahari dapat menjadi solusi permasalahan tersebut. Panel surya yang merupakan alat yang digunakan untuk mengkonversi sinar matahari menjadi energi listrik. Dengan memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber energi sprayer dan pompa sehingga dapat menggantikan tangan yang menekan tuas dan mengisi ulang secara manual. Selain itu dengan lebih memilih tenaga surya dibandingkan mesin bahan bakar fosil dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan lebih memanfatkan energi terbarukan yang tidak akan habis serta ramah lingkungan. Pada penelitian ini panel surya dipasang di atas kepala untuk memaksimalkan penangkapan cahaya matahari dan juga melindungi kepala dari panas sinar matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi baterai yang dibutuhkan untuk penyemprotan memiliki selisih persentase baterai dari volume cairan 10 liter ke 6 liter adalah 4 persen dan dari volume cairan 6 liter ke 2 liter adalah 6 persen.
Perancangan Aplikasi Augmented Reality Buku Koleksi Benda Bersejarah Sebagai Media Informasi Interaktif Dan Media Promosi (Studi Kasus : Museum Negeri Bengkulu) Ajei Ibnu Rahmat; Desi Andreswari; Yudi Setiawan
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi dapat membantu museum dalam upaya pelestarian koleksi benda bersejarah serta memudahkan museum dalam penyampaian informasi. Museum Negeri Bengkulu merupakan bangunan yang telah menyimpan dan melestarikan 6.150 koleksi bersejarah di provinsi Bengkulu yang memiliki banyak nilai-nilai sejarah dan budaya. Teknologi augmented reality merupakan sebuah teknologi yang dapat digunakan dalam membantu museum untuk memperkenalkan, melestarikan dan memamerkan benda bersejarah. Metode marker-based tracking merupakan salah satu metode dalam teknologi augmented reality. Metode ini, memanfaatkan sebuah barcode/pattern atau marker yang selanjutnya akan di deteksi oleh kamera untuk kemudian sistem akan melakukan tracking terhadap posisi benda digital berdasarkan posisi marker. Pemanfaatan teknologi augmented reality pada museum dilihat dapat membantu upaya memperkenalkan, melestarikan dan memamerkan warisan benda bersejarah secara interaktif. Pada penelitian ini telah dihasilkan sebuah aplikasi augmented reality museum bengkulu dengan menggunakan metode marker-based tracking sebagai media informasi interaktif. Aplikasi ini dapat menampilkan informasi secara interaktif dengan adanya mediamedia visual seperti objek 3D, audio, video, gambar dan text. Aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai media promosi Museum Negeri Bengkulu dan koleksi benda bersejarah berdasarkan hasil pengujian efektifitas media promosi dengan menggunakan pendekatan EPIC model dalam sebuah kuisioner pada 45 responden. Aplikasi yang dibangun telah di uji dan dinyatakan layak berdasarkan hasil pengujian dengan metode black-box testing dan white-box testing. Kata kunci : Augmented Reality, AR Museum Bengkulu, Android, Media Informasi Interaktif, Media Promosi, Museum Negeri Provinsi Bengkulu
Identifikasi Persediaan Makanan di dalam Lemari Pendingin Berbasis Raspberry Pi dan Deep Learning Faisal Candrasyah Hasibuan; Andri Ulus Rahayu
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari Sistem ini dibuat atas dasar permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya yaitu tidak terpantaunya persediaan bahan makanan di lemari pendingin. Ketika dibutuhkan suatu bahan makanan dari lemari pendingin dan ternyata tidak ada, maka akan menjadi masalah. Oleh karena itu, dibuatlah sebuah sistem yang mampu mengidentifikasi objek makanan di dalam lemari pendingin. Masukan dari sistem ini berupa foto objek makanan yang diambil menggunakan Raspberry Pi Camera dan terhubung langsung dengan Raspberry Pi di dalam lemari pendingin. Setelah diproses dengan algoritma pembelajaran mesin, maka keluaran yang dihasilkan berupa identifikasi objek makanan yang terdapat di dalam lemari pendingin tersebut. Objek makanan yang diuji berupa pisang, mentimun, brokoli, dan jeruk. Dari hasil pengujian, terlihat bahwa program mengidentifikasi objek dengan benar pada objek pisang dan jeruk yang ditunjukkan dengan confidence level tertinggi sebesar 56,98 persen dan 45,88 persen. Identifikasi objek mentimun dikenali sebagai zukini dengan confidence level tertinggi sebesar 78,61persen. Adapun identifikasi objek paling rendah terdapat pada objek brokoli dengan confidence level kurang dari 1persen. Kata kunci Deep Belief Network, Deep Learning, Lemari Pendingin, Machine learning, Raspberry Pi. Abstract — This system is made based on problems that occur in everyday life, one of which is the lack of monitoring of food supplies in the refrigerator. It will be a problem when there is a need for a food item from the refrigerator and it does not exist. Therefore, a system is made that can identify food objects in the refrigerator. The input from this system is in the form of photos of food objects taken using the Raspberry Pi Camera and connected directly to the Raspberry Pi in the refrigerator. After being processed with machine learning algorithms, the resulting output identifies food objects in the refrigerator. The food objects tested were bananas, cucumbers, broccoli, and oranges. The test results show that the program correctly identified the object on the banana and orange object, which was indicated by the highest confidence levels of 56.98 percents and 45.88 percents, respectively. The identification of the cucumber object was recognized as zucchini with the highest confidence level of 78.61 percents. The lowest object identification was found in broccoli, with a confidence level of less than 1 percents. Keywords Deep Belief Network, Deep Learning, Deep Belief Network, Machine learning, Raspberry Pi, Refrigerator.
Telemonitoring Denyut Jantung Dan Suhu Tubuh Terintegrasi Android Smartphone Berbasis Internet of Things (IoT) Rahmat Widadi
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Denyut jantung dan suhu tubuh merupakan parameter kesehatan yang sering digunakan pada manusia. Jumlah kasus kematian akibat penyakit jantung meningkat selama masa pandemi, kurangnya infrastruktur dan layanan telemedika juga menjadi faktor. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring terintegrasi smartphone dengan prinsip health from home. Sistem memantau denyut jantung menggunakan pulse heart rate sensor dan suhu tubuh menggunakan DS18B20 temperature sensor. Hasil penelitian didapatkan sistem dapat digunakan sebagai telemonitoring kesehatan dengan nilai akurasi pembacaan denyut jantung pulse heart rate sensor sebesar 98.57 persen dan pembacaan suhu tubuh DS18B20 temperature sensor sebesar 98.55 persen. Hasil pengukuran QoS sistem diperoleh nilai throughput 9.93 Kbit/s, delay 0.25 s, dan packet loss 0 persen.
Analisis Traction Power Supply Substation LRT Palembang yosi apriani; Imron Zaelani
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n2.2234

Abstract

Adanya penambahan Highway Light Rail Transit (LRT) maka menyebabkan beban Traction Power Supply Substation (TPSS) semakin bertambah karena jarak antar LRT dalam perjalanan kereta yang semakin rapat. Dengan sistem ini maka jumlah tarikan daya LRT pada setiap keberangkatan di setiap stasiun meningkat yang berakibat naiknya beban arus listrik pada gardu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemampuan tiap-tiap gardu listrik untuk mengetahui berapa besar jumlah kebutuhan daya listrik sesuai dengan pola operasi TPSS serta untuk mengetahui berapa besar jumlah kebutuhan daya listrik LRT Metode penelitian ini adalah: 1. Study literatur, 2. Pengumpulan data, 3. Simulasi menggunakan ETAP, 4. Perbandingan kapasitas perhitungan dengan kapasitas eksisting, 5. Analisis. Berdasarkan hasil perhitungan kapasitas daya yang tersedia dalam keadaan per LRT Asrama Haji yaitu sebesar 1339 kW pada lintas Puntikayu yaitu 1142 kW dan sebesar 653 kW pada lintas Demang, kapasitas daya yang tersedia sebesar 4141 kW. Persentase daya terpakai tertinggi sebesar 32,3 percen sehingga kapasitas daya yang tersedia masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beban berdasarkan daya eksisting.
Variasi Nilai Tegangan Percik Arrester Akibat Pengaruh Kapasitas Trafo Daya dan Jarak Arrester Wiwin A Oktaviani; Rahmat Septiaji; Barlian Taufik
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n2.2235

Abstract

The ability of each substation to withstand lightning and overvoltage affects the power distribution of the power system. In order to make the best operation of the substations, it is necessary to install Arresters which are used to protect the transformers in each substation from overvoltage caused by lightning surges. In this study, the effect of capacity on the placement distance of the arrester is discussed with 30 MVA and 60 MVA transformers. The purpose of this study was to determine the effect of the power transformer capacity of the four substations on the value of the arrester spark voltage and to obtain the optimal arrester installation technique at each substation using the Lagrange optimization method. Lagrange optimization method is used to determine the optimal distance between the arrester and the power transformer. The calculation results show that in a transformer with a capacity of 60 MVA, the Arrester spark voltage occurs at t = 20 microseconds with a voltage drop of 390.49 kV. Meanwhile, in a transformer with a capacity of 30 MVA, the Arrester spark time is at t = 13.9 microseconds with a voltage drop of 266.3 kV. This shows the capacity of the transformer that affects the magnitude of the Arrester's spark voltage and the spark time. Thus, the smaller the transformer capacity, the smaller the arrester spark time with the large voltage drop
Evaluasi Usability Human-Interface Virtual Keyboard Qwerty Berdasarkan Prinsip Ergonomi dengan Metode Focus Group Discussion Febrilliandika, H Oktaviani, L S Siregar, Bayu
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 15 No. 3 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v15n3.2238

Abstract

Intisari —Keyboard qwerty ditemukan pada tahun 1873 dengan tujuan untuk memperlambat pengetikan pada mesin ketik manual sehingga mencegah kesalahan pengetikan dan kerusakan mesin ketik. Seiring perkembangan zaman, teknologi juga berubah. Proses pengetikan kini tidak lagi menggunakan mesin ketik tetapi menggunakan perangkat komputer salah satunya adalah handphone. Namun, bentuk layout keyboard yang umum digunakan pada handphone adalah keyboard qwerty. Bentuk keyboard ini tidak mengalami perubahan sejak pertama kali ditemukan. Keyboard qwerty dianggap tidak sesuai jika diaplikasikan di handphone karena berbeda tujuan dari penciptaan awal. Berdasarkan survei pendahuluan didapatkan hasil sebanyak 53 persen responden mengaku sulit menggunakan keyboard qwerty di handphone karena bagian sudut sulit dicapai oleh ibu jari. Tujuan penelitian adalah untuk merancang sebuah interface keyboard baru secara ergonomis dengan metode focus group discussion (FGD). Indikator perbaikan layout keyboard ditandai dengan nilai usability yang lebih tinggi dibandingkan keyboard qwerty. Hasil akhir yang didapat dari proses FGD, keyboard usulan harus disesuaikan dengan dimensi antropometri panjang ibu jari. Susunan huruf juga harus disesuaikan dengan intensitas penggunaan huruf dimana huruf yang memiliki intensitas tinggi akan didekatkan. Perbandingan usability keyboard qwerty dengan keyboard usulan yang diukur melalui kuisoner SUS didapatkan kesimpulan bahwa skor usability desain keyboard usulan lebih baik yaitu sebesar 60.20 dibandingkan skor usability interface keyboard qwerty sebesar 54.16. Interpretasi akhir menunjukkan bahwa desain keyboard usulan dapat lebih diterima dan digunakan dengan nyaman oleh user. Kata kunci Keyboard, Usability, Kuesioner SUS, FGD Abstract — The qwerty keyboard was invented in 1873 with the aim of slowing down typing on manual typewriters so as to prevent typing errors and typewriter crashes. Along with the times, technology also changes. The typing process is now no longer using a typewriter but using a computer, one of which is a cellphone. However, the form of keyboard layout that is commonly used on cellphones is a qwerty keyboard. The shape of this keyboard has not changed since it was first discovered. The qwerty keyboard is considered inappropriate when applied to mobile phones because it is different from the purpose of its initial creation. Based on the preliminary survey, 53% of respondents admitted that it was difficult to use the qwerty keyboard on their cellphones because the corners were difficult to reach by their thumbs. The research objective was to design a new ergonomic keyboard interface with the focus group discussion (FGD) method. The keyboard layout improvement indicator is indicated by a higher usability value than a qwerty keyboard. The final result obtained from the FGD process, the proposed keyboard must be adjusted to the anthropometric dimensions of the length of the thumb. The arrangement of letters must also be adjusted to the intensity of the use of letters where letters that have high intensity will be brought closer. Comparison of the usability of the qwerty keyboard and the proposed keyboard as measured by the SUS questionnaire, it is concluded that the proposed keyboard design usability score is better at 60.20 compared to the usability score of the qwerty keyboard interface of 54.16. The final interpretation shows that the proposed keyboard design can be more accepted and used comfortably by the user. Keywords— Keyboard, Usability, SUS Questionnaire, FGD