cover
Contact Name
Angga Putra Prasongko
Contact Email
prasongkoangga86@gmail.com
Phone
+62341-406150
Journal Mail Official
lppmkwidyagamahusada@gmail.com
Editorial Address
JL. Taman Borobudur Indah 3A Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Media Husada Journal of Community Service
ISSN : ""     EISSN : 2961998X     DOI : -
Core Subject : Health,
Media Husada Journal of Community Service (MHJCS) merupakan media komunikasi ilmiah, di terbitkan dua kali dalam setahun oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIKES Widyagama Husada, berisikan karya ilmiah berupa artikel hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa dan masyarakat umum dalam bidang kesehatan.
Articles 52 Documents
PELATIHAN HOLISTIK GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI LAYANAN PRIMA UNTUK SISWA SMK PRODUKTIF AL-ISLAM MALANG Devita Sari; Rudy Joegijantoro
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.66

Abstract

Pelatihan holistik kompetensi layanan prima ini bertujuan meningkatkan keterampilan soft skills siswa SMK Produktif Al-Islam Malang dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor jasa. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa pelatihan soft skills yang ada masih parsial, tidak terstruktur, dan kurang praktik nyata, sehingga kompetensi komunikasi, empati, dan kepercayaan diri siswa tergolong cukup. Metode yang digunakan adalah pendekatan holistik dan experiential learning, meliputi analisis kebutuhan, pelatihan interaktif, simulasi praktik, pengembangan modul cetak dan digital, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test, observasi, dan kuesioner. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan layanan prima, dengan 98,6% siswa mencapai kategori baik pada post-test dan penguasaan praktik layanan mencapai 91,4%. Pelatihan ini juga menanamkan nilai Islami dan mindset pelayanan yang memperkuat karakter profesional. Pengembangan modul berkelanjutan memudahkan akses pembelajaran dan integrasi dalam kurikulum. Pelatihan holistik ini berhasil menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik serta mempersiapkan siswa menjadi tenaga kerja yang kompeten dan profesional, siap memberikan layanan pelanggan yang melebihi ekspektasi dan membangun loyalitas positif
“Posyandu Cerdas: Peningkatan Peran Kader Lansia dalam Deteksi Dini dan Edukasi Diabetes & Hipertensi” Yuniar Angelia Puspadewi Puspadewi; Jiarti Kusbandiyah
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.67

Abstract

Deteksi dini penyakit tidak menular merupakan cara untuk mengetahui faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia. Posyandu lansia “wijaya kusuma 14” memiliki kader lansia sebanyak 8 orang dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda. Kendala yang di hadapi oleh mitra adalah bahwa dari 8 kader lansia tersebut belum pernah mendapatkan edukasi terkait penyakit diabetes dan hipertensi sehingga mereka belum mampu menjawab atau membantu sepenuhnya bagi lansia yang memiliki kedua penyakit tersebut. Jadi mitra merasa perlu upgrade ilmu terkait bagaimana pengelolaan secara dini atau deteksi secara dini terkait penyakit diabetes dan hipertensi. Kegiatan deteksi dini penyakit tidak menular sangat penting dilakukan guna membantu pemerintah dalam mengendalikan dan mencegah terjadinya peningkatan penyakit tidak menular melalui pengabdian masyarakat “Posyandu Cerdas”. Metode dan Tahapan Pelaksanaan Pengabdian adalah sebagai berikut sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi inovasi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Berdasarkan rangkaian kegiatan didapatkan hasil menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang jelas dan positif pada tingkat pengetahuan kader setelah diberikan edukasi. Hal tersebut ditunjukkan oleh ada peningkatan jumlah kader dengan pengetahuan baik dan tidak adanya kader yang memiliki pengetahuan kurang setelah diberikan edukasi