cover
Contact Name
Angga Putra Prasongko
Contact Email
prasongkoangga86@gmail.com
Phone
+62341-406150
Journal Mail Official
lppmkwidyagamahusada@gmail.com
Editorial Address
JL. Taman Borobudur Indah 3A Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Media Husada Journal of Community Service
ISSN : ""     EISSN : 2961998X     DOI : -
Core Subject : Health,
Media Husada Journal of Community Service (MHJCS) merupakan media komunikasi ilmiah, di terbitkan dua kali dalam setahun oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIKES Widyagama Husada, berisikan karya ilmiah berupa artikel hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa dan masyarakat umum dalam bidang kesehatan.
Articles 46 Documents
DIGITALISASI PROGRAM “NYUMBANG BANCAKAN” SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN GIZI ANAK PRASEKOLAH BERBASIS PANGAN LOKAL Dwi Sulaksono, Ari; Mizam Ari Kurniyanti
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Media Husada Journal of Community Service
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v4i2.64

Abstract

Prevalensi masalah gizi pada anak prasekolah seringkali dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan orang tua dalam menyiapkan bekal makanan sehat yang didominasi oleh makanan cepat saji. Diperlukan intervensi yang mengintegrasikan aspek kesehatan dan teknologi. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, efikasi diri, dan keterampilan orang tua dalam menyiapkan bekal sehat berbasis pangan lokal serta mengembangkan digitalisasi kampanye gizi di RA Nurul Huda, Bantur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Community-Based Digital Education dengan model partisipatif berbasis teori perilaku gizi (KAP, HBM, SCT, dan TPB). Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan praktik masak sehat berbahan pangan lokal, dan penerapan teknologi digital. Intervensi dilakukan melalui edukasi menggunakan video pembelajaran, permainan puzzle gizi, game digital "Bancakan Sehat," dan pendampingan hands-on. Evaluasi program dilakukan melalui pre–post test terhadap 60 responden. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan skor pada seluruh domain, dengan kenaikan tertinggi pada Efikasi Diri. Peningkatan ini memvalidasi efektivitas intervensi. Selain itu, program berhasil meningkatkan aset manajemen sekolah sebagai platform kampanye gizi. Program Nyumbang Bancakan efektif dalam mendorong perubahan perilaku gizi orang tua melalui penguatan efikasi diri dan praktik penyediaan bekal berbasis pangan lokal yang berkelanjutan. Sekolah mitra menunjukkan komitmen untuk melanjutkan kegiatan melalui pemanfaatan link game edukatif dan Modul Digital Parenting yang telah disediakan. Program ini berkontribusi pada penguatan literasi gizi berbasis komunitas dan berpotensi menjadi model edukasi gizi prasekolah berbasis digital yang berkelanjutan.
KADER TANGGUH, HIPERTENSI TERKENDALI: PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI DAN EDUKASI KEPATUHAN TERAPI Qodir, Abdul; Wulandari, Angernani Trias; Soelistyoningsih, Dwi
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.63

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas. Deteksi dini dan kepatuhan terapi merupakan kunci keberhasilan pengendalian hipertensi. Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, memiliki prevalensi hipertensi yang cukup tinggi dengan tingkat pelayanan kesehatan yang masih terbatas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini dan peningkatan kepatuhan terapi hipertensi melalui pelatihan, pemberian alat bantu skrining, dan media edukasi berbasis budaya lokal. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan, yaitu: (1) sosialisasi kepada perangkat desa dan kader, (2) pelatihan teori dan praktik tentang hipertensi serta pengukuran tekanan darah, (3) pendampingan kader pada kegiatan posyandu, dan (4) penyusunan rencana keberlanjutan program. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi keterampilan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan tentang hipertensi (44,4%), pemahaman kepatuhan terapi (41,4%), dan keterampilan pengukuran tekanan darah (45,7%). Semua alat dan media edukasi yang diberikan telah digunakan secara optimal dengan tingkat keberfungsian mencapai 100%. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan aktif pemerintah desa dan kader posyandu yang berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Kader menunjukkan partisipasi aktif dalam edukasi masyarakat dan pemantauan tekanan darah di posyandu.
TINGKAT PENGETAHUAN GEN Z YANG MENGALAMI CYBERBULLYING Dewi Satiti, Ika Arum; Wahyuningrum, Ari Damayanti; Ekasari, Rizqiana Dita
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.65

Abstract

Abstrak Remaja Gen Z di era digital yang canggih telah menyediakan berbagai fitur menarik terhadap kebiasaan remaja sehari-hari menyebabkan lebih individualisme, antisosial, terpapar informasi negatif hingga terjadinya cyberbullying sehingga penting memberikan literasi digital tentang bijak menggunakan gawai di media sosial, mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan seduah diberikan literasi digital. Tujuan mengetahui tingkat pengetahuan Gen Z terhadap cyberbullying. Hasil remaja perempuan sebesar 60% dimana perempuan lebih aktif mengekspresikan diri melalui media sosial merupakan bentuk body shaming dan stereotip gender. Kategori usia remaja tengah gen Z yang mengalami cyberbullying sebesar 52% merupakan fase paling rentan karena berada pada masa transisi psikososial. tingkat pengetahuna remaja setelah diberikan materi bijak dalam literasi digital mengalami peningkatan. Pendidikan literasi digital mampu memberikan informasi kepada remaja mengenali bentuk, dampak dan cara penatalaksaan apabila terjadi cyberbullying.
PELATIHAN HOLISTIK GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI LAYANAN PRIMA UNTUK SISWA SMK PRODUKTIF AL-ISLAM MALANG Sari, Devita; Joegijantoro, Rudy
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.66

Abstract

Pelatihan holistik kompetensi layanan prima ini bertujuan meningkatkan keterampilan soft skills siswa SMK Produktif Al-Islam Malang dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor jasa. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa pelatihan soft skills yang ada masih parsial, tidak terstruktur, dan kurang praktik nyata, sehingga kompetensi komunikasi, empati, dan kepercayaan diri siswa tergolong cukup. Metode yang digunakan adalah pendekatan holistik dan experiential learning, meliputi analisis kebutuhan, pelatihan interaktif, simulasi praktik, pengembangan modul cetak dan digital, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test, observasi, dan kuesioner. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan layanan prima, dengan 98,6% siswa mencapai kategori baik pada post-test dan penguasaan praktik layanan mencapai 91,4%. Pelatihan ini juga menanamkan nilai Islami dan mindset pelayanan yang memperkuat karakter profesional. Pengembangan modul berkelanjutan memudahkan akses pembelajaran dan integrasi dalam kurikulum. Pelatihan holistik ini berhasil menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik serta mempersiapkan siswa menjadi tenaga kerja yang kompeten dan profesional, siap memberikan layanan pelanggan yang melebihi ekspektasi dan membangun loyalitas positif
“Posyandu Cerdas: Peningkatan Peran Kader Lansia dalam Deteksi Dini dan Edukasi Diabetes & Hipertensi” Puspadewi, Yuniar Angelia Puspadewi; Kusbandiyah, Jiarti
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.67

Abstract

Deteksi dini penyakit tidak menular merupakan cara untuk mengetahui faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia. Posyandu lansia “wijaya kusuma 14” memiliki kader lansia sebanyak 8 orang dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda. Kendala yang di hadapi oleh mitra adalah bahwa dari 8 kader lansia tersebut belum pernah mendapatkan edukasi terkait penyakit diabetes dan hipertensi sehingga mereka belum mampu menjawab atau membantu sepenuhnya bagi lansia yang memiliki kedua penyakit tersebut. Jadi mitra merasa perlu upgrade ilmu terkait bagaimana pengelolaan secara dini atau deteksi secara dini terkait penyakit diabetes dan hipertensi. Kegiatan deteksi dini penyakit tidak menular sangat penting dilakukan guna membantu pemerintah dalam mengendalikan dan mencegah terjadinya peningkatan penyakit tidak menular melalui pengabdian masyarakat “Posyandu Cerdas”. Metode dan Tahapan Pelaksanaan Pengabdian adalah sebagai berikut sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi inovasi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Berdasarkan rangkaian kegiatan didapatkan hasil menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang jelas dan positif pada tingkat pengetahuan kader setelah diberikan edukasi. Hal tersebut ditunjukkan oleh ada peningkatan jumlah kader dengan pengetahuan baik dan tidak adanya kader yang memiliki pengetahuan kurang setelah diberikan edukasi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BULAT (IBU BALITA) INOVASI KELOR UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN BALITA Patemah, Patemah; Ervin Rufaindah
Media Husada Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Media Husada Journal of Community Service (April)
Publisher : STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjcs.v5i1.68

Abstract

Masalah kesehatan gizi pada balita menjadi issue dan perhatian bagi pemerintah indonesia. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen. prevalensi stunting di tahun 2021 sebesar 24,4 persen sehingga untuk mencapai target tersebut diperlukan penurunan 2,7 persen di setiap tahunnya. Banyak faktor yang mempengaruhi terpenuhinya zat gizi makro dan mikro pada ibu hamil atau balita, seperti faktor, ekonimi, pendidikan dan Pengetahuan. Tujuan dari kegitan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara mengolah makanan dari bahan kelor yang akan menjadi makanan balita dengan judul “Pemberdayaan Masyarakat BULAT (Ibu Balita) melalui Implementasi Inovasi olahan kelor untuk meningkatkan nafsu makan balita”. Metode pelaksanaan dilakukan dengen kegiatan pretest dan kemudian pemberian penyuluhan dan pelatihan. Setelah itu dilakukan penilaian dengan posttest. Hasil kegiatan yaitu perbandingan sebelum dan sesudah kegiatan. Pengetahuan dari peserta sebelum pemberian mater dan pelatihan dengan kategori pengetahuan cukup baik yaitu 70 % dan kategori baik 10%, kurang baik 20% dan setelah pelatihan pengetahuan dengan kategori pengetahuan baik yaitu 73.% dan yang cukup baik 27%. Peserta juga bisa mendemonstrasikan ulang cara mengolah kue kering dengan semua benar. Kesimpulan adalah terjadinya perubahan perilaku dengan terjadinya piningkatan pengetahuan baik setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan. Diharapkan ibu balita dapat membuat produksi kue kelor