cover
Contact Name
Putu Indah Lestari
Contact Email
lppm@undhirabali.ac.id
Phone
+62361426450
Journal Mail Official
sintesa@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara, Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)
ISSN : -     EISSN : 28100840     DOI : -
Prosiding SINTESA merupakan sebuah forum ilmiah berupa seminar nasional bagi dosen dan peneliti dalam mendiseminasikan atau memublikasikan hasil penelitian serta pemikiran kritis dalam bidang teknologi, sains, dan sosial humaniora. Wadah berbagi pengetahuan, best practices, serta inspirasi bagi para peneliti sebagai wadah untuk berkolaborasi, mendiseminasikan karya ilmiah, inovasi, dan aplikasi Iptek yang bermanfaat dan berdampak bagi ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 79 Documents
Search results for , issue "Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA" : 79 Documents clear
KEUNIKAN TOLERANSI DI KAWASAN PUJA MANDALA NUSA DUA BALI Dermawan Waruwu; Jaya Pramono
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1246.748 KB)

Abstract

ABSTRAKKonflik bernuansa agama pernah terjadi di Indonesia. Salah satu penyebab konflik agama ini adalah pertentangan antara mayoritas - minoritas. Penduduk Bali yang mayoritas beragama Hindu justru toleran terhadap agama lain. Wujud toleransi ini terlihat di kawasan Puja Mandala Nusa Dua Bali yang memiliki 5 tempat ibadah saling berdampingan yaitu Masjid, Gereja Katolik, Vihara, Gereja Kristen, dan Pura. Masalah yang dikaji pada artikel ini adalah bagaimana bentuk toleransi di kawasan Puja Mandala Nusa Dua Bali? Penelitian ini dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan kajian budaya. Bentuk toleransi di kawasan Puja Mandala yaitu beribadah bersama dalam satu kawasan dan kawasan Puja Mandala terbuka bagi semua agama. Toleransi yang terbina di kawasan Puja Mandala menjadi modal sosial dan modal spiritual dalam mempersatukan masyarakat Indonesia yang majemuk. Wujud toleransi di kawasan Puja Mandala menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia maupun dunia untuk menghadirkan kedamaian di lingkungannya masing-masingKata kunci: Toleransi, Puja Mandala, Lima Tempat Ibadah, Tokoh Agama, Nusa Dua Bali.ABSTRACTReligious conflicts have occurred in Indonesia. One of the causes of this religion conflict was opposition to the majority-minority. The majority of Balinese people who are Hindus are tolerant of other religions. This form of tolerance can be seen in the Puja Mandala Nusa Dua area of Bali which has 5 places of worship side by side, namely mosques, Catholic churches, temples, Christian churches, and temples. The problem examined in this article is what is the form of tolerance in the Bali Puja Mandala Nusa Dua area? This study was analyzed qualitatively with a cultural study approach. The form of tolerance in the Puja Mandala area is to worship together in one area and the Puja Mandala area is open to all religions. The built-in tolerance in the Puja Mandala region becomes social capital and spiritual capital in uniting a pluralistic Indonesian society. The form of tolerance in the Puja Mandala area is an example for the people of Indonesia and the world to bring peace to their respective environmentsKeywords: Tolerance, Mandala Puja, Places of Worship, Religious Leaders, Nusa Dua Bali
TINGKAT-TINGKATAN KALIMAT BAHASA BALI (PERSPEKTIF ANGGAH-UNGGUH BASA) I Nyoman Suwija
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.653 KB)

Abstract

ABSTRAK Sampai dengan saat ini bahasa daerah Bali masih eksis sebagai muatan lokal wajib pada jenjang pendidikan dasar dan menangah. Sistem bicara bahasa Bali yang unik dengan anggah-ungguh basanya merupakan warisan budaya Bali patut diselamatkan. Mengingat bahasa daerah Bali memiliki peran yang strategis sebagai wahana dan akar budaya Bali, maka bahasa daerah Bali patut dipelihara, dibina, dan dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat-tingkatan kalimat bahasa Bali sebagai dampak dari adanya anggah-ungguh kruna dalam bahasa daerah Bali. Penelitian ini menggunakan teori sosiolinguistik Fishman (1986). Dalam pengumpulan data digunakan metode observasi dan metode wawancara. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif analitis. Berdasarkan anggah-ungguh kruna sebagai pembentuknya, kalimat bahasa Bali dibedakan atas: (1) kalimat alus singgih, (2) kalimat alus sor, (3) kalimat alus mider, (4) kalimat alus madia, (5) kalimat andap, dan (6) kalimat kasar. Kata kunci: kalimat bahasa Bali, anggah-ungguh kruna, sosiolinguistik.
HATHA YOGA LEBIH EFEKTIF DALAM MENURUNKAN PERSENTASE LEMAK TUBUH DIBANDINGKAN DENGAN SENAM AEROBIK LOW IMPACT PADA REMAJA PUTRI OVERWEIGHT Ni Kadek Yuni Lestari
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1113.076 KB)

Abstract

ABSTRAKOverweight menjadi salah satu masalah kesehatan remaja di Indonesia. Latihan yang bersifat aerobik dapat menurunkan lemak tubuh dan mencegah overweight. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hatha yoga dan senam aerobik low impact dapat menurunkan persentase lemak tubuh pada remaja putri di Denpasar. Rancangan penelitian randomized with pre-test and post-test group design. Perlakuan diberikan kepada 2 kelompok (26 sampel) selama 6 minggu, frekuensi 3 kali/minggu, durasi 45 menit. Hasil penelitian menunjukkan hatha yoga dapat menurunkan persentase lemak tubuh dengan rerata penurunan 4,91 % dan senam aerobik low impact dengan rerata 1,41 %. Hasil independent t test menunjukkan rerata penurunan persentase lemak tubuh setelah perlakuan sebesar 4,28 % dengan nilai p=0,032. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p < 0,05). Simpulan bahwa pelatihan hatha yoga lebih efektif dalam menurunkan persentase lemak tubuh dibandingkan dengan senam aerobik low impact pada remaja putri overweight.Kata Kunci: Hatha yoga, senam aerobik low impact, persentase lemak tubuhABSTRACTOverweight was one of the adolescent health problem in Indonesia. Aerobic exercise can reduce body fat and prevent overweight. The purpose of this study was to identify the effect of Hatha Yoga and low impact aerobic exercise to the percentage of body fat of adolescent girl in Denpasar. Research used randomized pre-test and post-test design involved 26 subject. This intervention was given for 6 weeks, frequency 3 times a week, for 45 minute. The result shown that hatha yoga reduced the percentage of body fat with mean decrease of 4.91% and low impact aerobic exercise with a mean decrease of 1.41%. The result used independent t test found that mean decreased for the percentage of body fat after intervention equal to 4.28% with value of p = 0.032. That result shown that there is a significant difference of body fat percentage ( p < 0.05). Conclusion: hatha yoga more effective in reducing the percentage of body fat than low impact aerobic exercise of adolescent girl overweight.Keywords: Hatha Yoga, low impact aerobic exercise, the percentage of body fat
PENGARUH SLOW DEEP BREATHING DAN PENGATURAN NATRIUM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI PRIMER Pius A. L. Berek
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.807 KB)

Abstract

ABSTRAKSlow deep breathing (SDB) dan diet natrium adalah tindakan nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah pasien hipertensi primer. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas SDB terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi primer. Peneliti menggunakan metode desain Randomized Clinical Trial dengan pretest - post test control group. Sampelnya 142 responden, meliputi 33 responden kelompok rendah garam (RG), 37 responden kelompok SDB, 39 responden kombinasi kelompok SDB dan RG; dan 33 responden kelompok kontrol. Sampel diambil dengan cara randomisasi. Hasil penelitian menunjukan penurunan tekanan darah sistolik sebesar 28,59 mmHg dan tekanan darah diastolik 16,92 mmHg. Hasil analisis dengan uji ANOVA menunjukkan adanya penurunan yang signifikan rata-rata tekanan darah sistolik (P value = 0,002) dan tekanan darah diastolic (P value = 0,007). Penelitian ini merekomendasikan penerapan SDB untuk membantu menurunkan prevalensi hipertensi sehingga meminimalkan komplikasi yang mungkin timbul.Kata kunci: slow deep breathing, diet natrium, hipertensiABSTRACTSlow deep breathing (SDB) and sodium dietary are non-pharmacological actions to reduce blood pressure of primary hypertensive patients. The study aimed to determine the effectiveness of SDB on the reduction in blood pressure of primary hypertensive patients. Researchers used the Randomized Clinical Trial design method with pretest - post test control group. The sample is 142 respondents. 33 respondents in the low salt group (LS), 37 respondents in the SDB group, 39 respondents in SDB and LS groups, and 33 in control group. Samples were taken by randomization. The results showed a decrease in systolic blood pressure of 28.59 mmHg and diastolic blood pressure of 16.92 mmHg. The results of the analysis with ANOVA test showed a significant decrease in the mean systolic blood pressure (P value = 0.002) and diastolic blood pressure (P value = 0.007). This study recommends the application of SDB to help reduce the prevalence of hypertension so as to minimize complications that may arise.Keywords: slow deep breathing, natrium dietary, hypertension.
BUKU KUMPULAN ABSTRAK KUMPULAN ABSTRAK SINTESA
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3159.947 KB)

Abstract

KUMPULAN ABSTRAK
MODEL LATIHAN TRX (TOTAL BODY RESISTANCE EXERCISE) TERHADAP KEBUGARAN JASMANI I Kadek Suardika; Made Suparman
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.57 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan aktivitas fisik remaja kini semakin dipermudah dengan IPTEK yang serba modern sehingga tidak heran jika ketidakaktifan fisik dapat menjadi permasalahan kesehatan yang utama. Tujuannya untuk mengetahui apakah variasi model latihan TRX efektif untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian pelatihan TRX ternyata nilai beda rata-rata antara pretest dan posttest adalah sebesar 8,80. Sedangkan persentase peningkatan rata-rata sebesar 29,33%. Hasil tersebut dapat dikatakan bahwa pelatihan Pelatihan TRX ternyata dapat meningkatkan kebugaran jasmani sebesar 29,33%. Pelatihan TRX mempunyai pengaruh yang lebih baik terhadap hasil kebuagaran jasmani dari kelompok kontrol pada siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Simpulan dalam penelitian ini adalah pemberian pelatihan TRX berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja.Kata Kunci: TRX, Kebugaran JasmaniABSTRACTThe background of this research is based on the problem of physical activity of adolescents now increasingly facilitated by modern-day science and technology so it is not surprising that physical inactivity can be a major health problem. The aim is to find out whether the variation of TRX exercise model is effective to improve physical fitness in Undiksha Singaraja Laboratory High School students. This type of research is experimental research. The research subjects were 30 Undiksha Singaraja Laboratory High School students. The results of the TRX training study showed that the average difference between pretest and posttest was 8.80. While the average percentage increase was 29.33%. These results can be said that TRX Training training turned out to improve physical fitness by 29.33%. TRX training has a better influence on physical fitness results from the control group at Undiksha Singaraja Laboratory High School students. The conclusions in this study are that TRX training has a significant effect on improving the physical fitness of Undiksha Singaraja Laboratory High School students.Keywords: TRX, Physical Fitness.
KARIR PLATEAU DAN INTENSI BERWIRAUSAHA (KAJIAN EMPIRIS) Made Wahyu Adhiputra
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1244.047 KB)

Abstract

ABSTRACTThis study examined the antecedents and consequence of career plateau. Antecedents of career plateau are job tenure, age, job involvement and supervisor’s support. The consequence of career plateau is organizational commitment. Organizational commitment has three dimensions, namely affective organizational commitment, continuance organizational commitment and normative organizational commitment. This paper is a theorical and empirical analysis. Intense competition graduates of the intelectual is not matched by the number of jobs available, it will increase the number of unemployed intellectuals or educated unemployed college graduates. Entreprenuer attitude, motivation to comply, self efficacy is seen as an appropriate container for growing spirit to entrepreneurial behavior.Key Words: Career Plateau, Entrepreneurial Intentions
ANALISIS PENGARUH KELENGKAPAN PENGISIAN INFORMED CONSENT PADA PASIEN RAWAT INAP TERHADAP ASPEK HUKUM REKAM MEDIS DI RSUD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Maya Rizky Rahmayani; Bambang Hadi Kartiko; Made Nyandra
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.833 KB)

Abstract

ABSTRACTInformed consent is an agreement given by the patient or their family after obtaining a complete explanation of the medical action that would be taken. Based on the preliminary observations regarding to the inpatients informed consent incompleteness, there were 32 (12.5%) authentication results, 82 (32.3%) important reports and 95 (37.1%) documentation. The purpose of this study is to determine the effect of the authentication, important reports and correct documentation of the medical record’s legal aspects in Nusa Tenggara Barat General Hospital. The research design applied quantitative analytic descriptive with cross sectional research. The population in this study taken from 256 informed consent forms as well as the sample of this study. The results of this study indicate there were some influence of inpatient informed consent filling completeness such as authentication with p = 0,000, important reports with p = 0,000 and correct documentation p = 0,000 on the medical records legal aspects. The conclusion of this study, there was an influence between the inpatient informed consent filling completeness towards the medical record’s legal aspects in Nusa Tenggara Barat General Hospital.Keywords: informed consent, authentication, important reports and correct documentation, medical record’s legal aspectsABSTRAKInformed consent merupakan persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarga terdekatnya setelah mendapatkan penjelasan secara lengkap mengenai tindakan kedokteran yang akan dilakukan. Berdasarkan observasi pendahuluan mengenai ketidaklengkapan informed consent pada pasien rawat inap, didapatkan hasil pada autentikasi berjumlah 32 (12,5%), laporan penting berjumlah 82 (32,3%), dan pendokumentasian berjumlah 95 (37,1%). Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh autentifikasi, laporan penting, dan pendokumentasian yang benar terhadap aspek hukum rekam medis di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 256 formulir informed consent dan sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh kelengkapan pengisian informed consent pasien rawat inap yaitu autentifikasi dengan nilai p = 0,000, laporan penting dengan nilai p = 0,000 dan pendokumentasian yang benar p = 0,000 terhadap aspek hukum rekam medis di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh antara kelengkapan pengisian informed consent pasien rawat inap terhadap aspek hukum rekam medis di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.Kata kunci : Informed consent, autentifikasi, laporan penting, dan pendokumentasian yang benar, aspek hukum rekam medis.
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DIALOG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE PADA MAHASISWA JURUSAN TATA HIDANGAN DI AKADEMI KOMUNITAS MANAJEMEN PERHOTELAN INDONESIA Ni Putu Lindawati; Retny Asriyani; I Wayan Agus Anggayana
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.852 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS). Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk penelitian tindakan kelas yang terdiri atas empat tahapan dalam setiap siklusnya. Tes awal diberikan untuk mengetahui kemampuan awal mahasiswa dalam kemampuan menulis sehingga nilai yang diperoleh pada tes awal dapat dibandingkan dengan siklus I. Hasil data kuantitatif menunjukkan bahwa TPS dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa, khususnya pada karangan dialog dengan menggunakan simple past tense. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh oleh mahasiswa terjadi peningkatan selama model pembelajaran kooperatif tipe TPS diterapkan. Nilai rata-rata yang diperoleh mahasiswa pada tes awal adalah 60,9. Setelah diberikan pembelajaran pada siklus I, nilai rata-rata mahasiswa meningkat menjadi 80,0. Dari hasil data kualitatif terbukti bahwa mahasiswa mampu menulis karangan dialog menggunakan simple past tense dengan penyusunan kalimat yang benar sesuai dengan tata bahasa.Kata kunci: kemampuan menulis, pembelajaran kooperatif, Think-Pair-Share.ABSTRACTThis research aimed at finding out how far the use of cooperative learning type Think-Pair-Share (TPS). This research designed in form of action-based research which involved four steps in each circle. Pre-test was conducted in order to know the student’s basic ability at writing skill, so that the achievement on the pre-test can be compared with the achievement on circle I. The result of quantitative data showed TPS could improve students writing ability especially at writing dialogs using simple past tense. It can be seen from the result of the student’s achievement tests which increased continuously during the application of cooperative learning type TPS. The mean score of students in the pre-test was 60,9. After conducting the treatment in the first circle, the students mean score improved to 80,0. The qualitative data, it was showed that the students could write good dialogs using simple past tense with proper structure.Keywords: speaking ability, cooperative learning, Think-Pair-Share.
PENGARUH TRADISI, SPENDING BEHAVIOUR, FAKTOR DEMOGRAFI TERHADAP PENGGUNAAN TUNJANGAN HARI RAYA MASYARAKAT DI SURABAYA Theresia Beatrice; Nanik Linawati
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.95 KB)

Abstract

ABSTRAKHari Raya cenderung diselenggarakan masyarakat dengan berbelanja dalam jumlah banyak, khususnya untuk kebutuhan bahan makanan, kue, pakaian baru, dan perangkat sembahyang. Banyaknya jenis-jenis pengeluaran yang harus dipersiapkan menjelang Hari Raya mengakibatkan harga barang-barang mengalami peningkatan. Momen Hari Raya di Indonesia dirayakan oleh hampir seluruh masyarakat. Pemerintah mewajibkan perusahaan untuk memberikan Tunjangan Hari Raya kepada tenaga kerja. Tujuan dari penelitian yaitu menguji pengaruh variabel tradisi, spending behaviour, dan faktor demografi terhadap penggunaan Tunjangan Hari Raya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada seratus responden masyarakat low income di Surabaya. Software partial least square digunakan untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tradisi dan spending behaviour berpengaruh signifikan terhadap penggunaan Tunjangan Hari Raya. Sedangkan variabel faktor demografi tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan Tunjangan Hari Raya.Kata kunci: Faktor demografi, Spending Behaviour, Tradisi, Penggunaan Tunjangan Hari RayaABSTRACTHari Raya is often celebrated by buying food ingredients, cakes, new clothes, and prayer equipments in a large amount. The increase of demand for Hari Raya has caused prices go up. Once a year Hari Raya is celebrated by the majority of Indonesian, the government requires companies to provide Tunjangan Hari Raya to their employees. The purpose of this study to test the influence variables of tradition, spending behavior, and demographic factors to the using of Tunjangan Hari Raya. Collecting data by distributing questionaries to one hundred low income respondents in Surabaya. Partial least square software is used to analyze the data. The result of the study shows that the tradition and spending behaviour variables have significant effect to the using of Tunjangan Hari Raya. While, the demographic factor variables have no significant effect on the using of Tunjangan Hari Raya.Keywords: Demographic Factors, Spending Behaviour, Tradition, Using of Tunjangan Hari Raya