cover
Contact Name
Ikhwannur Adha
Contact Email
ikhwannur.adha@upnyk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jigpangea@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Geologi Jl. Padjajaran, Sleman, Yogyakarta, Indonesia. 55283
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Geologi pangea
ISSN : 2356024X     EISSN : 2987100X     DOI : https://doi.org/10.31315
Jurnal Ilmiah Geologi Pangea (JIG Pangea) is an Indonesian scientific journal published by the Geological Engineering Department, Faculty of Mineral and Technology, UPN "Veteran" Yogyakarta. The journal receives Indonesian or English articles. Those articles are selected and reviewed by our professional editors and peer reviewers. The published article in JIG Pangea covers all geoscience and technology fields including Geology, Geophysics, Petroleum, Mining, and Geography. The subject covers a variety of topics including : geodynamics, sedimentology and stratigraphy, volcanology, engineering geology, environmental geology, hydrogeology, geo-hazard and mitigation, mineral resources, energy resources, medical geology, geo-archaeology, applied geophysics and geodesy.
Articles 219 Documents
KORELASI BATUAN INDUK DAN MINYAK BUMI BERDASARKAN DATA BIOMARKER PADA SUMUR KT-1, KT-2, NB-1 DAN NB-4 CEKUNGAN JAWA TIMUR UTARA Abrar Faiz Widodo
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sari - Sumur KT-1, KT-2, NB-1 dan NB-4 terletak di Cekungan Jawa Timur Utara, yang merupakan baguandaerah operasional milik PT. Pertamina EP. Wilayah ini terletak pada empat daerah administratif, yaitu:Lamongan, Gresik, Tuban dan Blora . Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui karakteristik geokimiaFormasi Tuban, Formasi Kujung dan Formasi Ngimbang berdasarkan analisis geokimia yang meliputi kuantitas,kualitas, kematangan dan asal material organik, dan mengkorelasikan batuan induk dengan minyak bumi.Berdasarkan korelasi dari data sumur KT-1, KT-2, NB-1 dan NB-4 diketahui stratigrafi daerah telitian tersusunoleh 4 satuan, dari tua ke muda yaitu: Batuan Dasar, Satuan Serpih Ngimbang, Satuan Serpih Kujung, SatuanBatugamping Kujung, Satuan Serpih Tuban dan Satuan Napal Ngrayong. Hasil analisis data geokimia Satuan Batulempung Tuban, Satuan Serpih Tuban, Satuan Batugampingkujung, Satuan Serpih Kujung dan Satuan Serpih Ngimbang memiliki kuantitas material organik burukistimewa.Terdapatnya batubara pada Satuan Serpih Ngimbang mempengaruhi tingginya kuantitas materialorganik Tipe material organik pada ketiga formasi masuk kedalam tipe kerogen II, II/III dan III yang cenderungmengenerasi minyak dan gas. Berdasarkan analisis kematangan material organik menggunakan pantulan vitrinitdan Tmax, dapat ditentukan bahwa Satuan Batugamping Kujung berada dalam tingkat belum matang, SatuanBatulempung Tuban, Satuan Serpih Kujung dan Satuan Serpih Ngimbang berada dalam tingkat belum matang,beberapa diantaranya masuk kedalam tingkat kematangan awal.Analisa biomarker pada contoh ekstrak batuan (bitumen) Satuan Serpih Tuban pada Sumur NB-1, SatuanSerpih Ngimbang Sumur NB-4, contoh minyak bumi Formasi Kujung Sumur KT-1, Formasi Ngrayong SumurNB-1 dan Formasi Ngimbang Sumur NB-4 menunjukkan bahwa material organiknya berasal dari campurantumbuhan tinggi dan algal yang diendapkan pada lingkungan estuarin atau lakustrin tetapi dalam lingkungananoksik-suboksik sedangkan contoh minyak bumi Formasi Ngrayong Sumur NB-1 diendapkan pada lingungakoksik. Contoh bitumen Sumur NB-1, Sumur NB-4 dan contoh minyak bumi Sumur NB-1 berada dalam tahapmatang awal, contoh minyak bumi KT-1 berada dalam tahap puncak kematangan dan contoh minyak bumi NB4beradadalamtahaplewatmatang.ContohbatuanindukSatuanSerpihTubanpadasumurNB-1dansatuanserpihNgimbangpadasumurNB-4dengancontohminyakbumipadasumurKT-1,NB-1danNB-4terkolerasinegatif Kata-kataKunci:Batuaninduk,biomarker,korelasi,toc,danrock-evalpyrolysi
GEOLOGI DAN STUDI SIKUEN STRATIGRAFI FORMASI BALIKPAPAN, LAPANGAN “MINGGIRAN“ CEKUNGAN KUTAI, KALIMANTAN TIMUR Satwika Abhimantra
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.259 KB)

Abstract

SARI - Lapangan Minggiran merupakan salah satu lapangan minyak dan gas bumi milik PT. Vico Indonesia yang berada± 5,8 km sebelah timur laut kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. Formasi yang menjadi fokus telitian padaLapangan Minggiran yaitu Formasi Balikpapan, yang termasuk ke dalam Cekungan Kutai. Keseluruhan data penelitian inidimiliki oleh PT. Vico Indonesia. Penelitian dengan pendekatan sikuen stratigrafi ini merupakan pengintegrasian datawireline log, inti batuan (core), dan data Biostratigrafi sebagai data utama serta data dip meter log sebagai pendukung.Dari data biostratigrafi menunjukkan Formasi Balikpapan berumur Miosen Tengah, dengan lingkungan pengendapanberupa, Marginal Marine (Lower Delta Plain-Delta Front), Marginal Marine Inner Shelf (Delta Front), dan Middle Shelf(Prodelta). Dari hasil analisa data inti batuan (core) didapatkan litologi penyusunnya berupa batupasir; warna abu-abucerah, abu-abu gelap kehitaman, pasir sangat halus (1/16-1/8) – pasir sangat kasar (1-2); semen silika, batulempung(<1/256); abu-abu gelap, semen silika, batulanau (1/256-1/16); abu-abu gelap, semen silika, dan batubara, hitam, kilapminyak. Dari hasil analisa data inti batuan (core), juga terdapat beberapa struktur sedimen yang berkembang, yaituparallel lamination, cross lamination, wavy lamination, flaser, lenticular, mud drapes, coal clast, dan bioturbation.Adapun fasies pengendapan yang berkembang berupa tidal channel, levee, interdistributary bay, flood plain, crevassesplay dan swamp pada lower delta plain. Pada data wireline log, diintegrasikan dengan data inti batuan (core), didapatkanfasies pengendapan berupa tidal channel, levee, interdistributary bay, flood plain, crevasse splay dan swamp pada lowerdelta plain. Distributary mouth bar pada delta front, dan prodelta yang keseluruhannya termasuk ke dalam sistempengendapan delta.Berdasarkan hasil analisis sikuen stratigrafi didapatkan empat paket sikuen pengendapan penyusun Formasi Balikpapan,yakni Sikuen 1, Sikuen 2, Sikuen 3, dan Sikuen 4 yang masing-masing sikuen tersebut dibatasi oleh Sequence Boundary(SB-1, SB-2, SB-3 dan SB-4) dan tersusun atas beberapa unit systems tract yakni LST, TST dan HST. Kata-kata kunci : Lapangan Minggiran, Formasi Balikpapan, Sikuen Stratigrafi.
KAJIAN SISTEM PETROLEUM, STRUKTUR ANTIKLIN KAWENGAN - CEKUNGAN JAWA TIMUR Jatmika Setiawan
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sari - Kawengan adalah salah satu daerah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang merupakan wilayahkerja PT. Pertamina EP Asset-4. Kawasan ini merupakan salah satu titik Geosite dari 20 titik geosite padaPetroleum Geoheritage Bojonegoro. Kawasan ini dipilih jadi lokasi penelitian, dikarenakan di kawasan tersebuttersingkap lapisan-lapisan batuan yang merupakan sistem petroleum di Kawengan. Selain itu masih dijumpaibentukan antiklin yang tersingkap di permukaan dan di puncaknya terdapat sumur angguk pengambilan minyaksecara modern. Sehingga dapat dijadikan kawasan pendidikan bagi mahasiswa kebumian terutama JurusanTeknik Perminyakan, Geologi dan Geofisika.Kata-kata kunci : geostie, geoheritage, petroleum, antiklin
GEOLOGI DAN STUDI KENDALI STRUKTUR TERHADAP ALTERASI HIDROTERMAL DESA JERUK DAN SEKITARNYA, KECAMATAN BANDAR, KABUPATEN PACITAN, PROVINSI JAWA TIMUR Leon Canavarro Odillo
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN VETERAN YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jigp.v6i2.5270

Abstract

Sari - Secara geografis daerah penelitian terletak pada koordinat (UTM-WGS84-Zona 49S) 524225 mE –529225 mE dan 916325 mN – 9121325 mN mU. Sedangkan secara administratif daerah penelitian masuk kedalam Kecamatan Bandar, dan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan analisis aspek-aspek geomorfologi, pola pengaliran daerah penelitian dapat dibagi menjadi duayaitu pola pengaliran Rectangular dan pola pengaliran Parallel pada tiga Daerah Aliran Sungai yaitu DAS Jeruk(Rectangular), DAS Kali Ngambo (Rectangular), dan DAS Bandar (Parallel). Bentuk lahan terbagi menjaditujuh satuan yaitu Perbukitan Lava (V1), Perbukitan Intrusi (V2), Lembah Intrusi (V3), Bukit Intrusi (V4),Perbukitan Kubah (S1), Lembah Sesar (S2), dan Perbukitan Denudasional (D1).Stratigrafi daerah penelitian dapat dibagi menjadi tujuh satuan batuan dari tua ke muda, yaitu satuan breksi Jajar(Oligosen Akhir), satuan lava Jajar (Oligosen Akhir), satuan batupasir Sidodadi (Oligosen Akhir-Miosen Awal),Satuan batupasir Watupudi (Miosen Awal), litodem dasit, litodem andesit dan satuan endapan aluvial (recent).Struktur geologi daerah penelitian meliputi kekar, sesar, dan kedudukan perlapisan batuan yang membentukkubah. Sesar daerah penelitian dapat dibagi menjadi delapan kelompok yaitu Kelompok Sesar Jambu-Sugihan-Nalangan, Kelompok Sesar Bendo-Sidodadi, Kelompok Sesar Bendo-Kaliwungu, Kelompok Sesar NalanganBuluh,KelompokSesarSugihan-Nglangan,KelompokSesarJajar-SidodadiyangberumurMiosenAwal,sertaKelompokSesarJajar-Bangunsari,SesarSempudanSesarJajaryangberumurMiosenTengah.Daerahpenelitian telah mengalami alterasi yang intens dan membentuk himpunan mineral tertentu, zonasialterasi hidrotermal dapat dibagi menjadi lima, yaitu zona alterasi silisik (kuarsa ± silika ± pirit), filik (kuarsa +serisit/illit + pirit), argilik (illit + haloysit ± kuarsa), argilik lanjut (silika + haloysit + alunit), dan propilitik(klorit + kalsit + haloysit). Persebaran alterasi hidrotermal dipengaruhi oleh struktur geologi berupa sesar yangberumur Miosen Awal (pre-syn), sedangkan sesar yang berumur Miosen Tengah (post) tidak mempengaruhipersebaran alterasi hidrotermal. Tipe endapan hidrotermal di daerah penelitian merupakan epitermal sulfidasirendah.Kata - kata kunci : alterasi hidrotermal, zona alterasi, silisik, filik argilik
GEOLOGI DAN SKARN Fe DAERAH NAGARI AIR DINGIN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN LEMBAH GUMANTI, KABUPATEN SOLOK, PROVINSI SUMATERA BARAT Bagas Pramu Dito
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 3, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2199.18 KB)

Abstract

SARI - Secara administratif, daerah penelitian termasuk kedalam wilayah Nagari Air Dingin, KecamatanLembah Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat dan merupakan IUP dari PT. Dian Indah Perdana.Secara geografis daerah penelitian berada pada koordinat 702863-703996 dan 9866783-9868616 termasukdalam zona 47 S UTM (Universal Transverse Mericator) WGS 1984.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pemetaan geologi permukaan yang dilanjutkan analisislaboratorium yang disajikan dalam bentuk peta lintasan dan lokasi pengamatan, peta geomorfologi, peta geologi,dan peta zonasi ubahan skarn dan zona bijih besi.Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi satu bentukan asal, yaitu bentukan asal struktural berupa bentuklahan gunung struktural (S1) dan lereng struktural (S2) dengan stadia geomorfologi dewasa.Stratigrafi daerah penelitian dapat dibagi menjadi 5 satuan batuan tidak resmi dari urutan tua ke muda, yaitusatuan batupasir Barisan (Perm), batugamping Barisan (Perm), intrusi granit (Kapur), batutanduk Barisan(Kapur) dan satuan marmer Barisan (Kapur). Struktur geologi pada daerah penelitian berupa sesar, yaitu sesarmendatar kanan dan sesar turun dan sesar mendatar mengontrol persebaran bijih besi.Sistem endapan skarn pada daerah penelitian terbentuk karena adanya intrusi granit terhadap batugamping.Tahap evolusi skarn pada daerah penelitian dapat dibagi menjadi 3 fase, yaitu fase isokimia, fasemetasomatisme dan fase retrograde. Uji sampel dengan XRF Analizer didapatkan bahwa bijih besi memilikikandungan ±60% Fe tetapi disertai oleh mineral pengganggu.Kata-kata Kunci : zonasi ubahan, metasomatisme, XRF analizer
MONITORING SERTA ANALISIS PERGERAKAN HORIZONTAL DAN VERTIKAL BENDUNGAN WADUK SERMO KULONPROGO TAHUN 2019 Ediyanto Ediyanto
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN VETERAN YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jigp.v7i2.5217

Abstract

SARI – Bendungan adalah suatu bangunan penampung air yang dibentuk dari berbagai batuan, tanah dan juga beton.Bendungan dibangun untuk menahan laju air, sehingga menjadi waduk. Salah satu waduk yang ada di Daerah IstimewaYogyakarta adalah Waduk Sermo dan telah dioperasikan sejak tahun 1996. Waduk ini terletak di wilayah DesaHargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Yogyakarta, Indonesia. Wilayah cakupan WadukSermo berada pada 110°1' sampai 110°16' Bujur Timur dan 7°38' sampai dengan 7°59' Lintang Selatan. Waduk Sermomerupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Kulonprogo, yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20November 1996 dengan membendung Sungai Ngrancah. Konstruksi waduk berukuran lebar atas 8 m, lebar bawah 250m, panjang 190 m, dan tinggi 56 m (Balai Pengelola Sumber Daya Air dan Sungai Provinsi DIY, 2017). Waduk Sermo memiliki berbagai macam fungsi dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Fungsi utamanyaadalah sebagai penampung air yang disalurkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk air bersih, irigasiatau pengairan, serta pencegah banjir. Seperti diketahui bahwa tubuh bendungan mengalami tekanan dari efek tekananair waduk. Akibat gaya tekanan ini maka tubuh bendungan kemungkinan dapat mengalami pergerakan berupapergerakan baik itu ke arah horizontal maupun ke arah vertikal. Apabila terjadi pergerakan yang cukup besarmengakibatkan banyak kerugian seperti terjadinya keretakan pada struktur bangunan bendungan, longsor, kerugianfinansial dan bahkan korban jiwa. Bendungan memiliki peranan yang cukup penting bagi kehidupan masyarakat, sehingga diperlukan suatu metodepemeliharaan dan perawatan yang memadai untuk menghindari kerusakan pada bendungan tersebut. Macam-macammetode pemantauan pergerakan, yaitu metode geodetik dan metode non geodetik. Salah satu metode geodetik untukpemeliharaan dan perawatan tersebut adalah dengan melakukan pemantauan pergerakan tiga dimensi (3D) pada tubuhbendungan. Pergerakan mungkin disebabkan oleh gempa bumi, retakan, pergerakan lempeng, level air tinggi danrendah, rembesan atau kebocoran.Kata-kata kunci : Bendungan, Geodetik, Pergerakan Tiga Dimensi (3D).
GEOLOGI DAN STUDI KUALITAS AIRTANAH DAERAH DUNGKIDANG DAN SEKITARNYA KECAMATAN NGLIPAR, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Tiolina Tiolina
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.876 KB)

Abstract

Sari - Secara administratif, lokasi penelitian termasuk dalam wilayah Kecamatan Nglipar, KabupatenGunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis daerah telitian terletak pada 110°38’30” BT -110°40’30” BT dan 07°53’30” LS - 07°55’0” LS atau secara Universal Tranverse Mercator (UTM) terletak padakoordinat 460000 mT - 465000 mT dan 9124000 mU - 9129000 mU yang mencakup 5 km x 5 km dengan luas kapling25 km2. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi geologi yaitu jenis penyebaran batuannya, struktur geologinya, stratigrafinya, mengetahui morfologinya, mengetahui kondisi hidrogeologi seperti jenis akuifer, kualitasairtanah, pola penyebaran airtanah dan keberadaan air serta mengetahui pengaruh kondisi geologi terhadaphidrogeologi.Metode penelitian yang diterapkan adalah pengamatan lapangan, pengambilan data geologi, pengambilansampel batuan, sampel air, foto singkapan, foto bentang alam, sumur dan mata air, lalu melakukan analisa sepertianalisa paleontologi, analisa petrografi, hidrokimia, analisa kekar, pembuatan peta dan pembuatan laporan.Daerah Dungkidang dibagi menjadi subsatuan geomorfik perbukitan terkikis kuat (D1), subsatuan geomorfikperbukitan terkikis sedang (D2), dan bentuk asal fluvial dibagi menjadi subsatuan geomorfik tubuh sungai (F1). Denganpola pengaliran adalah subdendritik dan tersusun atas tiga satuan batuan dari tua ke muda yaitu Satuan Batugampingkalkarenit Oyo dengan umur Miosen Akhir (N16-N18), memiliki hubungan selaras dengan Satuan Batugampingkalsilutit Oyo, dengan umur Pliosen Awal ( N18-N19), dan terendapkan secara tidak selaras diatasnya Satuan EndapanAlluvial dengan lingkungan pengendapan di laut / marine. Dari dua analisa yang digunakan, kualitas airtanah daerahpenelitian adalah berkualitas baik dengan catatan harus dimasak dahulu.Kata - kata kunci : Oyo, Kualitas, Airtanah, Dungkidang, Gunungkidul
STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN PANTAI TERBUKA DENGAN PENGARUH ARUS PASANG SURUT (OPEN COAST TIDAL FLAT) PADA PANTAI TELUKBETUNG, KOTA BANDAR LAMPUNG D Febriansanu
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sari – Penelitian ini adalah salah satu penelitian awal dalam analisis pengembangan tata guna lahan danpariwisata daerah mangrove di Kota Bandar Lampung. Dalam penelitian ini, akan ditentukan asosiasi fasies danlingkungan pengendapan menggunakan analisis sedimentologi dan prinsip dasar stratigrafi. Metode dalampenelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, pertama adalah observasi, kemudian analisis, terakhir yaitu tahapinterpretasi data. Lokasi penelitian adalah Pantai Teluk Betung, Kota Bandar Lampung. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa lingkungan Pantai Teluk Betung, Kota Bandar Lampung merupakan lingkunganpengendapan pantai terbuka dengan pengaruh arus pasang surut(open coast tidal flat). Asosiasi fasies padadaerah ini dapat dibagi menjadi 3, yaitu pertama, Supratidal yang dicirikan oleh kehadiran akar tanaman,vegetasi yang cukup massif berupa kawasan mangrove dan jejak hewan (bioturbasi). Kedua, intertidal tengah –atas yang dicirikan oleh kehadiran jejak hewan (bioturbasi) dan struktur sedimen current ripple dan lenticularbedding. Ketiga yaitu lingkungan intertidal bawah yang dicirikan oleh kehadiran struktur sedimen flaserbedding.Kata-kata Kunci: arus pasang surut, asosiasi fasies, pengendapan pantai terbuka, sedimentologi, stratigrafi
GEOLOGI DAN ANALISIS CADANGAN HIDROKARBON PADA INTERVAL MID MAIN CARBONATE FORMASI CIBULAKAN ATAS, LAPANGAN WEH, CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA, BERDASARKAN DATA PETROFISIKA Andhika Catra Pradhana
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.898 KB)

Abstract

SARI - Lapangan WEH adalah lapangan migas milik PT. Pertamina EP Asset 3, termasuk dalam wilayah CekunganJawa Barat Utara. Formasi Cibulakan Atas terendapkan di lingkungan paralik sampai laut dangkal. Data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah data basemap, mudlog, wireline log, well header, core dan SCAL. Analisispetrofisika digunakan untuk mengetahui nilai volume shale, porositas, saturasi dan permeabilitas. Hasil analisis inidigunakan dalam parameter perhitungan cadangan hidrokarbon. Berdasarkan hasil analisis petrofisika yang berada padainterval MMC didapatkan nilai cut off volume shale ≤0.30 v/v, porositas efektif ≥0.10 dan saturasi air efektif ≤0.71.Sedangkan dari hasil analisis tiap sumur didapatkan kisaran nilai porositas 0.10-0.30 v/v, saturasi 0.08-1 v/v, danpermeabilitas 3.12-492.95 mD. Perhitungan cadangan hidrokarbon yang dilakukan pada Lapangan WEH menggunakanmetode volumetrik. Total cadangan pada interval MMC Lapangan WEH stock tank oil in place 10.65 MMbbl, dan yangdapat diambil adalah 3.30 MMSTB.Kata-kata kunci : Formasi Cibulakan Atas, petrofisika, cadangan MMC
Metode Penentuan Posisi Terestrial untuk Pemetaan Geologi di Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Joko Hartadi
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SARI - Saat ini metode penentuan posisi suatu titik di permukaan bumi mengalami kemajuan yang demikianpesat. Hal tersebut ditandai dengan ketersediaan peralatan ukur yang dilengkapi dengan teknologi digitalterkini. Kebutuhan peta geologi yang lebih teliti dengan alat yang paling efisien menjadi alasan penelitian inidilakukan. Metode penentuan posisi yang dipilih adalah metode terestrial dengan Total Station(TS).Sebagaimana diketahui bahwa TS merupakan gabungan antara alat ukur jarak eltronik dan teodolit digitalsehingga dari pengukuran lapangan didapat koordinat titik-titik dengan ketelitian yang tinggi. Dengan metodeterestrial dengan TS diperoleh fakta bahwa waktu yg dibutuhkan untuk pemetaan geologi lebih efisien denganhasil yang cukup merepresentasi informasi geologi.Kata-kata kunci: pengukuran topografi, metode terestrial, peta geologi, bayat.

Page 10 of 22 | Total Record : 219