cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19708870     EISSN : 25283243     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Komunikologi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini tidak dikenakan biaya dalam penerbitannya (free charge). Komunikologi menggunakan pengajuan online dan platform peer review, yang memungkinkan penulis melacak kemajuan naskah mereka dan memungkinkan waktu pemrosesan yang lebih singkat. Hanya pengiriman yang dilakukan melalui platform ini yang diterima, dengan penulis yang diwajibkan untuk membuat akun pada jurnal Komunikologi. Aim and Scope: The Social Media and Subcultures,Media, Popular Culture, and Society,Strategic Communications Management,Public Relation,New Media and Contemparary Issues,Health Communication,Communication and Policies,Politics, Hegemony, and the Media,Media, Democracy and Integration,Youth and Media Globalization,Inter Culture Communication,Information Communication Technology (ICT) and Power Social Marketing,Political Marketing,Political Campaign,Globalization and Social Impact,Media Literacy and Media Education,Media and Identity,Gender and Sexuality in the Media,Youth and Media Globalization,Audience Analysis,
Articles 235 Documents
PERAN HOOLIGAN FISIP SEBAGAI KELOMPOK SUPPORTER UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Putri, Rizqi Wulandari; Saputra, Diki; Harmadhani, Abiyoso; Restiawan, Ilham Rizky; Novianti, Wiwik
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 02 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i02.849

Abstract

This research aims to describe and view the behavior of This study aims to describe and see the behavior of how the FISIP Hooligan social group forms each of its members as part of the group itself to process the participation agenda of the FISIP Hooligan group itself. In addition to the FISIP Hooligans group who move as football supporters, on the other hand this group can become a campus community with its group agenda. Therefore, intense interaction can shape group values in the form of solidarity, culture and loyalty which can support the internal progress of the group to be able to show its identity externally. The FISIP Hooligans Group serves as a forum for information, both about discussions, lecture materials or other things that provide their own experiences for each member.
Pengaruh Pesan Kampanye #GenerasiKulitSehat terhadap Kesadaran Merek Kosmetik NPURE (Survei pada Pengikut Instagram @npureofficial) Ajeng Purnama, Raden Hutami; Valdiani, Dini; Noegroho, Jati
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 02 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i02.1167

Abstract

In recent years, the cosmetics and health industry in Indonesia has experienced a rapid rise. Cosmetics industry players compete so that their products can be accepted by consumers. Cosmetics industry players can build corporate identity by building strong brand awareness. NPURE held the #GenerasiKulitSehat campaign as a form of sensitivity to the problems experienced by many Indonesians, namely wanting white and smooth skin. In this research, the campaign message designed aims to increase the audience's brand awareness of NPURE products with natural ingredients and relevant issues that are experienced by many Indonesians. If the audience has an imprinted awareness of a brand and sees it as a reliable and high-quality brand, they will most likely have a positive attitude towards the brand. Based on this phenomenon, the author is interested in examining the influence of the #GenerasiKulitSehat campaign message on NPURE cosmetics brand awareness. This study aims to analyze the effect of the #GenerasiKulitSehat campaign message on NPURE cosmetics brand awareness. This research uses quantitative methods with a descriptive approach. The results showed that there was an influence between the #GenerasiKulitSehat campaign message on NPURE cosmetics brand awareness by 75.9 percent.
”NYINYIR” DI MEDIA SOSIAL PEMAKNAAN MENGENAI KONSEP DIRI Andu, Christine Purnamasari; Delu, Abidah R.; Litta, Lista; Patriantoro, Teguh Hartono
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 02 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i02.854

Abstract

Media sosial memang memiliki daya tarik yang mampu memikat penggunanya untuk terus menikmati sajian – sajian konten di dalamnya. Para pengguna media sosial tidak hanya dapat membagikan foto, video, berkirim pesan secara pribadi namun mereka juga bisa membuat tulisan “nyinyir” untuk menyindir pihak tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) menganalisa faktor – faktor penyebab pengguna media sosial menuliskan pesan “nyindir” pada story sosial media mereka, dan 2) menganalisa bagaimana pengguna memaknai keberadaan dirinya sendiri berdasarkan konsep diri William D Brooks dan Philip Emmen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data secara dokumentasi untuk membahas mengenai isi pesan tertulis yang terkandung di dalam sebuah media. Data penelitian akan dikumpulkan dengan cara tangkap layar media sosial para pengguna yang kemudian akan dilakukan analisis konsep diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yaitu orang – orang yang gemar “nyinyir” di media sosial memiliki konsep diri yang rendah (negatif) seperti : senang mencari perhatian agar orang lain memberikan feedback melalui kolom komentar, ingin mencari kepuasan dengan menumpahkan perasaan lalu mendapatkan beragam emoticon, mencari apresiasi atau pengakuan perihal perihal kebenaran hal yang disampaikan, senang mencari kesalahan orang lain dan merasa puas ketika menuliskan kesalahan yang sudah dilakukan oleh orang yang dimaksud di media sosial. Kata Kunci : Nyinyir, Media Sosial, Konsep Diri
STEREOTIP GENDER PADA BUDAYA PATRIARKI INDONESIA SEBAGAI HAMBATAN PEKERJA PEREMPUAN BERPERAN GANDA Sutarman, Tifanny; Hanifatusholihah, Hanifatusholihah; Panggabean, Hana; Marta, Rustono Farady; Kurniawati, Laurencia Steffanie Mega Wijaya
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 02 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i02.1198

Abstract

Women have their own challenges facing gender stereotypes in the workplace. For Indonesian people who are generally close to a patriarchal culture, men and women are considered to have different roles and natures. The assumption of society that is created from the existence of gender stereotypes makes women have limitations in getting the same opportunities and rights as men in the public sphere. This gender stereotype later becomes an invisible barrier for working women or called as the glass ceiling. The glass ceiling that women get from the existence of gender stereotypes is divided into two, self-concept as an internal factor and patriarchal culture and multiple role as an external factor. The glass ceiling effect in companies has an impact on the tendency of companies to choose men for top positions, the practices of recruitment of gender-based recruitment, the existence of behavior and culture resulting from gender stereotypes that underestimate women's abilities, and the strengthening formation of cultural structures within a company based on gender roles. This paper is a conceptual idea that uses the literature review method to determine the extent to which gender stereotypes in Indonesia are seen as creating barriers for female workers.Keywords: gender stereotypes, glass ceiling, multiple roles, patriarchal culture, self-conceptPerempuan memiliki tantangan tersendiri menghadapi stereotip gender dalam lingkungan pekerjaan. Bagi masyarakat Indonesia yang secara umum erat dengan budaya patriarki, laki-laki dan perempuan dinilai memiliki peran dan kodrat yang berbeda-beda. Anggapan masyarakat yang tercipta dari adanya stereotip gender membuat perempuan memiliki keterbatasan dalam mendapatkan kesempatan dan hak yang sama dengan laki-laki di ranah publik. Stereotip gender ini nantinya menjadi hambatan yang tidak terlihat bagi perempuan pekerja atau dalam istilah disebut dengan glass ceiling. Glass ceiling yang didapatkan perempuan dari adanya stereotip gender terbagi menjadi dua yaitu konsep diri sebagai faktor internal dan budaya patriarki serta peran ganda sebagai faktor eksternal. Efek glass ceiling dalam perusahaan dapat berdampak pada kecenderungan perusahaan dalam memilih laki-laki untuk posisi-posisi atas, terjadinya praktek rekrutmen yang berbasis gender, adanya perilaku dan budaya hasil dari stereotip gender yang menyepelekan kemampuan perempuan, dan semakin kuatnya pembentukan struktur budaya di dalam sebuah perusahaan dengan berlandaskan pada peran gender. Tulisan ini merupakan gagasan konseptual yang menggunakan metode kajian literatur untuk mengetahui sejauh mana stereotip gender di Indonesia dipandang bisa menghasilkan hambatan bagi pekerja perempuan. Kata Kunci : stereotip gender, glass ceiling, peran ganda, budaya patriarki, konsep diri.
Persepsi Diri Penikmat Musik Rap dalam Memaknai Lagu No Doubt (Studi Kasus pada Komunitas Timore Art Graffiti) Gaspersz, Yhoannita Adinda; Setyaningsih, Fransiska Desiana; Innosensia, Innosensia; Ndiki Satu, E. I.
KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 21, No 02 (2024): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jkomu.v21i02.1108

Abstract

Komunikasi dapat membantu seseorang dalam memahami dan memaknai dirinya sendiri, misalnya melalui musik yang dinikmatinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi diri penikmat musik rap dalam memaknai lagu No Doubt, dengan mengaitkannya pada teori persepsi diri oleh Daryl Benn dan komponen pembentukan sikap. Dalam penelitian ini digunakan metode studi kasus kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan focus group discussion, yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penikmat musik rap memiliki beragam persepsi diri dalam memaknai lagu No Doubt, yang tampak pada perilaku kognitif, afektif, dan konatif. Secara kognitif, mereka memahami lagu tersebut; secara afektif, mereka merasa terwakili dan mendapat nilai penting seperti pantang menyerah dan persahabatan; dan secara konatif, mereka menunjukkan reaksi emosional dan perilaku aktif terhadap lagu tersebut.Kata Kunci : Persepsi Diri, Musik Rap, Lagu No Doubt.

Filter by Year

2004 2024