cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19708870     EISSN : 25283243     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Komunikologi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini tidak dikenakan biaya dalam penerbitannya (free charge). Komunikologi menggunakan pengajuan online dan platform peer review, yang memungkinkan penulis melacak kemajuan naskah mereka dan memungkinkan waktu pemrosesan yang lebih singkat. Hanya pengiriman yang dilakukan melalui platform ini yang diterima, dengan penulis yang diwajibkan untuk membuat akun pada jurnal Komunikologi. Aim and Scope: The Social Media and Subcultures,Media, Popular Culture, and Society,Strategic Communications Management,Public Relation,New Media and Contemparary Issues,Health Communication,Communication and Policies,Politics, Hegemony, and the Media,Media, Democracy and Integration,Youth and Media Globalization,Inter Culture Communication,Information Communication Technology (ICT) and Power Social Marketing,Political Marketing,Political Campaign,Globalization and Social Impact,Media Literacy and Media Education,Media and Identity,Gender and Sexuality in the Media,Youth and Media Globalization,Audience Analysis,
Articles 235 Documents
RELASI INSTITUSI SOSIAL, MEDIA, BUDAYA, DAN BAHASA DALAM PEMIKIRAN STUART HALL
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2008): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam essay-nya Encoding/ Decoding mengajukan model komunikasi massa yang ditandai dengan poin penting interpretasi aktif dalam kode-kode yang relevan, karena mendobrak konsepsi-konsepsi model tradisional dalam ilmu komunikasi. Berdasarkan model baru ini “‘struktur kompleks dalam dominansi’”pada setiap elemen, meski terhubung, cukup jelas dari yang lain dan mendominasi pada momen khusus di dalam proses komunikasi. Dalam tulisan ini  juga  mencatat  bahwa  model  ini  menekankan  apa  yang  membuat  produksi  wacana (diskursif) berbeda dengan bentuk produksi lain. Kata kunci: Relasi, Institusi, Media
FRAME BERITA TERBAKARNYA PESAWAT GARUDA INDONESIA DI YOGJAKARTA PADA SURAT KABAR INDO POS EDISI MARET 2007
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2009): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian   ini   mengkaji   tentang   bagaimana   INDO   POS   membingkai   berita   tentang terbakarnya pesawat Garuda Indonesia yang terjadi di bandara Adisucipto, Jogjakarta, pada awal maret  2007.  Tujuannya  untuk  mengetahui  frame  yang digunakan  INDO  POS dalam pemberitaannya.   Untuk  itu,  dalam  penelitian  ini  digunakanlah  analisis  kualitatif  dengan metode  framing  model  Pan  dan  Kosicki.Hasil  yang  didapatkan  setelah  penilitian  ini yaitu terlihat  bahwa INDO  POS menjadikan  pilot pesawat  Garuda  sebagai  fokus utama dalam pemberitaannya.   Pilot   Garuda   disebut-sebut   sebagai   kemungkinan   utama   dari   faktor penyebab   terjadinya   insiden   tersebut.   Kesimpulannya,   INDO   POS   cenderung   lebih memihak pada pernyataan dari Mabes Polri yang sejak awal telah menyebutkan “human error” sebagai  faktor  penyebab  dari insiden  pesawat  Garuda  tersebut.  Sedikit  saran dari penulis, sebagai media massa hendaknya INDO POS mempertahankan  dan meningkatkan fungsinya untuk menyampaikan  informasi yang aktual dan faktual, serta mempertahankan  prinsip cover both side di dalam setiap pemberitaannya.  Kata Kunci: Berita, Media Massa, Human Error
STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MEMBANGUN PERSONAL BRANDING SENIMAN VISUAL (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MEMBANGUN PERSONAL BRANDING MUKLAY SEBAGAI SENIMAN VISUAL)
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2019): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPersonal branding is a way to describe self briefly and is easy to remember. With Muklay's personal branding in the arts as a visual artist, Muklay needs a public relations strategy to build personal branding to make it easier to get closer to the public. Then this research will explain how the public relations strategy in terms of PENCILS strategy to build personal branding. This research uses a qualitative method with a narrative approach. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. In-depth interviews were conducted with key informants namely Muklay and additional informants namely from Gardu House, Detik.com, and one of Muklay's clients. The results of this research indicate that Muklay has built personal branding as a visual artist through publications, events, news, dealing with the community, dealing with the media, lobbying and negotiating, and participating in social activities. The PENCILS strategy proved to be successful with the breadth of Muklay's relations with many people who had different backgrounds, not just in the arts. Keywords: Personal Branding, Strategic, Public Relations AbstrakPersonal branding adalah suatu cara untuk menggambarkan diri seseorang secara singkat dan mudah diingat.Dengan personal branding Muklay di bidang seni sebagai seniman visual, Muklay memerlukan strategi public relations untuk membangun personal branding tersebut agar lebih mudah dalam mendekatkan diri kepublik. Maka penelitian ini akan menjelaskan bagaimana strategi public relations yang ditinjau dari strategi PENCILS untuk membangun personal branding. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara mendalam dilakukan kepada key informan yaitu Muklay serta informan tambahan yaitu dari Gardu House, Detik.com, dan salah satu klien Muklay. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Muklay telah membangun personal branding sebagai seniman visual melalui publikasi, event, berita, berhubungan dengan komunitas,berhubungan dengan media, lobi dan negosiasi, dan mengikuti kegiatan sosial. Strategi PENCILS tersebut terbukti berhasil dengan luasnya relasi Muklay dengan banyak khalayak yang memiliki latar belakang yang berbeda, bukan hanya di bidang seni. Kata kunci: Personal Branding, Strategi, Public Relations.
OPTIMALISASI PERANAN HUMAS DALAM ORGANISASI DAKWAH
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2012): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHumas atau public relations adalah sebuah fungsi manajemen yang dijalankan secara berkesinambungan dan berencana, dan melalui hal ini organisasi-organisasi dan lembaga, baik yang berifat umum maupun pribadi, berusaha memperoleh dan membina pengertian, simpati, dan dukungan dari mereka yang memiliki sangkut paut dengan organisasi atau lembaga dengan cara menilai pendapat umum di antara mereka  dengan maksud menghubungkan sedapat  mungkin kebijakan dan ketatalaksanaannya untuk mewujudkan kerjasama yang produktif  melalui perencanaan dan penyebarluasan informasi, untuk kepentingan bersama yang lebih efisien. Mengoptimalisasi peranan humas mutlak diperlukan supaya humas dapat lebih memperoleh pengertian, simpati dan dukungan dari mereka yang bersangkutan dengan kepentingan organisasi. Optimalisasi peranan dapat dilakukan melalui penelitian dan penegakan etika, karena keduanya dapat menentukan sasaran dan cara yang tepat, lebih-lebih untuk organisasi dakwah yang menuntut keabsahan informasi dan kewibawaan pendakwah. Kata kunci: optimalisasi, peranan humas, dakwah.
MEDIA SOSIAL DALAM KONTEKS DATA KEPENDUDUKAN DI ERA PROSUMSI DIGITAL
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 18, No 02 (2021): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial semakin menempati posisi penting mempengaruhi dinamika relasi sosial dalam masyarakat, tidak terkeceuali relasi ekonomi. Di era prosumsi digital, masyarakat mengkonsumsi sekaligus memproduksi informasi. Permasalahannya adalah dari relasi prosumsi tersebut, informasi menjadi sekedar bernilai kapital, bukan untuk memberikan edukasi. Hal ini terjadi khususnya terhadap informasi berbentuk data kependudukan. Tulisan non-penelitian ini akan membahas media sosial dalam konteks data kependudukan di era prosumsi digital dengan menggunakan perspektif psikoanalisis, yaitu dengan melihat pada aspek skin ego dan demam arsip. Tulisan ini berargumen bahwa masyarakat warganet pada dasarnya memiliki kencenderungan saling berbagi di alam bawah sadarnya, ditambah dengan kencederungan untuk mengarsip data-data pribadinya. Kedua kencenderungan inilah yang membuat media sosial di satu sisi memiliki keunggulan dari media lain karena faktor kebebasannya, namun di sisi lain juga menjadi ancaman bagi masyarakat itu sendiri dalam konteks keamanan data pribadi. Kata Kunci : data kependuddukan, media sosial, prosumsi digital, psikoanalisis
KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI DALAM TEKNIK MELOBI
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2005): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKomunikasi antar pribadi terjadi umumnya antara dua orang dimana norma yang mangatur hubungan tersebut berasal dari pihak-pihak yang berkomunikasi. Komunikasi merupakan dasar dari seluruh interaksi antar manusia, karena tanpa komunikasi interaksi antara manusia tidak mungkin terjadi. Kata Kunci: Feminisme, Iklan, Komoditi
PERAN KOMUNIKASI DALAM KEGIATAN REGISTRASI KANKER
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 12, No 1 (2015): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKeberhasilan dari proses komunikasi dalam melakukan kegiatan Registrasi Kanker Berbasis Rumah Sakit dan Populasi merupakan sebuah point penting dalam keberhasilan kegiatan registrasi. Proses komunikasi berupa sarana penyampaian maksud dan tujuan registrasi kanker melalui surat, telepon, fax, website, sms broadcast, lokakarya, seminar maupun sosialisasi  yang dilakukan oleh pihak Sub Bagian Registrasi Kanker di RS Kanker Dharmais kepada Rumah Sakit Jejaring maupun masyarakat awam. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang tidak menggunakan model-model matematik, statistik atau komputer. Proses penelitian dimulai dengan menyusun asumsi dasar dan aturan berpikir yang akan digunakan dalam penelitian. Penelitian kualitatif merupakan penelitiian yang dalam kegiatannya peneliti tidak menggunakan angka dalam mengumpulkan data dan dalam memberikan penafsiran terhadap hasilnya. Dalam melakukan wawancara dengan Key Informan dan Informan dengan orang yang berkompeten diregistrasi kanker mengatakan pada mengetahui kegiatan dari registrasi kanker sedangkan yang tidak berkompeten di registrasi kanker tidak tahu mengenai registrasi kanker. Dari tahapan interview yang dilakukan terhadap Informan yang di dapat dari RS Kanker Dharmais dan RS Jejaring lainnya di Jakarta, didapat kesimpulan bahwa program registasi kanker belum tersosialisasi dengan baik, dibuktikan beberapa informan yang tidak terlibat dalam registasi kanker tidak mengetahui program tersebut, walaupun informan tersebut bekerja pada di RS, dapat disimpulan bahwa program registasi kanker belum dikenal oleh lapisan RS Dharmai/Jejaring RS apalagi lapisan masyarakat secara meluas. Kata kunci: komunikasi, registrasi kanker, jejaring
ETIKA KOMUNIKASI APARATUR HUMAS DAN PROTOKOL
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2008): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKode Etika Kehumasan  memang  harus semakin  dimasyarakatkan,  paling tidak dikalangan para praktisi humas Tidak jarang, citra negatif tentang humas disebabkan prilaku para praktisi humas itu sendiri. Untuk itu, salah satu cara meninggikan  citra ini adalah lebih dihayatinya ketentuan-ketentuan  yang tercantum dalam Kode Etik Kehumasan. Dengan demikian, bisa disimpulkan  bahwa sebenarnya ada dua manfaat pokok kode etik ini. Yang pertama, untuk menghindari  timbulnya  abuse of power dari suatu profesi.  Ambillah  profesi kedokteran  tadi. Kalau tidak ada kode etik kedokteran, maka masyarakat bisa menjadi korban kesewenangan dokter  misalnya  dalam soal tarif, pelayanan,  dan kemungkinan  perbuatan  asusila.  Pengha- yatan kode etik para dokterlah selama ini yang melindungi masyarakat. Adapun yang kedua adalah demii integritas, untuk melindungi/memajukan  profesi itu sendiri. Bayangkanlah  jika seorang dokter selalu dihantui kekhawatiran tuntutan karena malpraktek Kata Kunci: Etika, Komunikasi, Aparatur
ONTOLOGI ILMU KOMUNIKASI: USAHA PENYAMPAIAN PESAN ANTARMANUSIA
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2017): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A b s t r a c t This paper tries to provide an alternative to the definition of communication science diverse. As something nobwujud, anyone can reduce the definition of communication itself, depending on the focus to be explained. Whatever the definition, depart from three paradigms recognized by communication scientists. So based on the third paradigm, this paper provides alternatives that are generic, basic, and general that communication is an effort to deliver messages between people. Thus, the science of communication is the study of human effort in conveying its message to other humans. Keywords: effort, speech messaging, human A b s t r a k Tulisan ini mencoba memberi alternatif atas definisi ilmu komunikasi yang beragam. Sebagai sesuatu yang nirwujud, siapapun  bisa  menurunkan  definisi  komunikasinya  sendiri,  tergantung  fokus  yang  ingin  dijelaskan.  Apapun definisinya, berangkat dari tiga paradigma yang diakui oleh ilmuwan komunikasi. Maka berdasarkan paradigm ketiga, tulisan ini memberi alternative yang bersifat generic, mendasar, dan umum bahwa komunikasi adalah usaha penyampaian pesan antar manusia. Dengan demikian, ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari usaha manusia dalam menyampaikan pesannya kepada manusia lain. Kata kunci: usaha, penyampaan pesan, antar manusia
THE EFFECTS ANALYZING OF LOOKING FOR WORD OF MOUTH COMMUNICATION WITH ACTIVE AND BRAND TRUST TO PURCHASE DECISION (CASE STUDY : PT. BAKRIE TELECOM)
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2009): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to know the effects analyze of looking for word of mouth communication with active and brand trust Based on cased study  in  PT. Bakrie Telecom with the object is Esia phonecellular card. This research have been using to obtain primary data from field research customer PT. Bakrie Telecom and also secondary data that can support of this research. In order to know the impact of independent variable concerning to dependent variable, linear regression anlyze are used in SPSS 12.0 for Windows. The result from research are known that independent variable to dependent variable are have relationship.  T-test are known that looking for word of mouth communication with active are have the significant of relationship to the purcase decision,  eventhough   brand trust do not have the significant  of relationship  to the purchase decision. F-test are known that have relationship between independent and dependent variable. Keywords: Word of Mouth Communication, Brand Trust, Purchase Decision 

Filter by Year

2004 2024