cover
Contact Name
Budiman Nasution
Contact Email
j.einstein@unimed.ac.id
Phone
+6281269983607
Journal Mail Official
j.einstein@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEIN (E-JOURNAL)
EINSTEIN (e-Journal) is a journal managed by the Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Medan. This journal is published three times a year (February, June, and October). EINSTEIN (e-Journal) is a scientific journal that publishes articles from the fields of physics. Various topics of physics articles that can be accepted in this journal are: Theoretical Physics Earth Physics Material Physics Instrumentation Physics Computational Physics Applied Physics
Articles 287 Documents
DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) MENGGUNAKAN FILM TIPIS ZnO:Al BERBASIS DYE DARI BUAH NAGA MERAH Nurdin Siregar; Pangihutan Gultom; Motlan Motlan
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 2 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.229 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v7i2.13635

Abstract

Dye Sensitizied Solar Cell (DSSC) telah berhasil difabrikasi  menggunakaan film tipis ZnO:Al(5%), yang dibuat dengan menggunakan metode sol-gel dengan teknik Reflux yang dideposisikan pada kaca ITO dengan teknik spin coating. Film tipis ZnO:Al dikarakterisasi dengan menggunakan XRD, UV-Vis. Ukuran kristal ZnO:Al(5%) sebesar 35 nm. Energi gap sebesar 3.50 eV. Nilai optimum Absorbsi dye sebesar 2.33a.u pada panjang gelombang 332nm. Nilai Efesiensi sebesar 0.158%.Kata Kunci : Geolistrik, Konfigurasi Schlumberger, Lapisan Keras.
Fabrikasi dan Uji Dielectric Strength Bahan Isolator Listrik Berbasis Keramik Porselin Alumina Maryati Doloksaribu
EINSTEIN (e-Journal) Vol 3, No 2 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.256 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v3i2.5454

Abstract

Abstrak Telah dilakukan Fabrikasi pengaruh komposisi alumina untuk pembuatan keramik alumina porselin sebagai bahan isolator listrik. Bahan baku yang digunakan adalah campuran dari  Kaolin , Kuarsa , Feldsfar  dan Alumina (Produk Jerman, 99%), dimana komposisi alumina divariasikan yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% berat total seluruh bahan. Suhu pembakaran divariasikan yaitu 1100oC, 1200oC, 1300oC, 1400oC dan 1500oC, pada masing-masing suhu ditahan selama 2 jam. Dari karakterisasi sifat listrik yang dihasilkan maka besarnya kuat tembus listrik dengan komposisi alumina 10% hingga 20% yang disinter pada suhu 1500oC dapat digunakan sebagai isolator listrik tegangan tinggi.   Kata Kunci : Porselin, Alumina, Isolator Listrik Tegangan Tinggi, Sintering  
KANDUNGAN UNSUR LOGAM PADA SEDIMEN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI KECAMATAN ANDAM DEWI Septina Dumariska; Rahmatsyah Rahmatsyah
EINSTEIN (e-Journal) Vol 8, No 3 (2020): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.385 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v9i1.23556

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis kandungan logam berat di daerah sekitar aliran sungai (DAS) kecamatan Andam Dewi. Dengan tujuan untuk mengetahui kandungan bahan pencemar logam pada air dengan Atomic Absroption Spechtrophotometer (AAS), Baku mutu air sungai dengan parameter fisika dan sedimen dengan menggunakan X – Ray Diffraction (XRD). Hasil yang diperoleh dari kandungan logam pada sampel air sunga tertinggi berada pada lokasi 3 dengan konsentrasi kromium (Cr) yaitu 0,09 mg/l. Hasil pengamatan baku mutu air sungai dengan pengukuran fisika berturut-turut kekeruhan tertinggi berada pada lokasi 5 yaitu 262 NTU, suhu air di empat titik lokasi masihmemenuhi syarat yaitu rentang 280C – 320C, TDS tertinggi di lokasi 5 yaitu 723 mg/l, pH air 13 melebihi ambang batas baku mutu pH air 6,5-8,5. Hasil kandungan unsur logam pada sedimentasi tertinggi berada di lokasi 5 dengan konsentrasi Besi (Fe) yaitu 52,2 % dan konsentrasi kromium (Cr) tertinggi berada pada lokasi 5 dengan konsentrasi 64,4 %.
Analisis Kualitas Air Sumur Bor Berdasarkan Parameter Fisika Dan Parameter Kimia Di Desa Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan Rappel Situmorang; Juliana Lubis
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.157 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7226

Abstract

Telah dilakukan penelitian Analisis Kualitas  Air Sumur Bor Berdasarkan Parameter Fisika Dan Parameter Kimia Di Desa Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan, dengan tujuan untuk menentukan apakah kualitas air sumur bor warga desa bagan Deli masih memenuhi standar baku mutu air bersih atau tidak. Penentuan  Kualitas air sumur bor didasarkan pada Baku Mutu air yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu PEMENKES no 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang persyaratan Kualitas Air Bersih. Hasil analisa yang diperoleh dibandingkan dengan standar baku mutunya. Kemudian untuk mengetahui  kualitasnya, diperoleh dengan menggunakan Metode Indeks Pencemaran (MIP). Jika ditinjau berdasarkan parameter Fisika, yaitu warna, rasa, bau, kekeruhan, TDS, dan suhu, 85 % telah melewati ambang batas baku mutu air bersih. Jika ditinjau dari nilai DHL, 90 % telah melewati baku mutu air bersih. sedangkan berdarkan parameter kimia, nilai pH, kandungan Besi (Fe), Timbal (Pb), Kesadahan, Fluoride, Nitrat, seluruh sampel yang diuji masih memenuhi baku mutu air bersih, sedangkan kandungan nitrit, ada 3 sampel yang melewati baku mutu air bersih , yaitu SB4, SB2, dan SB20. Setelah dihitung menggunakan persamaan Indeks Pencemaran (IP) diperoleh bahwa semua air sumur bor di desa bagan deli telah tercemar ringan. Karena nilai MIP nya masing- masing berada di atas 1.Kata kunci : Kualitas air, parameter fisika, parameter kimia, cemar ringan
PRODUKSI PAPAN PARTIKEL BERBAHAN DASAR SEKAM PADI DAN POLYSTYRENE Tariza Humaira; Bagus Kurniawan; Jenner Hawckins At-Tsaqib; Safirda Hasanah
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 2 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.159 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i2.36265

Abstract

Sampah styrofoam dan limbah sekam padi turut berkontribusi dalam permasalahan lingkungan. Lignoselulosa dalam sekam dan sifat termoplastik dari styrofoam berpeluang dimanfaatkan dalam pembuatan papan partikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi terbaik pada pembuatan papan partikel dari sekam padi dan styrofoam agar dihasilkan sifat fisis serta Internal Bond (IB) yang terbaik berdasarkan SNI 03-2105-2006. Sekam yang telah dipreparasi dicampurkan dengan perekat (50:50) yang dibuat dengan cara melarutkan styrofoam dalam silena. Pada beberapa papan partikel ditambahkan compatibilizer berupa MA, BPO dan DVB. Setelah semua tercampur merata, kemudian dipress menggunakan hotpress pada suhu 1600C selama 30 menit. Papan yang telah jadidijemur dibawah matahari dan dibiarkan disuhu ruang. Lalu, dilakukan uji sifat fisis dankuat tarik. Papan partikel dengan MA, BPO, DVB adalah yang terbaik dengan nilaikerapatan sebesar 0,689 g/cm3, kadar air sebesar 3,61%, pengembangan tebal sebesar 2,04%.Sedangkan, papan partikel dengan MA, BPO memiliki nilai IB terbaik, yaitu 24,227 kg/cm2.
PEMANFAATAN CITRA SATELIT LANDSAT 8 OLI UNTUK MENGIDENTIFIKASI LAHAN KRITIS DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT Togi Tampubolon; Jeddah Yanti
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 1 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.55 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i1.12056

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan citra satelit Landsat 8 OLI dengan tujuan untuk mengidentifikasi luas lahan dengan 5 kategori yakni tidak kritis, potensial kritis, agak kritis, kritis dan sangat kritis di Kabupaten Pakpak Bharat 2°15'00" - 3°32'00" Lintang Utara dan 96°00' - 98°31'  Bujur Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekritisan lahan kawasan hutan lindung di Kabupaten Pakpak Bharat melalui penafsiran citra satelit Landsat 8 OLI, dengan mendapatkan data informasi tingkat kekritisan lahan kawasan hutan lindung. Pengidentifikasian lahan kritis dilakukan dengan menentukan forest canopy density, kemiringan lereng, tingkat bahaya erosi dan manajemen lahan dengan memanfaatkan data citra satelit Landsat 8 OLI Path 129 Row 58, Data ASTER GDEM N02E98, peta curah hujan, peta jenis tanah, dan peta land use. Metode penelitian pengidentifikasian lahan kritis dengan metode overlay (tumpang susun) memanfaatkan software ArcGIS 10.0 dan ENVI 4.7 pada peta forest canopy density, peta kemiringan lereng, peta tingkat bahaya erosi serta didukung dengan menggunakan titik kontrol (GCP) peninjauan langsung lokasi penelitian di Kabupaten Pakpak Bharat sebanyak 50 titik yang dilakukan di empat kecamatan dari delapan kecamatan yakni, Kecamatan Kerajaan, Kecamatan Siempat Rube, Kecamatan Tinada Dan Kecamatan Salak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keritisan lahan di Kabupaten Pakpak Bharat meliputi tidak kritis, potensial kritis, agak kritis, kritis dan sangat kritis dengan persentase luas lahan berturut-turut dari yang tidak kritis hingga sangat kritis 38.38042 %; 42.38783 %; 16.73169 %; 2.448689 %; 0.051366 %. Dengan luas lahan kritis dari yang tidak kritis hingga sangat kritis 51982.38 ha; 57410.01 ha; 22661.37 ha; 3316.5 ha; 69.57 ha dengan total keseluruhan luas lahan 135439.8 ha.Kata Kunci : Lahan Kritis, Landsat 8 OLI, forest canopy density, kemiringan lereng, tingkat bahaya erosi
PREPARATION AND CHARACTERIZATION OF COMPOSITE MATERIALS FROM PARTICLE BOARD POLYPROPYLENE RECYCLING AND COCONUT SHELL POWDER WITH PHYSICAL PROPERTIS Irfandi Irfandi
EINSTEIN (e-Journal) Vol 1, No 1 (2013): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.092 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v1i1.5055

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengembangan pembuatan papan partikel komposit yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kayu yang semakin meningkat. Bahan baku papan komposit yang berlignoselulosa (misalnya Serbuk tempurung Kelapa).  Pada penelitian ini telah dievaluasi sifat fisis dari bahan tersebut diantaranya uji fisis yang dilakukan meliputi: Kerapatan, Kadar Air dan Pengembangan Tebal  dengan perlakuan komposisi polipropilen dan serbuk tempurung kelapa bervariasi yaitu:  30 : 70, 40 : 60, 50 : 50, 60 : 40, 70 : 30 dengan menggunakan standar SNI 03 – 2105 – 2006. Dari hasil penelitian ditunjukkan bahwa nilai sifat fisis papan partikel komposit Polipropilena dan serbuk tempurung kelapa yang dihasilkan memenuhi standar SNI 03 – 2105 – 2006
PENGARUH PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU DAN TEMPURUNG KELAPA TERHADAP KUAT TEKAN BETON Nurhidayah Panjaitan; Mara Bangun Harahap
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 1 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.028 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v7i1.12491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu ampas tebu dan tempurung kelapa terhadap kuat tekan beton. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium beton teknik  UNIMED mulai dari bulan Maret sampai dengan April 2017. Metode pembuatan yang dilakukan adalah SNI 03-2834-2000 yang mengacu pada pembuatan beton mutu K-175 dengan komposisi campuran semen : pasir : kerikil adalah 1 : 2 : 3 dengan FAS 0,5. Beton dibuat berbentuk kubus 15 x 15 x  15 cm.. Setelah beton berumur 24 jam cetakan dibuka dan diberi nomor kode sesuai yang diinginkan dan dirawat dalam bak air. Setelah melalui masa perendaman 28 hari kemudian beton diuji dengan metode uji kuat teka n dan daya serap air. Dari hasil pengujian diperoleh sifat mekanik yaitu kuat tekan beton minimum nya yaitu pada penambahan abu ampas tebu 4% dan tempurung kelapa 3% yaitu rata-rata 16,57 MPa, sedangkan kuat tekan beton maksimum yaitu pada penambahan abu ampas tebu 6% dan tempurung kelapa 4% yaitu rata-rata 18,05 MPa. Dari hasil pengujian daya serap air terjadi penurunan pada beton dengan penambahan 4% tempurung kelapa dan 6% abu ampas tebu (sampel C).Kata Kunci : Beton Normal, Kuat Tekan Beton, Daya Serap Air.
PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI TERHADAP KUAT TEKAN DAN RETAKAN BETON PASCA BAKAR Biduan Manahan Nainggolan; Alkhafi Maas Siregar
EINSTEIN (e-Journal) Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.574 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan cangkang kemiri terhadap kuat tekan dan pola retakan beton pasca bakar. Pembuatan beton ini dilakukan dengan pencampuran cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar. Metode pembuatan yang dilakukan adalah beton dibuat berbentuk kubus berukuran 15 x 15 x 15 cm. Campuran beton yang digunakan mengacu pada beton mutu K 225 dengan semen : pasir : kerikil adalah 1 : 2 : 3 dengan FAS 0,5. Pada penelitian ini dibuat variasi komposisi cangkang kemiri terhadap kerikil sebesar 10%, 20%, dan 30%. Setelah beton dicetak dan dikeringkan pada umur 28 hari dilakukan pembakaran dengan menggunakan mesin furnace pada suhu 200 °C, 250 °C, 300 °C dengan waktu penahanan (holding time) selama 1 jam untuk masing-masing temperatur. Setelah dilakukan pembakaran beton direndam ke dalam air selama ± 3 menit, kemudian didiamkan selama 24 jam dengan temperatur ruangan kemudian dilakukan pengujian karakteristik sifat mekanik (kuat tekan) benda uji beton.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton pasca bakar dengan komposisi 10%, 20%, dan 30% cangkang kemiri didapatkan hasil paling optimal pada campuran 10% dengan suhu pembakaran 200 °C sebesar 25,3 M.Pa. Sedangkan pada komposisi 20% dan 30% beton cangkang kemiri mengalami penurunan nilai kuat tekannya. Pola retakan beton terbaik yaitu pada campuran 10% cangkang kemiri dengan suhu pembakaran 200°C, sedangkan untuk pola retakan pada campuran 20% cangkang kemiri belum ada terlihat retakan dan pada  komposisi penambahan 30% terjadi sedikit retakan pada beton dengan suhu pembakaran tertinggi yaitu 300°C. Hasil uji karakteristik yang ditunjukkan bahwa cangkang kemiri sebagai substitusi kerikil pada pembuatan beton berpengaruh dalam menentukan sifat mekanik beton dan dipengaruhi oleh suhu pembakaran yang dapat mengakibatkan kerusakan struktur pada beton tersebut. Kata Kunci : Beton, Cangkang Kemiri, Pasca Bakar, Uji Kuat Tekan, Pola Retakan.
STUDI PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP VISKOSITAS MINYAK PELUMAS PADA MODEL REYNOLDS, MODEL SLOTTE DAN MODEL VOGEL Asjan Anugerah Zai; Alkhafi Maas Siregar
EINSTEIN (e-Journal) Vol 8, No 2 (2020): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.936 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v8i2.14211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh temperatur terhadap viskositas minyak pelumas pada model Reynolds, model Slotte, dan model Vogel. Model-model tersebut mengandung parameter fisika yang ditentukan berdasarkan data referensi. Data viskositas minyak pelumas yang diperoleh dianalisis dengan mengamati kecenderungan data model terhadap data referensi dan menemukan nilai errornya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Reynolds dan Model Vogel mampu mengestimasi viskositas minyak pelumas sedangkan model Slotte kurang efektif dalam mengestimasi viskositas minyak pelumas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai error terkecil adalah pada model Vogel.

Page 11 of 29 | Total Record : 287