cover
Contact Name
Ika Purwanti
Contact Email
ikapurwanti044@gmail.com
Phone
+6281387837638
Journal Mail Official
jurnalmelati@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 41 Lamongan
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Melati: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi
ISSN : 19799101     EISSN : 28088662     DOI : https://doi.org/10.58906/melati
Core Subject : Economy,
MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi dengan nomor registrasi ISSN 2808-8662 (Online) dan ISSN 1979-9101 (Cetak), merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan. Jurnal MELATI: Media Komunikasi Ilmu Ekonomi mempublikasikan artikel yang melaporkan temuan penelitian bidang ekonomi dan bisnis. Disiplin dan topik yang dicakup oleh MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi, meliputi bidang ekonomi dan bisnis, khususnya bidang akuntansi, manajemen, pasar modal, etika bisnis, perpajakan, kewirausahaan, sistem informasi, serta bidang ekonomi dan lainnya.
Articles 99 Documents
Efektivitas Pembiayaan Murabahah, Mudharabah, dan Musyarakah pada Pendapatan Nasabah Koperasi Syariah Muhammad Kurdiyawan; Mu’ah; Mokhtar Sayyid
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 42 No 2 (2025): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v42i2.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan pembiayaan berbasis akad Murabahah, Mudharabah, dan Musyarakah dalam praktik koperasi syariah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengambilan informan secara snowball, melibatkan pengelola koperasi, tenaga pemasaran, tokoh masyarakat, dan nasabah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akad Mudharabah dinilai efektif dalam mendukung aktivitas ekonomi nasabah, sementara akad Murabahah dan Musyarakah menunjukkan tingkat efektivitas yang lebih tinggi dalam konteks pemanfaatan pembiayaan dan pengelolaan modal. Temuan lapangan juga mengindikasikan bahwa kepuasan nasabah, penerapan prinsip syariah, rasa aman, dan fleksibilitas layanan menjadi faktor pendukung utama efektivitas pembiayaan. Di sisi lain, keterbatasan strategi distribusi produk, penurunan minat pada akad Musyarakah, serta persaingan modal awal dengan lembaga keuangan lain menjadi faktor penghambat dalam implementasi pembiayaan syariah. Penelitian ini memberikan pemahaman empiris mengenai dinamika efektivitas pembiayaan syariah dalam konteks koperasi serta implikasinya bagi penguatan praktik keuangan syariah berbasis komunitas.
Analisis Strategi Pemasaran Digital UMKM Kuliner: Street Kalcer Snack April Siregar; Oktafianty Rizki; Naomi Rahmitasari; Berilfransisco
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 42 No 2 (2025): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v42i2.339

Abstract

Pemasaran digital menjadi strategi penting bagi UMKM kuliner seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital dalam mencari informasi dan melakukan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM kuliner serta memahami perannya dalam mendukung penjualan, dengan studi kasus pada Street Kalcer Snack sebagai usaha kuliner yang beroperasi secara mobile. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pelaku usaha dan konsumen, serta didukung oleh studi kepustakaan untuk memperkuat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi media sosial, komunikasi langsung, dan layanan pesan antar membentuk pola pemasaran digital yang adaptif terhadap karakteristik usaha mobile. Konten visual berperan dalam menarik perhatian konsumen, sementara komunikasi langsung memungkinkan terbangunnya interaksi yang lebih personal dan meningkatkan kepercayaan dalam proses transaksi. Pemanfaatan layanan pesan antar juga memperluas jangkauan pasar dan memberikan kemudahan akses bagi konsumen tanpa terikat lokasi usaha. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam memperkaya pemahaman mengenai praktik pemasaran digital UMKM kuliner berbasis studi kasus kualitatif, serta kontribusi praktis bagi pelaku UMKM dalam merancang strategi pemasaran digital yang fleksibel, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan konsumen.
Analisis Konseptual Tarif Progresif PPh Orang Pribadi pada Sistem Self Assessment di Indonesia Desiska Amanda Bria; Gerson Budi Yanto Tefa; Merith Stefanie Adu; Bernadeta Renita Bili; Juendiny Chrisna Ekasari
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 42 No 2 (2025): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v42i2.345

Abstract

Pribadi dalam sistem self assessment di Indonesia dengan menempatkan perilaku wajib pajak sebagai faktor kunci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur terarah yang menganalisis regulasi perpajakan, artikel jurnal ilmiah, dan buku akademik yang relevan. Literatur dipilih secara selektif, diklasifikasikan berdasarkan tema kebijakan tarif progresif, sistem self assessment, perilaku kepatuhan, serta peran Theory of Planned Behavior sebagai kerangka analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas tarif progresif tidak hanya ditentukan oleh desain kebijakan fiskal, tetapi sangat bergantung pada akurasi pelaporan penghasilan dalam sistem self assessment. Sikap wajib pajak terhadap pajak, norma sosial, dan persepsi kontrol perilaku terbukti berperan penting dalam membentuk niat dan perilaku pelaporan yang patuh. Selain itu, modernisasi administrasi perpajakan melalui digitalisasi memperkuat kepatuhan formal, namun belum sepenuhnya menjamin kepatuhan material tanpa dukungan literasi perpajakan yang memadai. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kerangka konseptual yang menjembatani hubungan antara tarif progresif dan self assessment melalui pendekatan perilaku, sehingga memberikan perspektif integratif bagi pengembangan kebijakan perpajakan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Kajian Literatur tentang Metode Penyisihan dan Metode Langsung dalam Koreksi Fiskal Piutang Tak Tertagih Cindy Fridelia Tanody; Jenety Santalya Missa; Maria Meilania Olivia Mali; Juendiny Chrisna Ekasari Tualaka
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 42 No 2 (2025): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v42i2.347

Abstract

Abstract This study is a literature review that aims to analyze the differences between the allowance method and the direct write-off method in the accounting treatment of uncollectible accounts and their implications for fiscal adjustment under taxation regulations in Indonesia. The allowance method is considered to better reflect the matching of revenues and expenses in commercial financial statements; however, not all allowance expenses are fiscally deductible, resulting in positive fiscal adjustments. Conversely, the direct write-off method is fiscally recognized only when receivables are proven to be genuinely uncollectible and meet the requirements stipulated in taxation regulations, although this method is less representative of the actual economic condition of an entity. This study examines various academic journals and relevant taxation regulations to provide a comprehensive understanding of the conceptual differences, financial reporting impacts, and fiscal adjustment implications of both methods. The findings indicate that companies must perform accurate fiscal reconciliation to ensure tax compliance and the reliability of financial statements. Keywords: allowance method, direct write-off method, uncollectible accounts, fiscal adjustment Abstrak Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara metode penyisihan (allowance method) dan metode langsung (direct write-off) dalam perlakuan akuntansi piutang tak tertagih serta implikasinya terhadap koreksi fiskal sesuai ketentuan perpajakan di Indonesia. Metode penyisihan dianggap lebih mencerminkan pencocokan pendapatan dan beban, namun tidak seluruh beban penyisihan dapat diakui secara fiskal sehingga memunculkan koreksi positif. Sebaliknya, metode langsung diakui secara fiskal apabila memenuhi syarat piutang benar-benar tidak tertagih, namun metode ini kurang mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya dalam laporan keuangan komersial. Studi ini mengkaji berbagai jurnal dan regulasi perpajakan terbaru untuk memberikan gambaran komprehensif terkait perbedaan konseptual, dampak laporan keuangan, serta implikasi koreksi fiskal dari kedua metode tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode studi literatur yang melibatkan analisis berbagai sumber akademik, regulasi perpajakan, serta publikasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa perusahaan perlu melakukan rekonsiliasi fiskal secara tepat untuk memastikan kepatuhan pajak dan penyajian laporan keuangan yang andal. Kata Kunci: Metode penyisihan, metode langsung, piutang tak tertagih, koreksi fiskal
Analisis Kemiskinan Multidimensi Rumah Tangga di Kabupaten Lima Puluh Kota: Pendekatan Alkire-Foster Syukri Satria; Yulhendri
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 43 No 1 (2026): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v43i1.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kemiskinan multidimensi rumah tangga di Kabupaten Lima Puluh Kota menggunakan pendekatan Alkire-Foster. Penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel rumah tangga yang dipilih melalui teknik multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dokumentasi untuk memperoleh informasi mengenai kondisi deprivasi rumah tangga pada dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup. Analisis data dilakukan melalui pendekatan Multidimensional Poverty Index (MPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan multidimensi rumah tangga di Kabupaten Lima Puluh Kota masih tergolong tinggi. Deprivasi tertinggi ditemukan pada indikator sanitasi, air bersih, bahan bakar memasak, serta kondisi fisik rumah yang menunjukkan bahwa dimensi standar hidup menjadi penyumbang terbesar kemiskinan multidimensi rumah tangga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lima Puluh Kota tidak cukup hanya melalui peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga perlu difokuskan pada peningkatan kualitas hidup dasar melalui perbaikan sanitasi, kualitas hunian, akses air bersih, dan layanan dasar lainnya secara berkelanjutan.
Terms of Trade, Kebijakan Fiskal, dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Aulia Azimi; Ida Rustianti
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 43 No 1 (2026): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v43i1.422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Terms of Trade (ToT) dan kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat pada periode 2013–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dan metode studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series tahunan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat, meliputi data indeks harga ekspor-impor, pendapatan dan belanja daerah, serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS melalui uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terms of Trade berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan kebijakan fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa perbaikan posisi perdagangan internasional belum mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara langsung karena manfaat perdagangan belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan nilai tambah ekonomi daerah. Sebaliknya, pengelolaan pendapatan dan belanja daerah terbukti menjadi instrumen fiskal yang efektif dalam mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan PDRB. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa efektivitas kebijakan fiskal memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan dengan Terms of Trade dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat serta menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih berorientasi pada peningkatan kualitas belanja publik dan penguatan nilai tambah komoditas ekspor.
Konfigurasi Dukungan Ekosistem Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal pada UMKM Batik Hutama Muhammad Anhar; Mochammad Andre Prawira Akbar
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 43 No 1 (2026): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v43i1.415

Abstract

Kewirausahaan yang bertumpu pada potensi lokal merupakan salah satu pendekatan penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Namun, studi yang mengkaji keterhubungan antara lokasi usaha berbasis tempat, dukungan pemerintah daerah, sumber daya budaya lokal, dan inovasi lingkungan pada usaha mikro masih terbatas. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana dimensi-dimensi tersebut dimobilisasi oleh Batik Tulis Al Huda, sebuah usaha batik tulis di Sidoarjo, Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan General Manager sebagai informan kunci dan didukung oleh telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi usaha berfungsi sebagai aset berbasis tempat yang terkait dengan identitas sentra batik Jetis dan pengembangan galeri di Sidokare. Dukungan pemerintah daerah berkontribusi terhadap promosi, peluang permodalan, dan legitimasi kelembagaan, meskipun penguatan sisi permintaan masih terbatas. Narasi sejarah dalam motif batik mendukung diferensiasi produk melalui keterhubungan identitas lokal, keterampilan perajin, dan makna budaya. Kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga membuka akses pengetahuan dan pendampingan teknis pengelolaan limbah pewarna. Studi ini mengusulkan konsep heritage-embedded competitive advantage dan micro-scale entrepreneurial ecosystem untuk menjelaskan mobilisasi sumber daya lokal pada UMKM budaya.
Blockchain Technology Utilization in the Waqf Sector: Research Trends and Future Directions Muhammad Dzikri Abadi; Roudlotul Badi’ah; Dadang Wiratama; Ika Purwanti; Siti Musarofah; M Adhitya Nugraha Pratama; Imtinan Widhah Kumala
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 43 No 1 (2026): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v43i1.434

Abstract

This study maps the development, collaboration patterns, citation structure, and thematic evolution of research on blockchain technology in the waqf sector. A bibliometric analysis of 417 Scopus-indexed publications published from 2006 to 12 July 2024 was performed using Bibliometrix in RStudio and VOSviewer. The analysis covered publication trends, influential sources and contributors, country productivity, citation impact, collaboration networks, and keyword co-occurrence. The results show increasing scholarly attention to the intersection of blockchain, Islamic finance, fintech, and waqf management. Malaysia and Indonesia emerged as the most productive and most cited countries, while an international co-authorship rate of 29.74% indicated moderate cross-border collaboration. Keyword analysis revealed that the field is anchored in Islamic finance, fintech, blockchain, and waqf, with growing attention to cash waqf, crowdfunding, financial inclusion, digital transformation, smart contracts, cybersecurity, and technology adoption. However, these patterns demonstrate scholarly attention and thematic associations rather than empirical proof of blockchain’s operational benefits in waqf institutions. This study identifies priority gaps in empirical implementation, Shariah governance, stakeholder adoption, technical feasibility, and socioeconomic impact evaluation of blockchain-enabled waqf systems.
Strategi Transisi Kebijakan PPN Kendaraan Listrik Pasca-Insentif 2025: Perspektif Pemangku Kepentingan Qosim; Rita Nataliawati; Sri Yaumi; Tri Winarsih; Moch. Midchol Afan
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 43 No 1 (2026): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v43i1.437

Abstract

Berakhirnya insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) kendaraan listrik di Indonesia menimbulkan dilema antara keberlanjutan fiskal dan transisi transportasi rendah emisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi alternatif kebijakan PPN kendaraan listrik pasca-insentif 2025 dari perspektif pemangku kepentingan menggunakan Teori Pajak Optimal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan regulator, perwakilan industri kendaraan listrik, konsultan pajak, analis kebijakan, dan akademisi, yang didukung oleh analisis regulasi perpajakan serta dokumen kebijakan terkait. Data dianalisis secara tematik untuk menilai tiga alternatif, yaitu penghentian langsung insentif, pengurangan insentif secara bertahap, dan insentif terarah. Penghentian langsung meningkatkan efisiensi fiskal dan kesederhanaan administrasi, tetapi berpotensi menurunkan keterjangkauan konsumen, permintaan pasar, dan kepastian investasi. Pengurangan bertahap menyediakan proses penyesuaian yang lebih dapat diprediksi sambil mengurangi beban fiskal secara progresif. Insentif terarah meningkatkan ketepatan penggunaan anggaran melalui prioritas bagi kendaraan dengan TKDN tinggi, angkutan umum listrik, kendaraan produktif, serta kelompok yang menghadapi hambatan adopsi. Evaluasi menunjukkan tidak ada satu alternatif yang sepenuhnya memenuhi tujuan fiskal, ekonomi, sosial, industri, dan lingkungan. Kombinasi pengurangan bertahap dan insentif terarah merupakan pendekatan paling seimbang bagi reformasi PPN pasca-insentif.

Page 10 of 10 | Total Record : 99