cover
Contact Name
Achmad Baijuri
Contact Email
justify0609@gmail.com
Phone
+6285234551166
Journal Mail Official
justify0609@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ibrahimy Jl. KHR. Syamsul Arifin No. 01-02 Sukorejo Situbondo PO Box. 2 Telp. 0338-451307 Fax. 0338-45306 Sumberejo Banyuputih Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 29623871     EISSN : 29623642     DOI : https://doi.org/10.35316/justify
Core Subject : Science,
JUSTIFY is an open access peer-reviewed journal which is original research and published by the Department of Science and Technology of Ibrahimy University. This journal contains scientific literature on applied research studies in information systems, information technology and a public review of the development of theories, methods, and science in information systems and information technology. JUSTIFY: The Ibrahimy Information System Journal is published twice a year in July and January.
Articles 83 Documents
Sistem Informasi Pelayanan Publik Website Metode Rapid Application Development (RAD) Nonggunong Sumenep Silvia Rahmawati Avrelia; Anik Anekawati; Fauzi Helmi
JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/justify.v5i1.10318

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi utama pemerintah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara efektif, efisien, dan transparan. Namun, proses pelayanan administrasi yang masih dilakukan secara manual seringkali menimbulkan berbagai permasalahan seperti keterlambatan pelayanan, kesalahan pencatatan data, serta keterbatasan akses informasi bagi masyarakat. Kondisi tersebut juga terjadi pada Kecamatan Nonggunong Kabupaten Sumenep yang masih menerapkan sistem pelayanan konvensional sehingga pelayanan belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem pelayanan publik berbasis website yang mampu meningkatkan kualitas layanan serta mempermudah proses administrasi secara digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi sistem pelayanan publik berbasis website menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih karena memiliki siklus pengembangan yang cepat melalui tahapan perencanaan kebutuhan, desain sistem, konstruksi aplikasi, dan implementasi dengan keterlibatan aktif pengguna. Penggunaan metode ini diharapkan mampu menghasilkan sistem yang sesuai dengan kebutuhan organisasi serta meningkatkan efisiensi proses pengembangan. Hasil penelitian yang diharapkan adalah tercipta aplikasi pelayanan publik berbasis website yang dapat digunakan sebagai media penyampaian informasi, pengajuan layanan administrasi secara daring, serta pengelolaan data pelayanan secara terintegrasi. Sistem yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan, mempercepat proses administrasi, serta memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat secara lebih transparan dan modern.
Model Klasifikasi Hybrid Berbasis PSO-KNN untuk Akurasi Diagnosis Penyakit Hepatitis Sunardi Sunardi; Jarot Dwi Prasetyo; Hermanto Hermanto; Ach. Zubairi; Ahmad Homaidi; Irma Yunita; Lukman Fakih Lidimilah
JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/justify.v5i1.10322

Abstract

Diagnosis dini penyakit hepatitis masih menghadapi tantangan akibat kompleksitas data medis, tingginya variasi hasil laboratorium, serta keberadaan atribut yang tidak relevan sehingga menurunkan kinerja algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN). Penelitian ini bertujuan mengembangkan model hibrida Particle Swarm Optimization–K-Nearest Neighbor (PSO-KNN) untuk mengoptimalkan bobot fitur dan parameter K-NN secara simultan guna meningkatkan akurasi klasifikasi penyakit hepatitis. Metode yang digunakan meliputi preprocessing dataset HCV, normalisasi Min-Max, pembagian data latih dan uji sebesar 80:20, serta optimasi menggunakan PSO dengan 20 partikel dan 30 iterasi. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSO-KNN meningkatkan akurasi dari 95,1% menjadi 96,7%, presisi dari 88,9% menjadi 100%, recall dari 61,5% menjadi 69,2%, dan F1-score dari 72,7% menjadi 81,8%. Model juga berhasil menghilangkan false positive dan menurunkan false negative. Bobot fitur menunjukkan bahwa ALT, AST, GGT, dan Bilirubin merupakan biomarker yang paling berpengaruh dalam klasifikasi. Dengan demikian, model PSO-KNN terbukti mampu meningkatkan performa klasifikasi, efisiensi komputasi, serta interpretabilitas diagnosis hepatitis, sehingga berpotensi mendukung pengambilan keputusan klinis secara lebih akurat.
Pemetaan Indeks Pembangunan Manusia Menggunakan Algoritma K-MEANS Ufil Hidayatul Laili; Firman Santoso; Sunardi
JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/justify.v5i1.10355

Abstract

The Human Development Index (HDI) was introduced by the United Nations Development Programme (UNDP) as an important indicator for measuring the success of efforts to improve the quality of human life. Development initiatives implemented by the government represent efforts to promote public welfare and prosperity, including development in infrastructure, education, health, and economic sectors. The primary target of these development programs is the community, with the expectation that such initiatives will address various societal issues, including poverty, unemployment, school dropout rates, health problems, and social inequality. Development programs carried out by both central and regional governments are closely associated with the level of HDI achievement. One example is East Java Province, particularly Situbondo Regency, where the HDI has consistently increased from year to year. In 2019, the HDI of Situbondo Regency was 67.09, increasing to 67.38 in 2020, 67.78 in 2021, and 68.25 in 2022. This study aims to classify regencies/cities in East Java Province based on HDI indicators from 2019 to 2022. In addition to supporting future program planning, the classification conducted from 2019 to 2022 also serves as an evaluation of the development targets implemented by the East Java Provincial Government during that period, particularly in relation to programs for improving human quality of life.