cover
Contact Name
Paulus Parnyoto
Contact Email
realpaul@ugm.ac.id
Phone
+628994796772
Journal Mail Official
abis-maksi.feb@ugm.ac.id
Editorial Address
Jl. Sosio Humaniora No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281 » Tel / fax : 0274-513109 / 0274-548516
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal
ISSN : 23021500     EISSN : 23021500     DOI : 10.22146/abis
Core Subject : Economy,
ABIS : Accounting and Bussiness Information Systems Journal, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Akuntansi dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara berkala satu tahun 4 kali yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 366 Documents
ANALISIS PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING (ABC) SYSTEM DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI COKELAT (STUDI PADA PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO INDONESIA) Rizqy Aiddha Yuniawati
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 3 (2018): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i3.59086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem perhitungan harga pokokproduksi yang dapat menghasilkan informasi biaya yang akurat denganmenggunakan activity based costing (ABC) system dan memberikan rekomendasi kepada pembuat kebijakan Pusat Penelitian Kopi dan KakaoIndonesia untuk menerapkan activity based costing (ABC) system sebagaiupaya perbaikan sistem perhitungan harga pokok produksi. Penelitian inimerupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian inimenggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga pokok produksi menggunakan activity based costing (ABC) system untuk produk cokelat bar darkmengalami overcosted sedangkan untuk produk cokelat praline mente, cokelatbubuk 3 in 1, dan sabun kakao mengalami undercosted. Hal ini disebabkan perhitungan harga pokok produksi dengan sistem tradisional hanya menggunakansatu cost driver yaitu jumlah unit produksi sebagai dasar pembebanan biayaoverhead pabrik sedangkan activity based costing (ABC) system menggunakanlebih dari satu cost driver. Penggunaan lebih dari satu cost driver disesuaikandengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia yang memiliki banyak aktivitas selama proses produksi.
Akuntansi Manajemen Lingkungan: Metoda Akuntansi Lingkungan Guna Meningkatkan Eko-effisiensi Usaha Dan Mengatasi Krisis Ekologi Studi Pada CV. Andi Offset Sara Marlyn Paru
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 3 (2018): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i3.59087

Abstract

Ecological issues have become one of the actual issues today. An anthropocentric mindsetmakes humans position themselves as masters of all creation. This view creates an act ofexploitation of nature which ends up in disaster in the form of environmental pollution.Environmental pollution that occurs today is a symbol of planning and design failure by thecompany. The negative impacts that occurs due to environmental pollution is that the cost ofrepair and control of the environment becomes high, and that there is the potential hiddencost in the income statement of the company. One effort that companies can take to preventand control waste is by managing environmental costs and performing eco-efficiencies thatserve to improve environmental performance.This research was conducted on CV. Andi Offset by using descriptive study approach. Datacollection was performed by means of observation; direct interview with related parties; anddocumentation. The results of this study indicate that the company has been accounting forenvironmental management as a form of compliance with Law No. 32 of 2009 on theenvironment and the Special Region of Yogyakarta Regulation number 7 of 2016 on wastewater quality standards. The use of environmental management accounting to the companyhas added to environmental costs as much as 2% of total production costs. In addition,environmental management accounting also has an effective impact on savings in the form ofwaste paper sales to third parties and improvement of eco-efficiency. However, eco-efficiencyhas not been able to reduce BOD5 levels in organic wastewater compounds; has not beeneffective in the stages of employee empowerment, innovation and enhancement of thecompany's competitive advantage. CV. Andi Offset is expected to make efforts to improveeco-efficiency on BOD5 organic compounds; employee empowerment; innovation andcompetitive advantage.
ANALISIS DAN PERANCANGAN COMPUTERIZED ADAPTIVE TESTING (CAT) UNTUK UNIVERSITAS TERBUKA Sinta Aria Dewi Siskawati
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 3 (2018): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i3.59088

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mewujudkan perencanaan strategis berupa blueprint sistem analisisdan desain the new computerized adaptive testing (CAT) untuk Universitas Terbuka.Selanjutnya, the new CAT tersebut untuk meningkatkan tingkat kompetensi dan kapabilitasmahasiswa Universitas Terbuka dengan lebih akurat dan secara keseluruhan. Penelitian inimenggunakan disruptive innovation theory, need of achievement theory, dan adaptivestructuration theory sebagai dasar perancangan the new CAT. Pada penelitian ini, penulismenggunakan jenis penelitian research and development (RnD). Penulis melakukan analisisterhadap prosedur pembuatan soal dan pelaksanaan ujian di Universitas Terbuka.Selanjutnya, penulis merancang rekomendasi desain the new CAT dalam bentuk logicaldesign untuk desain output, input, database, dan proses. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa masih terdapat beberapa kelemahan pada prosedur pembuatan soal dan pelaksanaanujian di Universitas Terbuka. Selain itu, Universitas Terbuka memiliki jumlah unit programbelajar jarak jauh (UPBJJ) dan mahasiswa Universitas Terbuka yang cukup banyak. Hal inimembuat Universitas Terbuka membutuhkan the new CAT untuk mendukung kecepatandalam prosedur pembuatan soal, pelaksanaan ujian secara online, dan pengevaluasian hasilbelajar mahasiswa. Hasil evaluasi yang akurat dapat membantu Universitas Terbuka untukmeningkatkan tingkat kompetensi dan kapabilitas mahasiswanya.
RASIONALISASI KECURANGAN PENERIMAAN KAS (STUDI KASUS PADA HOTEL NOVOTEL YOGYAKARTA) Sweetillah Idlfi Enshara
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 3 (2018): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i3.59089

Abstract

The rapid growth of hotel business has increased the complexity of responsibilities assigned tothe management to maintain the effectiveness and efficiency of operational activities. One ofthe efforts to perform in order to achieve organizational goals and to preserve the business isby applying an internal control system to minimize neglect and fraud. The hotel industry is oneof the industries that is vulnerable against fraud. This is because generally the hotel industryfocuses on the customers rather than on monitoring its internal finances.This research is performed at Novotel Hotel, Yogyakarta using a qualitative studymethod with a case study approach. The data collection is conducted by means of interviewsand documentation. The research results show that Novotel Hotel Yogyakarta has implementeda control attempt to support the operational activities. The control performed can be seen fromthe use of an application system to support all hotel activities, the presence of an SOP as workguidelines, a clear organizational structure to differentiate employees’ duties and authorities,and the implementation of monitoring and audit function to prevent errors in operationalactivities. However, there are still weaknesses in the non-optimal monitoring function, so thatfrauds can still happen. The management also lacks focus in emphasizing ethical values interms of commitment and honesty so that a work environment that is clean and free from fraudhasn’t been achieved.Fraud in cash account receivables in this research also fulfills the three motivationcharacteristics of fraud based on ‘Fraud Triangle.’ Fraud happens because there is a pressureof personal need, an opportunity that arises due to weaknesses in the work environment, andthe main factor, that is rationalization, which causes the desire to commit fraud be executedwithout getting detected.
EVALUASI PERGERAKAN EMERGING OPPORTUNITIES TO BUSINESS TRANSFORMATION (Studi Kasus Universitas Terbuka) Tary Pranoura Harsha
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 3 (2018): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i3.59090

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi reason logic business transformationbelum diterapkan di Universitas Terbuka dan mengevaluasi pergerakan emergingopportunitiess to business strategic IT pada Universitas Terbuka. Penelitian iniadalah penelitian kualitatif dengan studi kasus menggunakan 6 informan denganmetode purposive sampling. Teori yang digunakan adalah goal setting theory denganmelihat dari dua dimensi. Dua dimensi itu antara lain partisipasi anggaran dan modalpsikologi. Partisipasi anggaran yang dilihat adalah bagaimana karyawan diUniversitas Terbuka terlibat dalam rapat anggaran yang diselenggaran setiap tahunsatu kali. Sedangkan modal psikologi yang dilihat adalah bagaimana motivasi,optimis, harapan, ketahanan, dan komitmen organisasi tercipta dalam diri karyawanserta pejabat UT untuk tercapainya tujuan organisasi. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa Universitas Terbuka belum menerapkan disrupted innovativesehingga sistem perkuliahan masih belum dinamis, dan sumber daya manusia yangbelum memadai sehingga Universitas Terbuka belum dapat mencapai ke tahapbusiness transformation. Disrupted innovative adalah inovasi yang menggantikanaktivitas-aktivitas lama atau teknologi lama dengan yang baru
ALIANSI STRATEGIS UNTUK MEMBANGUN KEUNGGULAN KOMPETITIF UMKM (STUDI PADA SP ALUMUNIUM YOGYAKARTA) Ulfa Afifah
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 3 (2018): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i3.59091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan aliansi strategis untukmendapatkan keunggulan kompetitif dan menentukan faktor-faktor penghambatoptimalisasi pelaksanaan aliansi strategis yang dilakukan SP Alumunium.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan studi pustakauntuk mendapatkan data. Penelitian ini menggunakan konsep tahapan aliansistrategis untuk mendapatkan keunggulan bersaing untuk menilai optimalisasialiansi strategis yaitu, tahap pembentukan, tahap operasional, dan tahap evaluasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aliansi strategis belum optimal dalammemberikan keunggulan bersaing bagi SP Alumunium. Bantuan produksi mitrabelum membantu SP Alumunium dalam memenuhi 100% pesanan dari distributordan masih banyak produk dari mitra yang tidak sesuai dengan kualitas SPAlumunium. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor penghambat yaitu:tidak adanya kesepakatan tertulis (kontrak), tidak adanya perencanan produksiinternal yang berdampak pada perencanaan pemesanan kepada mitra, rendahnyakomptetensi mitra, tidak adanya penilaian kinerja dan sistem insentif ataupenghargaan, dan komunikasi yang tidak rutin
DESAIN MODEL BISNIS UNTUK MENCAPAI PERTUMBUHAN PERUSAHAAN YANG BERKELANJUTAN (STUDI PADA PT DIERA MUTIARA INTERNATIONAL) Yeni Oktriani
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 3 (2018): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i3.59092

Abstract

Perkembangan industri kosmetik yang pesat dengan persaingan yang semakin kompetitif menyebabkan pelaku bisnis harus senantiasa melihat kondisi lingkungannya. Analisis Porter dananalisis SWOT merupakan alat yang powerful untuk menilai lingkungan bisnis. PT DieraMutiara International merupakan perusahaan yang baru dirintis pada September 2017, bergerak di industri kosmetik alami organik mencoba bersaing di industri ini. Sebagai perusahaanstart-up, PT Diera sebaiknya merancang model bisnis yang tepat. Tujuan penelitian ini adalahmendesain model bisnis dengan pendekatan 9 blok di PT Diera untuk mencapai pertumbuhanperusahaan yang berkelanjutan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatanstudi kasus, teknik pengambilan subjek penelitian dengan menggunakan purposive samplingdan pengumpulan data diperoleh melalui proses wawancara. Hasil penelitiannya adalah PTDiera memilih segmen pelanggan yang spesifik, dengan nilai yang diberikan adalah rasaaman dan nyaman, disampaikan melalui saluran penjualan langsung dan melalui jaringan reseller. Untuk menjaga loyalitas pelanggan perusahaan menyediakan konsultasi gratis dan diskon keanggotaan, lalu sumber daya utama yang mendominasi adalah karyawan dengan aktivitas utama ialah produksi dan penjualan, kemitraan yang dilakukan dengan pemasok, reseller dan distributor. Kemudian ditinjau dari sisi keungannya aliran pendapatan bersumberdari penjualan produk dan jasa dengan struktur biaya menjadi biaya tetap dan variabel dengankomponen terbesar pada biaya produksi.
ANALISIS MANAJEMEN MODAL KERJA SEHUBUNGAN DENGAN PENGUKURAN PROFITABILITAS UMKM (Studi Pada SP Alumunium) Afni Sirait
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 2 (2018): May
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i2.59095

Abstract

Unit usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM menjadi pilar perkembangan perekonomianIndonesia beberapa tahun terakhir. Hal ini terbukti pada periode krisis moneter tahun 1997—1998UMKM menopang perekonomian Indonesia. Data statistik UMKM hasil pemetaan yang dilakukanoleh Bank Indonesia menunjukkan pertumbuhan bahwa secara nasional untuk tahun 2007—2014sebesar 2,4% per tahun. Jumlah unit usaha tahun 2008 sejumlah 51,4 juta meningkat menjadi 59,3juta. Perkembangan UMKM tidak terlepas dari kemudahan-kemudahan yang diberikan olehpemerintah pusat dan daerah kepada pelaku usaha/pengusaha. Peraturan-peraturan dan regulasi yangdikeluarkan memberikan pedoman dan aturan yang mengikat bagi pelaku usaha/pengusaha. Halpenting yang menjadi perhatian dari sisi akuntansi untuk peraturan yang dikeluarkan pemerintah baiktingkat pusat maupun daerah adalah sisi permodalan.Modal menjadi penting karena digunakan untuk melakukan aktivitas bisnis perusahaansehari-hari yang salah satunya digunakan untuk melakukan pembayaran kewajiban jangka pendekyang akan jauh tempo. Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki modal kerja yang optimal untukaktivitas bisnis sehari-hari dengan tidak mengesampingkan likuiditas perusahaan, produktivitas, danefektivitas dari manajer keuangan.Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis jenis modal kerja dan alasan pemilihanjenis modal kerja, menganalisis faktor penentu modal kerja, dan menganalisis tingkat profitabilitasperusahaan. Data yang digunakan data primer (laporan laba/rugi, neraca, laporan order pembelian,dan laporan volume produksi) dan data sekunder (peraturan pemerintah dan data-data lain yangberhubungan dengan penelitian). Jenis penelitian ini studi kasus dengan pendekatan kualitatifdeskriptif. Pemiliha partisipan menggunakan metode gatekeepers. Penelitian dilakukan di SPAlumunium mulai bulan September 2017 hingga Januari 2018.Hasil pembahasan menunjukkan SP alumunium menerapkan konsep modal kerja kuantitatifdengan jenis variabel-siklis. Faktor penentu modal kerja berasal dari faktor internal (kapasitassumber daya manusia, data akuntansi, kapasita produksi, dan lokasi pabrik) dan faktor eksternal(harga bahan baku dan permintaan pasar). Perusahaan menggunakan metode ketikatan dana dalammenentukan modal kerjanya. Hasil perhitungan metode keterikatan dana yang dilakukan penelitimenunjukkan terjadi kelebihan investasi dalam kurun waktu 2012 – 2016 sekitar 30% hingga lebih50%
EVALUASI PENERAPAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA (STUDI PADA KANTOR KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN BANTUL) Andi Amirullah Arif Tiro
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 2 (2018): May
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i2.59097

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan sistem pengukuran kinerjadengan melihat kesesuaian informasi menggunakan model logika cetak biru kinerja (performance blueprints) pada dokumen perencanaan strategis hingga pelaporan kinerja, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan dalam penerapan sistem pengukuran kinerja pada kantorKesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bantul. Penelitian ini mengunakan metode kualitatifdengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi danwawancara mendalam terhadap pegawai negeri sipil (PNS) yang terkait dengan perencanaankinerja. Dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan model alur logika PerformanceBlueprint dan analisis data tekstual.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik KabupatenBantul telah melakukan penerapan sistem pengukuran kinerja berdasarkan Peraturan PresidenNo. 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Namundalam penerapannya, mulai perencanaan kinerja sampai dengan pelaporan kinerja masih belumcukup memberikan gambaran alur logika yang sesuai antar dokumen. Masih terdapat beberapaketidakselarasan, terutama antara perjanjian kinerja dan laporan kinerjanya dalam hal penetapanprogram dan indikator kinerja. Kemudian berdasarkan evaluasi model performance blueprint,secara umum indikator kinerja program yang ditetapkan masih berorientasi pada upaya (kuantitas upaya 56% dan kualitas upaya 44%), dan belum berorientasi pada dampak. Dan faktor-faktoryang memengaruhi penerapan sistem pengukuran kinerja di Kantor Kesatuan Bangsa dan PolitikBantul yaitu sumber daya manusia, status kelembagaan, rotasi pegawai, dan budaya ewuh pakewuh.
Analisis Perbedaan Pengungkapan Aspek Sebelum dan Setelah Penerapan Prinsip Materialitas pada Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Studi pada Perusahaan Gas Negara) Ihsani Mazelfi
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 6, No 2 (2018): May
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v6i2.59098

Abstract

Global Reporting Initiative (GRI) menerapkan prinsip materialitas dalam proses penentuanaspek yang akan diungkapkan pada laporan keberlanjutan entitas. Prinsip ini baru mulai diterapkanpada pedoman pelaporan keberlanjutan GRI 4. Pada artikel ini, peneliti ingin mengidentifikasiperbedaan antara kerangka pedoman pelaporan sebelum dan sesudah penerapan prinsip materialitas,serta perbedaan aspek yang diungkapkan pada laporan keberlanjutan tahun sebelum dan sesudahditerapkannya prinsip materialitas. Penelitian ini menggunakan kerangka pedoman pelaporankeberlanjutan dan laporan keberlanjutan Perusahaan Gas Negara. Teknik analisis data menggunakananalisis data kualitatif, mengikuti konsep Spradley (1980). Hasil identifikasi menampilkan bahwaada 44 aspek yang diungkapkan pada laporan keberlanjutan sebelum penerapan prinsip materialitasnamun tidak diungkapkan pada laporan keberlanjutan setelah penerapan prinsip materialitas.

Page 11 of 37 | Total Record : 366


Filter by Year

2013 2025